Petaka Cinta Dwipangga

Petaka Cinta Dwipangga
Masuk ke Dunia Ghaib


__ADS_3

"Bukan begitu pak Kyai, aduh gimana cara ngejelasinnya ya .., Laura kamu saja yang jelasinya," suruh


"Pak Kyai, saya mohon bantuan bapak untuk membantu saya agar saya bisa masuk ke dunia Ghaib untuk menolong suami saya yang di bawa oleh makhluk ghaib ke alamnya,"


Kyai itu kaget mendengar ucapan Laura tersebut.


"Apa benar yang kamu katakan itu nak, itu sangat beresiko tinggi, bisa-bisa kamu kehilangan nyawa kalau sampai memaksakan masuk ke sana," ujar Kyai tersebut.


Rama dan Sinta kaget mendengar ucapan Kyai tersebut tapi tidak dengan Laura, dia sudah tau konsekuensinya .


"Saya bersedia walau apapun yang akan menimpa saya setelah ini, saya tetap harus menyelatkan Suami saya pak Kyai." ujarnya


"Laura..jangan gegabah nak, kamu bisa tiada..apa tidak ada cara lain Pak Kyai ?" tanya Rama


"Pa tidak ada cara lain selain aku yang menyusul dia, sosok itu sepertinya mengincar aku dan aku tau dia tidak pernah rela kalau aku menikah dengan Suamiku," ujar Laura


"Nak Laura, kalau itu masalahnya kamu tidak bisa masuk ke sana karena kamu bisa saja terbunuh di sana, jika itu terjadi kamu tidak bisa lagi kembali ke sini nak Laura," ucap Kyai


"Saya tau pak Kyai, saya akan menerima semuanya asalkan Suami saya bisa kembali lagi, dan pak Kyai jangan khawatir karena saya juga punya teman makhluk ghaib yang bersedia membantu saya di sana," jelas Laura

__ADS_1


"Pak Kyai hanya menuntun saya saja agar bisa masuk ke sana, setelah itu biar saya yang menanggungnya," tambahnya


"Baiklah kalau itu kemauan nak Laura, bapak hanya bisa membuka jalan , selanjutnya nak Laura yang meneruskannya.


"Kalau begitu pak Kyai ikut kita sekarang, karena saya yakin kalau jalan masuk ke sana ada di belakang rumah suami saya," ujar Laura


Mereka pun akhirnya kembali ke mansion nya Rama, sampai di sana pak Kyai sudah merasakan Aura mistis yang sangat kental.


Laura langsung menuntun pak Kyai menuju ke pohon mangga yang ada di belakang Mansion itu.


Saat melihat pohon itu tubuh pak Kyai langsung bergetar.


"Iya Pak Kyai, ini jalan satu-satunya untuk menyelamatkan suami saya," ucapnya mantap


"Laura...kita ikut ya..kita gak mau lo sendirian di sana ," ujar Vero


"Jangan Ver, gue akan menghadapinya sendiri, ini sangat berbahaya, lagian gue yakin mereka nanti akan takut melihat lo , kan lo lebih serem dari mereka," canda Laura


"iiih Laura masih aja bercanda, keadaan genting begini masih saja bisa begitu,"

__ADS_1


"Udah lo di sini saja sama yang lain, nanti gue ajak mbak kunti yang cantik ke sini buat jadi pacar Lo ," ujar Laura masih bercanda.


"Nak Laura kamu sudah siap ?" tanya Pak Kyai


"Sebentar pak, saya berdoà dulu," ucapnya sambil menengadahkan tangannya memohon agar di lindungi oleh yang maha pelindung lagi maha kuasa.


"Sudah pak Kyai saya sudah siap ," ucapnya


Laura melihat kalau ada sebuah cahaya yang berasal dari balik pohon itu sementara yabg lainnya tidak bisa melihatnya dan sebelum masuk ke sana Laura memeluk semuanya kecuali Doni dan meminta mereka mendoàkannya agar dia bisa kembali dengan selamat.


"Bismillah.." ucapnya lalu melangkahkan kakinya masuk ke dalam cahaya itu.


Laura sekarang berada di sebuah tempat yang sangat gelap, hanya sekali-kali ada cahaya yang berterbangan seperti bola Api, disaat itulah dia melihat banyak sekali sosok yang berjalan hilir mudik di samping kiri dan kananya, dia memejamkan matanya sesaat.


"Laura kamu pasti bisa, kamu gak akan takut hanya karena mereka berbeda," gumannya


Laura mulai berjalan seolah dia adalah salah satu dari mereka, dia sesekali memalingkan wajahnya ketika melihat sosok yang berwajah seram.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2