Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamannya

Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamannya
Episode 32


__ADS_3

Pagi itu terdengar suara ketukan pintu yang begitu keras di kamar Adelard.


Braakkkkkk.....


Mie membuka pintu kamar Adelard


😑😑😑😑😑😑😑😑😑😑😑😑😑


"Paman......Apa yang kau lakukan "Teriak Mie.


"Kau ribut sekali, Siapakan sarapan untukku"Ketus Adelard yang masih kesal dengan kejadian semalam.


"Arrggg.....Kau sengaja ya meletakan tumpukan ****** ***** mu ini di depan kamarku agar aku mencucinya "Teriak Mie.


"Heeeehee benar sekali harusnya kau bersyukur bisa mencuci pakaian dalam bos mu ini, Amira saja tidak pernah"Usil Adelard yang sengaja membuat keributan.


"Paman.......Hhhhaaaaaaaa keluar dari rumahku"Teriak Mie sembari melempar ****** ***** Adelard ke dalam tong sampah.


"Aku tidak mau πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹.....Istriku ini pagi - pagi sudah marah, Jika tetangga mendengar itu tidak baik"Ketus Adelard.


"Aku bukan istrimu Paman....Aku akan menghubungi ibu heeee lihat saja ibu akan mengusirmu heeee"Tegas Mie.


"Silahkan saja , Aku juga tidak takut ( wanita ini amarahnya luar biasa )"Ucap Adelard sembari melihat ponselnya.


Setelah menelpon Wulan wajah Mie menjadi semakin suram ternyata ibunya malah menyetujui Adelard tinggal bersama Mie untuk menjaganya.


"Hahaha apa kata ibu mu..... Pasti dia sangat setuju aku disini"Goda Adelard sembari melihat wajah Mie.


"Paman tolong berhenti mengusik ku seperti ini , Tolong pergilah "Teriak Mie sembari menarik kerah Adelard.


"Hhhmmm baiklah aku ke kantor dulu istriku....Siapkan masakan yang enak untuk ku "Ucap Adelard sembari mengelus rambut Mie.


"Argggggg Paman..... Jangan sentuh - sentuh rambutku"Ketus Mie.


" (Sesusah sekali menjinakan anak ini ) Baiklah istriku, Aku pergi dulu"Ucap Adelard sembari melambaikan.


Mie berjalan ke ruang khusus mencuci pakaian.


"Ya tuhan....Kapan semua ini berakhir aku lelah sekali kalau begini terus aku bisa jadi jomblo , Hhhaaa aku mencuci baju saja"Ketus Mie.


Saat itu Mie berjalan menuju keruang khusus untuk mencuci pakaian matanya terbelalak melihat cuciannya 🀯🀯🀯🀯🀯🀯🀯🀯🀯🀯🀯🀯🀯🀯.



" Adelardddd!!!!!........Kau menyiksaku....Dasar Pria licik bodoh bodoh bodoh!!!!!!!"Ucap Mie yang begitu marah🀬🀬🀬🀬🀬🀬🀬🀬🀬🀬🀬🀬🀬🀬🀬🀬🀬🀬🀬🀬🀬🀬🀬🀬🀬🀬🀬🀬🀬🀬🀬.


.............


"Haciuuuuuu...... 🀧🀧🀧🀧🀧🀧 "Adelard bersin.


"Sayang apa kau baik - baik saja "Tanya Amira yang sudah pulang.


" Sepertinya ada yang merindukanku Amira, Siang ini aku ada urusan "Ucap Adelard yang mencari alasan.


"Baiklah, Bagaimana malam saja kita bertemu dengan orang tua ku"Tanya Amira.


"Kau juga harus beristirahat kau baru saja pulang, Lebih baik kau pulang kerumah orang tua mu dan nanti malam aku akan menemuimu bagaimana"Jawab Adelard.


Ucapan itu membuat Amira senang ia memeluk Adelard begitu erat.


" aku mencintaimu Adelard, Aku tahu kau belum mencintaiku tapi aku berharap semua itu akan terwujud"Ucap Amira yang penuh harap.


"Hhhmmmm ( Maafkan aku Amira aku hanya sedikit ragu dengan perasaanku terhadapmu)"Adelard hanya mengangguk.


" Paman,,, Kalian mesra sekali...."Ketus Adelio yang kesal.


" ( Dasar Pria ini minggu lalu ia mencium Mie sekarang ia memeluk Amira aku harus berbicara padanya) Direktur Adelard jika ada waktu senggang bisakah kita berbicara sebentar"Ucap Zia dengan mata yang melotot kearah Adelard.


"Baiklah sekarang ikuti aku Zia.... Adelio kau antar Amira pulang "Ketus Adelard sembari melihat Zia.


"Tapi Paman....( Pasti Zia akan marah dan memukul Paman ) "Ucap Adelio.


"Tenang saja, Palingan dia membicarakan menaikan gajinya heee"Goda Adelard.


" ( Dasar Pria sial ini, Kalau saja kau bukan bos ku akan ku buat kau babak belur)"Gumam Zia di dalam hatinya.


"Zia kenapa dengan wajahmu.....Jangan malu - malu begitu ayo masuk ke ruanganku "Ucap Adelard.

__ADS_1


"( Apa!!! Aku malu...... Sial Pria ini ) "Gumam Mie di dalam hatinya.


Zia pun memasuki ruangan Adelard.


" Apa yang kau ingin padaku......"Ujar Adelard.


"Hhhhm....Itu ..."Ucap Zia yang masih ragu.


