Petaka Cinta Dwipangga

Petaka Cinta Dwipangga
Takut itu sama tuhan


__ADS_3

"Di sini juga ada seseorang yang berasal dari bandung loh Panji, dia seorang gadis yang sangat lucu, mungkin kamu kenal sama dia," ujar Anggi


Apa yang di maksud sama dia Laura ya, Ah gak mingkin, mana mungkin sih Laura bisa tinggal di rumah semewah ini. Mungkin yang di maksud kak Anggi itu orang lain,, Batin Panji


"Oh ya Mbak, Bandung itu luas loh mbak, mana mungkin aku kenal sama dia aku aja baru di jakarta ," ujar Panji


"Iya..ya..ya sudah, Jessica ayo kamu periksa Kenapa gue bisa pusing begini ya ," suruh Anggi


" Baik kak, ayo berbaring biar aku periksa," suruhnya


Kemudian Jessica memeriksakan keadaan Anggi.


Sementara di Kantor Angga Laura belum keluar dari kamar istirahat yang ada di dalam ruangan Angga, dia merasa sangat malu dengan kejadian tadi, saat Laura hendak melanjutkan tidurnya suara tangisan dari toilet membuatnya kaget.


"Siapa yang nangis di toilet ya ?" Rasa penasaran Laura membuatnya bangkit dari ranjang itu menuju ke arah Toilet dalam kamar itu.


Saat Laura membuka pintu toilet itu terlihat gadis berpakaian Sexy berdiri membelakanginya. Laura yakin kalau dia itu bukan manusia, tapi dia masih penasaran kenapa gadis itu bisa nyasar di sana.


"Kamu siapa ?" Suara tangisan wanita itu terhenti


"Apa kamu tersesat di sini ?" tanya Laura lagi, Masih saja tidak ada respon dari gadis itu.


Saat Laura hendak memegang pundak gadis itu gadis itu berbalik.


"Aaaaaa...." Laura berteriak lalu berlari keluar dari kamar itu.


Angga yang sedang bekerja kaget mendengar teriakan Laura lalu bergegas masuk ke kamar itu, namun sebelum dia masuk terlihat Laura berlari ke arahnya lalu memeluknya dengan erat.


"Ada apa Laura ?" tanya Angga


"Itu...itu..di sana ada setan.." ujar Laura


"Setan..?


"Iya...di toilet itu ada setan," ujar Laura sambil mengeratkan pelukannya sehingga membuat Angga susah bernafas.


"Masak sih, jangan ngada-ngada kamu, ini di kantor bukan di kuburan. lagian mana ada sih setan siang-siang bolong begini ," ujar Angga tak percaya


"Sumpah Ga..gue beneran lihat setan di toilet tadi," ujar Laura

__ADS_1


"Ya sudah ayo kita cek lagi," ujar Angga


"Gue gak mau,gue takut setannya serem banget,"


"Ya sudah..lo lepasin gue dulu, biar gue yang ngecek ke sana ," ujar Angga


Laura melepaskan pelukannya,Angga pun masuk kesana dan melangkah menuju toilet. Dia mengecek setiap sudut toilet itu tapi tidak ada apa-apa.di sana.Sebuah senyum terbit di bibirnya.


Dasar gadis aneh..bilang aja lo mau meluk tubuh sexy gue ini ,pakai bohong segala lagi, gue kerjain seru kali ya ,, Batin Angga


"Aaaaa..." Angga berlari keluar dari sana menuju ke arah Laura, Laura yang kaget membuatnya juga Lari menjauh dari Angga bahkan dia segera keluar dari ruangan itu.


"Loh kok dia lari juga sih, gue kan mau meluk dia sama seperti yang dia lakukan tadi," ucap Angga Binggung


Sementara Laura terus berlari menuruni tangga, entah sudah berapa lantai dia lewati, Laura terlihat ngos- ngosan dan bersandar di dinding. dia merasakan haus dan juga lapar. Pintu tangga darurat pun terbuka terlihat satu orang security masuk ke sana.


