
"Emang kenapa kalau gue kucel, gue gak kalah cantik dari lo," Laura sudah tidak bisa menahan emosinya lagi, dia Ingin sekali membalas perkataan gadis itu.
"Iiih siapa yang ngomong sama lo sih, gue ngomong sama Dokter Panji ya, Lagian dilihat dari mana pun juga lo itu gak ada apa-apanya di banding gue," ucap gadis itu
"Cella cukup.. kamu jangan menghina dia lagi," ujar Panji mulai meninggi
"Panji..Why..Apa yang gue omongin memang kenyataannya kok," ujarnya
"Jangan terlalu yakin Nona," ucap Laura sambil kemudian duduk di kursi yang ada di sana karena sudah lelah berdiri, dia berencana membalas Cella dengan cara yang halus.
"Maksud lo apa ? tanya Cella
"Lo terlalu PD dengan wajah cantik lo itu, tapi di atas langit masih ada langit nona," ujar Laura yang membuat teman-teman Cella mulai memperhatikan mereka dan akhirnya teman-teman Cella menggampiri mereka di sana.
"Yang penting kan gue lebih cantik dari pada lo ," ujarnya gak mau kalah
"Kalau lo yakin lo cantik gimana kalau lo lakuin tantangan gue, apa lo siap ?
"Siapa takut, gue memang cantik kok." ucap Cella PD
"Okey..lo sekarang hapus make up lo dan tunjukin wajah lo yang sebenarnya," tantang Laura yang membuat mata Cella membola. begitu juga dengan teman-temannya.
Teman-teman Cella tertawa mendengar ucapan Laura sehingga membuat Cella tambah kesal.
"Apa lo takut ngelakuin itu, gue yakin lo gak bisa kan, makanya jangan terlalu percaya diri berlebihan gitu," tambah Laura lagi
"Dilihat dari sudut manapun gue itu lebih cantik dari elo karena gue cantiknya Alami bukan topeng kayak Lo," ujar Laura membalikkan kata-kata Cella tadi. Teman-teman Cella makin tambah besar tawanya begitu pula dengan Panji.
"Lo..." Cella menunjuk ke arah Laura
"Awas lo ya, gue akan bikin perhitungan sama lo," ancam Cella,Laura tersenyum puas karena sudah membuat Cella malu di hadapan teman-temannya itu. Cella kemudian pergi dari sana.
__ADS_1
Sedangkan Laura hanya cuek saja ketika mendengar ancaman Cella itu.
"Panji jadi gak sih kita makannya, gue sudah laper banget nih gara-gara tuh cewek," ujar Laura, Panji kemudian segera duduk di kursi sebelah Laura lalu memanggil pelayan restorant itu.
Mereka sudah memesan makanannya, tak lupa pula Panji menyuruh pelayan itu untuk membungkus beberapa jenis makanan buat di bawa pulang untuk ibunya Laura.
"Kamu keren sekali tadi, kamu bisa membalas Cella dengan cara seperti itu." ucap Panji kagum
"Biasa aja kali, cewek model kek gitu emang sekali-kali harus di kasih pelajaran agar gak tambah sombong," ucap Laura sambil memainkan ponselnya
"Tapi aku salut sama kamu, kok kamu bisa setenang itu sih saat dia menghina kamu, aku saja tadi sudah sangat marah sama dia,"
"Lo salah, tadi itu gue mau gampar itu cewek, tapi gue pikir kalau gue lakuin itu ntar kita malah di usir dan gak jadi makan di sini, kita kesini kan buat makan bukan buat berantem, lagian gue gak mau gak jadi makan di restorant ini karena sepertinya makanan di sini lezat-lezat," ujarnya
Laura..Laura dalam keadaan seperti itu masih aja mikirin makanan,, Batin Panji
" Itu benar juga ya," mereka pun tertawa
Beberapa saat kemudian pesanan mereka pun datang dan mereka mulai menyantap makanan tersebut. Terlihat Laura makan dengan lahap sekali, dia seakan cuek saja sama keadaan sekitarnya, itu yang membuat Panji makin kagum sama kepribadian Laura yang apa adanya.
🌹🌹🌹
Angga lagi berada di kantornya, Semenjak Vera meninggal dia seakan menjadi gila kerja. Sudah beberapa hari dia tidak pulang ke apartementnya dan dia tidur di kantornya.
Doni yang melihat keterpurukan Bos sekaligus sahabatnya itu, merasa kasihan padanya, Dia sering menemaninya dikantor dan sesekali dia juga menginap di sana dengannya.Begitu pula dengan Arumi yang selalu setia menemaninya kapan pun dan di manapun Angga berada.
Angga hanya mengisi hari-harinya dengan kerja, kerja dan kerja saja. Rama papanya Angga pun sekarang sudah melihat perubahan besar dalam diri Angga sehingga membuatnya Yakin kalau Angga pasti bisa bertanggung jawab akan perusahaannya itu.
"Angga, sudah lah lo istirahat saja sebentar, jangan di forsir kerjanya nanti lo sakit," ucap Doni karena melihat Angga sudah larut malam masih bekerja di kantornya itu. Doni malam ini berencana untuk menemani Angga di sana karena dia di suruh sama Rama untuk merayu Angga agar dia pulang ke mansionnya.
"Lo kalau mau istirahat ya istirahat saja, ini belum selesai gue kerjakan." ucapnya dingin.
__ADS_1
"Gimana kalau kita keluar, gue laper nih sekalian kita cari udara segar," ajak Doni
"Gue males keluar, kalau lo mau makan lo pesan online saja," ucapnya masih dingin
"Ha..ha..mana ada jasa antar online jam segini, kalau pun ada itu suatu keberuntungan," ucap Doni,memang jam sudah menunjukan pukul satu dini hari.
" Ah..ayolah bro kita keluar saja yuk, gue beneran lapar," ucapnya memelas, Angga berpikir sejenak, sebenarnya dia juga lapar setelah bekerja sampai larut malam seperti ini, tapi dia malas keluar.
"Oke..tapi jangan lama-lama ya, gue masih banyak kerjaan." ujar Angga
"Nah gitu dong, kita cuss..." ujar Doni segera menarik tangan Angga. Mereka pun akhirnya pergi mencari tempat makan yang masih buka jam segitu. Setelah sekian lama Doni melajukan mobilnya, akhirnya mereka menemukan juga tempat makan yang masih buka, mereka segera bergegas ke sana.
"Lo serius bawa gue ke sini, kita cari tempat makan lain saja," ucap Angga merasa tempat itu sangat menyeramkan.
" Ya iyalah kita akan makan di sini, memangnya lo lihat tadi ada tempat makan lain yang buka ? kan lo lihat sendiri tadi cuma tempat ini satu-satunya tempat yang masih buka." ucap Doni
"Iya sih, tapi kok menyeramkan kayak gini sih," ujar Angga sambil melihat-lihat dekor tempat itu.
" Iya juga sih, tapi mau gimana lagi kita gak ada pilihan lain," ujar Doni
"Gimana kalau kita pulang ke mansion lo saja ?" tambahnya, Angga mengerutkan keningnya.
"Gak usah deh, kita makan di sini saja," jawab Angga.
"Ya sudah, ayo masuk," ajak Doni sambil menhela nafasnya.
Setelah mereka masuk, mereka tidak melihat ada orang di sana.Suasana semakin menyeramkan yang membuat bulu kuduk mereka merinding.
'"Doni..lo merinding gak sih ?
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Read...Like...Coment...Vote...
Thank's 🙏🙏🙏