Petaka Cinta Dwipangga

Petaka Cinta Dwipangga
Tinggalkan Aku Di sini


__ADS_3

Dia akhirnya berencana untuk memanggil Arumi.


"Arumi...! Arumi...!Arumi...!


"Jo sepertinya Laura sudah masuk ke dunia Ghaib deh, aku akan menemuinya dulu, kamu Pantau terus kemana Sosok itu membawa Angga," suruh Arumi


Sementara di tempatnya Laura terlihat beberapa setan yang sangat menyeramkan menghampiri Laura.


"Sepetinya dia bukan salah satu dari kita deh, lihat saja dia terlihat seperti manusia, bukan setan seperti kita," ujar Setan yang bola matanya keluar.


"Iya..tak ada cacat di tubuhnya, tapi kenapa dia sampai nyasar ke sini," ujar Setang Buntung.


"Ayo kita hampiri dia saja, kalau dia memang manusia dia akan takut melihat kita," Ujar setan nenek peot.


Mereka pun menghampiri Laura dengan menelisik wajah Laura, wajah setan nenek peot sangat dekat dengan wajah Laura sehingga Laura reflek memejamkan matanya.


"Hei kalian ngapain teman gue," ujar Arumi Mereka bertiga menoleh ke arah Arumi


"Dia teman lo ?, kok sepertinya dia bukan Setan seperti kita, dia terlihat seperti manusia," Ujar setan buntung


"Dia itu baru saja meninggal jadi wajar kalau dia masih kelihatan seperti manusia," ucap Arumi

__ADS_1


"Ayo Laura kita pergi dari sini," ajak Arumi sambil memegang tangan Laura lalu menariknya ke tempat Angga berada.


Saat Laura melihat Angga, dia kaget melihat apa yang di lakukan Setan ganjen itu pada Angga, terlihat Angga sedang menyusu di anunya Setan ganjen itu.


Seketika Wajah Laura memerah menahan marah, Laura ingin menghampiri mereka tapi di cegah oleh Arumi dan Parjo.


"Jangan Laura, dia bisa saja membunuh Angga kalau lo mengganggu dia," ujar Arumi


"Terus gue gimana dong, gue gak bisa lihat Angga seperti itu sama Dia," ucap Laura


"Tapi Ra, kita harus cari cara agar Angga sadar dari pengaruh Setan ganjen itu," ujar Arumi


"Tapi gimana caranya Arumi, gue gak bisa menahan amarah ini, gue gak sanggup melihat Angga terus-terusan seperti itu , gue jijik.." ujar Laura


"Aku akan mengalihkan setan Ganjen itu, tapi aku gak yakin kalau dia akan menyukai aku," tambahnya.


"Tapi Jo, kalau dia menyukai lo gimana, gue gak rela kalau dia menguasai lo nantinya," ujar Arumi


"Kenapa..kamu cemburu ya, aku gak akan tergoda kok sama Setan itu, yakinlah kalau cintaku ini akan membawaku kembali padamu Rumi ," ujar Parjo sambil memnelai wajah Arumi.


"Sudah dong mesra-mesraannya, ayo cepat tolong Angga," suruh Laura

__ADS_1


"Iya..iya..aku akan ke sana," ujar Parjo


"Parjo...tunggu..! ucap Arumi


"I Love You ," ucap Arumi yag membuat Parjo tersenyum


"I Love You Too Arumi," ujarnya kemudian Parjo menuju ke arah Setan ganjen itu dan mulai melirik genit ke arahnya.


Perlahan setan ganjen itu melepaskan anunya di mulut Angga dan menghampiri Parjo. Di saat itu lah Laura berlari dan menarik Angga pergi dari sana.


Setan ganjen itu mengetahuinya dan berteriak sehingga semua setan yang ada di sana menyerang Laura dengan Ganas, ada yang mencakar, ada yang menghisap darahnya sehingga Laura berteriak kesakitan.


"Angga...tolong aku..." teriak Laura


Tiba-tiba saja Angga tersadar dari pengaruh Setan ganjen itu dan segera melawan Setan-setan yang sedang menyerang Laura sehingga Angga bisa meraih tangan Laura lalu melarikan Diri dari setan-setan yang sudah mengila itu.


Saat mereka berlari, Laura terjatuh karena kakinya terluka, dia tidak sanggup berlari lagi. Angga pun berhenti, sementara setan-setan itu makin mendekat ke arah mereka.


"Angga ayo cepat lari, tinggalkan saja aku di sini," suruhnya


"Tidak Ra..aku tidak akan meninggalkan kamu sendirian, kalau pun harus mati kita mati bersama di sini," ujar Angga sambil Memeluk Laura

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2