"Loh mbak..kenapa pakai tangga ? apa Liftnya rusak ?" tanya Security itu


Eh iya..ya..kenapa gue bisa lupa kalau ada Lift, bodoh banget sih lo Laura kalau lo pakai lift kan gak capek kek gini,, Batin Laura


"Ini pak, aku hanya ngecek tangga ini apa masih bagus atau enggak," ucapnya yang membuat Security itu mengernyitkan keningnya, Laura segera keluar dari sana melewati pintu tadi,dia merasa sangat senang ternyata di lantai itu terdapat kantin kantor, Laura tidak membuang-buang waktu lagi segera saja dia ke sana.


Laura menuju ke tempat penyimpanan minuman dingin dan mengambil sebotol minuman itu lalu menegaknya sampai habis.


"Iya...Kok dia masih di sini sih, apa dia kerja di sini juga ya ," ujar yang lainnya


"Gak mungkin lah, penampilannya saja kayak berandal gitu , mana mungkin dia bekerja di sini," sahut yang lainnya.


"Eh jangan-jangan dia pacar barunya pak Bos, sudah lama loh kita gak lihat pak Bos bawa pacarnya ke sini,"


"Mana mungkin sih pak Bos suka yang model gituan,iya sih dia cantik tapi penampilannya gak banget deh," ujar seorang gadis yang terlihat semok itu.


Laura sekilas mendengar obrolan mereka, dia lalu menghampiri mereka.


"Hai boleh gabung gak ?" tanya Laura sok kenal


Semua yang ada di sana tercengang, Laura bukannya marah tapi malah meminta buat gabung dengan mereka.


" Diam berarti boleh," ucap Laura lalu mengambil sebuah kursi dan duduk di sana.

__ADS_1


"Kalian lagi ngomongin gue ya ," ujar Laura yang membuat suasana tegang, mereka menyenggol satu sama lain.


"Kalian penasaran kan siapa gue, Dari pada kalian penasaran lebih baik gue kasih tau kalian siapa gue sebenarnya dan ngapain gue di sini,"


Mereka semua kaget mendengar penuturan Laura.


"Gue Laura...salam kenal semuanya, gue datang ke sini mau bekerja juga seperti kalian, tapi bedanya gue bisa selalu dekat sama Si resek dan kalian dekat dengan komputer," mereka semakin binggung di buatnya


"Si resek.. ?" tanya salah seorang dari mereka


"Laura.." Angga memanggil Laura dari kejauhan, dia sudah mencari-cari Laura kemana-mana akhirnya dia menemukannya juga.


Semua mata memandang ke arah sumber suara itu.


"Nah itu dia orangnya ," ujar Laura, semuanya menjatuhkan rahangnya setelah mengetahui siapa Si Resek yang di maksud Laura.


"Eh Laura kamu tau gak dia itu siapa ? tanya seorang gadia di sebelahnya.


"Iya dia Angga pemilik perusahaan ini kan," ujar Laura semakin membuat mereka kaget


"Gila lo, Pak Angga lo sebut si Resek, apa lo gak takut di pecat," ujar Gadis itu


"Ya enggak lah, takut itu sama tuhan, ngapain gue takut sama dia, dia kan juga sama seperti kita."


" Benar-benar strees ni anak,"


"Eh jangan salah, kalian lihat saja ya sebentar lagi dia akan nyamperin gue ke sini,"


"Jangan Geer lo, mana mungkin sih pak bos nyamperin elo," ujar salah satu dari mereka


"Lihat aja entar ," jawab Laura Cuek lalu kembali memakan roti yang ada di tangannya.


Angga yang melihat Laura tidak mengubris panggilannya segera menghampirinya.


"Laura kemana aja sih kamu, saya sudah nyari kamu kemana-mana ternyata kamu asik makan di sini,"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Mampir Dong ke CS Aku ya dan mohon dukungannya..

__ADS_1


CINTA BEDA DUNIA


makasih 🙏🙏🙏


__ADS_2