
Dengan penuh kecemasan Meilin menunggu kedatangan sang suami, sudah Tiga hari kaisar Yuan menyerang kerajaan Sang.
** Kerajaan Sang **
"Lepaskan kami!" seru kaisar Sang-qi.
"Aku tidak akan pernah melepaskanmu atau seluruh orang-orang yang ada di kerajaan ini, berani sekali kau menyuruh putrimu ke kerajaanku. melanggar seluruh peraturan ya ada di tempatku bahkan mengaku dirinya sebagai calon istriku." ucap Kaisar Yuan.
Kerajaan Sang sudah ditundukkan oleh kaisar Yuan li hari ini. mereka terlihat begitu luar biasa dengan seluruh pasukan yang sudah menundukkan kerajaan itu.
"Kita harus mengutus salah satu prajurit kembali ke kerajaan Yang mulia agar permaisuri dan yang lain tidak khawatir." ucap menteri Guan.
"Tentu saja paman, silahkan Paman urus mengenai hal itu aku akan melakukan apa yang perlu aku lakukan di sini." jawab sang Kaisar.
Paman menteri memerintahkan salah satu prajurit untuk kembali ke kerajaan dan memberitahukan mengenai kaisar Yuan li yang sudah menundukkan kerajaan itu. Kaisar Yuan li nampak terus menatap kaisar kerajaan Sang.
"Berani sekali kau memasuki kerajaanku Yang mulia?" tanya Kaisar Sang-qi yang membuat Kaisar Yuan li tersenyum.
"Kenapa aku tidak boleh melakukan hal itu, kau dengan beraninya menyuruh putrimu untuk menghancurkan Rumah tanggaku sekarang saat aku hendak melakukan sesuatu padamu kelihatannya Kau sangat khawatir." ucap kaisar Yuan li yang membuat Kaisar sang nampak terdiam.
"Kau adalah calon suami putriku, Tentu saja aku menyuruhnya untuk ke tempatmu." ucap Kaisar Sang.
"Hahaha...,Benarkah?" Kaisar Yuan li seketika tertawa saat mendengar perkataan Kaisar Sang.
"Tentu saja." jawab Kaisar Sang.
"Apakah kau lupa kalau kau sudah memutuskan hubungan persahabatan dan perdamaian dengan kerajaan Guang.
"Kau membuat seluruh orang-orang yang ada di beberapa kerajaan membenciku, kau menyebarkan rumor yang begitu busuk. kau bahkan bekerja sama dengan salah satu jendral kerajaan timur." ucap Kaisar Yuan yang terlihat pria itu sudah marah saat dia mengingat masa lalu yang membuatnya terluka parah.
"Kerajaan timur adalah kerajaan yang sangat hebat, Lalu kenapa aku tidak boleh menjodohkan putriku dengan jendral kerajaan itu?" ucap Kaisar Sang.
"Lalu, Mengapa sekarang kau mengatakan kalau putrimu adalah calon istriku, dia hanyalah sampah yang kau kirimkan ke tempatku jadi sampah yang kau kirimkan itu sudah aku buang." ucap Kaisar Yuan yang membuat Kaisar yang terdiam dengan semua perkataan pria itu.
"Apa maksudmu, apa yang kau lakukan kepada putriku?!" seru Kaisar Sang.
"Tentu saja aku telah memberikan dia hukuman yang sangat luar biasa, aku telah membicarakannya dengan hukuman cambuk Bahkan aku juga telah membuat utusanmu merasakan hukuman itu juga." jawab Kaisar Yuan yang terkenal dengan keegoisan bahkan keangkuhannya.
Terlihat kaisar Sang ingin terus melawan Kaisar Yuan li, kaisar Yuan hanya terdiam dia tidak akan melakukan sebuah kebodohan.
__ADS_1
"Sekarang kerajaan ini sudah aku tundukkan terserah kau mau melakukan apa, Tapi jika sampai kau berusaha untuk melawan Maka jangan salahkan jika pedang ini langsung memenggal kepalamu." ucap Kaisar Yuan li.
Kaisar Sang seketika terdiam saat pedang Kaisar Yuan li sudah menempel di lehernya, satu gerakan saja maka pedang itu akan langsung memenggal kepalanya.
"Cobalah bergerak sedikit saja, Apakah kau ingin melihat aku melakukannya atau tidak?" kaisar Yuan li yang terlihat tersenyum kepada kaisar Sang.
Para selir juga anak Kaisar Sang hanya bisa menangis saat tiba-tiba kerajaannya sudah ditundukkan oleh kerajaan Guang.
