Petaka Cinta Dwipangga

Petaka Cinta Dwipangga
Dia itu aneh


__ADS_3

Pemuda itu membuka kertas itu dan melihat sebuah alamat Rumah sakit, tapi dia kaget saat melihat nama rumah sakit itu adalah Rumah sakit terbesar di Jakarta.


"Ini kan Rumah sakit Besar di Jakarta, saya tidak yakin kalau akan keterima di sana," ucap Pemuda itu pesimis.


"Kalau belum di coba mana kita tau, siapa tau kamu beruntung kan," ucap Jessica


"Oh ya nama kamu siapa ? dari tadi ngobrol kita belom kenalan," ucap Jessica


"Saya Panji, kalau kamu ?"


"Aku Jessica, kamu boleh panggil aku Jessi atau sayang juga boleh," ucap Jessica yang membuat kening Panji berkerut.


"Bercanda," ucap Jessi lalu tertawa, Panji pun ikut tertawa.


Sebenarnya Panji ke Jakarta mau mencari keberadaan Laura, dia hanya alasan ke sana buat mencari kerjaan, tapi kalau ada lowongan ya apa salahnya mencoba, seperti kata pepatah sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Aseek...😁


"Oh ya..aku kayaknya harus pergi deh, sampai ketemu lagi ya," ucap Jessica lalu berjalan menuju lift


"Hati-hati nanti ketabrak lagi," canda Panji


"Gak akan he..he..," tapi karena asik melihat ke arah Panji dia menabrak lagi pintu Lift itu. Jessi segera bangun dan melihat ke arah Panji sambil cengengesan. Panji pun tertawa melihat Tingkah Jessica.


Jessica lalu masuk kedalam Lift dan Panji pun pergi juga dari sana.


🌹🌹🌹


Setelah Polisi menbawa Bonar, Angga mengendong Anggi menuju mobilnya karena Anggi belum juga sadarkan Diri, Laura juga ikut naik ke mobil di ikuti oleh Arumi dan Parjo juga.


Angga melajukan mobilnya menuju ke Mansionnya. Sampai di sana terlihat Rama Dan Sinta sedang menunggu kedatangan mereka karena mereka taunya dari si mbok kalau Angga dan Laura pergi dalam keadaan panik.


Rama dan Sinta yang baru pulang dari Luar kota jadi ikutan panik, mereka sudah menelpon Angga beberapa kali tapi tidak di angkatnya.


Saat mobil Angga terlihat, Rama dan juga Sinta segera berhambur menuju kearah mobil itu.


"Angga Apa yang terjadi dengan Anggi ?" tanya Rama saat melihat Angga mengendong Anggi yang tak sadarkan diri dan membawa ke kamarnya.Angga tidak menjawab pertanyaan mereka, dia tidak tau harus ngomong apa sama orang tuanya, Rama dan Sinta melihat ke arah Laura.


"Om nanti saja aku jelasinnya, sekarang yang terpenting Biarkan aku istirahat dulu, aku capek banget om," ucap Laura lalu menuju kamarnya dan di sana tinggal Angga yang harus siap di interogasi oleh papa mamanya itu.


"Angga juga pa, angga mau istirahat dulu," ucap Angga mau pergi dari sana

__ADS_1


"Angga..!" panggil Sinta


Pandanngan mata Sinta seolah mengintimidasi Angga seakan mengatakan kalau Dia berani pergi satu langkah saja dari sana akan tau akibatnya.


Angga bergidik, bisa-bisa dia jadi santapan Leopard kalau masih memaksa pergi tanpa menjelaskannya pada kedua mbahnya leopard itu.


"Ma..Angga capek banget nih ma, izinin Angga tidur bentar ya," mohon Angga


"Boleh.." ucap Sinta


"Beneran ma," ucap Angga sumbringah


"Iya..tapi bareng Leopard ya sayang," ucap Sinta lembut, Angga semakin ngeri di buatnya , akhirnya terpaksa dia menceritakan semuanya kepada papa mamanya itu.


