
Malam itu seorang wanita yang pernah menjadi mantan pacar Adelard itu , Mendekati Adelard dan Mie yang tengah Berbincang.
Wen:" Cihhh!!!! Aku tidak menyangka selera Adelard begitu rendah"
Adelard:" Memang nya kenapa??? Kalau selera ku rendah .... Kenapa kau disini aku kan tidak mengundang mu"
Mie:" Paman, Jadi aku ini ... Jelek ya???"
Adelard:" Ha... Bukan sayang, Jangan sedih dong"Memegang kedua pipi Mie.
Wen:" Hahaha .... Selamat ya Adelard dan Mieya aku harap kalian segera mempunyai anak yang tampan-tampan seperti Adelard"
Adelard:" Wen terimakasih, Aku tahu kau sebenarnya wanita baik "
Wen:" Benarkah, Adelard kau masih suka sama aku ya" Merangkul Adelard.
Mie:" Cih??? Aku pergi saja!!!" Melirik Adelard begitu sinis sembari berjalan ke lift.
Adelard:" Mau kemana????" Mengejar Mie.
Adelio:" Hah Mie , Dia memang menggemaskan kalau lagi marah"
Alex:" Dimana??? Pengantin nya"
Ray:" Mereka sudah pergi .... Kau terlambat sih "
Alex:" Padahal aku ingin menyumbang lagu untuk pernikahan mereka"
Adelio:"Nyanyi saja suaramu akan sampai padanya"
Alex:" Benar juga ....."
Malam itu Alex bernyanyi dengan mengisyaratkan perasaan sukanya dulu kepada Mie, Ray yang mengetahui itu hanya tersenyum saja .
Adelio": Ada apa senyum-senyum sendiri"
Ray:" Lagu itu perasaan tiga tahun lalu Alex kepada Mieya, Hm aku tidak tahu tapi Mie memang sangat di cintai orang di sekitarnya"
Adelio:" Hahaha ... Yah itu memang benar"
Ray:"Apa yang mereka lakukan berdua ya di kamar hotel????" Memikirkan Adelard dan Mie yang berada di kamar hotel.
.
..
....
Adelard ternyata masih di depan pintu kamar hotel ia terus mengetuk pintu selama dua puluh menit menunggu Mie membukakan pintu kamar.
Mie:" kenapa Paman disini????"Membuka pintu.
Adelard:" Kau tanya kenapa aku disini???? Kau marah ya tentang Wen tadi aku hanya bercanda saja???"
Mie:" Tidak .... Itu hanya alasan ku saja lari dari pesta pernikahan kita, Aku lelah sekali apa lagi mengenakan gaun yang berat itu "
Adelard:" Kau baru saja mandi pantas saja lama sekali membukakan pintu"
Mie:" Paman??? Mandi sana" Mendorong Adelard masuk ke toilet.
Setelah Adelard mandi ia tertegun melihat Mie berdiri di balkon menggunakan piyama transparan berwarna putih sehingga lekuk tubuhnya terlihat sangat jelas. Sebelumnya hotel ini milik Adelard sehingga tidak ada pengunjung yang menginap di hotel tersebut. Adelard pun mendekati Mie ia memeluk nya dari belakang.
Adelard:" Kamu seksi sekali.... Kalau ada yang lihat gimana???"
Mie:" Lagian gak ada yang menginap disini???"
Adelard:" Hm hari ini aku bahagia sekali .... Mie aku mencintaimu"
Mie:" Aku juga mencintai mu, Ini seperti mimpi??"
Adelard:" Aku juga merasakan itu, Aku sangat bahagia sekali bisa menunjukkan ke semua orang bahwa aku sudah mempunyai istri yang cantik seperti mu"
Mie:" Tiga tahun lalu aku pikir tidak bisa bertemu denganmu lagi, Itu membuat ku sedih"
Adelard:" Hm lupakan semua itu .... Yang kau pikirkan harusnya waktu yang sekarang"
Mie:" Benar sekali ...."
