
Terdengar suara jalan yang terdengar tergesa-gesa dan tidak sabar lagi melihat kedua Pria yang termenung menatap Adelia dan Wulan yang begitu jengkel melihat mereka. Wajah mereka berdua babak belur penuh dengan luka di sekitaran bibir.
Mie menarik nafasnya karena terengah-engah menaiki tangga ia membuka pintu kamar . Mata nya melotot saat melihat mereka berdua sudah babak belur.
Chris : " Mie??? Akhirnya aku bisa menemui mu ??"
Adelard : " Apa kau bilang enak saja mengatakan seperti itu"
Mie : " Ibu dan Tante biarkan kami berdua saja "
Adelard : " Lebih baik kalian keluar saja!!! Wajah ku harus segera diobati kalau tidak bisa membekas"
Mie : " Aku ingin berdua saja dengan Chris!!! Bukan dirimu!!!Percaya diri banget sih!!!"
Adelard : " Ha!!! Aku ini suami mu"
Mie : " Bagaimana pun Chris adalah calon suamiku , Tolong biarkan aku berdua dengannya!!!"
Wulan : " Aku serahkan padamu Mie, Adelard ayo lah biarkan mereka berdua??"
Adelard : " Tapi aku suaminya???" Menarik kerah Chris.
Mie : " Kau hanya pengganti jangan berharap mendapatkan perlakuan khusus dariku kau sama saja seperti dulu arogan dan menyebalkan enyahlah!!!!" Teriak Mie membuat seisi ruangan terdiam.
Adelard : " Baiklah jika itu mau mu!!!!" Setelah mendengar ucapan kejam Mie itu ia keluar sembari membanting pintu.
.
.
.
.
.
.
.
Mereka berdua pun terdiam tanpa berbicara apa pun Chris terlihat sangat menyesal dengan apa yang ia lakukan pada Mie.
Mie mengambilkan beberapa obat untuk Chris ia menyeka setiap luka pada wajah Chris.
Chris : " Maafkan aku hiks hiks hiks !!!" Sembari memeluk Mie.
Mie : " Hahh jangan memelukku aku jadi susah membersihkan luka Kak Chris??"
Chris : " Aku sudah bercerai dengannya!!!Maukah kau kembali padaku aku janji akan membahagiakan mu"
Adelard yang berada di samping kamar mendengar perkataan itu membuatnya geram dan kesal. Ia tidak ingin melepaskan Mie dari sisinya.
Mie : " Apa kau bisa membahagiakan ku??? Apa kau yakin???"
Chris : " Tentu saja aku akan membahagiakan mu sampai aku mati!!!"
Ia memohon hingga menundukkan kepalanya kepada Mie .
Mie : " Baiklah........" Sembari berjalan mengambil minuman untuk Chris.
Adelard yang masih menguping pembicaraan itu terdiam rasa geram itu hilang mendengar ucapan terakhir Mie, Ia tidak tahan lagi mendengarnya saat itu Adelard pun keluar dari kamar sebelah matanya terlihat memerah dan berkaca-kaca ia kembali ke kamarnya. Perasaannya saat itu begitu terluka ia merasa tidak ada artinya lagi untuk Mie.
Bisik Adelard di dalam hatinya " Ternyata di hatimu memang tidak ada diriku padahal aku sangat mencintaimu.... Pernikahan ini sangat berarti untukku tapi kau menerima Pria itu begitu saja yang jelas-jelas pernah mengkhianati dirimu!!!!!"
Adelard : " Hah!!!!! Wanita sial!!!!"
Teriak Adelard yang terdengar oleh Wulan yang ingin membersihkan luka Adelard.
Wulan : " Hmm hentikan teriakan mu!!!! Sini aku bersihkan lukamu"
__ADS_1
Adelard : " Kak tidak perlu!!"
Wulan : " Kau kenapa sih!!!! Cemburu!!!"
Adelard : " Untuk apa aku cemburu!!!! Hanya saja dia menerima Chris yang jelas-jelas pernah mengkhianatinya"
Wulan : " Itu kan belum tentu!!!"
Adelard : " Terlihat di wajahnya dia sudah jatuh cinta dengan Pria itu"
Wulan : " Itu tidak mungkin ???"
Adelard : "Jika itu keinginannya aku pun tak peduli lagi"
Wulan : " Haah kau ini sudah tua tapi masih saja kekanak-kanakan??? Jujur padaku Apa kau masih mencintai Mie!!!"
Adelard : " Ahh Buat kesal saja mendengarnya hahhh!!!"
Adelia : " Bodoh!!! kalian berdua itu saling mencintai sayangnya kalian sangat egois dan tidak pernah mengikuti kata hati kalian"
Adelard : " Cihhhh menyebalkan"
Adelia : " Bukannya sekarang sudah berjalan dengan lancar kau sudah menikah apa lagi yang kalian inginkan!!!"
Adelard : "Kalian berdua keluar saja aku ingin istirahat"
Wulan : " Baiklah istirahat lah menantu ku, Jadi kau setuju berpisah dengannya??"Mengelus rambut Adelard.
