
** Dua tahun kemudian **
TRANGGG...
TRANGGG...
KRESSS...
ZLEPP...
suara pedang bersahutan, peperangan kerajaan Guang dan kerajaan sekutu benar-benar sangat sengit.
"Hancurkan mereka!!" seru kaisar Yuan.
"Lindungi yang mulia kaisar!" seru Goblin.
Hari ini peperangan kembali terjadi, sebuah kerajaan melakukan pemberontakan kepada kerajaan Guang.
"Bunuh kaisar Yuan!!" seru jenderal kerajaan musuh.
"Serang!!" seru kaisar Yuan yang kemudian menyerang pemimpin kerajaan itu.
penyerangan terus dilakukan oleh kerajaan Guang, mereka tidak akan membiarkan musuh-musuh mereka bebas melakukan apapun. suara pedang yang saling bersahutan, keringat yang bercucuran dan semangat yang benar-benar membara. Fajar yang sudah menyingsing membuat para pasukan kerajaan musuh tidak mampu melawan para pasukan kerajaan Guang.
Sebuah pedang sudah berada di pundak pemimpin kerajaan musuh, kau mau menyerah atau kau kehilangan kepalamu. Kaisar Yuan yang sudah menyerang pemimpin kerajaan itu.
"Lebih baik aku mati daripada aku mengalami kekalahan." jawab jenderal kerajaan musuh.
Setelah mendengar jawaban dari Sang jenderal Kaisar Yuan langsung menghunuskan pedangnya, para prajurit kerajaan musuh seketika melepaskan pedang mereka, tanda kalau mereka sudah tidak mampu melawan kerajaan Guang.
"Hoooooooo!!!!" suara teriakan para prajurit kerajaan Guang. ketika mereka sudah memenangkan peperangan itu mereka membawa kebanggaan Bersama sang Kaisar. mereka telah meruntuhkan salah satu kerajaan yang sudah memberontak kepada kerajaan Gowa.
"Yang mulia, Apa yang harus kita lakukan pada para penduduk kerajaan ini?" tanya para prajurit.
"Jangan melibatkan mereka pada peperangan ini, mereka hanyalah rakyat, mereka tidak tahu menahu mengenai politik kerajaan mereka. jika ada rakyat yang berusaha untuk menyerang kalian baru kalian tangkap." jawab Kaisar Yuan.
Setelah mendengar jawaban dari sang Kaisar akhirnya para prajurit menyisir kerajaan itu, mereka akan mengangkat para pemimpin kerajaan yang sudah memberontak, sudah beberapa hari Kaisar Yuan pergi bersama para pemimpin militer.
__ADS_1
"Kau baik-baik saja pasti Goblin?" tanya Kaisar Yuan kepada Fasui.
"Kami baik-baik saja Yang mulia." jawab Fasui.
"Kau harus baik-baik saja karena sebentar lagi kau akan mempunyai anak, jika sampai kau tidak bisa menjaga dirimu kau tidak akan bisa melihat anak yang akan keluar dari rahim istrimu." ucap kaisar yang membuat Fasui menganggukkan kepalanya.
Waktu benar-benar memberikan kesempatan pada orang-orang yang sudah terluka itu.
"Kita akan kembali ke kerajaan, perintahkan pada para komandan dan pasukannya untuk menyisir kerajaan ini. mereka akan aku tugaskan memantau kerajaan ini untuk beberapa lama." ucap Kaisar Yuan.
"Baik Yang mulia." jawab Goblin.
Hari ini adalah hari yang membahagiakan, sebuah berita juga sudah terdengar di kerajaan Guang, mengenai Kaisar Yuan dan para anak buahnya yang sudah memenangkan peperangan. untuk sementara kerajaan Guang dipimpin oleh Meilin, para menteri dan pejabat yang lain juga tunduk kepada seorang permaisuri yang sangat bijaksana bahkan begitu adil dalam memberikan hukuman pada orang-orang yang bersalah.
** Di kerajaan Guang **
"Yang mulia, apakah Yang mulia yakin akan memasuki perbatasan kerajaan kita dengan hutan para bandit?" tanya salah satu pejabat kerajaan.
