PERMAISURI KESAYANGAN KAISAR

PERMAISURI KESAYANGAN KAISAR
Para pengkhianat


__ADS_3

"Yang mulia!" seru Meilin.


"Ya isteriku." jawab kaisar Yuan.


"Diamlah Yang mulia, para tabib sedang merawatku, kalau yang mulia terus menakuti mereka tentu mereka akan ketakutan." ucap Meilin.


"Jika sampai mereka berani melukaimu lagi, pasti aku akan membunuh mereka." jawab Kaisar.


"Biarkan mereka mengobati luka permaisuri, yang mulia. anda jangan mengganggu para tabib." pinta Paman menteri.


"Baiklah kalau begitu aku akan memantau kalian, jika sampai kalian berani melukai istriku maka kalian akan tahu apa yang akan kalian dapatkan." ucap sang kaisar yang kemudian duduk dan melihat para tabib mengobati sang istri.


Sekitar 1 jam kemudian terlihat seorang wanita sudah berada di ruang pengobatan, Siapa lagi kalau bukan Putri Dayou.


"Yang mulia." Panggil Putri Dayou.


Kaisar Yuan li yang mengetahui siapa yang memanggilnya tentu saja pria itu hanya diam.


"Yang mulia." Panggil Putri Dayou kembali.


"Pengawal serat wanita ini pergi dari tempat ini!!" seru sang kaisar yang memerintahkan para pengawal untuk mengeluarkan putri Dayou dari ruang pengobatan.


"Yang mulia apa salahku!" seru putri Dayou.


"Yang mulia, apa yang akan kita lakukan dengan jenderal kerajaan Dong?" tanya Paman menteri.


"Tentu saja kita akan memberikan pria itu hukuman, Oh ya Paman perintahkan salah satu prajurit untuk mengirimkan pesan kepada kaisar Dong mengenai kejadian penyerangan ini. jika sampai mereka terlibat maka kita akan melakukan penyerangan besar-besaran kepada kerajaan itu." ucap Kaisar Yuan li.


Putri Dayou yang ada di luar ruangan itu nampak dia mendengarkan apa yang dikatakan oleh sang Kaisar, seketika dia mulai berpikir apakah baik jika dia terus memaksa pria itu Bagaimana jika dia tiba-tiba marah dan membunuh dirinya di kerajaan ini.


"Baiklah kalau begitu Yang mulia, aku akan memerintahkan salah satu prajurit untuk mengirim pesan kepada para kaisar kerajaan Dong." jawab paman menteri.


"Kita tunggu apa jawaban dari kerajaan Dong, jika mereka tidak menjawab pertanyaan dari kita maka kita akan memberikan hukuman untuk kerajaan itu." ucap sang kaisar yang membuat Paman menteri segera melakukan apa yang harus dia lakukan. dengan sangat berani jenderal kerajaan dong menyerang kerajaan Guang hingga membuat permaisuri kerajaan itu terluka.


"Yang mulia." Panggil Putri Dayou yang ada di tempat itu.

__ADS_1


Sang kaisar tidak menjawab, pria itu meminta kasim untuk mengumpulkan para pejabat kerajaan Guang. sekitar satu jam kemudian sang Kaisar dan permaisuri sudah berada di aula kerajaan, dia harus memberikan hukuman kepada orang-orang yang berusaha untuk menghianatinya.


"Hormat kami Yang mulia!!" seru para pejabat kerajaan Guang.


Sang Kaisar hanya menganggukkan kepalanya, pria itu meminta para pejabat membawa seluruh hasil laporan kekayaan mereka.


"Aku ingin kalian mengumpulkan seluruh hasil laporan kekayaan kalian!" perintah sang Kaisar.


Para pejabat kerajaan Guang benar-benar sangat terkejut karena mereka tidak akan pernah mengira sang Kaisar akan meminta laporan kekayaan mereka sekecil apapun.


"Laporan kekayaan ini untuk apa Yang mulia?" tanya salah satu menteri.


"Aku mendapat laporan kalau beberapa menteri ku sudah menyelenggarakan dana pembangunan kerajaan." jawab sang kaisar. seketika beberapa menteri sangat terkejut raut wajah mereka tiba-tiba berubah saat sang Kaisar mengatakan hal itu.


"Apakah ada laporan penyelewengan dana yang mulia?" tanya salah satu menteri.


