Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamannya

Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamannya
S2 Ep 36 Liburan


__ADS_3

Siang itu semua sudah duduk di tempat masing-masing yang sudah di sediakan bus pribadi yang mewah milik Adelard dengan tempat duduk yang empuk dan nyaman. Adelard saat itu sedang berada di samping Mie sembari menatap wajah istrinya itu.


Dewi dan lainnya berada di belakang mereka terus memperhatikan mereka dengan seksama, Terlihat sangat mencurigakan. Namun Adelia mencoba mengajak mereka mengobrol saat itu Mie dan Adelard tidak sadar kalau mereka terus di perhatikan. Ei dan Hina begitu mesra sepertinya teman yang lain sudah mengetahui hubungan mereka berdua .


Adelard:" Kalian berpelukan seperti itu apa tidak malu"


Ei: " Bilang saja kalau cemburu???"


Hina:" Jaga ucapan mu dia itu bos kita lho"


Ei:" Di luar jam kerja kita hanya kenalan bukan bos dan bawahan"


Adelard:" Cih!!! Sama seperti Ray yang semaunya"


Ei:" Tentu saja aku kan keponakan nya ???"


Mie:" Hentikan!!!! Kalian bisa diam tidak!!!! Aku ingin muntah"


Hina:" Jadi dari tadi kau diam karena mual"


Adelard:" Kampungan sekali!!!!Aneh sekali Bus mewah seperti ini bisa membuat mu mabuk.... Sedangkan Bus biasa saja kau tidak mabuk"


Mie:" Diam!!!Huuukkk......" Menahan agar tidak muntah.


Adelard:" Aku temani ke toilet yah....."


Mie:" Tidak perlu ..... Aku diam saja"


.


.


.


..


....


Adelia:" Kenapa Mie? Dia mau muntah seperti nya??"


Wulan:" Apa dia????( Hamil \= cucu)"


Memandang wajah Adelia.


Dewi:" Apa Mie tidak biasa naik bus???"


Sella:" Ngomong-ngomong Tante Wulan ini sepupu Nyonya Adelia"


Tiba-tiba.....


Hueeeekkkkkkkkkkk.........


Ei:" Ahh Paman Adelard sangat sial hari ini, Sayang jangan melihat mereka ....." Menutup mata Hina.


Adelard:" Aku tadi udah bilang kita ke toilet saja??? Kenapa malah muntah di baju ku "


Mie:" Hm Hueeeekkkkkkkkkkk........."


Adelard:" Hentikan mobilnya ....."Teriak Adelard begitu keras.


Wulan:" Mie??? Hahahaha.... Kau mabuk naik bus??"


Mie:" Hmm.... Paman memarahiku hiks hiks "


Adelia:" Adelard ... Kau ini jahat sekali, Anak mama ayo kita ke toilet"


Adelard pun membuka baju di depan karyawan bahkan bisa di bilang fans clubnya membuat dewi dan lain tercengang bagi mereka ini adalah sebuah mukjizat bisa melihat roti sobek Adelard yang begitu seksi.


Hina:" Wah??? Roti sobek ....Yang mengagumkan"


Ei:" Aku dengar lho????"


Hina:" Maaf sayang .... Aku cuma bercanda"


Adelard:" Wanita ini keras kepala sekali.... Susah sekali mengaturnya"


Berjalan menuju toilet.


.


.


.


Adelia:" Apa dia sedang ngandung anak kamu"

__ADS_1


Adelard:" Pelan kan suara kak Adelia"


Adelia:" Oh oke ...Jadi ... Apa dia???"


Adelard:" Aku belum menyentuh nya sama sekali"


Wulan:" Pft......Hahahaha ternyata kamu tidak berpengalaman sekali"


Adelard:" Hah senang ya jadi bahan tertawaan kalian...."


Mie:" Hm....Leganya ...."


Adelard:" Kau bilang lega.... Sedangkan aku terkena muntah mu"


Mie:" Maaf maaf .... Sini aku bantu bersihkan" Menarik Adelard kedalam kamar mandi.


Adelard:" Bajunya di buang saja , Aku akan pakai pakaian yang ada di tas"


Mie:"Hah kebiasaan buruk Paman harus dirubah , Membuang baju dengan mudahnya apa kau tahu ...."


Adelard:" Yah.... Aku salah "


Ei:" Paman???Ini baju mu dan Mie aku boleh masuk"


Adelard:" Masuklah....."


Mie:" Maaf ya jadi merepotkan mu .... " Sembari menyeka tubuh Adelard dengan handuk.


Ei:" Santai saja , Aku juga sudah menyiapkan mobil pribadi untuk kalian berdua , Tenang saja tidak ada yang curiga semua tau kalau kau mabuk menaiki bus"


Mie:" Seperti nya aku masuk angin, Ei Terimakasih...Tapi kenapa baju ku juga"


Ei:" Bukannya kalian berdua harus mandi .... Tante Wulan dan Tante Adelia sudah membawa yang lain ke restoran untuk makan siang jadi aman"


Adelard:" Ah benar sekali.... Ei Terimakasih ( Bagus Ei akhirnya aku bisa melakukan sesuatu dengannya heeeee)"


Ei:" Baiklah jangan lupa Gaji ku di naikan ???Aku mau menikah"


Adelard:" Oh tentu saja, Keluar sana aku mau mandi"


Ei pun keluar dari toilet itu yang terlihat luas dan terdapat bathtub di dalamnya. Saat itu Adelard dengan penuh percaya diri dan bersikap santai membuka celananya Mie pun tersipu malu dan menutup matanya. Telinganya terlihat memerah membuat Adelard tertawa.


