
Malam itu beberapa pelayan menyiapkan makan, Namun 50 orang pelayan itu makan di ruang yang berbeda dari Adelard dan wen. Mie saat itu makan bersama Akira saat itu mereka sambil bercanda disana tidak hanya pelayan yang muda saja namun ada juga pelayan yang sudah terlihat berumur membuat nyonya Abraham ini kesal kepada suaminya yang memperkerjakan lansia ( Lanjut Usia ) .
Tiba-tiba seorang pelayan yang bernama Ria berjalan melewati Mie dengan sengaja ia menumpahkan sup yang masih panas itu yang mengenai tangan Mie .
Mie pun berteriak kesakitan matanya memerah . Suara itu membuat Adelard terkejut dan menghampirinya .
Adelard berjalan begitu cepat sembari berteriak " Apa yang kalian lakukan!!!!!"
Ria : " Maaf Tuan aku tidak sengaja....Aku bersalah"
Adelard : " Kau ku pecat!!!! Pergi dari sini!!!"
Mie : " Tuan Adelard jangan pecat Ria dia tidak sengaja aku akan membersihkan lukaku "
Ria : " ( Wanita ini baik sekali...Hemmm semakin dia baik semakin mudah aku menghancurkan mu) Tuan ...."
Adelard : " Haah!!!! Bubar kalian ....Wen kau makan sendiri saja"
Ria : " Tuan....."
Ria tersentak ia begitu kaget saat Adelard menatapnya begitu tajam. Adelard mengangkat tubuh Mie membawanya ke kamarnya. Saat itu Wen ingin mengikutinya namun Adelard membentak Wen hingga ia terdiam sungguh kejadian yang memalukan untuk Wen di depan semua pelayan ia merasa terhina.
Adelard pun membawa Mie masuk ke dalam kamarnya. Mata Mie terlihat sembab karena ia menangis kesakitan Mie adalah wanita yang tidak bisa menahan rasa sakit kulitnya begitu sensitif .
Adelard : " Aku obati tanganmu......"
Mie : " Enggak......"
Adelard : " Aku obati ya??? "
Mie : " Enggak....."
Saat itu tatapan Mie berubah begitu tajam melihatnya.
Adelard hanya menghela nafas ia tetap mengobati luka Mie tanpa perduli dengan tatapan Mie.
Adelard : "Maafkan aku....Baiklah aku akan memberitahu Pelayan bahwa kau adalah istriku yang sah Nyonya Abraham" Sembari mengobati luka Mie
Mie : " Pelan-pelan sakit sekali.... Paman kau jahat sekali!! Apa kau suka melihat ku menderita??"
Adelard : " Maafkan aku itu tidak benar, Aku terlalu pintar membawamu ke dalam rencana ku ???"
Mie : " Rencana apa????" Menarik bahu Adelard
Adelard : " Rencana menangkap basah Pelayan ku yang berkhianat"
Mie : "Jadi kau memanfaatkan aku..... Hiks hiks hiks kau jahat sekali ibu aku mau pulang" Mie berusaha berdiri namun di tarik oleh Adelard.
Adelard : " Kau ini lucu sekali .... Baiklah aku akan mengatakan pada mereka kau adalah istriku " Menatap Mie begitu dekat hingga ujung hidung mereka menempel satu sama lain
Mie : " Kau jahat sekali.... Tentu saja mereka mengkhianati mu kau saja tidak adil pada mereka" Memalingkan wajah karena jantung Mie sudah cenat-cenut
Adelard : " Hm ( Imut sekali wajahnya rasanya ingin ku gigit)"
Mie : " Memangnya apa yang terjadi"
Adelard : " Aku tidak tahu pasti apa itu Pelayan ku sendiri.... Tapi dokumen penting Abraham ia curi dan itu milik Adelio "
Mie : " Apa kenapa Adelio percaya sekali pada Paman sih!!!" Mie memegang bahu Adelard.
Adelard : " Hei kau menyalahkan ku!!! Buat kesal saja!!! Aku ini ingin membantunya perusahan Adelio lagi terancam masalah korupsi salah satu manager mereka korupsi dan dokumen itu bukti bahwa Adelio tidak bersalah "
Mie : " Biasa aja bicaranya gak usah pake urat!!!! Awwh tangan ku sakit sekali....."