Adelard : " Itu tak akan ku biarkan???"
Adelia : " Hahh kau ini Lagian kalian sudah menikah tidak semudah itu bisa berpisah!!!"
Wulan : " Pertahankan hubungan ini aku yakin Mie akan bahagia denganmu"
Sore itu terlihat Mie berjalan secara perlahan mendekati suaminya itu, Ia mengobati luka Adelard yang masih tertidur.
Adelard : " Jangan sentuh aku!!!!"
Mie : " Hm baiklah...Aku mandi saja "
Adelard begitu sinis menatap istrinya. Mie yang mengetahui Adelard sedang marah padanya ia hendak membuka pakaiannya di depan Adelard saat ia membuka atasan polos berwarna biru itu Adelard yang hendak minum itu tersedak melihat tubuh Mie ia menghentikan Mie membuka pakaiannya.
Adelard : " Lepas pakaian di kamar mandi saja!! "
Mie : " Memangnya kenapa???" Menggoda Adelard
Adelard : " Hentikan....Cepat ke kamar mandi saja membukanya" Memalingkan wajahnya
Mie : " Kamu terangsang ya.....Hohoho badanku ini sangat seksi lho"
Adelard : " Cih badanmu bukan apa-apa!!! Tubuh Wen lebih membuatku merangsang dari pada dirimu!!!"
Mie : " Baiklah ....."
Braaakkkkkk.....
Menutup pintu toilet .....
Mie menutup pintu begitu keras.
Mie : "( Aku tahu dibandingkan Wen aku sangat lah tidak pantas!!!!!! )"
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.....
Makan malam sudah di siapakan oleh bibi Lili yang lesu melihat barang-barang antiknya hancur karena perkelahian Adelard dan Chris yang kekanak-kanakan. Ia sesekali menatap Adelard begitu sinis Adelia yang mengetahui itu menawarkan beberapa barang antik miliknya saat pergi ke luar negri.
Mie yang diam seribu bahasa itu tidak menghiraukan semua orang yang di sekitarnya. Adelio yang ingin bercanda dengan Mie pun tidak bisa karena ia terlihat sangat suram dan berapi-api.
Sesekali Wulan menegurnya ia hanya menjawab seperti biasa setelah itu ia pergi keluar rumah yang terasa sedikit berangin dan bulan begitu terang.
Adelard berjalan mendekatinya sembari membawakan minuman untuk Mie.
Adelard : " Masih marah padaku!!!" Memberikan minuman.
Mie : " ( kenapa sih dia kesini jelas-jelas Aku tidak ingin melihat wajahnya ) Untuk apa marah???"
Adelard : " Apa kau kembali lagi bersama Chris"
Mie : " Hm bukan urusanmu!!!"
Adelard : " ( Wanita ini menyebalkan sekali dasar kepala batu) Hm baiklah... Bagaimana kita berteman saja seperti dulu aku tidak suka kita bertengkar seperti ini"
Mie : " Memangnya kita pernah berteman!!! Aku kan hanya boneka yang bisa kau mainkan seenak jidatmu"
Adelard : " Ya sudah kalau begitu kita berkelahi saja setiap hari ha!!!hhhhhhaaa!!!"
Mie : " Bicara biasa saja jangan pake urat kali!!!!!!!!" Meninggalkan Adelard sendiri.
Adelard : " (Cih....Anak ini memang tidak bisa di baikin!!Padahal saat ini aku yang benar-benar terluka melihat kau kembali dengan Chris)"
Malam itu Mie sudah kembali ke kamarnya namun yang lain masih berkumpul bercanda seperti biasa membuat Adelard sedikit senang karena saat bersama Mie darahnya naik hatinya seperti terbakar. Saat itu penginapan begitu sepi sehingga mereka bisa bersantai-santai apa lagi karena perkelahian itu membuat pengunjung takut ingin menginap di penginapan.
Sudah begitu larut Adelard pun kembali ke kamarnya begitupun yang lain, Sudah memasuki kamarnya masing-masing.
.
.
.
.
.
.....
Adelard yang ingin membuka pintu itu ternyata pintu sudah di kunci oleh Mie, Adelard pun mengetuk pintu namun Mie tidak ingin membukanya ia biarkan Adelard di luar karena masih kesal dengan Adelard.
Adelard : "( Wanita ini....Jika aku berteriak yang lain akan bangun dan aku terlihat seperti suami yang takut istri!!! Sial....Mieya lihat saja kau )" Adelard yang berdiri di depan pintu.
Adelard yang sudah tidak tahu kemana lagi pun tertidur di luar tepat di depan pintu.
Ia meringkuk kedinginan karena cuaca saat itu begitu dingin, Mie yang berencana kelak akan membukakan pintu itu malah ketiduran.
Sungguh hari sial Adelard.
.
.
.
.
.
Pembaca setia terimakasih untuk semua dukungannya
__ADS_1