__ADS_1
Mereka bertatapan satu sama lain , Adelard pun mencium bibir kecil Mie dengan lembut , Mie yang sudah terbiasa dengan ciuman itu mengigit lidah Adelard yang terus memainkan lidahnya. Walaupun terlihat ia sedikit kesakitan Adelard pun masih melanjutkan ciuman tersebut. Mie pun menarik Adelard naik ke atas ranjang ia mencoba melepaskan pakaian Adelard. Ternyata Mie juga bisa menjadi peran aktif di ranjang setelah ia membaca novel pasutri.
Mie mencium setiap titik rangsang Adelard sesekali ia gigit leher Adelard sehingga memberikan bekas.
Adelard:" Siapa yang mengajari mu???"
Mie:" Tentu saja dari Paman!!!"
Adelard pun dengan sekuat tenaga menjatuhkan Mie sehingga ia terbaring dibawah tubuh Adelard yang besar .
Adelard:" Peran ini aku yang ambil alih, Kau diam saja dan nikmat semua kecupan ini "
Mie:" Seluruh tubuh ku kau beri bekas gigitan.....Apa kata orang nanti kalau melihatnya"
Adelard:"Hm biar saja .... Kamu adalah milikku"
Mie:" Ahh Paman pelan-pelan " Mendorong Adelard yang terus mengecup lehernya.
Adelard:" Sayang Apa kau sudah siap???Maaf aku tidak bisa menahan nya lagi"
Mie:" Hm tolong .... Lakukan dengan lembut yah....."
Adelard:" Lebarkan paha mu .... Aku akan memulai nya"
Saat itu suara jeritan Mie yang sedikit keras membuat Adelard terkejut ia ingin menghentikan nya namun Mie memeluknya begitu erat.
Mie:" Paman aku akan menahan rasa sakitnya, Aku ingin melakukan nya dengan mu malam ini jadi jangan hentikan"
Adelard:" Hm baiklah .... Tahanlah sedikit aku akan melakukan nya pelan-pelan"
Suara jeritan itu sedikit demi sedikit menghilang , Mie sudah mulai terbiasa terlihat wajah mereka begitu bahagia hingga tanpa Mereka sadari mereka melakukan nya hingga menjelang pagi.
.
.
.
...
...Tiga tahun kemudian...
.
.
Mie: " Sayang, Hati-hati membawa Adnan dan Adena ....."
Adelard:" Tenang saja aku akan menjaga mereka berdua" Bermain di tepi pantai.
Tiga tahun berlalu Adelard dan Mie di karuniai dua anak , Anak yang pertama bernama Adnan Abraham dan yang kedua Adena Abraham.
Saat ini mereka sedang melakukan liburan bersama di pulau milik Adelard. Terlihat Wulan dan Adelia yang sedang memotong daging yang akan mereka bakar di tepi pantai bersama dengan Adelio dan Zia yang sudah di karuniai dua anak yang cantik begitupun Ray dan bella sudah memiliki empat anak tidak hanya itu Alex juga mengikuti liburan ini bersama tiga anak mereka.
Wulan:" Ray, Ei dan Hina dimana???"
Ray:" Aku tidak tahu ...... Katanya mereka akan kesini"
Bella:" Sayang, Kamu bawa anak-anak main air yahh...."
Ray:" Aku capek????"
Adelia:" Dengar!!!! Kita akan membagi dua regu, Regu Pria dan Regu wanita, Regu Pria mengasuh anak-anak dan Regu wanita memasak"
Ray:" Apa???? Anak ku banyak kak Adelia"
Bella:" Anggap saja olahraga perutmu sudah buncit begitu"
Adelard:" Hahaha ... Siapa suruh buat banyak-banyak "
Alex:" Ayo sayang kita buat kerajaan pasir"
Adelio:" Hah kalian jangan nakal yah .... Ayo kita ikut Kakek Adelard"
Adelard:"Siapa kau panggil kakek!!!"
