PERMAISURI KESAYANGAN KAISAR

PERMAISURI KESAYANGAN KAISAR
Wan-yi yang licik


__ADS_3

Kabar mengenai Meilin yang sudah hamil membuat seisi kerajaan Guang begitu bahagia, mereka akan mendapatkan penerus dari kerajaan itu. dari hari ke hari kandungan Meilin semakin membesar. Kaisar Yuan selalu memberikan perhatian yang sangat luar biasa, hari ini Wan-yi nampak datang ke kerajaan Guang untuk menemui Meilin, padahal itu hanyalah siasat Wan-yi sendiri, dia ingin melihat Kaisar Yuan yang sudah membuat hatinya bergetar luar biasa. permaisuri Huang Mama yang bisa melihat tatapan mata Wan-yi tentu saja wanita itu selalu meminta Meilin untuk selalu berhati-hati dengan adik iparnya itu.


"Bibi Wan-yi." ucap Meilin.


"Selamat sore Yang mulia permaisuri." sapa Wan-yi yang terlihat mendekati Meilin.


"Aku senang kau berada di sini, bibi Wan-yi, Apakah ada sesuatu yang membuatmu kemari?" tanya Meilin. perut melin sudah semakin membesar langkah kakinya pun sedikit kesusahan.


Fasui sudah menikahi Lilan, menjadikan wanita itu sebagai istri dari Menteri strategi peperangan.


"Bagaimana keadaanmu Meilin?" tanya Wan-yi.


"Aku sangat baik bibi Wan-yi, lalu Bagaimana keadaan bibi juga baik?" tanya Meilin.


Sebenarnya Wan-yi bener-bener tidak suka dengan panggilan yang diberikan oleh Meilin, dia tidak suka Meilin memanggilnya dengan sebutan bibi.


"Aku baik-baik saja." Jawab Wan-yi. perbincangan mereka berdua terlihat begitu akrab, namun sesaat kemudian tatapan mata Wan-yi langsung berpindah haluan menatap Kaisar Yuan yang sudah mendatangi sang istri.


"Aku kan sudah bilang istriku kau harus banyak beristirahat Lihatlah tubuhmu nanti kecapean dan anak kita nanti juga kecapekan." ucap Kaisar Yuan.


"Tidak apa-apa Yang mulia, Aku ingin menghirup udara segar." jawab Meilin.


Kedua bola mata Wan-yi nampak menatap Kaisar Yuan yang sedang berbincang-bincang dengan sang istri, wanita itu terus mengutuk Meilin dan bayinya. dia menginginkan Kaisar Yuan menjadi miliknya dia tidak pernah berpikir kalau keinginannya itu akan menghancurkan orang lain.


"Baiklah kalau begitu bibi Wan-yi, lebih baik bibi beristirahat dulu aku akan mengajak istriku untuk beristirahat. aku tidak ingin anak yang ada di kandungannya kecapean." ucap Kaisar Yuan yang kemudian menggendong sang istri.


Betapa membara hati Wan-yi saat melihat Kaisar juanli memperlakukan istrinya seperti itu, kecemburuan yang luar biasa keinginan wangi benar-benar begitu menginginkan Kaisar Iwan Apapun Yang terjadi.


"Malam ini terlihat Wan-yi ingin mengambil perhatian Kaisar Yuan secara terang-terangan, wanita itu mendekati Sang kaisar yang sedang duduk di luar kediamannya.


"Yang mulia." Panggil Wan-yi.


Kaisar Yuan tidak menjawab, pria itu hanya menatap Wan-yi sekilas saja.


"Ada apa." jawab Kaisar Yuan.


"Apakah ada sesuatu yang mengganggumu, Yang mulia?" tanya Wan-yi.


"Tidak ada apa-apa, aku hanya sedang menatap terangnya langit Malam Ini." jawab Kaisar Yuan.


"Apakah boleh aku menemanimu, Yang mulia?" Wan-yi yang terus-menerus berusaha mendekati Kaisar Yuan.

__ADS_1


"Tentu Boleh, silahkan." jawab Kaisar Yuan.


Tatapan mata yang penuh kelicikan, Wan-yi ingin mendapatkan perhatian Kaisar Yuan secara terang-terangan di depan Kasim dan dayang kerajaan.


"Lihatlah, wanita ini benar-benar tidak tahu malu. Dia mendekati Yang mulia Kaisar pasti dia mempunyai rencana licik." ucap salah satu dayang pribadi Meilin.


"Yang mulia, malam ini adalah malam yang penuh dengan sinar rembulan. begitu indah seperti panorama hati yang sedang bahagia." ucap Wan-yi.


