
"Segera persiapkan pasukan!" seru kaisar Yuan.
Sang kaisar dan beberapa prajurit serta pimpinan mereka sudah keluar dari kerajaan, mereka harus ke wilayah timur untuk melihat perbatasan kerajaan.
"Kenapa kerajaan Dong tiba-tiba menyerang kerajaan kita, Yang mulia?" tanya Meilin.
"Mungkin karena dendam masa lalu." jawab Kaisar.
"Hyaaa!!!" suara para prajurit yang sudah memacu kuda mereka. terlihat Meilin membawa pedang untuk mempertahankan dirinya. dia tidak akan mau berdiam diri di kerajaan dengan situasi yang memanas seperti ini.
Sekitar 1 jam mereka telah sampai di perbatasan kerajaan, para prajurit dan penduduk yang ada di sekitar perbatasan banyak yang terluka.
"Selamatkan yang masih hidup bunuh para pasukan kerajaan Dong!" seru sang Kaisar.
Sang Kaisar langsung memacu kudanya, dia menarik pedangnya kemudian mulai menyerang para prajurit kerajaan Dong.
TRANGGG..
TRANGGG...
ZLEPP....
SRINGGG...
Kaisar Yuan li sudah menyerang para prajurit kerajaan Dong, memang pria itu terkenal dengan semua kepandaiannya saat berperang.
"Kaisar Yuan!" seru seorang pria.
Tatapan mata kaisar Yuan menatap seorang pria yang ada di tempat itu.
"Jenderal Dojo." ucap kaisar Yuan.
"Sudah lama aku tidak bertemu denganmu Yang mulia Kaisar!!" seru jenderal Dojo yang kemudian mendekati sang kasar.
Terlihat pria itu sudah mengangkat pedangnya, dia tidak akan membiarkan Kaisar Yuan bebas begitu saja, dia akan membalas dendam kepada pria yang sudah membuat adiknya patah Hati.
"Aku akan membunuhmu membalaskan dendam adikku!" seru jenderal Dojo.
"Kenapa kau harus membalas dendam padaku, apa kesalahanku." jawab Kaisar Yuan li.
"Kau telah membunuh adikku." jawab jenderal Dojo.
"Aku tidak pernah sekalipun menyentuhnya apalagi membunuhnya!" seru sang Kaisar.
Jenderal Dojo langsung menyerang Kaisar Yuan li, tentu saja sang kaisar yang pandai ilmu beladiri itu seketika dia menangis ilmu pedang yang diarahkan oleh jendral Dojo.
__ADS_1
TRANGGG...
TRANGGG...
suara peperangan sudah terjadi, pedang sang Kaisar dan jendral Dojo saling menyerang satu sama lain.
"Aku tidak akan memaafkanmu karena Kau telah melukai para rakyatku!" seru sang kaisar yang terlihat menyerang sang jenderal.
Meilin yang berada di belakang tubuh Sang suami wanita itu nampak menyerang para pasukan kerajaan Dong. Wanita itu begitu lincah begitu gesit dengan semua ilmu beladiri yang dia miliki.
"Segera habis seluruh pasukan ini jangan sampai ada yang tersisa!!" seru Meilin.
Para prajurit kerajaan Guang langsung menyerang para prajurit kerajaan Dojo, mereka tidak akan pernah mengira kalau seorang wanita yang datang Bersama sang Kaisar memiliki ilmu beladiri yang sangat hebat.
"Yang mulia begitu banyak penduduk di tempat ini yang terluka!" teriak salah satu prajurit.
"Bunuh seluruh pasukan ini terlebih dahulu Setelah itu kita selamatkan para penduduk. jika tidak mereka akan menjadi alat untuk menekan kita!!" seru Meilin yang membuat para prajurit melakukan penyerangan. begitu hebat melin saat dia menyerang para pasukan kerajaan Dong. wanita itu terus mengayunkan pedangnya entah apa yang terjadi pada Meilin, wanita itu bagaikan seorang jenderal yang ada di medan perang. tidak ada rasa ketakutan tidak ada suara teriakan ketika dirinya terluka.
"Lindungi yang mulia permaisuri!!" seru salah satu prajurit.
"Tidak perlu, kita harus mengalahkan para prajurit kerajaan itu. Setelah itu kita selamatkan para penduduk." jawab Meilin.