"Sebenarnya Kak Anggi di guna-guna sama mantan pacarnya," ucap Angga


"Apaaa...! " teriak Sinta yang membuat Rama dan Angga kaget sambil mengelus-ngelus dada mereka


"Mana orangnya yang berani berbuat begitu sama Anggi, tunjukin Ga sama Mama biar mama bejek-bejek sampai halus tu orang," ujar Sinta marah


" Ma..yang sabar ma, ingat umur ntar darah tinggi mama kumat," ucap Rama


"Gak semua ma, buktinya papa enggak tu," ujar Rama


"Iya juga ya, mama salah ya," ucapnya cengengesan


"Lah tadi menggebu-ngebu banget marahnya , nah sekarang malah cengengesan gitu," guman Angga


"Angga mama tau apa yang kamu omongin," ucap Sinta membuat Angga senyum-senyum sendiri, Angga lupa kalau mamanya itu titisan mama Loreng yang bisa mengetahui apapun yang dia pikirkan.


Angga melihat moment yang tepat buat melarikan diri agar terbebas dari pertanyaan mamanya itu. Saat dia mau pergi tangan mamanya mencengkeram tangan Angga sehingga Angga tidak bisa pergi dari sana.


"Angga kamu mau kabur ya, mau bikin mama mati penasaran kamu," ujar Sinta


"Gak ma, Angga cuma mau minum," alasan Angga


"Kamu pikir mama gak tau apa yang ada dalam pikiran kamu itu, kamu gak akan bisa bohong sama mama," ucapnya


"Iya..iya..Angga memang mau kabur," ucap Angga kesal

__ADS_1


"Ayo lanjutin ceritanya," ucap Rama yang juga penasaran


"Papa jangan ikut-ikutan mama deh," ucap Angga


"Pa sepertinya Leopard lagi lapar kan pa ?" tanya Sinta pada Rama untuk menakuti Angga.


"Apaan sih ma, iya deh aku lanjutin ceritanya," ujar Angga


"Nah gitu dong, dari tadi kek, gak usah di ancam dulu baru mau cerita,"


"Jadi gini, semalam Kak Anggi sakit terus aku manggil Jessi kerumah untuk memeriksanya tapi anehnya menurut Jessi kak Anggi baik-baik saja tapi yang bikin aneh saat itu kak Anggi gak sadarkan diri," Angga mulai menceritakan semuanya sedetilnya sampai saat mereka tadi pulang dan di cerca pertanyaan oleh mereka pun di ceritainnya.


"Gitu ma ceritanya," ucap nya mengakhiri ceritanya itu.


"Ooo..." ucap mereka


"Kok O doang sih ma ?" tanya Angga yang sudah capek-capek cerita tapi di tanggapinya begitu oleh papa mamanya itu.


"Terus kamu mau kami gimana, kan semuanya sudah selesai dan Kalian selamat kan, kalau kalian masih di sana pasti mama datang bantuin," ucap Sinta


"Yah kumat lagi deh jiwa super heronya, gak sadar apa kalau sudah tua," guman Angga


"Siapa bilang mama Sudah tua, mama masih cantik kan Pa ?" tanya Sinta pada suaminya


" Iya mama sayang," jawab Rama, Rama juga heran sama istrinya itu semenjak setelah melahirkan Angga sampai sekarang sifatnya berubah menjadi lebih narsis dan mudah marah begitu.Padahal dulunya dia itu sangat lembut orangnya.


"Angga menurut cerita kamu mama merasa aneh deh sama Laura, dari mana dia tau kalau Anggi berada di rumah mantan pacarnya itu," ucap Sinta


"Dari awal memang Angga sudah bilang kalau dia itu aneh, tapi gak ada yang percaya sih sama Aku," ucapnya


"Iya..ya..papa baru menyadarinya ma, Dari mana anak itu tau ya," ucap Rama


"Sepertinya kita harus cari tau sendiri bila perlu kita tanyakan langsung sama dia nanti," ucap Sinta


"Ide bagus tu ma gak usah nanti, sekarang aja ma,"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Like dan Coment yang banyak dong..

__ADS_1


Vote juga ya..😍🙏🙏


__ADS_2