
Laura jadi cengengesan sendiri karena memang Angga yang benar dan dia yang salah masuk kamar.
"Kenapa lo, lo sudah lihat kan ini kamar siapa ?" tanya Angga.
"Iya he..he..maaf deh, ternyata gue yang salah, tapi lo gak boleh gitu juga kali main masuk -masuk kamar mandi saja tadi, kan bisa di ketuk dulu gitu," ujar Laura
"Emangnya ini kamar mandi umum apa, salah sendiri kenapa kamar mandinya gak di kunci, mana gue tau ada penampakan duyung di kamar mandi gue," ucap Angga
"Sama saja tau, lo itu memang mesum ya," ujar Laura lalu pergi ke kamarnya.
"Sudah salah masih ngelunjak,, dasar cewek aneh," gerutu Angga.
Laura malu banget tadi Angga melihatnya dalam keadaan seperti itu, mau rasanya masuk kedalam lobang yang paling dalam buat menyembunyikan wajahnya itu, tadi dia berdebat dengan Angga hanya untuk menutupi kegugupannya saja.
" Iiih malu banget gue, kira-kira Angga tadi liat gak aset gue ya, kalau sampai dia lihat gue gak tau harus bawa kemana wajah imut gue ini," ucapnya masih saja narsis dalam keadaan seperti itu.
"Masukkan kresek aja Laura," ucap Parjo yang dari tadi berada di sana bersama Arumi. Mereka tadi sudah lihat Laura datang tapi mereka diam saja memperhatikan tingkah aneh Laura itu yang uring-uringan Sendiri.
"Kalian...! sejak kapan kalian di sini ?" tanya Lauta Kaget
"Kita sudah dari tadi di sini kok, kamu aja yang gak lihat kita karena asik ngomel-ngomel sendiri," ucap Parjo
"Jadi kalian dengar apa yang aku omongin tadi," tanya Laura makin malu
"Iya..lagian kenapa sih lo, Angga itu kan tampan, udah di gebet aja kita dukung kok, ya kan Jo," ucap Arumi
Parjo serba salah, mau menjawab iya hatinya sakit tapi kalau menjawab enggak Arumi akan curiga sama perasaannya ke Laura. Akhirnya dia menganggukkan kepalanya saja.
"Ogah...tampan sih tampan, tapi gue gak tahan sama sifatnya yang resek itu, bisa mati muda gue," ujar Laura
"Dia baik kok orangnya, dia seperti itu karena sudah beberapa kali gagal dalam kisah cintanya yang tragis," ucap Arumi yang membuat Laura Penasaran.
__ADS_1
"Tragis..tragis gimana maksud lo?" tanya Laura
"Semua gadis yang pernah dia pacari mati mengenaskan yang membuat dia sekarang menghindar dari kata cinta, dan akibatnya dia menjadi nyebelin kek gitu kalau menghadapi wanita hanya untuk bisa menghindar dari mereka", jelas Arumi
"Waah serem juga ya nasibnya para gadis-gadis itu, apa si Angga itu kena kutukan ?" tanya Laura
"Tidak..Dia bukan kena kutukan, tapi itu semua gara-gara gue," ucapnya
"Apa lo ngebunuh mereka, sadis banget lo sebagai hantu," ucap Laura gak percaya.
"Bukan begitu, gue sudah Janji kalau gue akan menjaga Angga dari orang yang berniat jahat padanya, gue melihat pacar-pacarnya itu tidak ada yang tulus sama Dia makanya gue beri sedikit pelajaran buat mereka agar mereka sadar, tapi gue gak maksud sampai ngebunuh mereka kok," ucap Arumi menyesal.
"Ooo jadi gitu ceritanya, pantesan dia begitu." ucap Laura, Parjo dari tadi hanya jadi pendengar setia saja.
