
Iya..saya Dokter Panji," jawabnya binggung karena Suster itu mengetahui namanya namun dia tidak mempersoalkannya.
Ayo ikuti saya biar saya antar ke sana," Ujar Suster itu.
Panji mengikuti Suster itu menuju sebuah Ruangan yang bertuliskan Ruangan Direktur, Panji penasaran kenapa dia diarahkan ke ruangan itu.
Tok..tok..
Suster itu mengetuk pintu ruangan itu.
Masuk..." ujar Seorang pria yang berada di dalam ruangan itu, Suster itu mulai membuka pintunya dan terlihatlah seorang pria paruh baya yang berpakaian Dokter sedang duduk di kursi kerjanya.
"Maaf Dok mengganggu, ini Dokter Panji yang akan melamar sebagai Dokter di sini," ujar Suster itu
Panji melihat seorang Pria paruh baya yang duduk di belakang meja kerjanya sambil tersenyum ramah ke arahnya.
"Mari masuk Dokter Panji, silahkan duduk. Suster kamu bisa kembali bekerja, terima kasih sudah mengantar Dokter Panji ke ruangan saya," ucap Pria itu sopan.
"Terima kasih Dok," ucap Panji lalu duduk di kursi yang berada di hadapan Dokter yang ber name tag Andre itu
"Dokter Panji mana surat lamarannya ?" tanya Dokter Andre
"Ini Dok ," ujarnya sambil menyerahkan map di tangannya itu kepada Dokter Andre, Dokter Andre meletakkan map itu di atas meja tanpa membacanya.
"Selamat Dokter Panji, anda di terima di rumah sakit ini ," ujar Andre sambil mengulurkan tangannya.
Loh hanya begitu saja, gue sudah di terima nih, apa ini beneran jangan-jangan Dokter ini lagi nge prank gue,, Batin Panji
" Dokter apa dokter gak mau dibaca dulu ?" tanya Panji yang semakin heran di buatnya
"Gak perlu, saya yakin kok akan kemampuan kamu, lagian Dokter Jessica tidak akan merekomendasikan kamu untuk bekerja di sini kalau kamu gak berbakat," ujar Andre
"Kalau begitu makasih banyak Dok ," ucap Panji sambil menjabat tangan Dokter Andre
"Berterima kasihlah pada Dokter Jessica," ujar Dokter Andre
"Kamu akan bekerja sama dengan Dokter Jessica, untuk lebih jelasnya Dokter Jessica yang akan menjelaskan semua tugas-tugas kamu," ujar Andre
"Sekarang kamu langsung saja ke ruangan Dokter Jessica saja ya, Nanti kamu minta tolong sama Suster buat antar kamu ke sana ," ujar Andre
"Terima kasih banyak Dokter Andre, saya permisi dulu ," ujar Panji
Panji akhirnya keluar dari ruangan Dokter Andre, dia berjalan menghampiri seorang Suster yang sedang bertugas.
"Maaf Sus, bisa antarkan saya ke ruangan Dokter Jessica ," ujar Panji
"Oh boleh..ayo ikut saya," ujar Suster itu ramah.
Panji mengikuti Suster itu menuju ke sebuah Ruangan yang tidak jauh dari sana.
"Ini ruangan Dokter Jessica, silahkan anda menunggunya di dalam. Dokter Jessica sedang memeriksa pasiennya mungkin sebentar lagi dia akan kembali," ujar Suster itu
__ADS_1
"Makasih ya Sus,"
"Sama-sama, saya permisi dulu ya,"
"Iya Suster."
Panji masuk ke sana lalu duduk di sofa yang berada di dalam ruangan itu, tak lama kemudian Jessica pun datang.
Ceklek..
Pintu ruangan itu terbuka dan terlihatlah seorang gadis dengan memakai seragam Dokter masuk ke Ruangan itu.
Panji kaget melihatnya, ternyata gadis yang memberikan alamat rumah sakit itu adalah seorang dokter di sana.
"Kamu..!
"Eh Dokter Panji, sudah datang rupanya, " ujar Jessica sambil tersenyum ke arah Panji
"Kenapa kamu gak bilang kalau kamu seorang Dokter juga," ujar Panji
"Kan kamu gak nanya," jawab Jessica
"Iya juga ya.." ucap Panji sambil garuk-garuk kepalanya yang tidak gatal
Drrrt..drrrt..
