
Ntar kalau cerita ini tamat author mau buat giveaway dengan rules buat sinopsis cerita ini jadi siap siap aja ya..
Hadiah?lebih dari 30K
...
Beberapa tahun lalu..
Yuan mengintip dari balik semak semak.Seekor rusa besar sedang memakan rumput.
"Kalian pergilah nanti aku akan menangkapnya kalau kalian disini semua akan kacau."ucap Yuan dengan suara lirih.
"Tapi pangeran.."
"Pergilah.."Yuan memberikan tatapan tajam nya.Meskipun Yuan baru berusia 13 tahun namun aura kaisar sudah mendominasi dirinya.Membuat pengawal itu ketakutan dan akhirnya memilih pergi dengan segera.
Yuan kembali memandang rusa itu.Ia memanah namun tidak mengenai rusa itu membuat rusa itu berlari pergi.Yuan mengikutinya.
Ia memandangi sekitar.Ia kehilangan jejak rusa itu.Yuan tidak menyadari ada ular berbisa yang mendekat padanya.Saat ia berbalik ular itu langsung menggigitnya.Yuan menjerit kesakitan.
Sementara itu Mei Sha yang mendengar teriakan itu segera menuju ke arah sumber suara.Ia melihat ular itu telah pergi setelah menggigit pemuda yang kini tengah berbaring di tanah dengan raut wajah penuh kesakitan.Mei Sha mendekat ia segera mengambil obat penawar gigitan ular berbisa.
Ya Mei Sha membawa obat penawar setiap ia ke hutan sebagai antisipasi jika ia digigit oleh ular ataupun hewan lainnya yang berbahaya.
Pandangan Yuan buram.Ia hanya melihat seorang wanita meminumkan sesuatu padanya.Sebelum pingsan ia memberikan giok itu padanya.
Mei Sha menerimanya.Ia segera pergi karena waktunya terbatas.Meninggalkan Yuan sendirian disana.
Seorang gadis yang tengah berjalan jalan melihat seorang pemuda berbaring ditanah, ia segera menghampirinya.Sie melihat bekas gigitan ular di kaki Yuan.Ia mencoba membangunkannya.
"Apakah anda baik baik saja?"tanya gadis itu begitu Yuan membuka mata.
"Ya terima kasih sudah menolongku."gadis itu bingung namun tidak mengatakan apapun ,ia hanya tersenyum.
"Siapa namamu?"
"Sie aku dari Kerajaaan Dexa."
"Aku Yuan dari Kerajaan Phoenix."
"Dimana giok yang kuberikan untukmu?"
"Maaf Pangeran giok itu terjatuh ke jurang saat hamba sedang mengambil tanaman lainnya untuk menawarkan racun ular tadi."
"Tidak apa."
Dan dari sanalah Yuan menjadikannya kekasihnya dan menuruti segala keinginannya.
__ADS_1
...
"Ibunda bolehkah Mei Sha menuntut seorang di pengadilan?"tanya Mei Sha.Saat ini ia tengah berbincang dengan Ibunda Yuan.
"Sebelumnya ceritakan dahulu kepada Ibunda apa yang terjadi dan beritahu ibunda apakah kamu memiliki bukti yang kuat untuk menuntut mereka?"
"Ibunda selama ini Sie membuat rumor bahwa kakak tirinya meninggal karena penolakan ku yang kejam padahal Revan diculik olehnya dan disekap di gunung beberapa hari yang lalu hamba menyelamatkannya diam diam.Dan juga Sie bekerja sama dengan Ibu tiri ,Fayi serta kakak tiriku untuk membunuhku dengan menggunakan racun yang sangat mematikan bahkan racun itu tidak bisa terdeteksi.Bukan hanya itu Sie berniat menggulingkan kaisar Yuan dan menjadikan Raven kaisar dan dirinya sendiri sebagai permaisuri.Ia memanfaatkan Yuan dengan berpura pura mencintainya.Xiang Fei berikan buktinya."
Xiang Fei memberikan semua bukti itu.
Ratu Asty menutup mulutnya dengan sebelah tangannya saat membaca bukti itu.Ternyata selama ini anaknya telah tergoda oleh wanita licik itu.
"Mei'r ayo kita temui Raja."
...
