Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamannya

Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamannya
S2 Ep 20 Percuma jika tidak ada dirimu


__ADS_3

Tibalah dimana Pelayan-pelayan menunggu Mie untuk melakukan perawatan.


Mie di paksa Pelayan untuk melakukan Spa dan berendam di air yang sudah di beri aroma lavender, Aroma kesukaan Mie. Ia pun merilekskan tubuhnya sembari di pijat lembut oleh Pelayan Adelard.


Mie :" Dimana Paman Adelard???"


Pelayan:" Dia pergi bersama Nona Wen ,Nona??"


Mie:" Hm ....( Rasanya menyenangkan sekali tubuhku terasa di manjakan namun percuma rasa sakit ini begitu dalam percuma semua percuma jika tidak ada orang yang ku cintai disini bersamaku .....) Bisakah kalian biarkan aku sendiri disini "


Pelayan:" Baiklah ...Nona"


Pelayan tersebut pun keluar dari ruangan Spa


Hiks hiks hiks .....


Hiks hiks hiks ....


Paman, Aku masih mencintai mu bagaimana ini????


.


.


.


.


Malam itu Adelard begitu gelisah Mie tidak kunjung datang, Ia menghubungi Pelayannya namun tidak di jawab membuat nya semakin khawatir.


Ei dan Hina sudah bersiap untuk menyambut tamu-tamu yang sudah datang .....


Acara akan segera di mulai sepuluh menit lagi.


Beberapa pejabat menanyakan Mie yang belum datang .


Pak Merlin : " Adelard bagaimana kabarmu ....Apa kau sudah sehat, Aku sangat suka pekerja mu yang bernama Mieya dia sangat berpotensi, Dimana dia???"


Adelard :" Sebentar lagi dia akan datang ...."


Wen :" ( Kenapa sih mereka menanyakan anak kampung itu )"


Acara akan segera di mulai , Adelard wajahnya begitu kecut ia terus menghubungi Mie namun tidak ia jawab. Saat itu terdengar suara yang sangat familiar membuat Adelard terkejut ia melihat seorang wanita ia cari-cari sejak tadi tiba-tiba sudah berdiri di podium ia menyambut semua tamu dengan penuh semangat.


Rambut pirang yang terurai dengan baju yang begitu ketat sehingga lekuk tubuhnya terlihat sangat jelas, Bibir berwarna maroon muda dengan shadow coklat bercampur pink yang ia gunakan. Gaun hitam dengan sepatu heels hitam 12cm membuatnya seperti seorang model .


Semua Pria dan Wanita menatapnya begitu terkejut, Mie yang biasa menggunakan pakaian yang longgar Sekarang terlihat bagaikan seorang model bahkan bisa mengalahkan Wen yang berkerja sebagai model terkenal.


Adelard :" Siapa yang menyuruhnya memakai baju seperti itu"


Ray :" Dia sudah dewasa biarkan saja....Kenapa kau selalu mengatur hidup nya???"


Adelard :" Aku adalah Suaminya .... Wajar saja aku melakukan itu"


Ray :" Suami????? Kau yakin??? Suami yang punya pacar Cih?????"


Adelard :" Aku akan menyelesaikan semua ini ....Jadi lihat saja Mieya adalah milikku"


Acara pun di mulai Adelard berdiri di podium ia menjelaskan kegunaan Alat terapi itu.


Ia sedikit tidak fokus sembari melihat Mie yang di dekati oleh Pria lain.


Acara launching pun sudah berlalu di lanjutkan dengan acara hiburan dengan Aktris dari luar negeri yang menghibur para tamu.


Adelard mendekati Mie namun selalu di halangi oleh Wen yang terus memegang tangannya .


Mie pun merespon semua Pria yang ingin berteman dengannya . Ia sadar bahwa yang ia lakukan hanya sia-sia yang ia inginkan hanya Adelard tidak ada yang lain . Senyum palsu yang selalu ia berikan kepada Pria lain.


William :" Mie kau cantik sekali "


Mie:" Tuan William ......"


William :" Panggil aku Willi saja, Bagaimana???"


Mie: " Baiklah Willi .... Kamu juga tampan sekali ( Mengatakan ini rasanya ingin muntah )"


Wiliam :" Bagaimana kita ke suatu tempat yang sedikit sepi .... Disini begitu ramai"


Mie :" Bagaimana ya ....."


Adelard:" Mau kemana????"


Wen :" Sayang .... Ayo temui Ibu dan Ayah"


Mie: " Baiklah aku ikut kemana saja asalkan bersama mu Willi"

__ADS_1


Willi pun menarik tangan Mie ia membawanya ke suatu tempat yang sedikit sepi .


Adelard saat itu tidak bisa bergerak sedikit pun ia hanya menghela nafasnya ini semua salahnya .


Adelard terlihat murung ia menyuruh salah satu anak buahnya mengikuti Mie dan Willi.


.


.


.


.


Taman yang terlihat sepi namun aroma bunga yang sangat tercium membuat Mie sedikit tenang.


Willi: " Mie .... Ah bukan Nyonya Adelard!!!"


Mie:" Hahaha Apa maksudmu ....."


