
Berita tentang kejahatan Weni,Fayi,De Na dan Sie serta kabar Raven masih hidup telah menyebar dengan cepat.
Kini kebenaran telah terungkap.Mereka telah meninggal karena akibat dari perbuatan mereka sendiri.Mei Sha merasa tenang karena telah menyelesaikan semua masalahnya.
Kini Mei Sha tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya.
...
"Mei'r setelah ini Ibunda berharap kamu akan memaafkan perbuatan Yuan dan juga tetap bersama.Namun semua keputusan ada di tanganmu."ucap Ibunda Yuan.Mei Sha tersenyum.
"Mei Sha sudah memaafkannya Ibunda tapi untuk melanjutkan hubungan kami Mei Sha merasa tidak sanggup.Terlebih dia menyukai Sie.Dia berselingkuh di belakang Mei sementara jika didepan Mei mengatakan bahwa ia mencintai Mei.Ibunda aku ingin meminta cerai dengan Yuan."
"Apakah kamu sudah yakin dengan keputusan ini?"
"Ya.Ibunda."
"Jika itu pilihanmu Ibunda akan mengabulkannya.Besok sore surat itu akan ku berikan kepadamu."
"Terima kasih Ibunda."
"Raven telah kembali ke Kerajaan Dexa.Dia menitipkan ini kepada Ibunda untuk diberikan kepadamu."Ibunda Yuan memberikan sebuah surat dan sebuah kotak.
"Mengapa dia tidak memberikannya secara langsung kepadaku."gumam Mei Sha yang didengar oleh Ibunda Yuan.
"Dia pergi saat malam hari dan saat itu kamu telah tertidur.Jadi dia menitipkannya pada Ibunda."
"Terima kasih Ibunda."
...
"Yang Mulia kereta telah siap."
Yuan menghembuskan nafasnya.
"Baiklah kita pulang sekarang."Yuan beranjak dari duduknya dan segera keluar memasuki kereta kuda nya.Masalah di desa Phu telah selesai.Sekarang ia bisa kembali ke istana.
...
Mei Sha membuka surat itu.
Mei'r terima kasih karena mu aku terbebas dari Sie dan kembali ke Kerajaan Dexa.
Ini adalah hadiah yang bisa kuberikan untukmu.Jepit rambut ini sudah ku persiapkan untukmu dan selalu ku bawa kemanapun aku pergi.Semoga kamu menyukainya
Raven,Kerajaan Dexa
Mei Sha membuka kotak itu.Sebuah jepit rambut berwarna biru laut yang sangat cantik dengan ukiran namanya.Mei Sha tersenyum senang.Ini sangat cantik apalagi jika dikenakan nama itu akan terbaca dengan jelas.
Kehidupannya didunia ini akan segera berakhir.Yang Mei Sha sesali adalah ia jatuh cinta pada Yuan dan hanya bertemu Yang Yang satu kali.Jika ada kesempatan ia ingin bertemu lagi dengan Yang Yang nya.Namun itu tidak mungkin.
"Terima kasih Raven aku menyukai hadiahmu."
...
"Yang Mulia.Yang Mulia Ratu memberikan sebuah surat kepada anda."Xiang Fei memberikan surat itu kepada Mei Sha.
"Baiklah."
Mei Sha memeriksa isi surat itu.Ia tersenyum sedih.
"Yang Mulia hamba mendapat kabar bahwa Kaisar akan kembali hari ini.Besok akan diadakan perayaan karena peperangan telah selesai diatasi."
"Baiklah.Kamu bisa pergi."
"Baik Yang Mulia."Xiang Fei meninggalkan Mei Sha sendirian di kamar nya.Mei Sha mendesah lelah.
...
"Yang Mulia ,Kaisar akan segera tiba di istana anda harus menyambutnya."
"Fei'r aku tidak ingin menyambutnya."
"Tapi.."
"Tidak Fei'r.Aku akan pergi katakan padanya bahwa aku menunggunya ditebing saat aku pingsan dulu.Dan kamu tetaplah di istana."
"Baik Yang Mulia."
Mei Sha pergi membawa satu kertas.Satu kertas yang akan memutuskan segalanya diantara dia dan Yuan.
...
Yuan turun dari keretanya.Hanya Ayahanda dan Ibundanya yang menyambut itupun dengan wajah kekesalan.Yuan mengernyit bingung mengapa Ibundanya berekspresi seperti itu.Ia juga tidak melihat Mei Sha.
__ADS_1
"Ibunda apa ada sesuatu yang terjadi saat aku pergi ?dan dimana Mei Sha?"
"Istirahatlah kau pasti lelah besok baru temui Ibunda dan Ayahanda."
Ibunya segera pergi setelah menyambut kedatangannya.
"Ayah.."
"Besok kita bicarakan."Ayahnya segera pergi menyusul Ibunda nya.Yuan memandang bingung.
"Wen Xi ikut aku."
"Baik Yang Mulia."
...
"Wen Xi selama aku pergi apa hal yang terjadi disini."
"Yang Mulia itu..."perkataan Wen Xi terhenti karena suara ketukan pintu.
"Masuk."ucap Yuan
Pintu terbuka.
"Salam Yang Mulia Kaisar ,Yang Mulia berpesan bahwa ia menunggu anda di Tebing Se Fa sekarang."
"Baiklah kau bisa pergi sekarang."
"Baik Yang Mulia."
