
...
"Yuan jangan!"Suara itu mengagetkan Yuan sehingga melepaskan anak panahnya.Panah itu meleset dan membuat kelinci itu berlari pergi karena merasa terancam.
"Lie'r kamu mengagetkanku.Lihatlah binatangnya jadi pergi."
"Tapi kasihan kelinci itu sangat imut."
Yuan menghela nafas nya.Sedari tadi mereka belum mendapatkan seekor binatangpun.Mei Sha selalu mengganggunya agar panahnya meleset.
"Lebih baik kita pulang."
"Iya."
"Nanti akan ada pesta.Kamu berdandanlah yang cantik."
"Pesta?apakah kerajaan lain akan datang?"
"Ya.Semua kerajaan akan datang termasuk para pangeran dan putri."
"Kapan kalian mengundang mereka?"
"Sudah lama sebelum perburuan ini dilaksanakan.Hanya kamu saja tidak tahu karena aku lupa memberitahu.Ayo naik"
"Baiklah."
Mei Sha menaiki kuda itu dibantu Yuan.
Mereka kembali ke istana lebih cepat.
...
Mei Sha menggambar kalung nya dengan sangat hati hati.
Yuan memeluknya dari belakang.Saat ini mereka berdua sedang berada dikamar.
"Kamu sedang apa?"
"Menggambar kalung milikku."jawab Mei Sha tanpa menoleh.
Yuan memperhatikan setiap detail kalung itu.Kalung berwarna emas dengan bandul berbentuk hati berwarna setengah merah dan setengah putih dan nama Mei Sha terukir dengan warna biru awan.
"Kenapa aku tidak pernah melihatnya?"
"Karena kalung ini tidak ada disini.Ini adalah kalung yang hanya ada satu didunia.Kalung nya terbuat dari emas dan berlian dan sebuah batu rubby berwarna merah."
"Ayo ke halaman.Mereka sudah kembali."
"Benarkah?"
"Ya."
"Yes.Ayo pergi."Mei Sha menyimpan gambarnya dan pergi keluar bersama Yuan.
"Apakah mereka mendapatkan banyak binatang buruan?"
"Ya lumayan banyak.Cukup untuk pesta kali ini."
...
Pesta akan segera dimulai.Mei Sha sudah duduk disamping Yuan.Banyak lelaki yang terpesona dengan kecantikan Mei Sha malam ini.
"Putri Sie dari Kerajaan Dexa tiba."
Mei Sha sontak menolehkan kepalanya melihat kedatangan seorang putri bangsawan dari Kerjaan Dexa itu.
Mei Sha mengakui Putri Sie cantik.Namun tetap saja lebih cantik dirinya.Mei Sha menoleh ke arah Yuan.Namun rupanya Yuan sedang menatap ke arah Putri Sie dengan tatapan yang sulit diartikan.Membuat Mei Sha bertanya tanya apa ada hubungan diantara mereka.
__ADS_1
"Salam kepada Yang Mulia Kaisar semoga Kaisar panjang umur."
"Salam kepada Yang Mulia Permaisuri semoga Permaisuri panjang umur."
"Duduklah Putri Sie."
"Terima kasih Yang Mulia Kaisar."
Putri Sie duduk ditempatnya.
"Silahkan menikmati pesta."
Pesta kembali berjalan seperti seharusnya.Semua orang makan dengan anggun.
Ratu Asty menatap tidak suka kepada Putri Sie yang sedang menatap Yuan dengan tatapan menggoda.
Dan Mei Sha menyadari arti tatapan Putri Sie kepada Yuan.Dan Yuan hanya memandanginya dengan tatapan yang tidak bisa Mei Sha artikan.Mei Sha memilih diam.
"Sayang mengapa kau menatap Putri Sie dengan tatapan seperti itu."
"Yang Mulia tidakkah kamu melihat dari pancaran matanya tersembunyi kelicikan dan memberikan tatapan menggoda pada putra kita Yuan."
"Tenanglah.Aku yakin Yuan tidak akan tergoda oleh wanita seperti itu."ucap Raja Alvan.Ia pun menyadari akan tatapan itu dan mengetahui bahwa Raja Dexa sangat terkenal dengan kelicikannya.Namun ia yakin putranya tidak akan tergoda oleh wanita seperti itu.
...
"Mei'r bagaimana kabarmu selama disini."tanya Ibu tirinya.
"Mei baik ibunda.Bagaimana keadaan ibunda dan kakak?"
Mei Sha mengetahui ia mempunyai Ibu tiri dan Kakak tiri dari Xiang Fei.Namun dari cerita Xiang Fei.Mereka hanya terlihat baik didepan namun dibelakangnya mereka merencanakan hal yang sangat licik.Xiang Fei bercerita jika dirinya pernah hampir terjebak dalam rencana jahat mereka.Tapi beruntung seorang pemuda menyelamatkannya.
"Ibunda dan Kakakmu baik baik saja.Jika ada waktu berkunjunglah.Ibunda sangat ingin membuatkanmu kue.Ibunda yakin kamu akan menyukainya."
Apakah kematian pemilik tubuh ini ada kaitannya dengan ibu tirinya?
"Terima kasih Ibunda.Jika ada waktu Mei pasti akan datang berkunjung."
"Ya.Ibunda nikmatilah pestanya bersama Kakak dan Ayahanda."
"Tentu."
Ibu tirinya pergi meninggalkannya.
...
Mei Sha terus berjalan jalan dipasar tradisional bersama Xiang Fei.
