Petaka Cinta Dwipangga

Petaka Cinta Dwipangga
Perasaan apa ini


__ADS_3

"Arumi..." panggil Devan


"Maaf pak, saya bukan Arumi, saya Laura," ujar Laura


"Gak..kamu pasti bohong, kamu Arumi anak saya," ucap Devan


"Bukan pak, saya Laura," ujar Laura


Devan menangkup wajah Laura.


Deg...


Perasaan apa ini, kenapa aku sepertinya merasa dekat sekali dengan papanya Arumi,, Batin Laura


Dari arah belakang datang seorang bapak-bapak berjalan ke arah Laura.


"Nak..kamu kemana saja, bapak dari tadi mencari kamu loh, ternyata kamu di sini toh," ujar Bapak-bapak itu sehingga membuat Laura binggung


Laura Tersenyum ke arah bapak itu.


"Loh ada pak Devan juga di sini, kenalkan pak ini anak saya Laura," ujar Bapak itu yang Laura sendiri gak tau siapa dia.

__ADS_1


"Dia mirip sekali sama anak saya Arumi pak, bahkan dia seperti kembaranya anak saya," ujar Devan


"Jadi pak Devan ini ayah Kandungnya Laura ?" ucap Bapak-bapak itu yang membuat Devan tercengang.


"Maksud bapak apa ?" tanya Devan


"Saya sudah lama mencari keluarga nya Laura, saya menemukannya di Dasar Jurang ketika saya pergi berburu," ujar Bapak -bapak itu, Laura baru menyadari kalau itu semua rencana Angga suaminya.


"Ja..jadi dia beneran anak saya Arumi," ujar Devan lalu memeluk Laura, Laura merasakan ada sesuatu yang mengalir hangat di hatinya, tapi dia juga tidak tau perasaan apa itu.


"Arumi..ternyata kamu selamat nak, papa sangat kangen sama kamu," ucap Devan, Laura masih mematung, dia tidak tau apa yang harus di lakukannya.


"Dokter bilang dia hilang Ingatan sehingga saya sulit menemukan keluarganya pak," ujar Bapak itu lagi


"Sayang ayo kita pulang, Oma kamu pasti sangat senang melihat kamu masih selamat," ujar Devan membawa Laura pulang ke Mansionnya.


Laura mengirimkan sebuah Chat pada Angga kalau dia sudah berhasil masuk ke Rumahnya Devan Papanya Arumi.


Angga melihat chat itu sambil tersenyum, pasti Aktor abal-abal yang dia bayar itu berhasil membuat Devan percaya kalau Laura adalah Arumi.


"Yach..demi kamu aku akan rela kesepian Sayang, asalkan kamu senang," ucap Angga yang mulai hari ini akan belajar untuk jauh dari Istrinya itu..

__ADS_1


Di Mansionnya Devan...


"Ma..mama..lihat siapa yang datang bersama Devan ," Teriak Devan seperti anak kevil mau memperlihatkan sesuatu pada ibunya, Nita yang berada di dapur mematikan Kompornya lalu bergegas menuju ke arah Putranya.


"Ada apa Sih Van, kelihatannya kamu hari ini bahagia banget.Eh tunggu..tunggu bukannya kamu tadi pergi ke pesta ya, kok kamu sudah pulang sih," ucap Mama Nita


"Ma...mama pasti kaget melihat siapa yang Devan bawa pulang,"


"Emang siapa sih Van, mama jadi penasaran nich,"


"Sayang..ayo masuk," panggil Devan, Laura perlahan melangkahkan kakinya ke dalam Mansion itu.


Mama Nita kaget bercampur bahagia melihat kalau Arumi sudah berdiri di hadapannya.


"Arumi.., apa benar yang mama lihat ini Van ?" ucap Nita tak percaya


"Iya ma, awalnya Devan juga gak percaya kalau ini Arumi Ma, tapi inilah kenyataannya, Allah masih menyelamatkannya Ma ," ucap Devan


Nita memeluk Laura dan menangis sejadi-jadinya, dia sangat bahagia karena Arumi yang sudah dinyatakan meninggal bahkan sudah di kuburkan ternyata masih hidup dan berada di sana sekarang.


Kok *Aku sangat bahagia melihat mereka bahagia, kenapa perasaan ini sangat menyesakkan dadaku ya, Perasaan ini tidak pernah aku rasakan ketika memeluk ibu sekalipun,, Batin Laura

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ*...


__ADS_2