
Chris pun menjelaskan semua kepada Adelard, Saat itu Adelard terlihat begitu tenang mendengar nya karena ia sedang bahagia mendapatkan ciuman dari Mie .
Adelard:" Hah aku mengerti perasaan mu??? Tapi dia memilih ku jadi menyerah lah"
Chris:" Yah , Aku tahu itu..."
Adelard :" Aku harap kau bisa melupakan nya"
Chris:" Aku tidak bisa janji padamu Tapi dia sudah banyak berubah..... Hm Dia juga sekarang sangat cekatan saat bekerja"
Adelard:" Dia memang bekerja di Perusahaan ku ???"
Chris:" Saat kau koma banyak hal yang terjadi, Dia menggantikan mu sebagai Direktur ia juga mengurus kantor cabang"
Ray:" Kalian sudah selesai bicara????"
Chris:" Sepertinya sudah ??? Aku akan pergi besok aku akan pulang ke kota A , Adelard semoga kalian bahagia"
Adelard:" Tenang saja , Aku akan membahagiakan nya"
Chris pun berjalan keluar dan masuk lah Ei dengan wajah masam.
Adelard :" Jelaskan semua!!! Ei!!! Kau adalah asisten ku jadi bertanggung jawab lah"
Ei:" Saat kau koma, Perusahaan mendapatkan sedikit masalah dan semua orang mencari mu, Mie pun menggantikan mu jadi kami mengarang cerita bahwa kau sedang berlibur di Kota A, Kami pun membuat surat yang mengatakan bahwa kau menyuruh Mieya menggantikan mu "
Adelard:" Bukannya harus ada tanda tanganku???"
Ray:" Mie menirukan tanda tangan mu"
Adelard:" Anak itu nekat sekali...."
Ei:" Perusahaan sekarang sudah berubah sekarang mereka semakin giat untuk bekerja"
Ray: " Mie juga di bantu oleh Jav??? "
Adelard:" Jav???? Hm apa dia mau berbicara dengan Mie"
Ray:" Mereka dekat sekali ????"
Adelard:" Hah dasar dia selalu saja menaklukan semua Pria"
Ray:" Aku juga takluk padanya, Heeeee"
Ei:"Hm dia juga menyelesaikan pekerjaan mu yang di kantor cabang, Setiap hari ia ke kantor membantu karyawan yang lain juga dan pulang malam "
Ray:" Semua itu untuk dirimu!!!! "
Ei:" Maka dari itu aku benar-benar marah saat Direktur mengatakan ingin menyuruhnya pergi, Dia begitu mencintai mu walaupun dia lelah tapi ia tidak pernah menyerah "
Adelard:" Terimakasih Ei kau sudah menjaganya untuk ku, Aku yang bodoh!!! Dia melakukan nya untuk ku tapi aku selalu saja membuat nya sedih"
Ray:" Hah Adelard yang bodoh, Ei dimana Pacar mu dan Mie???"
Adelard:" ( Ahh aku rindu sekali padanya, Aku ingin memeluk mu ,Mie )"
Ei:" Mereka berdua sudah pulang???"
Adelard:" Apa!!!!! Wanita itu aahhhhhhh padahal aku belum puas melihat wajahnya"
Ray:" Hahahahaha ..... "
Ei:" Dia menyuruh ku menemani Direktur"
Ray:" Ahhh aku tidur di sini saja????"
Adelard:" Hah .... Walaupun dia mengatakan dia mencintai ku tapi sulit sekali membuatnya patuh padaku"
Ray:" Hahahahahaha..... Mie adalah wanita yang mempunyai prinsip yang teguh ia tidak mungkin mau mengalah padamu"
Ei:" Hah!? Akhirnya semua sudah berlalu.... Aku lelah sekali" Menutup matanya
Adelard:" Ray???? Bagaimana jika aku memindahkan nya di kantor cabang bersama Hina dan menjadikannya Direktur"
Ei:" Paman Adelard!!!! Aku tidak mau!!!! Aku ingin di sisi mu sampai kapan pun!!!" Tidur kembali.