"Kumpulkan saja laporan-laporan kekayaan kalian, karena aku akan menyamakan laporan kekayaan kalian dengan laporan dari salah satu orang kepercayaanku." jawab sang kaisar yang membuat para menteri langsung terkejut kembali, wajah mereka seketika pucat pasti dengan semua jawaban dari sang Kaisar.


Jika itu memang benar maka mereka benar-benar sudah mendapat masalah yang sangat besar. satu persatu para pejabat kerajaan Guang mengumpulkan laporan kekayaan mereka, seluruh laporan itu dikumpulkan dengan semua informasi yang dimiliki oleh sang Kaisar. berkat sang istri Kaisar Yuan li mengetahui kalau para menterinya sudah melakukan penggelapan dana pembangunan kerajaan dan gaji para prajurit.


"Jika sampai Yang mulia memiliki hasil laporan perincian dari kekayaan kita semuanya maka kita dalam bahaya." ucap salah satu menteri.


Datu persatu laporan dilihat oleh Meilin dan sang Kaisar, para pejabat kerajaan yang berjumlah ratusan orang itu sudah sangat ketar-ketir jika sampai mereka ketahuan.


"Fasui, Apakah kau sudah melakukan penyelidikan mengenai para pejabat kerajaan kecil yang ada di luar kerajaan?" tanya sang kaisar.


"Sudah, Yang mulia." Jawab Fasui.


"Bagaimana?" tanya sang Kaisar.


"Begitu banyak para pejabat daerah melakukan penyelewengan dana, Bahkan mereka juga melakukan pungutan pajak liar kepada para rakyat." jawab Fasui.


Kaisar Yuan menghela nafasnya dengan begitu berat, selama dia sakit ternyata para pejabat kerajaannya sudah menipunya, menipunya habis-habisan.


"Aku tidak percaya kalau para orang-orang kepercayaanku sudah melakukan hal itu, jadi siapapun yang telah melakukan penyelewengan dana kerajaan maka dia akan mendapatkan hukuman mati. aku tidak peduli siapapun itu!!" seru sang Kaisar yang berada di tempat itu.

__ADS_1


Menteri Tenmong juga langsung kebingungan dia menggelapkan begitu banyak uang para prajurit, kedua tangannya nampak mengepal jantungnya berdebar kencang jika sampai dia ketahuan maka dia akan mati saat itu juga.


"Dengarkan Aku para menteri, rakyat adalah orang yang harus kita bantu mereka adalah tanggung jawab kita, menolong mereka dan melindungi mereka adalah tanggung jawab kita lalu kenapa kalian dengan Begitu teganya melakukan penipuan kepada mereka?" tanya Meilin yang membuat para menteri terdiam.


"Yang mulia, apakah Yang mulia sudah mendapatkan laporan dari para menteri yang melakukan penggelapan dana itu?" tanya salah satu menteri sayap kanan.


"Sudah, aku akan memberikan kalian pengampunan dengan cara kalian harus mengembalikan seluruh uang yang telah kalian ambil itu kepada kerajaan, tapi jika sampai kalian tidak mau maka kalian akan langsung dihukum. yang kedua jika kalian masih melakukan tindakan kotor itu jangan salahkan aku jika aku akan memberikan hukuman pancung kepada seluruh keluarga kalian termasuk keluarga kalian yang paling kecil. hal itu akan memberikan kalian efek jera!" seru sang Kaisar dengan mata yang sudah memerah.


Para menteri tidak tahu apakah mereka akan melakukan perintah sang Kaisar atau mereka memilih untuk melarikan diri.


"Aku sudah memiliki nama-nama para menteri yang sudah melakukan penyelewengan anggaran kerajaan, Jika dalam waktu 1 hari ini mereka tidak segera mengembalikan uang yang telah mereka curi maka aku akan langsung mengerahkan para pasukan untuk menyeretnya dan keluarga Mereka!!" seru sang Kaisar.


Dengan begitu cepat para menteri yang melakukan penyelewengan dana itu langsung berlutut dan memohon maaf kepada sang Kaisar, namun Kaisar tidak akan mudah percaya dengan para menteri itu dia lebih memilih untuk memberikan mereka hukuman.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Black Rose


- Mommy


- Mantan terindah


- Suami keduaku cinta pertamaku


- Dewa perang dan Ratu sihir


- Permaisuri sang kaisar


- ijinkan aku bahagia bersamamu


- jangan sakiti aku


- pembalasan dendam Dahlia

__ADS_1


- Permaisuri kesayangan kaisar


- my little wife


__ADS_2