"Mungkin saja, tapi aku tidak terlalu mengerti puisi." Kaisar Yuan. istrinya memanggil bibi sang Kaisar sendiri memanggil dia nyonya, pastinya hal itu tidak akan membuat Kaisar Yuan melirik Wan-yi dengan semua perasaannya.


"Apakah malam ini aku bisa menemanimu, Yang mulia." ucap Wan-yi dengan nada yang begitu menggoda.


"Tentu saja nyonya Wan-yi, silahkan kau menemaniku karena hari ini...," perkataan Kaisar Yuan yang belum selesai saat ada dua menteri yang datang. Goblin dan Fasui datang ke tempat sang kaisar.


"Yang mulia." Panggil Goblin.


"Kalian sudah datang, Goblin, Fasui!!" seru Kaisar Yuan.


"Sudah Yang mulia." jawab Goblin.


"Apakah kondisi istrimu sudah lebih baik, Goblin. yang aku dengar Istri dan anakmu sedang sakit?" tanya Kaisar Yuan.


"Mereka sudah lebih baik Yang mulia, hanya ada kecelakaan kecil yang membuat mereka terluka." jawab Goblin.


"Tentu saja Yang mulia, akhir-akhir ini di kerajaan banyak mengalami penyakit aneh, Yang mulai. karena hal itu kondisi kesehatan istriku agar tidak baik." jawab Fasui.


Setelah kedatangan Goblin dan Fasui, kelihatannya Wan-yi tidak terlihat sama sekali. bahkan Kaisar tidak menatap Wan-yi seolah dirinya tidak ada di sana.


"Yang mulia." Panggil Wan-yi.


"Maaf Nyonya Wan-yi, aku harus berbicara dengan dua menteri ku ini." ucap Kaisar Yuan.


Akhirnya Wan-yi ditinggal sendiri oleh sang Kaisar, rencananya untuk menggoda Kaisar Yuan tidak terlaksana juga. salah satu dayang nampak masuk ke ruangan Meilin, Ternyata wanita itu tidak sedang beristirahat Dia sedang menulis beberapa puisi di beberapa gulungan.


"Ada apa, dayang Sun?" tanya Meilin kepada dayang pribadinya.


"Ternyata apa yang Yang mulia katakan itu benar, nyonya Wan-yi kelihatannya ingin menggoda yang mulia Kaisar." jawab dayang Sun.


"Lalu, apakah Yang mulia menanggapinya?" tanya Meilin.


"Tentu saja tidak Yang mulia, bahkan yang mulia Kaisar meninggalkannya sendirian." jawab dayang Sun. permaisuri Huang Mama sudah mengatakan padaku untuk berhati-hati kepada wanita itu, wanita penggoda yang akan selalu melakukan seribu cara." ucap Meilin.

__ADS_1


"Kelihatannya Yang mulia benar, wanita itu terus-menerus berusaha untuk mendekati yang melihat Kaisar." jawab dayang Sun.


"Baiklah kalau begitu dayang, kau terus lihat apa yang dilakukan oleh wanita itu. Aku tidak akan mudah percaya dengan apa yang dia lakukan, Aku yakin dia akan terus-menerus berusaha untuk mengganggu suamiku." ucap Meilin.


"Baik yang mulia." jawab dayang Sun.


Meilin terlihat tidak akan melakukan apapun untuk mencegah Wan-yi melakukan rencananya, Meilin hanya harus menjaga kandungan yang sekarang sudah semakin menua, Mungkin beberapa hari lagi Meilin akan melahirkan.


Di salah satu tempat sang Kaisar sedang membicarakan mengenai sebuah berita yang membuat Kaisar Yuan benar-benar sangat terkejut.


"Jadi kerajaan itu ingin menyerang kerajaan kita?" tanya kaisar Yuan.


"Benar sekali Yang mulia, kelihatannya kerajaan Lang ingin menyerang kerajaan kita." jawab Goblin.


"Kalian adalah menteri pertahanan negara dan menteri strategi peperangan, jadi menurut kalian apakah mungkin jika mereka tiba-tiba menyerang kerajaan kita?" tanya Kaisar Yuan.


"Kemungkinan untuk saat ini tidak Yang mulia, karena mereka sudah mendengar mengenai kabar kerajaan Yogdo yang sudah menjadi bagian dari kerajaan kita, apalagi Kaisar dari kerajaan Yogdo adalah paman dari Yang mulia Kaisar." jawab Fasui.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Black Rose


- Mommy


- Mantan terindah


- Suami keduaku cinta pertamaku


- Dewa perang dan Ratu sihir


- Permaisuri sang kaisar


- ijinkan aku bahagia bersamamu


- jangan sakiti aku


- pembalasan dendam Dahlia


- Permaisuri kesayangan kaisar

__ADS_1


- my little wife


__ADS_2