Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamannya

Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamannya
S2 Ep 28 kerja keras dan tanggung jawab


__ADS_3

Pagi itu Mie duduk di samping Adelard tidak lupa ia selalu memberikan morning kiss.


Mie:" Cepatlah sadar , Aku ingin kita bersama seperti dulu ..... Paman aku akan berangkat kerja"


Chu ......


Mie pun menyapa Andy yang selalu mengikuti nya ....


Tibalah di kantor pusat , Mie pun meminta Ei mengantarnya ke gudang di temani oleh Sella dan Dewi , Saat itu Mie tercengang begitu banyak Produk yang tidak habis namun Adelard selalu melupakan hal ini karena terlalu banyak perusahaan yang harus ia urus.


Mie pun mencoba beberapa alat yang bernama "Warm" Alat itu berfungsi untuk merendam kaki di sertai penghangat dan terdapat alat pijat untuk kaki agar peredaran darah menjadi lancar.


Mie:" Kak Dewi catat ini , Aku ingin alat ini di promosikan kembali rasanya nyaman dan hangat berfungsi dengan baik, Kemudian aku ingin menambah kan bonus untuk alat ini yaitu rempah-rempah yang bisa merilekskan tubuh dengan varian aroma buah dengan bahan alami yang bisa di gunakan anak-anak dan dewasa"


Dewi:" Siap, Mie!!!"


Ei:" Hm benar juga bagaimana dengan harga ??? "


Mie:" Untuk harganya akan ku pikirkan kembali, Siang ini aku ada jadwal tidak???"


Ei:" Kosong ??"


Mie:" Baiklah aku dan Hina akan mencari rempahnya dan mencari tempat penghasil rempah dengan harga murah namun berkualitas"


Ei:" Baiklah ....."


Mie:" Warm ini masih tersisa 200 pcs , Kak Dewi aku ingin kak mengambil alih ini cari saja anak buah yang bisa di ajak berkerja , Satu hal lagi aku ingin alat ini di beri sarung yang berwarna-warni sehingga menarik "


Jav:" Otak mu pintar juga????"


Mie:" Paman , Aku dengar dari Ei kau sudah membantu kantor cabang yang ke tiga , Terimakasih Paman???"


Jav:" Suapi aku makan siang ini ....."


Mie:" Siang ini aku ingin mencari Rempah??? Bagaimana Paman saja yang menemani ku???Hina temani Ei saja ??? Bagaimana???"


Ei:" Baik lah....."


Mie : " Kita lanjut dengan produk yang lain "


Mie pun menuju gudang kedua ia lihat alat kebugaran , Treadmill manual yang harganya lebih murah namun masih tersisa 200 pcs karena tidak tren lagi menggunakan Treadmill yang manual jadi tidak laris warnanya yang sedikit jadul itu membuat orang tidak tertarik.


Mie:" Kak sella ini giliran Kak yang menggambil alih ini, Aku tadi sudah coba alat ini masih berfungsi dengan baik Kapan ini di buat???"


Ei :" Sekitar lima bulan lalu???"


Mie:" Hah Direktur kalian itu, Tidak kreatif sekali ..... Belum terjual habis sudah membuat yang baru lagi"


Ei berbisik " Saat itu ia sedang di Kota A, Menikah "


Mie:" Hah sudah lima bulan ya???"


Sella : " Baiklah ,Mie ....Aku akan mengurusnya"


Mie:"Cat ulang semua ini .... Agar lebih menarik warna yang banyak di sukai wanita, Karena Treadmill banyak sekali di gunakan wanita"


Jav:" Huh ...."


Mie:" Apa Paman mau????"


Jav:" Aku tidak perlu .... Aku sudah memiliki tempat Gym di kota ini"


Mie:" Benarkah??? Bagus malam ini aku akan ke tempat gym Paman , Aku ingin tanya kepada mereka apa keluhan mereka menggunakan Treadmill yang manual"


Ei:" Kau sangat detil .... Mie"


Mie:" Tentu saja .....Kita harus tau keluhan mereka "


Jav:" Siang , Aku jemput kau??? Aku mau pergi sebentar???"


Mie: Terimakasih ,Paman"

__ADS_1


Sella :" Apa ada yang di perlukan lagi???"


Mie:" Buat ini menjadi banyak fungsi bisa Walking, jogging, running, massager, stepper, twister, push up, roper , Bagaimana Ei???"


Ei:" Bukannya itu akan menambah biaya??"


Mie:" Kita jual dengan harga yang sedikit tinggi , Usahakan alat-alat ini berfungsi dengan baik tanpa cacat dan satu hal lagi semua orang suka bonus berikan bonus speaker yang harganya standar"


Sella:" Siap, Mie .... Aku akan urus semua "


Mie:" Terimakasih , Kak"


Ei dan Mie pun ke ruangan Hina yang masih sibuk mengerjakan tugasnya.


Mie:" Kopi untukmu ......"


Hina:" Huh aku belum ngopi hari ini"


Ei:" Tadi aku tawari tidak mau???"


Hina:" Aku lelah sekali jadi tidak mendengar mu"


Mie:" Hina kau istirahat saja dulu .... Sini aku bantu"


Ei:" Benar tidur lah di sofa , Aku pun akan membantu Mie"


Hina:" Kalian terimakasih...." Berbaring di sofa.


Tidak lama ia pun terlelap


Ei :" Bukan nya nanti malam kamu akan kencan???"