William :" Heh kau kira aku bodoh ..... Apakah kau tahu Aku ingin suamimu itu hancur !!!!"


Mie:" Kau menjebak ku!!!!!......"


Bruuuuuuukkkkkkkk ...


Mie terjatuh seseorang dari belakang membiusnya .....


.


Agen rahasia Adelard segera mungkin menghubungi Adelard, Namun Adelard tidak menjawab ia sedang berbincang dengan keluarga Wen yang sudah jauh-jauh datang kesini untuk bertemu Adelard.


Ia tidak mau kehilangan jejak , Ia pun membuntuti mereka tidak lupa ia memberi pesan kepada Adelard dan Ray.


Namun mereka berdua sibuk dengan hal mereka masing-masing .


Ia memberitahu mereka bahwa Mie di bawa ke hotel yang tidak jauh dari perusahaan Adelard. Namun ia ketahuan hingga ia di pukuli dan pingsan.


Pesan suara " Tuan Adelard, Istri anda di hotel bintang kamar 202"


.


.


.


Willi:" Kamu sudah sadar!!!!!!"


Mie:" Wiliam .....Apa salahku"


Willi: " Kau hanya umpan ....Kau tidak salah sayang" Membelai tubuh Mie


Mie :" Jangan sentuh aku ......"


Willi:" Ahhh Adelard sangat pintar menyimpan istrinya yang begitu seksi ini ...... Ia menjadikanmu bawahannya untuk melindungi mu ya?????"


Mie:" Cih !!!! Kalian sampah !!!!"


Plakkkkkk.......


Willi menampar wajah Mie hingga bibirnya luka


Willi:" Bagaimana jika kita bermain-main dulu .... Tubuhmu begitu seksi aku tidak tahan melihatnya"


Mie:" Aku mohon jangan sentuh aku ......."


Willi:" Hahh!?!!! Aku minta minum ku ....."


Anak buah Willi pun mengambilkan minuman untuknya. Ia tahu Mie adalah wanita yang baik ia juga tidak tega menyakitinya .


.


.


.


.


Ray yang sedang senggang itu mengecek ponselnya ia terkejut segera mungkin ia mencari Adelard yang masih tertawa bersama keluarga Wen.


Ray:" Dia sedang bersenang-senang , Padahal istrinya sedang dalam bahaya"


Ray pun mendekati Adelard dengan penuh amarah .....


Ei : " Ada apa yah??? Paman terlihat kesal??? "

__ADS_1


Hina:" Mie dimana yah???? Aku padahal ingin selfie dengannya cantik sekali"


Ei:" Kamu juga cantik ......"


Hina hanya tersipu malu ...


Adelard :" Kau ingin bergabung???"


Wen:" Ray ikutlah bergabung????"


Ray meneteskan air matanya melihat ajakan Adelard dan Wen yang terlihat bersenang-senang.


Ray :" Kenapa kau begitu jahat, Teman!!!!" Memberikan ponselnya kepada Adelard.


Adelard terkejut melihat pesan di ponsel Ray, Matanya memerah ia berdiri dan menarik Ray .


Wen :" Adelard!!!! Ada apa????( Pasti ada masalah besar, Pasti wanita sial itu )


Keluarga Wen merasa heran apa yang terjadi pada Adelard.


Ei :" Hahaha Direktur ada sedikit masalah dengan perusahaan.... Hah??? Kami juga menghidangkan makanan yang sangat spesial untuk kalian "


Wen:" Ei kau baik sekali ..... "


Ei :" Aku permisi ....( Seperti nya ada masalah besar )"


.


.


.


Ray :" Lepaskan aku .. Aku akan pergi sendiri!!!"


Adelard :" Hahhh!!! Sial terserah kau saja"


Ray :" Adelard ingatkah kau!!!! Kau bukan satu-satunya yang bisa memiliki nya "


Adelard :" Aku akan menyelesaikan ini ......"


Adelard pun melaju dengan mobilnya....


.


.


.


Ei :" Paman ada apa????"


Ray :" Lihat ini" Memberikan ponselnya


Hina:" Mie .....Ei kita harus menyelamatkan nya"


Ray:" Kau jangan ikut ....."


Hina:" Aku sahabatnya bukan .....Tapi aku adalah keluarganya aku akan ikut .....Aku mohon"


Ray :" Hah!? Kau ini seperti Zia ....."


Hina:" Zia???"


Ray :" Hah??! Kau akan tahu kalau sudah bertemu wanita itu!?! Wanita kedua yang berharga untuk Mie"


Ei :" Paman , Sayang ayo masuk"


Ray:" Sayang!!!!!! Kalian sudah jadian???"


Ei:" Maaf aku belum cerita "


Ray:" Hahhh ( Mie kau selalu saja memberikan kebahagiaan untuk orang lain, Tapi kau selalu lupa dengan kebahagiaan mu) "


Hina :" ( Mie bertahan lah sebentar kami akan menyelamatkan mu )"


Ei :" ( Mie, Kami akan menyelamatkan mu jadilah orang yang kuat )"


.


.


..


...


Mina-san

__ADS_1


Jangan lupa Votement yah....


biar aku makin semangat buat lanjutin ceritanya.......


__ADS_2