Suara ponsel Jessica berbunyi, dia melihat ternyata yang menelponnya adalah Anggi, Jessica segera mengangkatnya.
"Iya kak Anggi ada apa ?" tanya Jessica
"Iya kak, aku akan segera ke sana," ujar Jessica lalu menutup panggilan telponnya
"Panji Kamu ikut aku dan jangan lupa bawa semua peralatan pemeriksaan ya ," ujar Jessica lalu dia masuk ke sebuah ruangan, Saat dia keluar dia sudah mengganti bajunya dengan setelan biasa.
"Ayo..!" ajak nya
"Kemana..?
"Ikut aja, nanti kamu tau sendiri," ujar Jessica
Panji pun mengikuti Jessica dari belakang menuju ke parkiran rumah sakit itu.Sampai di sana Jessica menyerahkan kunci mobilnya kepada Panji.
"Lo yang nyetir ya, bisa kan ?" tanya Jessica
"Bisa ," jawab Panji
Akhirnya panji menyetir mobil itu dan Jessica mengarahkannya ke mansion keluarga Ardiansyah.
Sampai di sana Panji di buat takjub dengan apa yang dia lihat di depannya. Sebuah Rumah bak istana berada tepat di hadapannya sekarang , Panji tak pernah membayangkan akan bisa masuk ke rumah semewah itu.
"Loh kok bengong sih, ayo masuk ," ujar Jessica, Panji binggung melihat Jessica masuk ke sana main nyelonong aja tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.
__ADS_1
"Kok kamu gak ngetuk pintu dulu sih ?" tanya Panji heran
"Udah ikut aja, aku sudah biasa kok kalau ke sini main masuk aja," jelas Jessica
"Emang ini rumah siapa ?
"Ini rumah paman Aku, kebetulan aku adalah Dokter pribadi keluarga ini," ujarnya
"Ooo pantesan kamu begitu, ternyata kamu Dokter pribadi toh," Panji mangut-mangut
"Kamu ikut aku, kita akan periksa kak Anggi dulu," ajak Jessica
Tok..tok..
"Kak Anggi aku masuk ya ,"
"Iya Jess masuk aja, pintunya gak di kunci kok, ucap Anggi dari dalam kamarnya
Jessica pun masuk kekamar itu di ikuti oleh Panji.
"Loh kamu bawa teman Jes..kok kamu gak bilang sih," ujar Anggi
"Iya Kak, ini partner baru aku kenalin kak dia Dokter Panji,"
"Anggi.." ucap Anggi sambil mengulurkan tangannya
"Panji, " Panji menjabat tangan Anggi
"Oh ya panji, kamu asal mana, kok Jessi gak pernah cerita sih punya partner setampan kamu," goda Anggi
"Mbak Anggi bisa aja, aku dari Bandung mbak, aku baru saja datang ke Jakarta buat melamar kerja di rumah sakit dan kebetulan aku bertemu dengan Jessica dan di rekomendasikan buat melamar di rumah sakit besar olehnya," cerita Panji
Anggi melihat ke arah Jessica, Jessica tau arti pandangan Anggi itu, dia menganggukkan kepalanya.
"Oooo jadi ini orangnya yang sudah membuat kamu klepek-klepek Jess..," ujar Anggi yang membuat mata Jessi melotot ke arahnya.
"Maaf ya Panji, kak Anggi suka bercanda, jangan di dengar kan ucapannya itu ya ," ujar Jessi merona, Panji mengerutkan keningnya.
"Kak Anggi,, jangan lemes dong, aku jadi malu kan sama Panji, " bisik Jessica
"Kamu tadi bilang berasal dari mana ?" tanya Anggi mengalihkan pembicaraan.
"Aku berasal dari bandung kak," ujar Panji
"Di sini juga ada seseorang yang berasal dari bandung loh Panji, dia seorang gadis yang sangat lucu, mungkin kamu kenal sama dia,"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hai..hai..mampir juga di CS pertama aku yuk, di jamin kalian ngakak sendiri bacanya...
judulnya : CINTA BEDA DUNIA
__ADS_1
Dan jangan lupa dukungannya ya..
Makasih 🙏🙏🙏