Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamannya

Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamannya
S2 Ep 32 kasmaran


__ADS_3

Pulang kerja Adelard membawa Mie ke suatu tempat yaitu membeli tempat tidur karena terlalu banyak hal yang mereka lalui hingga lupa untuk membeli tempat tidur.


Mie:" ( Apa Paman malam ini????Ahh kenapa aku mikir aneh-aneh sih )"


Adelard:" Kenapa melamun???Hahaha Pasti mikirin aneh-aneh yah????"


Mie:" Enggak kok ....Aku mau yang warna merah muda Paman???"


Adelard:" Aku kan cowok, Masa tempat tidurnya merah muda???"


Mie:" Ya sudah, Aku pulang saja?"


Adelard:" Pak, Saya ambil yang merah muda itu???"


Mie:" Hehehe , Suamiku baik sekali aku jadi makin cinta nih"


Adelard:"Giliran gini bilangnya cinta .... Cium pipi ku!!"


Mie:" Tunggu di rumah saja, Aku malu di sini???"


Pelayan:"( Pelanggan ini!!!Buat kesal aja aku ini jomblo lho!!!)"


Pelayan di toko itu pun memanggil mereka untuk melakukan pembayaran, Setelah itu Adelard mengajak Mie makan di suatu tempat yang terlihat begitu romantis.


Mie:" Wahhh.... Aku tidak pernah kesini???"


Adelard:" Hm apa kamu suka.... Mie aku ingin kita memulai semua dari awal, Aku ingin membahagiakanmu kalau bisa lebih dari ini"


Mie:" Apapun itu aku pasti bahagia.... Asalkan itu kamu???"


Adelard:" Aku mencintaimu???"


Mie:" Ahhh ini pasti enak sekali..."


Adelard:" Heh?? Kenapa aku selalu merasa di cuekin sih ...."


Mie:" Ice cream nya enak sekali ....Buka mulut Paman aku suapin" Adelard pun membuka mulutnya tiba-tiba ....


Iris:" Kak Adelard?? Mie??"


Mie yang terkejut itu spontan menyuapi Adelard hingga Adelard tersedak...


Mie:" Maaf Direktur ....Ahhh Tangan Direktur sakit jadi aku membantu menyuapi nya ???


"


Iris :" Kak Adelard kamu manja banget sih???Sini aku suapin juga ??"


Mie:" ( Dia mirip sekali dengan Kak Amira)"


Adelard:" Anakmu dimana??? "


Iris:" Hah dia dengan ibuku .... "


Adelard:" Apa kau mau makan sesuatu, Pesan lah aku traktir"


Iris:" Hm aku tidak bisa, Aku harus menjemput anak ku .... Mie aku pamit dulu yah"


Mie:" Yah ...."


Iris pun pergi keluar ia berpikir Mie sedikit berbeda dengan wanita lain yang biasa bersama Adelard, Mereka berdua begitu akrab seperti sepasang kekasih.


Mie:" Iris itu Adiknya Kak Amira yah??"

__ADS_1


Adelard:" Kau sudah tahu ya, Dia itu wanita baik tapi sayangnya ia bercerai dengan suaminya dua tahun lalu"


Mie:" Hah?? Dia kuat sekali .... "


Adelard:" Suapi aku lagi ....."


Mie:" Tidak bisa, Kalau ada orang lain lagi gimana???"


Adelard:" Hah bagaimana kita umumkan saja pernikahan kita"


Mie:" Ha??? Tentang itu beri aku waktu .... Rasanya begitu canggung dan masalah Paman dengan Wen bagaimana???"


Adelard:" Aku sudah lepas darinya tenang saja???"


Mie:" Hm, Aku percaya padamu"


Adelard:" Mie, Aku senang sekali mendengarnya"


Mie:" Hm ayo kita pulang .....Aku lelah sekali??"


Adelard:" Mie satu lagi jelaskan semua yang terjadi di perusahaan???"


Mie:" Hahaha ia itu ada sedikit perubahan, Hahaha"


.


.


.


.


Tiba lah di rumah tempat tidur mereka pesan sudah di letakan di kamar mereka.


Saat itu Mie masuk ke dalam kamar mandi dan membuka pakaiannya.Ia menikmati berendam di bathtub dengan air hangat yang beraroma lavender.


Mie: Paman, Kenapa disini???" Tersipu malu


Adelard:" Aku kan suamimu, Kamu tersipu malu yah??? "


Mie:" ( Dari tadi dia mengejekku terus, Aku harus melakukan serangan balik..... Ini adalah pertempuran )Hah aku lupa Paman adalah suamiku ...." Berbalik badan saat itu Mie tidak menggunakan busana apa pun, Ia menaikan tubuhnya di atas paha Adelard yang wajahnya sudah memerah dan berpaling ke lain.