Ray:" Hah Ponakan ku ini, Keras kepala sekali.... Lihat lah ini kelakuan anak-anak saat kau sedang koma" Melihatkan video Mie dan lain-lain lembur setiap malam.
Adelard:" Hm aku tidak menyangka mereka nekat sekali???"
Ray:" Bagaimana dengan Wen??? "
Adelard:" Aku akan mengumumkan pernikahan kami???"
Ray:" Jangan gegabah begitu... Jalani saja seperti ini dulu .... Musuh dimana-mana jangan sampai itu terjadi lagi pada Mie"
Adelard:" Benar juga.....Tapi aku akan mengumumkan bahwa aku dan Wen sudah putus"
Ray: "Saat kau koma.... Aku menyuruh Andy menjaganya???"
Adelard:" Oh dia itu pendiam dan pemalu??? Syukurlah jadi dia tidak begitu dekat dengan Mie"
__ADS_1
Ray:" Hahahha.... Tapi mereka sering makan ramen berdua "
Adelard:" Apa!!!!!!! Dasar Mieya????Pria mana lagi yang kau takluki"
Ray:" Hahahahahaha jangan khawatir kau selalu jadi pemenang nya"
Adelard:" Yah aku akan selalu menjadi pemenang nya"
.
.
.
.
Malam itu pun Mie menghubungi ibunya ia memberitahu mereka bahwa Adelard sudah sadar. Mereka pun begitu senang mendengar kabar baik itu , Setelah menutup telpon Mie pun mengingat kembali ciuman hangat itu membuatnya tersipu malu lagi, Perasaan yang ia rasakan saat itu sama seperti saat mereka pertama kali berpacaran.
Mie:" Hari ini aku bahagia sekali??? Hah!? Aku lupa aku harus mengerjakan tugasku?!"
Mie pun menyelesaikan pekerjaan nya, Ia tahu waktu sudah begitu malam namun ia tidak menyerah hingga ia tidak sadarkan diri lagi.
Zzzzzzzzzz.........
.
.
.
Pagi itu Mie terbangun ia sudah berada di kamar ia pun bangun ternyata Adelard sedang memasak untuk nya.
Suasana begitu canggung wajah mereka tersipu malu.
Adelard:" Selamat pagi"
Mie:" Jangan sok manis begitu..Aku lebih suka Paman yang menyebalkan "
Adelard:" Kau ini???..... Kau mengerjakan apa sampai selarut itu?!"
Mie: " Lihat saja nanti????Heeeee"
Adelard:" Kau tidak berbuat aneh-aneh kan???"
Mie:" Enak saja!!!! Paman masak apa??"
Adelard:" Sup ayam"
Mie:" Hahaaaaa Paman????? Jangan buat aneh-aneh"
Adelard:" Kamu Terangsang yah???
Mie:" Tidak!!! Ahhh aku mandi saja???"
Adelard:" Aku ini genit lho .... Cepat sedikit mandinya kalau lama aku akan menyusul"
Mie:" Tak akan ku biarkan???"
.
.
.
.
.
.
Perusahaan
.
.
Mata Adelard terbelalak melihat kantornya berubah drastis ruangan yang penuh warna, Saat itu semua karyawan menyambut nya begitu tulus tidak seperti biasa.
Adelard:" ( Apa yang Mie lakukan) Sella kirimkan data perkembangan perusahaan ini"
Sella:" Maaf Direktur?? Untuk data perkembangan perusahaan sudah di ambil alih Dewi???"
Adelard:" Apa!!!!!Mieya kita harus bicara!!!"
Boy: " Direktur maafkan kami, Tapi jangan marahi Mie ....Karena kecerdasan nya kami bisa bekerja dengan baik dan bisa bekerjasama"
Adelard:" Memangnya aku bodoh!!!!"
Mie menginjak kaki Adelard dengan sengaja saat ia melewati Adelard, Ia begitu kesal saat teman-teman nya di marahi.
