
"Tergantung usaha lo buat ngedekatin dia dong, masak lo nunggu mengalir apa adanya sih, udah gak jaman tau," ujar Laura
"Memangnya harus gitu ya ?
" Ya iya lah, jaman sekarang kalau gak agresif gak akan dapat apa yang kita mau," ujar Laura seperti sudah pengalaman saja.
"Lo ngomong kek gitu, nah lo malah masih Jomblo juga kan," ujar Jessi
"Tau dari mana lo kalau gue itu Jomblo ?"
"Jadi lo punya pacar ?" tanya Jessi
" Ya enggak sih, tapi gue banyak penggemarnya loh," ujar Laura gak mau ngalah.
Yah walaupun cuma satu orang sih, itupun bukan manusia he..he.., Batinnya
"Kenapa lo senyum-senyum sendiri, kesambet lo ?"
"Iya...gue kesambet penunggu mansion ini hi..hi..," Laura berakting seperti orang kerasukan.
Jessica kaget melihat Laura seperti itu, dia langsung berlari kedalam sambil berteriak.
"Ha..ha..ha..gitu aja sudah kabur apalagi gue kerasukan beneran, kalau dia bisa lihat hantu kayak gue ya bisa mati berdiri dia," Laura tertawa terbahak-bahak melihat Jessica yang berlari meninggalkannya sendiri di sana.
Laura pun kembali masuk ke dalam Mansion itu lalu menuju ke dapur.
" Jessi kamu kenapa lari-lari sih ?" tanya Sinta yang baru saja keluar dari kamarnya.
" Itu tante, Laura kerasukan," ucap Jessica ngos-ngosan.
"Apa..dimana dia ?
"Itu tante, dia di taman belakang," ujar Jessi
Sinta pun segera menuju ke sana di ikuti oleh Jessica.
"Jessica mana Lauranya kok gak ada," tanya Sinta setelah berada di sana.
"Loh kok gak ada sih, tadi dia di sini tante kenapa bisa hilang ya," ucap Jessi sambil garuk-garuk kepalanya yang tidak gatal.
"Kamu salah lihat kali," ujar Sinta
__ADS_1
"Gak mungkin tante aku yakin kalau tadi dia di sini," ujar Jessi sangat yakin kalau Laura tadi berada di sana.
"Terus kemana dia pergi ya, tadi beneran tante Laura di sini lagi curhat-curhatan bersama aku tante," ucap Jessi
"Atau jangan-jangan..."
"Jangan-jangan apa ?" tanya Sinta
"Atau jangan-jangan Laura di bawa pergi lagi sama setan yang merasukinya itu," ujar Jessica
"Jangan bercanda deh kamu Jess ?
"Siapa tau kan tante, buktinya Kak Anggi bisa kan di bawa oleh jin kiriman kak Bonar," ujar Jessi
"lagi nyari apa sih kalian ?" tanya Laura yang sudah berada di belakang mereka, karena terlalu khawatir mereka tidak menoleh kearah Laura.
"Kita lagi cari Laura ," jawab Sinta masih saja melihat ke sana ke mari di taman belakang itu, Laura mengikuti saja ke mana mereka pergi.
"Emang tu anak kemana tan ?
"Gak tau kata Jessi dia tadi kesurupan," jawab Sinta masih belum menoleh.
"Aku bantuin nyari ya tan.." ucap Laura, Sinta baru menyadari kalau suara itu adalah suara Laura, dia pun kemudian menoleh.
"Iya Tan..!Gak usah teriak-teriak deh tante cantik, Laura denger kok," ucapnya sambil meniup tinjunya dan menempelkannya di telinganya secara bergiliran.
"Kamu kemana aja sih, kita capek nyariin kamu," tanya Sinta.
"Laura gak kemana-mana tante, Laura hanya ke dapur cari makan soalnya Laura Laper he..he..," ucapnya Cengengesan. Sinta menoleh ke arah Jessica tapi Jessica sudah tidak ada di tempatnya tadi berdiri, ternyata Jessica sudah melihat gelagat gak baik dan dia tau apa yang akan terjadi selanjutnya makanya dia langaing bersembunyi dari sana.