Adelard begitu gugup matanya tidak bisa melihat wajah Mie, Mie pun saat itu berusaha agar tidak ketahuan bahwa ia juga sebenarnya benar-benar gugup.


Keadaan menjadi sunyi .....


Tiba-tiba .....


Mereka berdua tertawa .....


Adelard:" Hahahaha , Kita seperti pasangan bodoh ..... "


Mie:" Hahahaha .... Yah kita tidak punya pengalaman apa pun tentang ini, Paman yang pertama bagiku"


Adelard:" Kau juga pertama bagiku ... Sepertinya aku harus banyak menonton film genre romantis"


Adelard menarik tubuh Mie hingga menempel di tubuhnya, Ia mencium Mie begitu lembut begitu pun Mie yang menerima ciuman Adelard sesekali mengigit bibir Adelard dengan lembut.


Lidah Adelard yang terlihat lebih besar itu menjelajahi mulut Mie hingga ia menemukan lidah istrinya yang tersembunyi itu .


Ia remas pinggul Mie karena rasa geram itu, Nafas mereka berdua begitu berat hingga mereka hentikan untuk menarik nafas. Adelard yang tidak sabar itu mengangkat tubuh Mie membawanya ke kamar tidur.


Mie:" Paman.... Apa kau serius???" Berbaring di bawah Adelard.

__ADS_1


Adelard:" Hm tentu saja , Aku mencintaimu Mie jadi terimalah aku"


Mie:" Aku ....." Adelard mencium leher dan bahu Mie.


Namun saat itu ia tiba-tiba berhenti, Kaki Mie terlihat gemetar karena sedikit takut kaki nya begitu dingin dan wajahnya menjadi pucat. Adelard menutup mulutnya dan tertawa begitu keras.


Mie:" Ada apa???? Paman kenapa sih .... Aku ....." Wajah penuh kegelisahan.


Adelard:" Hahahaha kamu ini kirain tadi sudah siap .... Maaf yah aku jadi tidak sabaran soalnya kamu tadi godain aku sih "


Mie:"Maafkan aku Paman, Tapi aku janji akan melakukan nya dengan mu tapi ...."


Adelard:" Ssst ..... Iya aku tahu, Aku tidak akan memaksa mu ayo ke kamar mandi lagi kita belum pake sabun"


Mie:" Paman mau aku gosokan punggungnya??"


Adelard:" Hm tentu saja aku mau .... "


Mereka berdua pun mandi bersama Mie pun menggosok punggung Adelard, Yang membuat Adelard begitu senang hingga tersenyum-senyum sendiri. Begitupun Mie yang di sentuh Adelard masih gemetar namun ia mencoba membiasakan diri. Setelah selesai mereka berdua menggunakan piyama couple yang berwarna merah muda sembari menonton Televisi.


Mie:" Paman, Sini aku kering kan rambut mu ...."


Adelard:" Dari mana baju ini??? Apa bonus tempat tidur itu???"


Mie:" Ia bagus sekali .... Paman jangan bergerak aku mau ngeringin rambutmu "


Adelard:" Tunggu bentar .... Kita foto berdua setelah itu kirim ke Adelio dan ibumu heeee"


Mie:" Heeee .....Paman aku mencintaimu"


Chu .....


Adelard:" Kalau cium di pipi aku belum puas"


Mie:" Ya sudah.... Sini!!!"


Mie pun memegang kedua pipi Adelard ia mencium nya begitu lama, Hingga Adelard pun menarik Mie kedalam pelukannya.Mereka melakukan ciuman itu berkali-kali hingga bibir Mie terasa bengkak.


Mie:" Paman??? Bibir serasa bengkak???"


Adelard:" Hahaha kalau begini kan lebih seksi???"


Mie:" Aku besok kerja , Aku tidak mau terlihat berbeda apa lagi di bagian bibir ini???"


Adelard:" Itu salahmu menggoda diriku??? Hah tentang perusahaan???"


Mie:" Seperti yang ku jelaskan di kantor, Aku tidak membuat produk baru tapi menjual kembali Produk lama yang tidak laku ... Bukannya sayang sekali kalau tidak di manfaatkan dan kita berikan sedikit tambahan untuk menarik perhatian customer"


Adelard:" Apa kau yakin??? Anggarannya menjadi bertambah??"


Mie: Tentu saja aku yakin .... Akan ku buktikan pada Paman???"


Adelard:" Baiklah, Tunjukan padaku walaupun kau istri ku tidak ada perlakuan khusus saat bekerja di kantor"


Mie:" Tidak masalah, Jangan mencium ku saat berkerja!!!"


Adelard:" Baiklah, Tapi sekarang cium aku lagi"


Mie: "Dasar genit!!!"


Chu .....


Chu....

__ADS_1


Chu....


Mina-san Votement yah ...


__ADS_2