Mie:" Hahahaha... Sayang walaupun kamu kakek-kakek aku masih cinta kok"
__ADS_1
Semua pun tertawa mendengar ucapan Mie tersebut, Tiba-tiba mereka di kejutkan oleh Ei dan Hina yang membawa minuman dan buah untuk mereka. Ei dan Hina sudah di karuniai dua anak laki-laki mereka pun ikut membantu.
Mie:" Lama sekali ....."
Ei:" Hah maaf ya ..... Anak-anak ayo kita bermain air "
Zia:" Kalian sudah di tunggu-tunggu"
Hina:" Hahaha maaf, Mie ini pesanan mu"
Mie:" Terimakasih, Diam-diam yah jangan kasi tahu orang lain kalau kamu beliin aku ini"
Zia:" Apa itu????"
Mie:" Rahasia dong .... Hina ayo kita ke penginapan bawa barang-barang mu juga"
Bella :" Mencurigakan ..... Hanna bisa kau ambil kan margarin ( Hanna : Istri Alex )"
Hanna:" Oke..."
Mereka pun menikmati pemandangan pantai yang terasa panas namun berangin, Setelah bermain air mereka pun makan bersama sudah lama mereka tidak berkumpul seperti ini lagi .
Wulan dan Adelia begitu bahagia bisa di kelilingi oleh cucu-cucu mereka.
Hingga tibalah sore hari anak-anak sudah tertidur pulas, Adelard mengajak Mie melihat sunset bersama. Ia memeluk Mie dari belakang sembari melihat sunset dengan angin yang sedikit kencang.
Mie:" Sayang, Sudah tiga tahun berlalu .... Aku bahagia sekali bisa bertemu dengan mu"
Adelard:" Hm aku juga sangat senang bisa hidup bersama mu"
Mie:" Aku mencintaimu ... "
Adelard:" Aku mencintaimu lebih dari apa pun Mie , Tolong di sisiku sampai kapan pun"
Mie:" Aku janji akan disisi mu selamanya .... Hm Aku tidak menyangka kita semua berkumpul disini dan sudah memiliki anak rasanya seperti bermimpi indah"
Adelard:" Ayo kita buat lagi???"
Mie:" Buat apa???"Melepaskan pelukan.
Adelard:" Tambah lagi satu malaikat kecil.... "
Mie:" Ahh aku lupa memberitahu mu , Ini" Memberikan testpack.
Adelard:" Hah??? Kamu hamil lagi"Memeluk Mie begitu erat.
Mie:"Ia aku hamil lagi "
Adelard :" Aku bahagia sekali, Hiks"
Mie:" Seperti nya waktu itu kamu lupa pake pengaman .... Kamu juga minta terus tiap malam "
Adelard:" Itu karena kamu menggoda ku saat kerja malam hari ....Aku kan jadi tergoda"
Mie:" Hm dasar mesum"
Adelard:" Terimakasih kamu sudah memberikan ku malaikat kecil lagi , Aku benar-benar senang menjadi seorang ayah ...."
Mie:" Terimakasih sudah mempercayakan itu padaku, Sayang hiks" Memeluk Adelard begitu erat.
Adelio:" Heiii .... Kalian ayo masuk ke dalam sebentar lagi kita akan makan malam"
Wulan:" Mie kau sedang hamil jangan terlalu lelah"
Zia:" Apa!!!! Dia hamil lagi????Oh yang di bawa Hina itu testpack"
Bella:" Hah sesuai dugaan ku"
Ray:" Adelard mantap!!!!Kamu harus mengalahkan ku"
Adelard pun menggendong Mie masuk ke dalam penginapan. Anak-anak juga sudah tertidur pulas karena kelelahan bermain di pantai.
...Tamat...
Author : Terimakasih untuk semua pembaca setia sudah membaca novel pertama aku "Pria itu bukan dia tapi pamannya" akhirnya sudah tamat , Terimakasih atas dukungan nya dan komentar yang memotivasi author walaupun author suka hilang-hilang entah kemana😂.
Arigatou mina-san
__ADS_1