
"Kami sudah bersepakat tuan, bahwa kami merasa bahwa nona Elena kemungkinan besar menetap di kota London. Kami bisa yakin karena sejauh ini kami sudah memeriksa semua daftar keberangkatan. Kami juga memeriksa daftar keberangkatan ke London dan kami menemukan nama nona Elena. Ini buktinya tuan." ujar salah satu dari mereka. Dia memberikan suatu surat kepada Zeyn.
Zeyn menerima surat itu dan membacanya dengan tenang. Dia menemukan nama Elena yang berangkat menuju London tepat pada hari yang sama seperti dikatakan Virgo.
Setelah selesai membacanya, dia memberikan surat itu kepada Virgo yang berada di sampingnya, Virgo juga membacanya dengan teliti.
"Setelah ini, kami akan berencana untuk pergi ke London dan memeriksa kota itu tuan. Kami akan berusaha menemukan nona Elena di kota itu." ujar lagi pria itu dan diangguki oleh rekannya yang lain.
"Aku akan ikut ke London." ujar Virgo tiba tiba.
"Kau yakin?" tanya Zeyn menatap Virgo serius. Virgo mengangguk dengan yakin.
"Kalau begitu aku juga akan ikut." ujar Zeyn juga dengan yakin.
"Pekerjaanmu?" tanya Virgo yang cukup kaget mendengarnya. Lalu bagaimana dengan semua pekerjaan Zeyn kan?
"Lalu keluargamu?" tanya Zeyn juga tanpa menjawab pertanyaan Virgo tadi.
"Mereka pasti paham, termasuk istriku Wina. Bahkan, mereka pasti senang mendengar kabar ini." jawab Virgo.
"Semua pekerjaanku akan diurus oleh tangan kananku yang lain, kau tenang saja. Kita akan berangkat dua hari lagi." ujar Zeyn dengan serius. Dia dengan cepat memutuskan keberangkatan.
"Kau yakin dua hari lagi?" tanya Virgo ragu, baginya itu cepat sekali. Bukankah Zeyn harus mempersiapkan semua pekerjaannya untuk diurus oleh tangan kanannya yang lain? Dan bisakah dalam waktu yang secepat itu? Hey... mereka akan disana sekitar satu minggu saja tapi entah melihat bagaimana perubahan selanjutnya.
"Hm, dan kita berangkat menaiki jet ku saja agar keberangkatannya lebih cepat." ujar Zeyn lagi, Virgo hanya mengangguk saja menyetujuinya.
Sehabisnya kerja, Virgo pulang kembali ke rumahnya, dia berharap dengan mendengar kabar ini, keluarganya akan merasa senang.
__ADS_1
Sesampainya di rumah, Virgo melihat semua keluarganya tengah berkumpul di ruang tengah. Terlihat tidak ada kebahagiaan di wajah mereka masing masing. Mamanya Nita hanya diam termenung bersama Wilson papanya yang berada disampingnya. Wina juga hanya diam serta Edward yang tidak ada dirumah karena belum juga pulang. Edward juga berusaha sebisa mungkin mencari Elena namun dia juga harus mengurus semua cabang usaha bunga milik keluarganya. Tidak ada yang membantunya kan?
"Malam." ujar Virgo pelan menatap mereka semua. Wina yang sadar langsung berdiri dan menyambut suaminya dengan senyuman tipis. Dia mengambil jas milik Virgo serta tas kantornya. Virgo juga tersenyum melihat mereka semua. Kemudian, Virgo berjalan mendekati mama dan papanya yang duduk di sofa tengah itu, Wina juga ikut bersamanya.
"Apa ada kabar nak?" tanya Wilson pelan. Mereka serasa sudah putus asa, dan merasa tidak bersemangat lagi menanyakan kabar kepada Virgo karena hasilnya pasti sama saja, tidak ada apapun yang didapatkan.
"Ada pah." jawab Virgo tersenyum.
Nita, Wilson dan Wina sentak kaget dan ceria mendengarnya. Mereka langsung merasa lebih bersemangat dan siap mendengarkan kabar itu. Mereka berharap itu kabar yang baik.
"Kabar baik kan mas?" tanya Wina, Virgo mengangguk pelan. Lagi lagi, mereka semua bertambah lebih ceria. Apa Elena sudah ditemukan?
