PERMAISURI KESAYANGAN KAISAR

PERMAISURI KESAYANGAN KAISAR
Keluar kerajaan


__ADS_3

Hari ini Pangeran Arlan mengajak Meilin ke penjahit kerajaan, anggap saja kalau zaman sekarang konveksi kerajaan.


"Ini tempat pembuatan pakaian kerajaan ya, pangeran?" tanya Meilin kepada Pangeran Arlan.


"Kau benar sekali." jawab pangeran Arlan.


"Wah tempatnya besar banget ya..," ucap Meilin sambil tersenyum menatap Pangeran Arlan.


"Aku akan meminta mereka untuk membuat kan mu pakaian, jadi saat kau berada di kerajaan ini kau akan membantuku untuk beberapa urusan." ucap Pangeran Arlan.


"Benarkah, kalau begitu aku sangat senang daripada aku harus berdiam diri seperti orang tidak berguna di tempat ini." jawab Meilin.


"Jangan seperti itu, kau adalah tamuku Jadi kau tidak boleh terlalu bekerja yang membuat tubuhmu terlalu capek." jawab Pangeran Arlan.


Meilin menganggukkan kepalanya, menatap pria yang ada di depannya. seorang pria yang begitu baik, begitu sopan bahkan pria itu benar-benar sangat menghormati dirinya.


Setelah dari tempat penjahit pakaian, Meilin kembali dari tempat itu dengan membawa sekitar lima pakaian senyumnya begitu lebar, dia benar-benar sangat senang apalagi Pangeran Arlan menjanjikan dia untuk membantunya di kerajaan tanpa harus berdiam diri seperti orang bodoh.


1 bulan telah berlalu, Meilin bagaikan sisi koin yang sangat berbeda. pangeran Arlan telah menempa Meilin menjadi sosok wanita yang tidak boleh pantang menyerah, tidak boleh ditindas dan jangan sampai kau mau ditindas.


Meilin selalu mengikuti pangeran Arlan kemana dia pergi, karena pangeran Arlan mempercayakan semua masalah apapun kepada Meilin. suatu ketika sang pangeran bertemu dengan seorang pria muda yang seumuran dengan Meilin, mungkin cuma terpaut beberapa tahun. sosok pemuda itu begitu tertarik dengan seorang gadis yang bernama Meilin.


"Apakah kau sudah pulang dari arena pelatihan, Meilin?" tanya pangeran Arlan kepada Meilin.


"Sudah, pangeran. Memangnya ada apa?" tanya Meilin kepada Pangeran Arlan.


"Jangan masuk ke kamarmu terlebih dahulu!" perintah sang pangeran kepada Meilin.


"Tumben sekali aku tidak di perbolehkan kembali dengan cepat, Memangnya ada apa Pangeran, Apakah ada sesuatu?" tanya Meilin kepada Pangeran Arlan. karena hari ini sang pangeran tidak memperbolehkan dia kembali dengan cepat ke tempatnya.


"Pokoknya kau jangan ke sekitar kediamanku, Jadi kau tunggulah di arena pelatihan atau di manapun." pinta Pangeran Arlan.


"Pria ini, aku pulang cepat malah dia marah. sekarang... Mala Aku disuruh pergi lagi." gerutu Meilin sambil berputar haluan ingin pergi dari gerbang kediaman sang pangeran.

__ADS_1


Akhirnya yang merasa kesal, Gadis itu lebih memilih pergi ke suatu tempat dan tidak kembali dengan cepat. terlihat Meilin berjalan-jalan di sekitaran taman kerajaan Gadis itu menghirup udara dengan bebas. menggerakkan tubuhnya sambil menyanyikan sebuah lagu.


Terlihat di sebuah tempat sang kaisar sedang mengikuti Meilin semenjak dari arena pelatihan, pria itu sangat terkejut karena istri kontraknya itu sekarang mulai belajar ilmu bela diri, bahkan belajar sesuatu yang keras.


"Semakin hari kau semakin seksi saja, hingga membuat jantungku ini berdebar tidak karuan." ucap kaisar yang menatap Meilin dari jarak yang lumayan jauh.


Sedikit cerita, sebenarnya Kaisar Yuan li diam-diam menyelinap ke kerajaan Yogdo, dia menyamar menjadi salah satu pengawal yang ada di kerajaan itu. sang Kaisar sudah bertekad untuk mengambil kembali sang istri bagaimanapun caranya. dia tidak peduli harus menyamar menjadi Apapun Yang penting dia akan mendapatkan istrinya kembali.


