Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamannya

Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamannya
Episode 31


__ADS_3

Bunyi alarm yang begitu keras membangunkan Mie ia pun membuka kedua matanya saat ia melihat ke samping tak terlihat sahabatnya itu yang menemaninya tidur tadi malam.


Ia pun bergegas keluar dengan rambut acak - acakan dengan baju tidur pendeknya itu. Saat ia menuruni tangga terlihat mereka sedang sarapan.



"Kalian tidak membangunkan ku....."Ujar Mie sembari mencuci wajah.


"Cih... Wanita pemalas "Ketus Adelard sembari sarapan.


"Hmm... Tapi Paman menyukainyakan" Ujar Mie melihat Adelard dengan tersenyum.


" Uhukk,,,,,, Uhuk...." Ucap Adelard yang terbatuk mendengar itu.


"Wah... paman sampai terbatuk - batuk mendengar ucapaan ku tadi "Goda Mie sembari menepuk - nepuk bahu Adelard.


"Jangan sentuh aku!!!Aku pergi sekarang???"Ketus Adelard berdiri dari tempat duduknya.


"Apa Paman tidak ingin membawa asisten Paman "Ketus Adelio.


"Wanita ini tidak cocok menaiki mobil baru ku ,Bisa - bisa mogok lagi seperti kemarin malam"Ujar Adelard.


"Itu kan karena bensinya habis...Kenapa aku yang salah!!!"Ketus Mie.


" Kalian berjalan kaki...."Tanya Adelio.


"Hhmm,,, Benar, Apa kau tahu Adelard itu berbuat M....." Ucap Mie terhenti karena Adelard menutup mulut Mie.


"Cepat lah makan dan mandi aku tunggu di mobil"Ujar Adelard.


"Lepaskan...Aku tidak bisa bernafas"Tegas Mie.


"Aku tunggu di mobil , Aku beri waktu 30 menit kalau tidak gajimu ku potong"Ketus Adelard tersenyum licik.


"Dasar Pria licik"Ucap Mie secepat mungkin sarapan.


"Pelan-pelan Mie???"Ucap Zia.


Adelio dan Zia hanya tersenyum saja melihat kelakuan mereka yang bertengkar hampir setiap hari.


*


Setelah bersiap Mie pun berlari mengejar Adelard yang berada di dalam mobil.


"Haaaahhhhh......Ayo kita pergi" Ucap Mie nafasnya tidak beraturan karena berlari.


"Hm...Sepertinya kau sangat membutuhkan uang "Ketus Adelard.


"Ayo lah kita pergi bukannya hari ini bertemu klien " Ucap Mie melihat Adelard mengendari mobil.


"Aku memilih Restoran Itali untuk pertemuan kita Paman "Ujar Mie.


"Hmm...Bagus juga "Ketus Adelard.


"Yah...Kebetulan aku juga belum pernah makan disana heee "Ucap Mie yang tersenyum sendiri.


"Apa kau tidak malu berbicara seperti itu pada Pria"Tanya Adelard.


"Hhmmm itu kan kenyataan untuk apa malu"Ketus Mie.


"Katamu sore ingin izin, Apa ada masalah"Tanya Adelard.


"Tentang itu aku ada urusan sebentar"Ucap Mie sembari membuka ponselnya.


"Aku akan mengantarmu...."Ucap Adelard yang khawatir.


"Tidak perlu Paman, Aku bisa pergi sendiri"Ketus Mie.


" ( Ini mencurigakan apa dia ingin kencan tapi aku harusnya tidak peduli kenapa aku menjadi cemburu seperti ini )"Ucap Adelard di dalam hatinya.


*


Sesampai di Restoran Itali yang mewah itu membuat Mie tertegun melihat kemewahan Restoran tersebut.


Saat ia melangkah kakinya tergelincir.......


" Haa.... Paman "Ucap Mie yang terkejut Adelard memegang Mie yang hampir terjatuh.


"Tidak bisakah kau berjalan dengan berhati - hati"Ujar Adelard sembari menatap Mie.


"( Mata tajam ini membuat jantungku semakin berdegup kencang ternyata mata tajam ini begitu lembut)"Ujar Mie di dalam hatinya.


" Hei... Kau berpikir jorok ya padaku"Goda Adelard.


"Tidak!!!!...Hhmmm terimakasih telah menolongku , Ahh sepatuku sepertinya heelsnya sudah patah"Ucap Mie sembari melihat sepatunya yang patah.


Adelard pun mengendong Mie di depan klien yang sedang menunggu mereka ia pun membawa Mie di kursi dekat dengannya.