"Apa kabar baiknya Virgo?" tanya Nita semangat. Dia tersenyum dengan lebar, Virgo tersentuh melihat itu. Mamanya beberapa bulan ini sejak kepergian Elena, dia jarang tersenyum bahkan berbicara pun sekali sekali saja.
"Anak buah dari boss Virgo mendapatkan kabar bahwa kemungkinan besar Elena menetap di London, dia berada di sana." ujar Virgo jujur.
"Benarkah? Putriku masih hidup? Dia ada London?" tanya niat tidak percaya.
"Pah, putri kita pah." ujar lagi Nita menatap Wilson dengan semangat. Matanya berkaca-kaca mendengar itu.
Baru mendengar kabar ini saja, keluarganya jauh lebih baik. Apalagi jika Elena sudah benar benar pulangkan? Virgo terharu melihat itu, begitupun Wina.
"Apa ada kabar lagi mas? Atau apa rencana kalian?" tanya Wina.
"Mas dan boss beserta anak buahnya mas akan pergi ke London dua hari lagi untuk mencari Elena. Jadi, mas mau nitip semuanya ke kamu ya. Kamu gak apa apa kan?" jelas Virgo.
"Tentu, aku senang mendengarnya. Akhirnya, kita bisa menemukan keberadaan Elena." sahut Wina tersenyum. Dia benar benar sangat senang mendengarnya.
__ADS_1
"Kamu fokus saja dengan pekerjaanmu dan juga pencarian Elena, aku akan mengurus keluarga kita." ujar lagi Wina. Virgo senang mendengarnya. Dia bersyukur memiliki istri seperti Wina yang sangat lembut dan pengertian.
"Nak, tolong temukan Elena disana ya, kami disini akan mendoakan kalian." ujar Wilson.
"Iya pah, Virgo akan berusaha sebisa mungkin." ujar Virgo.
"Katakan kepada Zeyn, kami sangat berterima atas semua bantuannya kepada keluarga kita." ujar lagi Wilson dan diangguki oleh Nita dan Wina.
Mereka sangat bersyukur atas adanya Zeyn yang banyak sekali membantu keluarga mereka. Mereka punya utang yang berharga kepada Zeyn.
Dalam hati Wina, dia sangat memikirkan Elena. Apakah dia harus memberi tahu rahasia yang baru saja dia ketahui? Tapi kabar ini? Bagaimana nasib Elena dan bayinya itu? Ah entahlah Wina merasa sangat bingung. Dia akan menunggu kabar selanjutnya, jika Elena memang sudah ditemukan, biarkan dia saja yang menjelaskan semuanya, Wina harus bersabar dan jangan gegabah.
...****************...
Disisi lain, Zeyn memasuki rumahnya dengan wajah lelahnya. Setiap hari pulang malam tentu sangat membuatnya lelah. Tidur pun dia tidak nyenyak karena terus dihantui mimpi kesalahannya. Iya, Zeyn tidak pernah merasa tenang sejak kepergian Elena juga. Dia dihantui rasa bersalah yang dalam.
"Sudah pulang nak?" tanya Genda yang menunggu di ruang tv bersama Mila yang berada di sampingnya.
"Apa ada kabar tentang pencarian Elena?" tanya Genda. Tentu dia sudah tau masalah yang menimpa keluarga Virgo dan juga tentang mantan mahasiswi yang diajarnya, yaitu Elena.
"Ada pah." jawab Zeyn.
"Benarkah?" Apa itu?" tanya Genda senang. Dia pasti senang mendengar ada kabar baik, dia tau keluarga Virgo pasti tidak bisa hidup dengan tenang karena terus memikirkan Elena. Dia saja tidak tau apa penyebab Elena pergi seperti ini tanpa kabar, dia terus bertanya namun tidak dijawab oleh Zeyn. Dia hanya bisa berharap baik saja.
"Anak buah Zeyn menemukan bukti bahwa kemungkinan besar adik Virgo berada di London, dan kami akan pergi kesana untuk mencarinya sekitar dua hari lagi." jelas Zeyn.
"Apa!" kaget Mila.
__ADS_1
"Kamu mau pergi mencarinya ke London Zeyn?" tanya Mila tidak percaya.
"Emangnya kenapa ma?" tanya Genda menatap Mila heran. Dia saja setuju akan hal itu namun ada apa dengan Mila?