Mie:" Maaf Direktur ( Dia ini pagi-pagi sudah marah-marah )Ayo kita diskusikan di ruangan anda"
__ADS_1
Adelard:" ( Sakit sekali untung saja aku bisa menahan wajahku tetap datar......Dia memang wanita yang penuh kekerasan) "
.
.
.
Di ruang kerja Adelard mereka berdua begitu canggung.
Adelard:" Apa yang kau lakukan??"
Mie:" Tunggu sebentar aku meletakan di laci meja Paman" Mie pun mencari di laci Adelard, Ia tidak sadar bahwa Adelard sedang di duduk di dekatnya.
Adelard:" Sini aku bantu???" Adelard mendekati Mie ia berada di belakang Mie dan mengendusnya.
Mie:" Hah!? Kenapa Paman dekat-dekat sih??? Ini di kantor lho???? "
Adelard:" Hah iya iya .... Dasar pelit banget dekat aja gak boleh"
Mie: " Ini dia!!! Baca lah ???"
Adelard:" Ini seperti anak TK saja???"
Mie:" Jangan meremehkan ku , Paman???"
Adelard:" Baiklah, Sayang ku heeee"
Mie:" Jangan bicara seperti itu kalau orang lain dengar bagaimana???"Melihat sekitar.
Ei pun mengetuk pintu Adelard pun menyuruh nya masuk, Ia memberitahu tentang rempah-rempah yang sudah datang dan siap di gunakan.
Adelard:" Hm rempah untuk apa???"
Mie pun menjelaskan semua pada Adelard saat itu wajah Adelard begitu datar dan menyebalkan membuat Mie semakin jengkel.
Adelard:" Hah kau banyak membuat perubahan aku jadi pusing, Pertama anak buah ku bekerja sesuai dengan kemampuan meraka bagus aku setuju, Ruangan terlihat lebih berwarna bagus aku suka, Rempah-rempah dan Treadmill itu ide mu sungguh bagus aku sangat suka kau sangat pintar tapi ada apa dengan ini?????? Di catatan Ei kenapa kita akan liburan minggu depan dengan mereka dan aku wajib ikut serta!!!!"
Mie:" Hahaha itu ......Hm tidak apa kan??? Aku tidak ingin mereka kecewa??? "
Adelard:" Aku tidak peduli , Aku tidak mau???"
Ei:" Bukannya itu kesempatan kalian honeymoon???"
Mie:" Apa?????"
Adelard:" Benar juga , Aku setuju siapkan tempat liburan paling bagus di kota ini "
Jav:" Adelard!!!!! Akhirnya kau sadar juga!!! Aku senang sekali"
Mie:" Om gorila???? Bisakah mengetuk pintu dulu .... Kami kan jadi kaget!!!!"
Jav:" Aku tidak mengenal mu!!!!"
Mie:" Dasar!!!! "
Adelard:" Hahaha Jav terimakasih kau telah membantu Mie??? "
Jav:" Itu sudah tugas ku .....Ah aku ingin bertemu sella"
Mie:" Paman Jav terimakasih"
Jav:" Hahaha sudahlah , Kamu juga bekerja keras" Mengelus rambut Mie.
Adelard:" Hei dia itu is......." Mie menutup mulut Adelard.
Jav:" Ada apa????"
Adelard:" Tidak!!! Kau tampan sekali hari ini"
Jav:" Hah pantas saja wanita-wanita tadi melihat wajahku terus menerus, Aku ternodai!!"Memegang poninya yang terbelah dua.
Mie:" Om gorila aku ingin muntah!!!"
Jav:" Kau ini tidak pernah memujiku" Mencubit pipi Mie
Ei:" Hahahahaha.....Ahhh perut ku sakit sekali mendengarnya"
Mie:" Awhh......Sakit sakit jangan cubit pipi ku"
Jav pun tertawa setelah puas mencubit pipi Mie yang sekarang sudah semakin tembem karena setiap malam Ray ke rumah sakit membawakan Mie makanan pada saat ia sedang lembur.
.
.
.
.
Mina-san jangan lupa Votement yah
__ADS_1