"Yang mulia, ampunilah suami kami!!" seru salah satu selir.
"Buat apa aku harus mengampuni pria ini." jawab Kaisar Yuan.
"Dia masih mempunyai tanggung jawab dengan kami Yang mulia." ucap salah satu selir kembali .
"Jika dia mempunyai tanggung jawab seharusnya dia memikirkan apa yang baik untuknya dan tidak, berani sekali suami kalian ini berusaha untuk memprovokasi diriku." jawab Kaisar Yuan.
Tangisan terus terdengar di aula kerajaan sang, permaisuri, para selir dan beberapa pejabat dan sang Kaisar tidak bisa menggerakkan tubuh mereka sendiri.
"Seharusnya kau mati waktu itu." ucap Kaisar sang.
Kaisar Yuan hanya tersenyum, pria itu akan tetap membiarkan kaisar kerajaan sang hidup. "Tentu, seharusnya waktu itu aku mati namun para dewa menginginkan aku hidup untuk melakukan sesuatu agar aku bisa membalaskan dendamku padamu." jawab Kaisar Yuan
"Memberikanmu hukuman atas semua kesalahanmu." jawab Kaisar Yuan. salah satu tangan kaisar Yuan li yang memegang pedang sudah terangkat, dengan begitu kejamnya Kaisar Yuan langsung memberikan serangan kepada kaisar sang, pria itu memotong salah satu tangan.
"Aaaaa!!!" suara teriakan kaisar sang ketika salah satu tangannya sudah terputus.
"Kaisar, dengarkan Aku baik-baik Aku tidak akan memberikanmu maaf atas semua yang telah kau lakukan!" seru kaisar Yuan.
Keesokan hari akhirnya Kaisar Yuan memberikan hukuman kepada kaisar sang atas semua yang dilakukan oleh pria itu, atas semua yang diperbuat hingga membuat Kaisar Yuan harus merasakan penderitaan selama beberapa tahun.
"Yang mulia bawalah hamba menjadi tawanan di kerajaan Yang mulia, hamba rela menjadi penghibur atau apapun." ucap salah satu selir kerajaan sang yang benar-benar menginginkan kalau menjadi selir dari kaisan Yuan atau apapun.
"Aku tidak pernah mengambil barang apapun dari kerajaan yang sudah aku kalahkan." jawab kaisar Yuan yang menolak para wanita.
"Aku bukanlah tipe seorang pria yang akan mencari kesenangan semata." jawab Kaisar Yuan yang kemudian mengusir wanita itu.
Sesaat kemudian seorang wanita yang begitu cantik dengan pesona yang sangat luar biasa juga mendekati Kaisar Yuan, wanita itu berharap dirinya akan mampu menggoda Kaisar Yuan li dan membuat pria itu membawanya sebagai hadiah kemenangan kerajaan.
"Yang mulia kita harus segera kembali ke tempat kita." ucap Paman menteri.
__ADS_1
"Paman benar, ini sudah tiga hari aku pergi meninggalkan kerajaan aku takut jika terjadi sesuatu kepada istriku." jawab Kaisar Yuan.
"Kau tidak perlu khawatir seperti itu, di sana ada Goblin juga Fasui." paman menteri yang berusaha untuk meyakinkan Kaisar Yuan.
Akhirnya setelah menundukkan kerajaan sang Kaisar Yuan melakukan perjalanan kembali ke kerajaannya, pria itu terus memikirkan sesuatu mengenai sang istri dia takut kalau para pejabat kerajaan membuat istrinya kerepotan. karena hal itu Kaisar Yuan harus segera kembali ke kerajaannya.
Di tempat lain terlihat utusan Kaisar Yuan sudah sampai, dia memberikan informasi itu kepada Meilin, hal itu benar-benar lega saat dirinya mendapat kabar Kalau suaminya baik-baik saja.
"Apakah Yang mulia akan segera kembali?" tanya Meilin.
Pengawal menganggukkan kepalanya. "Seharusnya besok Yang mulia sudah sampai di tempat ini." jawab pengawal.
"Apakah semuanya baik-baik saja?" tanya dayang Choi yang terlihat sangat mengkhawatirkan Paman menteri. wanita itu terus mencari tahu mengenai menteri Guan.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Black Rose
- Mommy
- Mantan terindah
- Suami keduaku cinta pertamaku
- Dewa perang dan Ratu sihir
- Permaisuri sang kaisar
- ijinkan aku bahagia bersamamu
- jangan sakiti aku
- pembalasan dendam Dahlia
- Permaisuri kesayangan kaisar
- my little wife
__ADS_1