Adelard : " Kau juga ngomongnya nyebelin!!!Aku menyesal ini salahku tanganmu terluka"
Mie : " Hm Yahh Paman memang bersalah aku jadi kesal tapi aku ingin menolong Adelio dan menemukan pelakunya "
Adelard : " Aku sudah bekerja sama dengan detektif namun tidak satu pun jejak pelaku itu di temukan"
Mie : " Aku akan membantu Adelio jadi aku akan tetap menjadi Pelayan pribadimu tapi berjanji padaku "
Adelard : " Apa itu.... "
Mie : " Setelah menemukan pelakunya. Aku ingin tinggal di Apartemen yang kecil saja dan aku ingin bekerja di perusahaan Paman"
Adelard : " Apartemen kecil apa cukup untuk anak-anak kita " Goda Adelard sembari meremas bahu Mie.
__ADS_1
Mie : " Jangan asal bicara ... Memangnya siapa juga mau melahirkan anak untukmu kau kan sudah punya Wen "
Adelard : " Oh begitu ya kau lebih suka Wen yang melahirkan anak-anak ku "
Mie : " Ya karena aku tidak ingin ada hubungan apapun padamu permisi Tuan aku harus pergi "
Adelard : " Tidak semudah itu.... Pelayan ku"
Chuuuu ..
Chuuuuuu .....
Huhhhh
Huhhhh
Mie : " Kau kan sudah punya pacar kenapa harus aku kau cium terus "
Adelard : " Karena kau wanita yang sah untuk ku sentuh bagaimana pun aku adalah suami mu jangan lupa dengan identitas mu sebagai istri"
Chuuuu......
Adelard mencium kembali bibir kecil istrinya ia ******* dan menghisapnya hingga Mie sulit bernafas.
Mie : " Heehh Lepaskan... Jangan seenaknya mempermainkan aku....Paman pikir aku takut padamu "
Adelard : " Kenapa kau suka Chris menciummu!!"
Mie : " Hentikan!!!!" Mie menutup mulut Adelard dengan tangannya.
Adelard : " Kau ini .... Membuat ku semakin bergairah???"
Mie : " Dengarkan aku!!!!! .... Ini masalah Pelayan menurutku Paman sangat tidak adil"
Adelard : " Memangnya Apa??? Gaji mereka itu besar lho sebulan 5 juta ( Wanita ini mengalihkan pembicaraan)"
Mie : " Apa!!!!! Pantas saja mereka mau bekerja disini.... Tapi ini lebih penting kenapa makan saja harus di jadwalkan dan kedua kenapa ada lansia bekerja disini!!!!"
Adelard : " Jadwal aku tidak pernah menyuruh mereka makan dengan jadwal apa Wen yang mengaturnya???? "
Adelard : " Hahaha palingan kau yang takut kelaparan, Yah aku akan menuruti semua permintaan Nyonya Abraham"
Mie : " Itu juga termasuk sih, Bagaimana dengan lansia???"
Adelard : " Dia itu tidak punya keluarga begitu lansia yang lain disini mereka tidak bekerja berat, Mereka hanya berjaga di perpustakaan"
Mie: " Jadi Paman hanya membantu mereka "
Adelard : " Bisa di bilang begitu .... Aku kesepian disini jadi aku ingin membuat rumah ku terlihat ramai"
Mie : " Hm ....."
Chu.......
Adelard mengecup kening Mie
Mie : Paman!!!!Arghhh!"
Adelard : " Aku ingin tanya bagian mana yang sudah di sentuh Chris "
Mie : " Bukan urusanmu Paman???"
Adelard : " Kau harus jawab!!!!" Menarik tangan Mie.
Pertanyaan Adelard terhentikan karena ketukan pintu seorang pelayan memberitahu bahwa Ray sedang menunggunya.