"Salam kepada Yang Mulia Raja dan Ratu.Apakah ada hal penting hingga membuat Yang Mulia memanggil kami?"tanya Raja kerajaan Dexa.
"Ya.Sangat penting."
Tidak berapa lama keluarga Mei Sha pun hadir dan segera memberi hormat kepada Raja dan Ratu.
Raja Alvan menatap dengan penuh wibawa.
"Raja kerajaan Dexa dan Jenderal Xi maafkan aku jika aku kasar dan mencampuri masalah ini namun masalah ini sudah menyangkut Kaisar."
Raja Alvan menunjukkan bukti itu.Dan memperlihatkannya didepan semua orang.Semua menatap terkejut.Sie sangat terkejut.Ia sangat yakin ia telah menyimpan bukti itu dengan baik.Bagaimana bisa ada ditangan Raja.
"Baiklah.Jenderal Xi istrimu Weni dan dayangnya Fayi serta De Na berusaha membunuh putrimu Lie Mei Sha dengan racun yang sangat mematikan bahkan tidak dapat dideteksi.Mereka bekerja sama dengan Sie.Apakah yang akan kamu lakukan."
Weni ,De Na,dan Fayi ketakutan begitupun Sie.
Jenderal Xi menegang.Ternyata selama ini ia tertipu oleh istrinya sendiri.
"Yang Mulia tolong hukum istri hamba dengan seberat beratnya dan mulai saat ini ia bukan lagi bagian dari keluarga saya."
"Baiklah.Pengawal seret Weni ,Fayi dan De Na masukkan mereka ke dalam penjara dan beri mereka racun mematikan."
"Baik Yang Mulia."
"Ayah tolong jangan hukum aku."
"Xi kamu berani melakukan ini padaku aku mencintaimu dan kamu lebih membela anak itu."
PLAKK
__ADS_1
Jenderal Xi menampar pipi Weni.Membuat Weni terdiam untuk sejenak.
"Diam!!!Dasar wanita ******!!!Beraninya kau berencana membunuh putriku!!!Putri kandungku!!!"
"Xi aku salah tolong maafkan aku.Aku tidak melakukannya."
"Ayah tolong De Na."
"Tidak.Nona tolong hamba tidak mau mati."ucap Fayi ketakutan sambil memandang Sie dengan pandangan memohon.Sie hanya diam.Ia juga takut.
Para pengawal itu menyeret Weni dan De Na untuk menjalani hukuman.
"Raja Kerjaan Dexa putrimu Putri Sie menculik Raven dan menyebarkan rumor bahwa Raven bunuh diri karena Permaisuri Kerajaan Phoenix menolak Raven dengan kejam.Ia menjalin hubungan diam diam dibelakang Permaisuri.Ia juga berniat menggulingkan Kaisar Yuan dan menjadikan Raven sebagai Kaisar dengan ia sebagai Permaisuri.Raja Kerajaan Dexa bagaimana kamu akan menghukum putrimu?"
"Yang Mulia tindakan Putriku sudah keterlaluan mulai saat ini dia bukan lagi putri hamba..."
"Ayah!!"
"Dan juga hukum dia sesuai peraturan."
"Tidak ayah ku mohon tolong Sie."Sie memeluk lutut ayahnya.Ayahnya meng he pas kan nya dan memandangnya jijik.
"Harusnya aku tidak menjadikanmu bagian dari Kerajaan Dexa."
Sie sudah menangis.
"Tidak ayah..."
"Sesuai peraturan putri Sie akan dijatuhi hukuman mati dengan cara meminum racun.Pengawal bawa dia dan beri racun yang sangat menyakitkan."
"Baik Yang Mulia."
Kedua pengawal itu menyeret tubuh Sie.
"Tidak ayah aku tidak mau mati "
...
Mei Sha sekarang bisa pergi dengan tenang ia hanya perlu menunggu waktu yang tepat untuk mengucapkan selamat tinggal dengan Yuan.
Mei Sha mendesah.Meskipun hatinya sakit namun ini yang terbaik untuknya dan Yuan.
...
Maapken lama up baru ada ide sumpah dipart ini author sudah banget nulisnya..
Semoga kalian suka ya jangan lupa vote like dan komennya...
__ADS_1