Mie:" Tidak apa , Kak Chris pasti setuju jika aku bawa ke Gym "


Ei:" Kau ini .....Bukannya kau akan memberikan harapan"


Mie:" Aku tidak ingin menjadi musuh atau saling membenci, Aku ingin menyadarkannya dia arti cinta yang sesungguhnya"


Mie:" Kenapa??? Kau berkelahi dengan Ayah dan Ibumu yah???"


Ei:" Bagaimana kau tahu....."


Mie:" Aku hanya asal tebak-tebak saja heeee"


Ei:" Aku lari dari rumah karena aku tidak ingin menikah dengan bukan wanita yang ku suka , Aku benci itu!!!Apa aku salah!!"


Mie:" Tentu saja kau salah!!! Harusnya kau meluruskan semua jangan lari dari masalah jika tidak semua akan semakin hancur , Orang Tua adalah belahan jiwa kita???"


Ei:" Hm ...."


Mie:" Marah yah, Aku bilang salah" Mencubit pipi Ei


Ei:" Mie, Sakit!!!!! Akkhhhh"


Mie:" Wajahmu itu imut sekali, Andaikan aku punya Adik laki-laki???"


Ei:" Huh ayo selesaikan semua ini...."


Mie : Okehh!!!???? Semangat semangat semangat!!!!!"


.


.


.


Mereka berdua pun menyelesaikan semua pekerjaan Hina hingga selesai tanpa sisa sedikit pun.


Siang pun tiba Jav menunggu Mie di dalam mobil sport nya .


Mie pun terkagum-kagum melihat mobil sport nya yang terlihat mahal, Namun Jav salah membawa mobil karena mereka akan ke kebun seorang petani yang cukup terkenal karena memiliki rempah-rempah yang berkualitas dengan harga murah.

__ADS_1


Mie melihat jalan yang di penuhi tanaman padi dan jagung yang mengingatkan nya dengan kampung halaman ibunya.


Jav:" Kenapa kau tidak cerita jika pergi ke tempat seperti ini!!!!"


Mie:" Aku lupa heee .... Tapi ....."


Brakkkkkk......


Mobil terjebak jalan yang berlumpur ....


Jav:" Sial ...... "


Mie:" Hah!!??? Maafkan aku Paman??"


Jav:" Kita keluar saja , Aku akan meminta bantu pada warga disini"


Mie:" Baiklah ....Paman Jav"


Saat Mie keluar dari mobil ia melihat kebun yang terlihat begitu luas ternyata orang yang ia cari sudah di depan mata, Petani itu pun menyuruh warga untuk membantu Jav .


Mobil pun sudah terselamatkan , Jav mencari Mie yang sedang di kebun bersama petani tersebut.


Saat itu Jav melihat senyum dan sapa Mie kepada petani-petani lain dengan ramah.


Tidak hanya itu ia juga mencoba mengambil rempah-rempah itu sendiri , Ia bisa membaur dengan mereka semua, Jav yang kaku itu Mie ajak untuk mengambil buah-buahan. Awalnya ia menolak namun ia pun setuju akhirnya mereka berdua memetik buah semangka segar yang berwarna kuning dan merah.


Mie mengambil buah berwarna kuning sebelah kanan dan Jav mengambil buah berwarna merah sebelah kiri.


Saat Mie ingin mencabut Semangka ia ketakutan karena melihat cacing . Mie sangat takut dengan cacing jika melihatnya ia di pastikan akan mimpi buruk.


Mie:" Aaaaaaa..... Paman tolong aku, Disana????" Tidak sadar menarik celana Jav sehingga bokong Jav terlihat oleh petani wanita lain membuatnya malu.


Jav:" Mie lepaskan aku ..... Celana ku"


Mie:" Haaaaaaa tidak aku takut ..... Cacingnya banyak sekali " Menoleh ke arah Jav ia terkejut sudah menarik celana Jav sehingga melorot membuat Jav murka.


Jav:" Mie!!!!!!!!!!Dasar anak ini!!!?" Menjewer telinganya.


Mie:" Awwwhhh Paman sakit ......."


Petani-petani itu pun tertawa ia pun menyuruh mereka masuk ke rumah mereka .


Telinga Mie yang masih memerah karena jeweran Jav yang masih membekas.


Mie pun meminta maaf Jav hanya acuh saja setelah itu petani itu memberikan rempah-rempah yang beraroma berbeda-beda dengan fungsi-fungsi berbeda jika di seduh.


Petani itu pun tidak lupa menyuguhkan buah yang mereka petik tidak hanya itu ia jika membawakan beberapa untuk di bawa ke kota.


Mie pun membahas harga yang di berikan petani tersebut cukup murah dengan kualitas terbaik. Akhir kata mereka pun sepakat akan menjual rempah mereka kepada Mie.


Jav melihat wajah Mie terlihat sangat serius dengan bisnis yang ia tanggung selama ini.


.


.


.


Karena sudah begitu sore mereka berdua pun pulang, Mie pun tertidur karena kelelahan. Jav terus memperhatikan wajahnya Mie yang begitu kecil.


Membuatnya menyeringai sendiri memikirkan apa yang terjadi hari ini sangat menyenangkan walaupun mereka gagal makan siang bersama.


.


.


.


Mina-san


Jangan lupa Votement yah ....

__ADS_1


__ADS_2