Xiang Fei pergi keluar.Yuan menatap Wen Xi.
"Wen Xi hal itu kamu katakan nanti saja sekarang aku harus menemui permaisuriku."
"Tapi Yang Mu..."
Yuan telah pergi dari hadapannya.
"Lia.."
Wen Xi menhembuskan nafasnya.
..
Langit gelap tak berbintang.Hanya ada cahaya rembulan yang terlihat samar karena tertutupi oleh awan hitam.
Yuan hendak menyapanya namun terhenti karena Mei Sha menyanyikan sebuah lagu yang terasa asing di telinga nya.Namun Yuan memilih mendengarkan lagu itu meskipun ia tidak tahu artinya.
Nemuranai riyu ni kidzukanai furi wo shita
Bokura wa kono-te de ashita wo kirihiraku tame
[Xiumin]
Mune ni mienai naifu wo shimatteru
Ai no nai sekai de utsumuita hi wa
Hoshi no nai yozora kirimuite iyou
The paper cuts in my hand
Hikari ni
Terashi dasarete
Hakanaku koware-sona
The paper cuts in my hand
Mieru kai yumemita sekai ga
Isogashiku sugisatte iku
Haya sugiru toki no naka de
Ima shika dekinai koto bakari no
Mainichi wo ikite iru hmm
Ne wo tojireba itsumo kimi ga soba ni iru
Ai ga wakarenaku nari-sona hi wa
__ADS_1
Hoshi no nai yozora kirinuite iyou
The paper cuts in my hand
Hikari ni
[Baekhyun]
Terashi dasarete
Hakanaku koware-sona
The paper cuts in my hand
Itoshi kimi no egao ga
Ae nai jikan ga ai no
Honto no imi wo oshietekureru
Don’t wanna be out of time
Hanarete ite mo
The paper cuts in my hand
Hitorijanai
Hoshi no nau yozora
Kirinuite goran
The paper cuts in my hand
Hikari ni
[Xiumin]
Terashi dasarete
Hakanaku koware-sona
The paper cuts in my hand
Mieru kai
Yumemita mirai ga
.
.
Mei Sha selesai menyanyikan lagu itu.Yuan merasakan kesedihan saat mendengarkan lagu itu.Bahkan meskipun Mei Sha sudah tidak lagi menyanyikannya entah kenapa Yuan masih merasakan kesedihan.
"Yuan kamu lelaki pertama yang membuatku jatuh cinta namun kamu juga lelaki pertama yang membuatku terluka karena mencintaimu."Mei Sha membalikkan badannya.Air matanya mengalir.Yuan yang melihat itu merasa sedih namun Yuan tetap diam.
"Kamu yang membuatku mencintaimu namun kamu juga yang menghancurkan ku.Tapi tidak apa aku memaafkan semua kesalahanmu."
Mei Sha maju selangkah ,dengan perlahan Mei Sha meraih tangan kanannya dan memberikan kertas itu ke tangan Yuan.Mei Sha melepaskan tangannya dan mundur selangkah ke belakang.Yuan menatap kertas ditangannya.
"Apa maksudmu Lie'r..aku tidak mengerti.."Yuan meletakkan tangan kanannya ke samping tubuhnya.Tangannya meremas kertas itu.
Pandangan Mei Sha nampak samar karena air matanya terus mengalir.Namun Mei Sha membiarkannya.
"Kamu berencana dengan Sie menjadikan ku permaisuri dan seolah olah kamu hanya mencintaiku namun kenyataannya dibalik itu kamu akan menghancurkanku mencampakkanku disaat aku telah mencintaimu hanya karena Sie kekasih gelapmu ingin membalas dendam padaku.Yuan kamu sangat jahat.Bagaimana bisa seorang lelaki merencanakan hal itu.Dan selamat kamu berhasil menghancurkan ku namun aku tidak akan membiarkan mu mencampakkanku.Sekarang aku telah mengikhlaskanmu dan memaafkanmu.Yuan berbahagialah dengan wanita yang kamu cintai.Jangan lagi melakukan hal kejam seperti yang kamu lakukan kepada ku terhadap wanita lain.Selamat tinggal Yuan."Mei Sha mundur selangkah dan membiarkannya terjatuh ke dalam jurang.
"Tidak Mei Sha!!!"Yuan berusaha menggapai namun terlambat.Mei Sha nya telah pergi.Meninggalkan luka dalam hati Yuan.Hujan perlahan turun.Yuan membiarkan dirinya terkena air hujan.
"Mengapa?bukankah ini yang ku inginkan bersama Sie tapi mengapa aku tidak merelakan nya."Air mata mengaliri pipinya namun hujan menutupi nya dengan sempurna.Untuk pertama kalinya Yuan menangis karena seorang wanita.
...
Mei Sha terbangun ditempat tidurnya.Ia terduduk di ranjang nya.Mei Sha memeluk lututnya dan menangis.
Mei Sha mengambil ponselnya dan menghapus aplikasi Permaisuri.
Kakak dan kedua orang tuanya belum kembali.Membuat Mei Sha bebas menangis sepuasnya didalam kamarnya.
Setelah ini ia harus melupakan Yuan.Meninggalkan semua kenangannya bersama Yuan.
"Selamat tinggal Yuan."ucap Mei Sha lirih.
...
__ADS_1
**END
Akhirnya season 1 END selanjutnya season 2 ya tenang aja author up disini juga kok vote like komen jangan lupa ya**