"Xiang Fei menurutmu diantara para pangeran kemarin manakah yang lebih tampan?"
"Semuanya tampan Yang Mulia."
"Haish semuanya bagi kamu tampan kamu ini nggak ada pendirian"
Xiang Fei hanya diam karena tidak tahu harus menjawab apa.
"Sampai sekarang aku belum menemukan Yang Yang ataupun Song Joong Ki dalam versi kerajaan China."gumam Mei Sha pelan.
"Siapa itu Song..Joong Ki..Yang Mulia?Apakah dia pangeran atau rakyat biasa?"
"Haish lupakan.Kamu juga gak bakalan tau.Yang harus kamu tahu bahwa Yang Yang dan Soong Jong Ki itu sangat tampan.Hm juga absnya bikin dia tambah sexy.Ayo jalan.."Mei Sha berjalan meninggalkan Xiang Fei dibelakang.
"Yang Mulia tunggu."Xiang Fei segera berlari menyusul Mei Sha.
Mei Sha terus berjalan.Seseorang menabrak bahunya dengan keras membuat Mei Sha hampir saja terjatuh.
"Maaf Nona.Aku sedang terburu buru."Pria itu meminta maaf sambil berlari.
__ADS_1
Mei Sha masih terdiam mematung memandang wajah pria itu.Wajah itu sangat mirip dengan Yang Yang.Mei Sha tersenyum senang.
Meskipun Mei Sha sudah tidak lagi melihatnya karena lelaki itu telah pergi namun Mei Sha masih memandang ke arah jalan yang dilewati pria itu.
"Kyyyyyaaaaa akhirnya ketemu Yang Yang versi kerajaan China."Mei Sha tanpa sadar menjerit hingga membuat semua orang menoleh ke arahnya dan memandangnya heran.
Hening.
Mei Sha tersenyum kaku.
"Maaf mengganggu kalian."
Orang orang itu kembali melanjutkan aktifitas mereka.
"Xiang Fei katakan padaku siapa pria itu?"
"Nona itu adalah Pangeran Ying dari Kerjaan Yiang.Kemarin ia bahkan menghadiri pesta yang diadakan oleh Kerajaan Phoenix."
"Benarkah?Kenapa aku tidak melihatnya."
"Nona apakah nona lupa.Nona lebih memperhatikan Pangeran Sen ,Pangeran Zio dan juga Pangeran Faiz."
Mei Sha menepuk dahinya.Ia ingat hanya memperhatikan ketiga pangeran itu dan Putri Sie saat pesta itu berlangsung.
"Ayo pulang."
...
Mei Sha menompangkan dagunya pada tangannya.Ia memandang ke arah luar jendela.
"Dibandingkan dengan Yuan sepertinya Ying jauh lebih tampan.Jika Yuan versi Lee Min Hoo kerajaan China maka Ying versi Yang Yang kerajaan China.Dan setelah melihat Ying ku rasa ia jauh lebih tampan dari Yuan.Tidak tidak.Yang benar keduanya sama sama sangat tampan hingga aku ingin memiliki keduanya."Mei Sha tersenyum senyum sendiri membayangkan hal itu.
"Ah andai seorang permaisuri juga bisa mengangkat selir aku pasti akan mengangkat Ying menjadi selirku."Mei Sha terkikik dengan pemikirannya sendiri.
"Hm kalau ingat Yang Yang aku jadi pengin nonton Love O2O.Dan setelah itu aku jadi ingin punya pacar seperti Yang Yang dingin namun perhatian."
"Siapa Yang Yang?"
Mendengar suara yang terkesan dingin itu sontak membuat Mei Sha tersadar dan berdiri menghadap nya.
Sosok Yuan berdiri didepannya.Jantung Mei Sha berdegup kencang.
"Hahaha Yuan kapan kamu datang?Aku bahkan tidak mendengarnya."Mei Sha tertawa kaku ia menoleh ke samping tidak berani memandang Yuan.
"Itu karena kamu terlalu memikirkan pria bernama Yang Yang itu hingga aku memanggil mu pun kamu tidak mendengarnya.Katakan Lie'r siapa Yang Yang sebelum kesabaran habis."
"Itu itu..."
"Hmm?"
"Yang Yang itu hewan peliharaan jantan yang ku pelihara saat masih di kediaman Jenderal."
"Kamu kira aku bodoh Mei Sha?"Yuan meletakkan kedua tangannya pada kedua sisi jendela membuat Mei Sha terkurung diantara tangannya.Jantung Mei Sha tambah berdetak lebih kencang.
"Tentu saja tidak kamu kan Kaisar tentu saja sangat pintar."Mei Sha tersenyum canggung.
"Katakan yang sesungguhnya."perintah Yuan mutlak.
"Itu...itu..."
"Yang Mulia Wan Xi menyuruh hamba untuk memanggil anda.Ada informasi penting yang harus disampaikan kepada anda."ucap pengawal itu dari luar kamar Mei Sha.
"Pergilah aku akan ke sana segera."
"Baik Yang Mulia."
"Kamu beruntung hari ini.Tunggu aku menyelesaikan urusanku baru aku akan menanyakan hal itu lagi."setelah berkata seperti itu Yuan segera pergi meninggalkan Mei Sha.
__ADS_1
Mei Sha bernafas lega saat Yuan sudah pergi meninggalkannya.
"Huft..akhirnya selamat...tapi...apa alasan yang harus ku berikan nanti untuknya..."ucap Mei Sha frustasi.