Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamannya

Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamannya
S2 Ep 16 Desain Grafis


__ADS_3

Pagi itu Mie bersiap dengan Hina berangkat bekerja mereka berdua hanya berjalan kaki karena dekat dengan kantor .


Adelard saat itu belum bangun dari tidurnya ia masih berbaring hingga tiba-tiba terdengar suara dering dari ponsel Adelard. Ternyata sekretaris Adelard sudah menunggunya di lantai bawah yang bernama Eiji Arta dia adalah bawahan setia Adelard selama tiga tahun .


Ia menunggu Adelard begitu lama Pria sabar menghadapi bos nya yang super nyebelin di perusahaan itu.


Setelah itu mereka berdua berangkat ke kantor saat itu Adelard ingin mencari pekerjaan yang pantas untuk Mie .


.......


Hina membawa Mie masuk ke lantai 4 saat semua Wanita memperhatikan Mieya karena setiap ada pekerja baru selalu saja di sinisi oleh para senior yang menjadi fansclub Adelard.


Mie : " Kenapa sih mereka???"


Hina : " Mereka iri padamu kamu cantik sekali....."


Mie : " Pagi-pagi sudah menggodaku"


Hina : " Duduklah disini Tuan Adelard sebentar lagi akan datang "


Mie : " Perusahan ini sedikit berbeda memang nya ini perusahan apaan sih????"


Hina : " Apa dia tidak memberitahu mu???"


Mie : " Paman tidak memberitahu ku apa pun???"


Hina : "Direktur perhatian sekali pada keponakan nya ....Kau begitu manja padanya"


Mie : ( Semua ini harus di rahasiakan) Hahaha iya dia sangat memanjakan ku"


Tiba - tiba......


Braakkkkk......


Seseorang mendorong Mie hingga terjatuh


Adelard : " Apa kau tidak melihat.... Dimana matamu "


Mie : " ( Setan ini sengaja ya membuatku ingin marah ) Maaf Direktur Adelard "


Hina : " ( Kenapa dia berbeda saat di rumah apa dia sengaja merahasiakan ini ) "


Adelard : " Ei.... Berikan pekerjaan yang pantas untuk wanita ini !!!!! "


Eiji : Baik lah Direktur .... Ikuti saya nona "


Mie : " Hm baiklah ...."


Mie pun mengikuti Eiji mengelilingi perusahan saat itu Mie melihat desain yang Adelard buat yaitu alat untuk terapi khusus lansia yang akan launching sekitar seminggu lagi .


Mie pun tertegun ia hanya tersenyum melihat rancangan Adelard .


Eiji : " Ada apa????"


Mie: " Dia begitu genius????Aku suka dia seperti ini....."


Eiji : " Nyonya bisakah kau perhatikan ucapaan mu .... Direktur menyuruhku untuk merahasiakan identitas mu"


Mie : " Ha!? Kau tahu siapa aku......"


Eiji : " Aku adalah keponakan Paman Ray tentu saja aku tahu ....Apa lagi tentang dirimu"


Mie: " Hahaha akhirnya aku punya teman juga..... Pantas saja wajah mu tampan seperti kak Ray "

__ADS_1


Eiji :" Hahahah aku jadi malu ....."


Adelard : " Apa yang kalian tertawa kan.... Kau akan bekerja di bagian desainer grafis"


Mie : " Apa!!! Aku tidak punya pengalaman seperti itu , Aku kan hanya seorang perawat"


Adelard : " Kau harus belajar sungguh-sungguh .... Mulai sekarang Hina akan membantu mu karena kalian berdua akan menjadi satu tim "


Hina : " Iya Nona Mie kita satu tim .... "


Adelard : " Panggil saja dia Mie jangan membuat orang curiga "


Mie : " Ahhh aku jadi bingung.... Hina di mana ruangan kita???"


Hina : " Ruangan kita sedikit berbeda dari yang lain"


Mie : " Bukanya kita di dekat staf disana"


Adelard : " Untuk desain grafis kalian perlu konsentrasi jadi aku sudah menyiapkan ruangan khusus untuk kalian berdua dan Hina tolong ajari wanita ini terkadang dia sedikit lamban "


Mie : " Direktur apa kah alat ini untuk dirimu peralatan khusus yang di buat untuk lansia seperti mu"


Adelard : " Beraninya kau!!!! Aku ini bos mu!!!!"


Mie : " Hahahah .....😋😋😋😋😋"


Hina : " Mie ayo kita ke ruangan Jangan membuat yang lain curiga "


Eiji : " Hahaha kalian cepat lah bekerja setelah ini kita akan meeting jam 11 siang"


Hina : " Baiklah Ei ..." Tersipu malu


Hina dan Mie pun pergi ke ruangan desain grafis yang membuat staf lain menjadi iri .