Adelard:"Kau kenapa sih? Aku ini suami mu???"Mendekati Mie.


Mie:" Jangan sentuh aku!!!!" Menjauhi Adelard.


Mie:" Maaf aku tidak bermaksud...... Ini Vulgar sekali Paman mandi saja sendiri" Keluar Menutup pintu.


.


..


...


Adelard:"Hah aku tersakiti sekali, Padahal aku sudah setampan ini , Dia masih saja begitu takut padaku "


Adelard pun melanjutkan mandinya sambil berpikir Mie tidak mau di sentuh olehnya.


.


.


Wulan:" Mie, Kenapa disini kamu gak mandi"


Mie:" Haha baju ku tidak kotor .... Aku lapar sekali aku mau makan "


Adelia:" Tangan mu gemetar...."


Wulan:" Baiklah ayo kita makan.... Dan ibu juga ingin berbicara padamu dengan serius"


Adelia:" Tante juga sepertinya kamu memerlukan edukasi "


Mie: " Baiklah, Apa yang kalian ingin beritahukan padaku"


Wulan:" Mie, Kamu sudah dewasa dan sudah menikah"


Adelia:" Kamu udah berubah lebih dewasa nak???"


Mie:" Terimakasih , Aku senang mendengar nya???"


Wulan:" Tapi ada yang kurang ....."


Mie:" Apa yang kurang???"


Adelia:" Kamu harus melayani suamimu"

__ADS_1


Mie:"A-apa kok malah jadi kesana pembicaraan nya bu???"


Wulan:" Kamu sudah menikah , Apakah kamu tahu eratnya hubungan suami istri tidak hanya kerja sama dalam hal pekerjaan di rumah atau di kantor tapi hubungan fisik juga nak???"


Mie:"Fisik??? Seperti Hubungan orang dewasa???"Tersipu malu.


Adelia:" Hahahha lucu sekali wajahmu Mie, Aku tidak tahu ternyata kamu begitu polos"


Mie:"Tapi aku sudah setiap hari memberikan ciuman padanya???"


Wulan:"Tapi lebih dari ciuman apa kamu pernah memberikan nya , Dengarkan ibu apa kamu mau jadi istri durhaka karena tidak melayani suami"


Adelia:" Itu tidak boleh.... Adelard itu Pria baik kamu itu pertama untuknya jadi jangan membuat dia kecewa"


Mie:" Aku hanya malu ... Tapi sedikit takut???Ahhhh aku makin lapar jangan bahas itu lagi dong"


Wulan:" Jadi malam ini berikan tubuhmu untuknya "


Adelia:"Bukan!! Tapi berikan tubuhmu untuk suami mu yang tercinta"


Mie:"Hah baiklah aku akan mencoba nya, Tapi ....."Menutup wajahnya yang tersipu malu.


Adelia:" Tenang saja aku akan mengurus anak-anak itu"


Mie:"Aku gugup sekali ....."


Wulan:" Tenang saja , Adelard itu anak baik pastinya sangat mengerti kamu"


.


.


.


.


.


.


.


Tak lama saat Mie sedang makan siang Adelard menyusul ia pun ikut makan di dekat kakaknya itu , Terlihat wajah Adelard merasa menyesal dengan apa yang terjadi di kamar mandi.Ia berpikir seharusnya tidak memaksa Mie sampai Mie benar-benar siap menerimanya.


Adelard:" Kau memesan Mie pedas???"


Mie:" Hm....Aku lagi pengen makan yang pedas-pedas"


Adelia:" Kalian makan saja, Kami semua duluan.... Hati-hati di dalam perjalanan"


Mie:" Baiklah ... Tante kami akan hati-hati"


Dewi dan Sella merasa sedikit kecewa karena tidak bisa satu bus lagi dengan Adelard tapi mereka sangat puas bisa melihat roti sobek Adelard secara langsung. Ia pun mengirim chat ke Mie mereka mengucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya membuat Mie tertawa hingga tersedak.


Uhuk uhuk uhuk......


Adelard:" Hei kenapa bisa batuk , Makanya jangan makan yang pedas-pedas"


Mie:"Hm Tenang saja , Aku hanya tersedak "


Adelard:" Mereka sudah pergi akhirnya aku bisa ngomong sama kamu tanpa sembunyi-sembunyi"


Mie:" Ada apa????( Apa aku akan menyerahkan tubuhku padanya)"Menatap wajah Adelard.


Adelard:" Aku meminta maaf tadi di toilet... Seharusnya aku tidak memaksa mu"


Mie:" Hm tidak apa-apa ....."


Adelard:"Baiklah, Ayo kita pergi ...."


Mie pun menaiki mobil hingga di pertengahan jalan ia tertidur , Adelard pun mencium keningnya ia bahagia sekali bisa berlibur dengan wanita yang ia cintai.


Hingga tiga jam kemudian mereka sampai di tempat tujuan, Adelard pun mengangkat Mie masuk kedalam kamar Hina dan kedua temannya Dewi dan Sella.


.


..


.


.


.


.

__ADS_1


.


Jangan lupa ikutin terus ceritanya yah ...


__ADS_2