Terlihat sang Kaisar terus menatap sang istri yang berada di taman kerajaan, tatapan matanya terus memandang seorang wanita yang telah mencuri hatinya hingga tidak tersisa. sang kaisar menatap seorang bocah kecil yang sedang membawa bunga di sekitar taman, kaisar Yuan li memanggilnya dan menyuruh anak kecil itu untuk memberikan setangkai Mawar Merah kepada gadis yang dia tunjuk.


sang kaisar tersenyum sambil membayangkan wajah Meilin yang kebingungan karena mendapatkan setangkai Mawar dari seorang pria yang tidak dia kenal.


"Aku mencintaimu, isteriku." ucap kaisar. sebelum memberikan setangkai Mawar kepada Meilin. Mawar itu dicium oleh kaisar. lalu pria itu menghembuskan nafasnya di pucuk bunga itu. "Aku harap kata cintaku ini akan tersampaikan lewat setangkai Mawar ini saat kau menciumnya." ucap kaisar sambil tersenyum sendiri. terlihat pria itu semakin lama semakin gila karena rasa cintanya yang belum tersampaikan.


Seketika Meilin langsung melotot Ketika ada seorang gadis kecil yang memberikan bunga padanya, gadis kecil itu menunjuk seorang pengawal yang melambai kepadanya. Hal itu membuat Meilin benar-benar begitu gera.


"Ini bunga dari siapa, kok tiba-tiba anak kecil itu kasih ke aku." ucap Meilin.


"Yes." ucap kaisar yang sangat kegirangan.


Tidak lama kemudian Meilin meninggalkan taman, dia berjalan menuju ke sebuah gazebo yang tidak jauh dari taman. Gadis itu terduduk sambil mengusap keringat yang bercucuran di wajahnya. sedangkan kaisar terus mengikuti Meilin.


"Lebih baik aku keluar dari kerajaan, Aku ingin jalan-jalan di sekitar pasar yang ada di kerajaan ini." ucap Meilin yang kemudian keluar dari kerajaan, dia ingin menyegarkan dirinya dengan pemandangan yang ada di pasar.


Setelah keluar dari kerajaan, sesaat kemudian wanita itu berada di salah satu rumah makan.


Kaisar Yuan li terus mengikuti ke mana langkah kaki Meilin. dia tidak akan membiarkan istrinya itu keluar sendirian kerajaan Yogdo adalah kerajaan asing, apalagi Kaisar Yuan tidak terlalu dekat dan tidak terlalu kenal dengan pangeran Arlan.


Setelah keluar dari tempat itu Meilin memasuki rumah makan, dia duduk dan memesan beberapa makanan. setelah beberapa saat kemudian di meja itu sudah tersaji teh dan beberapa makanan, sedangkan sang Kaisar nampak duduk sedikit jauh dari meja sang istri.


"Hai cantik, boleh duduk disini tidak." ucap beberapa pria yang tiba-tiba menarik kursi dan duduk di samping Meilin.


Kaisar Yuan yang sedang menyamar itu tentu melihat hal itu, dia langsung geram. apalagi para pria itu mencoba menggoda seorang wanita yang begitu membuat dia menjadi gila.

__ADS_1


"Apa-apaan para pria itu, berani sekali mereka berusaha untuk mendekati istriku." ucap Kaisar Yuan yang melihat beberapa pria sudah berada di meja kursi yang ada di sampingnya.


"Boleh kami duduk di sini cantik?" tanya para pria.


Meilin tidak menghiraukan perkataan para pria itu, dia hanya menatap beberapa makanan yang sudah tersaji di mejanya.


"Sombong sekali wanita ini." ucap seorang pria.


Meilin tetap tidak menghiraukan perkataan para pria itu, dia memakan makanan yang sudah tersaji tanpa menghiraukan para pria yang berusaha menggodanya itu.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Black Rose


- Mommy


- Mantan terindah


- Suami keduaku cinta pertamaku


- Dewa perang dan Ratu sihir


- Permaisuri sang kaisar


- ijinkan aku bahagia bersamamu


- jangan sakiti aku


- pembalasan dendam Dahlia


- Permaisuri kesayangan kaisar

__ADS_1


__ADS_2