Mie : " Wah ruangannya bagus sekali aku tidak menyangka Paman baik juga "


Hina : " Benar sekali.... Disini lebih santai ruangannya berwarna-warni.... Aku jadi iri kau punya Paman yang perhatian padamu"


Mie : " Apa kau menyukai Paman"


Hina : " Hahaha tentu saja tidak , Aku hanya melihat dia sebagai pemimpin perusahaan yang tegas dan baik "


Mie : " Jadi yang kau suka Eiji ya??? Ayo jujur"


Hina : " Bagaimana kau bisa tahu????"Tersipu malu.


Mie : " Aku hanya menebak saja... Karena Ei terus memperhatikan mu??? Apa kalian sudah berpacaran"


Hina : Hmm.... Dia begitu cuek padaku bagaimana bisa dekat dengannya"


Mie : " Tenang saja aku akan membantu mu


.... Sekarang apa yang harus kita lakukan"


Hina : " Sebenarnya Ei lebih paham dengan desain grafis"


Mie : " Aku akan menyuruh nya kesini .... Apa kau punya nomor ponselnya "


Hina: " Tidak ada" Wajah suram


Mie : " Baiklah aku akan menemuinya"


Hina : " Jangan aku jadi malu.... Mie kau tahu Wanita- wanita itu memperhatikan mu aku takut mereka akan menyelakaimu apa lagi kau ke ruangan Direktur"

__ADS_1


Mie pun menghela nafas akhirnya Hina mencoba sesekali mengajari Mie walaupun dia sedikit gugup. Saat itu ia menerima telpon dari Adelard untuk mengantar beberapa berkas yang sudah di cetak ke ruang meeting yang akan segera di lakasanakan jam 11 siang itu.


Mie pun mengikuti perintah bosnya itu ia pergi ke ruangan meeting bersama Hina .


Tiba - tiba.....


Staf : " Perkenalkan nama ku dewi , Kau anak baru tapi sudah menjadi desainer grafis apa kau menjual tubuhmu"


Mie : " Maaf ya bu dewi saya tidak suka drama-drama seperti ini aku tidak mau rating ku turun karena drama yang menyebabkan seperti ini"


Dewi : " Kau menghinaku ... "


Braaaaaakkkkkkk......


Sengaja menumpahkan teh di tangan Mie ....


Mie: " Ahhhhh......Panas sekali "


Dewi : " Hehehe berani sekali kau melawan atasanmu ini.... Kalian berdua hanya sampah!!!"


Hina : " Kak dewi kau keterlaluan ...."


Dewi :" Hei anak miskin..... Apa Apartemen kecil Ibumu yang gila itu sudah ada yang sewa!!!"


Hina: " Aku tahu aku miskin....Tapi jangan menghina ibuku maupun Mieya dia adalah teman ku "


Dewi : " Cih menjijikan " Berjalan meninggalkan mereka berdua


Hina :" Mie kau tak apa....."


Mie : " Hahaha tenang saja.... Aku tidak apa"


Hina : " Tapi tangan mu memerah begini"


Mie : " Hahaha tenang saja aku wanita kuat seperti ini sudah biasa "


Hina : " Hehehe Mie kau begitu kuat ... Apa kau masih mau ingin berteman denganku "


Mie : " Tentu saja aku tahu kamu anak yang baik"


Hina : " Tapi aku adalah anak miskin yang mempunyai ibu yang sakit "


Mie: " Hahaha Aku tidak peduli, kau kenapa sih kita manusia mau miskin atau kaya sama saja .... Yang penting hati kita yang kita miliki ini kaya akan kebaikan"Memegang dada Hina


Eiji :" Kalian sedang apa!!!! Cepat masuk " Eiji yang begitu tegas.


Mereka bertiga pun masuk ke ruangan meeting disana terlihat dewi dan staf lain memasuki ruangan begitupun Adelard dengan wajah kecut dan sok keren itu .


Adelard menjelaskan akan di adakan launching yang di lakukan aula perusahan acara akan di adakan di hari senin minggu depan, Ia mengundang beberapa pengusaha terkenal yang sudah pensiun untuk datang dan mencoba alat terapi yang ia buat .


Dia juga menjelaskan akan mengundang beberpa aktor terkenal untuk mengisi acara tersebut. Penjelasaan yang terlalu lama itu membuat Mie mengantuk dan membuat perutnya berbunyi keras saat Adelard menjelaskan.


Kruuuuukkkkkk......


Dewi : " Tidak sopan sekali"


Mie :" Maaf .... Aku lupa sarapan tadi".


Dewi :" Alasan saja....."


Adelard :" Kau keluar dari ruanganku.... Aku akan memotong gajimu "


Mie : " Apa!!!! Hm baiklah Direktur Adelard ( Potong saja aku tidak peduli, Lagian aku sudah punya Black card dari Paman Aku bisa belanja sepuasnya ahhhh ) " Keluar dari ruangan Adelard .

__ADS_1


Lanjut....


__ADS_2