
"Anggi..ayo sini kita makan siang bareng," Ajak Sinta
"Iya ma," Anggi kemudian duduk di samping Vero karena hanya kursi di sana yang tersisa.
"Hai..kenalin eike Vero sahabatnya Laura dan ini Dona dan yang centil itu Gisel ," ujar Vero mengulurkan tangannya untuk bersalaman
"Gue Anggi kakak iparnya Laura,"
"Woow..Kakaknya aja cantik begini, gimana suaminya Laura ya pasti cucok banget deh," ucap Vero, Anggi tersipu mendengar ucapan Vero, dia gak tau kenapa mendengar pujian Vero membuatnya senang.
Kenapa perasaan gue seperti ini sih, kenapa gue malah suka sama cowok yang model ginian, Sepertinya dia juga lebih muda dari gue,, Batin Anggi
"Hei..kenapa bengong sih, makanannya nanti dingin loh, ayo di makan ," ujar Vero lagi yang membuat Anggi makin salah tingkah.
"Laura..ibu sangat bahagia kamu sekarang sudah menikah, awalnya ibu berpikir kalau kamu menikah karena terpaksa, tapi ibu lihat keluarga suamimu ini sangat menyayangi kamu sayang," ujar Ratna
"Alhamdulillah bu, saat Laura tiba di sini dulu, Laura di pertemukan dengan keluarga ini dan Laura sangat merasa bersyukur sekarang sudah menjadi bagian dari keluarga ini ," ucap Laura sambil memeluk ibunya lagi.
"Hai..hai..kok rame bener ya, ada acara apa ini ," ujar Doni yang baru sampai di sana, Setelah Meeting selesai, Angga menyuruh Doni mengantarkannya kembali ke Rumah karena dia lagi malas menyetir.
"Ini toh suaminya Laura ," ucap Ratna
__ADS_1
"Eh bukan tante, saya Doni Asistennya suaminya Laura
"Don, Angga mana ?" tanya Sinta
"Dia masih di mobil tante, katanya dia menyuruh Laura ke sana sebentar," ujar Doni
"Sebentar ya semuanya, aku ke tempat mas Angga dulu," ucap Laura lalu beranjak dari tempat duduknya, Doni pun duduk di tempatnya Laura.
"Wiiih tante banyak banget makanannya," ujar Doni lalu mengambil nasi dan menaruh ke piringnya, ketika dia hendak mengambil lauk bersamaan dengan Dona yang juga mengambilnya sehingga tangan mereka saling berpegangan.
Deg...
Jantung Doni berdetak lebih cepat ketika netranya melihat wajah Dona yang tepat berada di sampingnya.
Anggi tersenyum melihat Doni yang terpesona menatap Dona.
Sepertinya Doni menyukai gadis ini, aku akan membantu mereka agar bisa lebih dekat, semoga mereka cocok satu sama lain,, Batin Anggi
Dari arah pintu terlihat Laura berjalan dengan mengandeng tangan Angga menuju ke ruang makan.
"Waah..itu suaminya Laura..ganteng banget..," ucap Gisel sambil berbinar
__ADS_1
"OMG suami Laura seperti seorang pangeran ," ujar Vero masib dengan gaya ngondeknya, Dona pun membelalakkan matanya ketika melihat Angga, dia juga terpesona akan ketampanan Angga.
Sadar Don, dia itu suaminya Laura, lo gak boleh suka sama dia,, Batin Dona mengalihkan pandangannya ke arah lain agar jantungnya gak berdebar buat Angga.
"Bu ini mas Angga suami Laura," ujar Laura memperkenalkan Angga kepada ibunya
"Tampan sekali kamu nak, Laura sangat beruntung mendapatkan suami seperti kamu nak Angga," ujar Ratna
"Dia yang beruntung bu mendapat istri seperti aku ," ujar Laura, Semua tertawa begitu juga dengan Angga
"Iya Bu, saya yang beruntung mendapatkan istri seperti Laura yang imut kayak marmut ini," ujar Angga sambil mencubit pipi Laura.
"Iiih mas Angga sakit tau, " ujar Laura cemberut.
"Sayang kamu sudah makan," tanya Angga pada Laura
"Cie..cie..sudah mulai sayang-sayangan nih ," ucap Anggi yang membuat Angga memelototkan mata ke arahnya.
"Dari dulu kali," ucap Angga yang membuat Laura terbatuk-batuk
"Sayang kamu gak apa-apa ?"
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...