Adelard pun menyuruh Ray untuk masuk ke dalam kamarnya Ray terkejut melihat Mie yang mengenakan pakaian pelayan ia pun tertawa hingga meneteskan air mata ia pikir Mie sedang melakukan percintaan Pelayan dan Tuan.
Mie pun membantah semua pemikiran Ray yang mesum itu, Ia menjelaskan melakukan ini untuk menyelamat Adelio yang terkena musibah. Seseorang menuduhnya melakukan korupsi Ray pun terkejut.
Ia memberi sebuah ide agar usaha Mie tidak sia-sia .
Ide yang bisa melancarkan penyamaran Mie agar tidak di ketahui pelaku, Adelard pun menyetujuinya . Namun Mie masih ragu dengan ide nya bahwa Mie harus menyamar menjadi wanita nakal yang menggoda Adelard karena ingin melakukan kejahatan.
Sungguh ide gila Ray yang membuat Mie membayangkan nya saja tidak mau apa lagi itu jadi kenyataan tentu saja Adelard sangat setuju. Jika Mie melakukan itu mungkin pelaku akan mendekati Mie dan ingin berkerjasama dengannya.
Akhir cerita Mie pun pergi keluar ia harus bersandiwara menjadi wanita yang nakal menggoda dan memusuhi Adelard .
__ADS_1
.
.
.
.
.
Tibalah di kamar Pelayan
Akira : " Bagaimana dengan dirimu"
Mie : " Tenang saja .... "
Ria : " Dasar wanita jalang kau sengaja ya menggoda Tuan kami "
Mie : "( Apa wanita ini sangat mencurigakan ) Memangnya kenapa!!! Cihh sampah!!! Akira ikuti aku "
Terlintas seorang Pria yang menyeringai mendengar perkelahian Mie dengan Ria, Mie pun segesit mungkin mendekati Pria itu.
Mie : " Hai siapa nama mu .... Kau tampan sekali" Meraba bahu Pria yang berotot itu.
Pelayan : " Nama ku Sony maaf aku kemarin belum memperkenalkan diriku "
Mie : " Hahaha kau tampan sekali " Rayu Mie yang terlihat oleh Adelard
Adelard meremas tanganya begitu erat ia kesal melihat Mie yang begitu nakal tapi tangan Mie Memang sedikit nakal.
Adelard : " Ray apa ini usul mu juga"
Ray : " Aku tak menyuruhnya melakukan itu... Tapi ya sudah dia bukan wanita seperti itu "
Adelard : " Hah!!! Wen dimana dia ???"
Ray : " Aku tadi melihatnya sudah pulang.... Hoi hentikan permainan mu dengan Wen kasian dia udah cinta banget sama kamu"
Adelard : " Aku sudah mengatakannya bahwa aku tidak mencintainya dia saja yang masih ingin bersama ku dia tidak menepati janjinya "
Ray : " Janji apa ???"
Adelard : " Sebelumnya hubungan ini hanya untuk mempererat perusahaan tapi dia malah jatuh cinta sama diriku, Kau kan tahu yang aku cinta hanya satu wanita saja"
Ray : Hm begitu ya ....Kalau dia menyelakai Mie gimana???"
Adelard : " Apa tangan Mie terluka karena Wen menyuruh Pelayan ku.... Aku akan membuatnya menyesal siapa pun yang mencelakai Mie akan ku hancurkan hidupnya walaupun itu Wen aku tidak peduli"
Ray : " Jangan!!!!Tenang saja Mie adalah wanita kuat dia bisa mengatasi nya, Apa kau tidak curiga jika Wen di balik ini semua contohnya Pelayanmu tunduk padanya"
Adelard : " Akan ku simpan ucapan itu.... Jika benar akan ku hancurkan semua yang ia miliki "
Ray : "Hahaha kau ini sangat buas aku pulang dulu "
Adelard : " Hmmm pulang lah anakmu pasti menunggu"
Ray : " Selamat malam Adelard 😘"
Adelard : " 🤮🤮🤮 "
.
.
.
.
.
.
Apa kah mereka akan menemukan Pelakunya?
Terimakasih untuk semua pembaca setia jangan lupa tandai, Like dan Coment ya
biar aku semangat buat ceritanya...
__ADS_1