"Tentu saja menteri, jika kita tidak berusaha memasukinya suatu saat jika mereka melakukan pemberontakan terhadap kita. kita tidak akan bisa melakukan apapun mereka begitu dekat dengan kita, mungkin saja mereka tahu apa yang sudah kita lakukan dan Apa kelemahan kita, jika kita tidak melakukan perbaikan terhadap situasi seperti ini kemungkinan kita yang akan mengalami kekalahan, mereka tahu apa kelemahan kita apa yang kita lakukan Bahkan mereka tahu keseharian kita, sedangkan kita sendiri kita tidak tahu seperti apa mereka Apakah mereka sudah menyatu dengan kita atau mereka tidak pernah keluar." jawab Meilin yang membuat para menteri menganggukkan kepalanya.
"Apa yang Yang mulia katakan itu semuanya benar, Mungkin saja mereka secara sengaja atau tidak sudah memasuki kerajaan kita. sedangkan kita tidak pernah sekalipun berusaha untuk mendekati mereka dan kita tidak tahu seperti apa mereka." jawab Salah satu menteri.
Para pejabat kerajaan sangat takjub dengan pemikiran Meilin, namun para pejabat sayap kiri selalu berusaha untuk menyingkirkan Meilin agar mereka biasa menguasai kerajaan Guang.
"Kita harus mencari cara untuk membuat wanita ini menyingkir, dari hari ke hari wanita ini semakin tangguh wanita ini benar-benar sungguh luar biasa, jika sampai dia bisa menguasai seluruh hati para pejabat kerajaan ini maka para menteri sayap kiri tidak akan bisa menyingkirkan wanita ini." ucap salah satu menteri sayap kiri.
"Kau benar sekali, kita harus segera mungkin menyingkirkan wanita itu, para pejabat sayap kanan sudah tunduk kepada wanita itu bahkan mereka selalu mendukung Apa yang dilakukan oleh wanita itu." jawab menteri yang lain.
Berbeda bagi para menteri sayap kanan, mereka harus selalu menjaga permaisuri mereka agar para menteri sayap kiri tidak melukainya. jika sampai para menteri sayap kiri bisa menumbangkan Meilin maka kerajaan itu akan dalam bahaya.
"Kelihatannya para menteri sayap kiri benar-benar berusaha untuk menyingkirkan Yang mulia permaisuri." ucap menteri Zul.
"Kau benar sekali menteri, kita harus selalu menjaga Yang mulia permaisuri kita tidak boleh membiarkan para menteri sayap kiri berusaha melengserkan permaisuri." jawab menteri Chang.
"Entah apa yang mereka rencanakan, namun yang jelas mereka adalah orang-orang yang ingin mendirikan kerajaan ini sebagai kerajaan penindas bagi rakyat." ucap menteri Zul.
Setelah percakapan itu Meilin menutup rapat kerajaan, terlihat dayang Jui dan dayang Sun sudah menunggu Meilin.
__ADS_1
"Apakah putra mahkota dan putri tidak rewel dayang?" tanya Meilin.
"Putra mahkota dan Putri sedang bermain bersama kami di luar Yang mulia." jawab dayang Sun.
Sesaat kemudian menteri Zul dan menteri Chang mendekati Meilin.
"Hormat kami Yang mulia!!" seru menteri Zul dan menteri Chang.
"Ada apa menteri?" tanya Meilin.
"Hamba mohon Yang mulia selalu berhati-hati." ucap menteri Zul.
"Tenang saja menteri aku akan baik-baik saja karena aku sudah tahu rencana dari para menteri sayap kiri." jawab Meilin yang membuat menteri Zul dan menteri Chang langsung menampakan wajah yang begitu lega. karena mereka selalu khawatir dengan para menteri sayap kiri yang berusaha untuk melengserkan Meilin.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Black Rose
- Mommy
- Mantan terindah
- Suami keduaku cinta pertamaku
- Dewa perang dan Ratu sihir
- Permaisuri sang kaisar
- ijinkan aku bahagia bersamamu
- jangan sakiti aku
- pembalasan dendam Dahlia
- Permaisuri kesayangan kaisar
__ADS_1
- my little wife