"(Aduhh....Jadi pusat perhatian seperti ini, Saat dia mengendongku aku tidak bisa berbicara apa - apa lagi) "Ucap Mie di dalam hatinya.

__ADS_1


"Perkenalkan dia adalah asisten pribadiku Mieya Miesila"Ujar Adelard.


"Aku pikir dia Amira ...."Ucap teman lama Adelard.


"Tentu saja bukan, Amkra tidak sejelek ini"Ketus Adelard.


"Hahahah jangan menyakiti perasaannya Adelard, Perkenalkan aku diya anggraine aku sudah mengenal Adelard begitu lama bisa di bilang teman lama, Baru kali ini melihatnya peduli dengan wanita, Aku pikir kau Amira"Ucap Diya.


"Heee.... Bukan saya adalah asistennya"Ujar Mie yang tersipu malu.


"Yah... Kau juga masih muda tidak mungkin mau bersama pria tua ini hee"Ujar Diya dengan sengaja.


"Hahaha...Yah saya lebih suka pria yang muda heee"Ujar Mie yang begitu polos.


Adelard menatap Mie begitu tajam hingga dahinya mengerut.


"Bagaimana apa kau setuju dengan proposal ini"Ujar Adelard.


"Aku setuju dengan semua ini, Ide yang bagus"Ucap Diya.


"Oke baiklah....Bagaimana kita makan siang saja "Tanya Adelard.


"Ha... Aku juga sudah memesan makanan untuk kalian berdua"Ucap Diya.


Saat makan siang Diya terus memandangi Adelard yang begitu perhatian kepada Mie ia memotongi steak kemudian mengelap makanan yang tersisa di bibir Mie.


" Adelard.....Kau sangat perhatian pada asistenmu ini, Aku jadi curiga"Tanya Diya.


"Itu terserah dirimu menilainya namun yang pasti aku sudah menganggapnya seperti anak / keponakan yang harus ku urus itu saja "Ketus Adelard.


"( Heng.... Anak / ponakan jika menganggap ku seperti itu kenapa terus menciumku seperti istrinya saja)"Ucap Mie di dalam hatinya.


"Hemmmmm...Aku takut saja kau menyukai anak kecil ini heee"Tanya Diya.


"Tidak mungkin, Bagaimana kita sudahi makannya aku hari ini sangat sibuk" Ucap Adelard sembari berdiri.


"Yahh...Dasar pria gila kerja "Ketus Diya yang melihat Mie.


*


Mereka pun berjalan keluar dan memasuki mobil.


Saat itu Adelard memberhentikan Mie di halte di dekat cafe cake Alexander karena ia sudah berjanji kepada Mie.


" Terimakasih Paman....Kau telah member...."Ucap Mie yang terhenti karena Adelard sudah cemburu.


" Keluar cepat.....Dari mobilku"Ketus Adelard.


Adelard pun melaju karena sudah lampu hijau.


*


Mie pun ke cafe cake saat itu ia melihat Alex di kasir.


" Bos Alex maaf yang kemarin"Ucap Mie.


"Tenang saja...Aku tahu kamu sangat di butuhkan oleh Kak Adelard"Ucap Alex begitu lembut.


"Aku ingin ke kamar Zia sebentar ya...Apa boleh"Tanya Mie.


"Kau menanyakan itu padaku, Setiap hari kau ke kamarnya"Ucap Alex sembari memisahkan uang di kasir.


"Terimakasih Pria tampan, Aku ingin meminjam pakaian Zia"Ucap Mie.


"Memangnya kau mau pergi kemana"Tanya Alex.


"Hmmmm kencan dengan Pria , Aku menyuruhnya datang menemuiku disini"Ucap Mie.


"Baiklah aku akan menggratiskan untuk kalian berdua"Ucap Alex yang memberi semangat.


"Benarkah???? Kau baik sekali, Sayang sekali kau sudah punya tunangan jika tidak akan ku jadikan kau suamiku heeee"Ucap Mie mencubit pipi Alex.


"Ahhhhh.....Sakit Mie..." Ucap Alex sembari membalas mencubit hidung Mie.


*


Beberapa jam kemudian Mie menunggu Pria yang ingin kencan dengannya itu tetapi ia tidak kunjung datang .....


"Sudah 2 jam kau menunggunya......"Tanya Alex.


"Apa wajah ku jelek ya lex"Ujar Mie yang sudah lelah menunggu.


"Hahaha kau tidak jelek tapi sedikit norak saja "Goda Alex.


"Alex jahat sekali " Ucap Mie sembari memukul Alex yang mengejeknya.


"Kau ini sering memukul orang ya bagaimana bisa mendapatkan jodoh"Ucap Alex.