Tak berselang lama Meilin sudah mampu mengalahkan para prajurit, terlihat para prajurit kerajaan Dong sudah mulai kewalahan, mereka sudah berlutut dan menyerah.
"Satu gerakan saja aku akan membuat kepalamu hilang." ucap sang Kaisar.
Sang jenderal terdiam tatapan matanya menatap Kaisar Yuan li. "Aku benar-benar membencimu aku pasti akan membunuhmu.' ucap jenderal.
"Aku akan memberikanmu hukuman kerajaan, Mari kita lihat apakah kau menyerang kerajaan ini atas perintah ayahmu atau kau menyerang sendiri? jika sampai ayahmu yang memerintahkanmu untuk menyerangku Maka jangan salahkan aku jika aku mengerahkan seluruh prajuritku untuk menyerang kerajaanmu." jawab sang kaisar yang terlihat menatap jenderal Dojo.
Tatapan mata itu bukanlah tatapan mata seorang pembohong, dia pasti akan melakukan apa yang dia katakan.
"Bawa pria ini ke kerajaan!" seru sang kaisar. seketika tatapan mata Kaisar Yuan li menatap sang istri, ada goresan luka di lengan Meilin yang membuat pria itu langsung berlari.
"Apa yang kau lakukan, aku sudah bilang kan kalau kau tidak boleh mengikutiku!" seru Kaisar Yuan.
"Aku tidak apa-apa yang mulia, hanya goresan kecil." jawab Meilin.
"Aku tidak suka melihat ini!" seru sang kasar yang kemudian menggendong sang istri.
"Obati para penduduk aku akan membawa istriku Kembali!!" seru sang kaisar yang diangguki oleh para prajurit.
Seketika sang Kaisar membawa sang istri kembali ke kerajaan bersama beberapa tawanan dari kerajaan Dojo. saat berada di kerajaan terlihat sang Kaisar sudah menggendong sang istri menuju balai pengobatan.
"Tabib, tabib tabib!!!" teriak sang kaisar yang memanggil para tabib. kabar mengenai Meilin yang terluka sudah menyebar di seluruh kerajaan Hal itu membuat Putri Dayou yang berada di kerajaan tersenyum begitu bahagia.
__ADS_1
"Rasakan, mentang-mentang Dia seorang permaisuri dia mau sok-sokan mencari muka kepada yang mulia." ucap Putri Dayou.
"Anda harus berhati-hati putri, jika tidak para pejabat dan orang-orang yang ada di kerajaan ini akan menyampaikan perkataan Putri ke yang mulia Kaisar." ucap beberapa menteri.
"Aku tidak peduli, seharusnya pria itu menikah denganku bukan menikah dengan wanita itu." jawab Putri Dayou.
"Yang mulia Kaisar Sang sudah membatalkan pernikahan anda dengan yang mulia Kaisar Yuan li, karena hal itu sebenarnya anda tidak berhak melakukan hal ini Jika yang melihat Kaisar sampai marah bisa-bisa nyawa kita akan terancam. yang aku dengar Kaisar Yuan li adalah orang kejam bahkan dia mampu melakukan apapun untuk memberikan ketegasan kepada bawahannya." ucap salah satu menteri kembali.
"Aku tidak peduli, buktinya dia tidak melukaiku itu berarti dia masih mempunyai perasaan padaku." jawab Putri Dayou.
"Kata-kata yang keluar dari mulut Putri Dayou membuat para menteri kerajaan Sang antara percaya dan tidak. tapi jika melihat sikap yang ditunjukkan oleh kaisar Yuan li tentu saja mereka yakin kalau pria itu tidak ada perasaan dengan putri kerajaan mereka.
** Ruang pengobatan kerajaan **
Para tabib benar-benar sangat kebingungan, sang Kaisar sangat murah. melakukan apapun tabib yang ada di kerajaan selalu disalahkan oleh sang kaisar.
"Yang mulia jangan seperti itu mereka berusaha mengobatiku, jangan berteriak seperti itu terus." ucap Meilin.
"Mereka tidak berhati-hati nanti mereka melukaimu." jawab sang Kaisar.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Black Rose
- Mommy
- Mantan terindah
- Suami keduaku cinta pertamaku
- Dewa perang dan Ratu sihir
- Permaisuri sang kaisar
- ijinkan aku bahagia bersamamu
- jangan sakiti aku
- pembalasan dendam Dahlia
- Permaisuri kesayangan kaisar
- my little wife
__ADS_1