
Gak terasa sebulan telah berlalu setelah kejadian yang meninggalkan sedikit trauma di diri Laura, sejak saat itu dia sudah tidak bisa melihat lagi hal-hal gaib, Awalnya dia merasa aneh karena sudah terbiasa dengan penglihatannya yang selalu ke mana-mana melihat Arwah atau pun setan yang bergentayangan .
Namun dia bersyukur karena Suami dan dirinya selamat dari kejadian itu.Kehidupan Rumah tangga mereka semakin bahagia,sampai suatu malam Laura bermimpi, di dalam Mimpinya Arumi datang dan mengingatkannya tentang Janji Laura pada Arumi sebulan yang lalu yang belum di tepatinya.
Laura terbangun, nafasnya tersengal-sengal. Laura baru menyadari kalau dirinya sudah lupa akan janjinya itu.
Angga merasa kalau Istrinya itu sudah bangun, dan dirinya pun terbangun dan melihat Laura masih mematung.
"Ada apa sayang, ini kan masih tengah malam, ayo tidur lagi." tanya Angga
"Sayang..aku mimpi di datangi Arumi," mendengar nama Arumi di sebut oleh Istrinya Angga langsung bangun dan duduk berhadapan dengan Laura di atas King sidenya.
"Arumi ?,Bukankah dia sudah terkurung di Alam Ghaib itu ya ," ujar Angga
"Iya Ga, dia mengingatkan aku dengan Janjiku padanya yang akan menjaga Papa dan Omanya, aku harus gimana Ga," tanya Laura
"Kamu tenang sayang, aku akan mencari cara agar kamu bisa menunaikan Janji mu itu, dan aku akan membantumu untuk masuk ke keluarga Perdana itu," ujar Angga yang membuat Laura tersenyum manis ke arahnya
"Makasih ya sayang," ucap Laura
"Makasih aja gak cukup sayang," ucap Angga sambil tersenyum genit ke arah Laura
"Terus kamu mau apa ?" pertanyaan yang bodoh terlontar dari mulut Laura
__ADS_1
"Aku mau itu ," ucap Angga melirik ke arah Tubuh Laura
"Enggak mau...tadi kan sudah, malah tiga ronde lagi, aku capek Ga ," ucap Laura
"Tapi aku mau Lagi ," rengek Angga
"Gak..
"Mau.
"Gak..
"Ya udah kalau kamu gak ngasih, aku gak jadi bantuin nih ," ancam Angga
"Nah gitu dong, padahal kamu mau juga kan ," Goda Angga
"Jadi gak sih, kalau gak jadi aku mau tidur lagi nih," ucap Laura
"Jadi Dong, Angga langsung menindih Laura dan pergelutan kembali terjadi sampai mereka mencapai puncak kenikmatan yang tiada tara itu.
*
*
__ADS_1
Pagi sudah tiba, Karena hari ini hari minggu, Angga tidak pergi ke kantor akan tetapi Angga sudah siap dengan setelan jas nya dan Sinta pun juga sudah siap dengan gaun indahnya, rencananya mereka akan menghadiri sebuah Pesta yang diadakan sebuah perusahaan di sebuah Hotel Bintang lima di kota itu.
Kebetulan Perwakilan dari Perdana Corperation juga akan hadir di sana, Angga melihat itu sebagai kesempatan baik untuk mempertemukan Laura dengan ayahnya Arumi itu.
Laura begitu gugup sampai tangan Angga merangkulnya, sekarang mereka sudah berada di pesta tersebut.
"Kamu tenang ya sayang, aku akan selalu bersamamu," ucap Angga
Belum ada yang mengetahui kalau Angga dan Laura adalah sepasang suami istri karena memang mereka belum mengumumkan pernikahan mereka ke Publik, Angga di kira masih sendiri kecuali orang-orang terdekat mereka saja yang tau tentang pernikahannya.
Laura tidak ingin pernikahan mereka di publikasikan dulu karena dia masih tidak mau di kenal oleh kolega-kolega Angga karena Misinya untuk masuk ke keluarga Perdana belum terlaksana.
"Kamu lihat Pria paruh baya itu, dia itu pak Devan Perdana ayahnya Arumi," ujar Angga sambil menunjuk ke arah Devan.
"Ooo itu Ayahnya Arumi ," ucap Laura
"Dia mengambil segelas minuman dan berjalan ke arah Devan lalu berpura-pura menabraknya.
"Maaf pak saya tidak sengaja ," ucap Laura
"Arumi...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1