"Gue minta sama lo, please tolong dekati dia pelan-pelan agar traumanya itu sembuh dan dia kembali normal seperti dulu, gue merasa bersalah sudah membuat dia sampai seperti itu," pinta Arumi
"Gue akan coba, tapi gue gak janji ya kalau gue bakalan suka sama dia," ujar Laura
"Iya asalkan dia sembuh gue udah seneng kok," ucap Arumi, Arumi pengen sekali menceritakan kisah hidupnya sama Laura, tapi karena di sana ada Parjo dia mengurungkan niatnya buat cerita, mungkin menunggu mereka berdua saja dengan Laura baru dia menceritakannya.
"Oh ya Arumi..Parjo, gue mau minta tolong sama kalian boleh gak ?" tanya Laura
"Mau minta tolong apa ?" tanya Parjo
"Gini, tadi gue habis dari emol nih sama mbak Anggi, ada yang ngikutin kita ke Mansion ini, dia itu sosok Kuntilanak Penggoda yang mempengaruhi mbak Anggi agar kecantol lagi sama mantan pacarnya, kira-kira kalian bisa gak jaga mbak Anggi dari dia selama gue jadi body guardnya Angga," ujar Laura
"Asalkan Lo jagain Angga dengan Baik, gue gak keberatan, Ya kan Jo,"
"Iya,, apa sih yang gak buat Lo," ucap Parjo semangat karena bisa bareng-bareng Arumi lagi dalam beberapa hari ini.
"Kalau begitu kalian keluar deh, gue mau istirahat, jangan sering-sering berduaan yang ketiganya manusia," ucap Laura yang membuat mereka tercengang mendengar ucapannya itu.
__ADS_1
"Iya kan..kalian kan setan, kalau gue bilang yang ketiganya Setan apa bedanya sama kalian," ucap Laura tertawa
Mereka pun akhirnya tertawa bersama.
Sementara Anggi masih gak enak badan, dia berusaha keluar kamarnya buat mengambil kan minum di dapur karena persediaan air di kamarnya sudah habis.
Dia berjalan pelan-pelan karena kakinya merasakan lemas sekali, dan otot-otot tubuhnya rasanya remuk. Entah mengapa bisa seperti itu padahal dia tidak melakukan sesuatu yang berat. Tadi siang cuma ke Mall Bareng Laura, itupun gak lama.
Anggi duduk di sebuah kursi yang ada di dapur karena tidak sanggup berjalan lagi, Angga juga datang ke dapur buat ngambil air, saat melihat Anggi terduduk lemas dia menyapanya.
"Kak..kenapa lo duduk di situ ?" tanya Angga
"Ga..tolongin gue, tolong bawa gue ke kamar, gue gak sanggup jalan lagi," ucap Anggi lemas.
"Kak lo sakit ya," ujar Angga sambil mengecek suhu badan Anggi, dia heran badan Anggi suhunya Normal, tapi kenapa ya dia lemah begitu.
"Kak lo makan sesuatu ya,, barang kali lo lapar," ujar Angga
" Gak usah Angga gue gak laper, gue hanya haus dan mau balik ke kamar, tapi tengkuk gue berat banget dan kaki gue gak sanggup di bawa jalan," ucapnya
"Baiklah kalau itu mau kakak," ucap Angga lalu mengendong Anggi ala Bridel style dan membawanya menuju kamarnya. Angga sangat khawatir sama keadaan Anggi, dia pun menelpon Jessica buat kerumahnya untuk memeriksa keadaan Anggi.
Jessica lagi asik-asik tidur di kejutkan dengan bunyi suara ponselnya, dia dengan malas mengangkatnya.
"Hallo siapa ini malam-malam ganggu gue tidur," ujar Jessica tidak mencerminkan seorang dokter karena itu memang nomer pribadinya.
"Hallo Jessi, lo kerumah cepetan," ujar Angga
"Eh lo Ga, ngapain lo nyuruh gue kerumah lo larut malam kek gini, besok kan bisa, ngantuk banget nih gue,"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Like dan coment yang banyak ya...
Votenya juga loh...biar miss N cemungut..😁😁