"Jessica...! awas kamu ya.." Teriak Sinta kemudian pergi dari sana. Laura tertawa melihat mereka.
"Rasain kamu Jess, makanya kamu jangan ledekin aku, jadi aku kerjain balik deh he..he.."
Dari arah Kamarnya Anggi keuar menuju kearah Laura, Anggi sudah cantik dengan mengunakan Drees selututnya.
"Mau kemana mbak, Cantik bener," tanya Laura
"Kamu siap-siap gih, kita akan ke kantornya Angga," suruhnya
"Emang harus hari ini ya mbak ?" tanya Laura agak sedikit malas
__ADS_1
"Iya ..hari ini Aku akan menunjukan di mana kantor Angga sama kamu dan menjelaskan apa saja yang harus kamu kerjakan, ayo sana cepat mandi aku tunggu kamu di teras," ujar Anggi
Laura dengan malas melangkahkan kakinya menuju kamarnya lalu mandi dan siap-siap. Dia memakai Dress selutut dan celana Jeans warna hitamnya.Setelah merasa penampilannya sudah perfect dia pun keluar menuju tempat Anggi menunggunya.
Anggi yang melihat penampilan Laura seperti itu tawanya langsung pecah.
" Ha...ha..Kamu mau kemana pakai pakaian seperti itu ?, ini apa coba kenapa harus pakai Jeans sih, cukup Dress aja," ujar Anggi
"Aku risih mbak, Dress nya pendek amat jadi akun pakai aja jeasn di dalamnya," ucap Laura polos.
"Kalau kamu gak nyaman kamu pakai saja style kamu aja gak usah di paksain gitu," ujar Anggi
"Abisnya aku lihat mbak pakai dress, aku pikir kalau ke kantor harus memakai baju seperti mbak," ujarnya
"Kamu ini lucu banget sih, ini memang stylenya aku, kalau ke ngantor aku gak pakai beginian, ada baju khusus buatnya, tapi karena hari ini aku hanya mau menunjukkan kantor Angga ke kamu makanya aku pakai Dress Aja, nantinkamu juga punya baju khusus buat kerja," ujar Anggi.
"Ooo jadi gitu ya mbak, kalau gitu aku ganti baju lagi ya, Lucu banget aku kelihatannya," ujar Laura segera kembali ke kamarnya.
Saat dia kembali ke tempat Anggi dia sudah memakai kaos yang di padukan dengan Jeans tadi.
"Nah kalau seperti ini baru namanya Laura," ujar Laura saat sudah di depan Anggi.
"Iya..nanti pelan-pelan aku akan ajarin kamu dandan biar tambah cantik," ujar Anggi
"Oke deh Mbak..yuk cap cus kita lest Go..." ucap Laura semangat.
Mereka pun Akhirnya berangkat ke kantornya Angga dengan menggunakan Mobil Anggi. Saat sudah sampai di kantor, Anggi kelupaan sesuatu dan harus balik ke Mansion untuk mengambilnya.
"Laura ini Kantornya Angga, kamu masuk saja dulu dan tunggu mbak di ruang tunggu di Lobby, aku harus kembali ke Mansion buat ngambil barang ku yang ketinggalan," suruh Anggi.
"Ini kan gedung kemaren yang aku tanyakan ke Mbak, Jadi ini kantornya si resek," ujarnya Takjub melihat gedung besar nan tinggi menjulang itu.
"Iya kamu masuk aja dulu, aku gak akan lama kok," ujar Anggi
Laura pun turun dari mobil Anggi lalu menuju pintu masuk yang di jaga dua security tampan-tampan itu.
Saat Laura hendak masuk, Security itu menghadangnya.
"Maaf adek ini ada perlu apa datang kemari ?" tanya salah seorang Security itu pada Laura.
"Aku di suruh mbak Anggi buat nunggu di dalam," ujar Laura hendak masuk tapi Security itu masih saja menghadanganya. Security itu mengeryitkan keningnya.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Like...Coment dan Vote ya..🙏🙏🙏