"Hhhmm itu namanya membela diri"Ucap Mie begitu tegas.

__ADS_1


"Bagaimana aku saja menggantikannya "Ucap Alex yang tersenyum pada Mie.


"Kau bercanda ya...."Ketus Mie yang sudah kesal.


"Ini sudah begitu lama dia tidak mungkin datang "Ucap Alex.


"Sudah lah....Aku ingin pergi ke taman bermain saja"Ujar Mie sembari berdiri.


"Ayo!!!!"Ucap Alex.


"Kau ingin menemaniku......Bagaimana dengan cafe cake ini"Tanya Mie.


"Tenang saja , Aku percaya dengan anak buah ku"Ucap Alex sembari menarik tangan Mie ke halte karena ada bus berhenti.


" Ahhh....Aku senang sekali"Teriak Mie.


*


Mereka berdua akhirnya berkencan di Taman bermain.


"Apa kau ingin ice cream, Aku akan membelikanmu"Ujar Alex.


"Hmm.... Kau romantis sekali heee"Goda Mie.


"Jangan menggodaku nona manis heee"Goda Alex sembari memegang pipi Mie.


"Haaa....Aku tunggu disini ya ...."Ketus Mie sembari mendorong Alex membeli ice cream.



" Ini ice cream untukmu"Ucap Alex yang baru tiba.


" Terimakasih....Ini pakailah bando yang ku beli untukmu"Ucap Mie.


"Hehee kau lucu sekali seperti kucing saja menggunakan bando ini "Ucap Alex.


"Hhhhahaha ayo kita ke danau ...."Ujar Mie.


"Bukannya itu untuk pasangan kekasih "Tanya Alex sembari memegang tangan Mie.


"Bukannya kau teman kencan ku, Ayo lah"Ucap Mie sembari melihat Alex.


"Hmmmm.....( Ternyata dia wanita manja begitu ceria ) "Ucap Alex sembari memegang tangan Mie.


"Ayo kita menaiki perahu tuan putri( Pantas saja kak Ray jatuh cinta padanya )"Ucap Alex sembari memegang tangan Mie.


"Siap Pangeran Alexander "Ucap Mie sembari menundukan kepalanya.


Setelah mereka pulang dari taman bermain Alex mengajak Mie kuliner tentu saja Mie makin bersemangat karena ia sangat menyukai makanan.


Hingga tidak terasa sudah begitu malam, Alex pun mengantar Mie pulang,Saat itu Alex pun tidak mampir lagi dirumah Mie karena sudah begitu malam.


Mie pun berjalan ke halaman rumah ia terkejut di depan pintu rumahnya sudah ada seseorang yang menunggunya dengan wajah marah dan kesal.


"Paman kenapa kau disini....."Tanya Mie yang heran.


"Ternyata kau sedang kencan ya... Maaf menggangu kesenanganmu"Ketus Adelard begitu kesal.


"Itu bukan urusan paman,Minggir ....Pasti adelio memberi tahu password rumah ku"Ujar Mie sembari masuk ke dalam rumahnya.


Bukannya kau yang memperlihatkan kepadaku kemarin"Ketus Adelard.


"Pamna....Aku ini wanita dewasa kenapa Paman datang kesini, Apa kata tentangga lain jika melihat kita"Ketus Mie sembari meletakan Sepatunya.


"Aku sudah mengatakan kepada mereka kalau aku suamimu"Ketus Adelard dengan senyum licik.


"Apa....suami.....!!!!"Teriak Mie.


"Kau kencan dengan Alex "Tanya Adelard.


"Tidak, Baiklah aku ceritakan semua padamu"Ketus Mie yang melihat Adelard terus mengikutinya.


Setelah menceritakan semua pada Adelard malah memperkeruh keadaan Adelard terbawa api cemburu.


"Wanita malang.....Hhhaahh kau sepertinya akan menjadi perawan tua "Ketus Adelard dengan sengaja.


"Tentu saja, jika paman disini terus .....Bagaimana ini "Ketus Mie.


"Ini koper ku ..Aku akan menginap disini beberapa hari"Ucap Adelard.


"Ini kan hari liburku....."Tanya Mie.


"Yah.. Kan aku tidak menganggu mu, Kak Wulan juga sudah menyetujuinya"Ketus Adelard.


"Haa....Aku akan menyuruh Zia menemaniku"Ketus Mie.


" Adelio dan Zia sedang diluar kota heee"Ucap Adelard sembari berjalan ke kamarnya.


"Apaa.....Apa kau sengaja Paman....Hhissss Pria menyebalkan " Teriak Mie sembari melihat Adelard masuk ke dalam kamar.

__ADS_1


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


__ADS_2