"Tentang sahabatmu itu....???"Tanya Adelard sembari senyum licik.


"( Dia sudah menebakku sejak tadi Pria ini benar - benar licik) Itu benar apa maksud semua ini kau melakukan pelecehan kepada Mie dan kau berpelukan dengan kak Amira"Ketus Zia.


"Tentang itu kau jangan khawatir aku bukan Pria jahat seperti kau bayangkan"Ucap Adelard.


"Apa kau menyukai Mie"Ucap Zia.


"Hmmmm heee semua Pria pasti menyukai wanita cantik"Ujar Adelard


"Bukan itu jawabannya Adelard , Ternyata kau hanya pria lemah dalam permasalahan cinta, Jika kau menyukai Mie lepaskan Amira aku tidak mau melihat Mie menangis karena mu"Ketus Zi sembari menatap Adelard.


"Anak kecil ini..... "Bisik Adelard sembari menepuk bahu Zia.


"Apa maksudmu.....( Jangan - Jangan dia ingin melecehkanku juga) "Ujar Zia.


"Aku akan pulang sebentar, Sementara Adelio pergi kau di ruangan ku saja aku percaya padamu"Ucap Adelard sembari tersenyum.


"Hei..... ( Aku mengerti pada dasarnya dia selalu mengubur semua keinganannya Pria menyebalkan) "Ujar Zia di dalam hatinya.


Adelard pun menaiki mobilnya ia tersenyum - senyum sendiri mengingat wajah Mie tadi pagi.


😌😌😌😌😌😌😌😌😌😌😌😌😌😌😌😌😌😌


"Dia masak apa ya....... Hhmmmm....Aku merindukan masakannya ( Tentang Zia katakan aku memang Pria lemah dan bodoh )"Ucap Adelard.


Saat sampai di rumah Mie.


Adelard pun berjalan menuju ruang makan.


"(Dia tidak masak apa - apa) Mie....Mie how are you "Ucap Adelard sembari mengejek Mie.


"Pria itu sudah datang.......Aku akan memukulnya"Ketus Mie sembari berdiri.


"Apa kau sengaja .... Melakukan ini semua bajumu haaaa"Teriak Mie yang sudah seperti singa rambutnya acak-acakan.


Mie pun mendekati Adelard ia menarik dasinya saat itu karena begitu licin mereka berdua terjatuh di lantai.


" Haaaaaa........."Teriak Mie.


Mie pun jatuh di atas tubuh Adelard yang beraroma lavender. Adelard menyentil dahi Mie.


"Ahh sakit Paman...."Ketus Mie sembari memegang dasinya.


"Bodoh.... Kenapa tidak dibawa ke laundry saja "Ketus Adelard.


" AKU TIDAK PUNYA UANG ......"Teriak Mie.


"Hhhhhahaha....."Adelard tertawa.


"Kenapa kau tertawa Paman, Jika aku biarkan bajumu bergeletak dimana - dimana itu sangat menganggu...." Ketus Mie menarik dasi Adelard begitu kuat.


"Hhhaahhh aku tidak bisa bernafas "Ucap Adelard.


"Hhhahaaaaaa aku membencimu" Ketus Mie yang masih kesal.


"Baiklah aku minta maaf nona cerewet....Aku akan membantumu bagaimana akan melanjutkan mencuci pakaian ini, Kau memasak"Ucap Adelard.


" Baiklah.... Aku mandi dulu " Ucap Mie.


" Hei...Kau mengoda sekali seperti ini berada di atas tubuh ku dan bajumu basah semua.....Kau...."Goda Adelard.


Mie pun menutup mulut Adelard.


"Aku tidak ingin mendengar apa pun darimu Pria mesum" Teriak Mie sembari berdiri ia mengambil handuk dan masuk kedalam toilet.


.......


Pada saat itu Adelard masuk ke dalam rumah Mie.

__ADS_1


"Mie kau dimana.... Apa dia mencuci pakaian ....Aku akan kesana......What!!!!Paman kau mencuci pakaian!!! ....Hhhhhhahahahahahha"Ucap Adelio sembari tertawa.


"Apa kau sudah puas....Apa yang kau lakukan disini"Ketus Adelard.


"Aku membawakan makanan kesukaannya saja....Heeeeee"Ujar Adelio.


"Jika kau tertawa gajimu akan ku potong"Ucap Adelard.


"Yahh...Aku pergi dulu....Apa dia sedang mandi"Ucap Adelio sembari menahan tawa.


"Hmmm...Letakan kuenya di meja jangan ganggu kami"Ketus Adelard sembari mencuci baju Mie.


"Baiklah......"Jawab Adelio ia pun meletakan kue tersebut.


Kemudian Adelio kelur dari rumah Mie namun di hadang oleh ibu-ibu sebelah.


"Hei apa kau kakaknya Mie..." Tanya seorang tetangga yang sedang bergosip


"Hemmm....Iya!!!"Ucap Adelio.


"Suaminya itu ganteng sekali gagah, Tapi sepertinya sudah berumur apa adikmu menikah dengan om - om"Tanya seorang ibu sebelah.


"( Mendengar ini aku sepertinya akan tertawa) Hhhhahahahahaha...."Adelio yang tertawa.


"Hmmm Adelio ini suaranya keras sekali,Sepertinya aku harus memukul....."Ucap Adelard terhenti saat ia membuka pintu ternyata banyak ibu - ibu yang sedang berbicara kepada Adelio.


"Hhaaa seksi sekali....Mengemaskan "Goda ibu - ibu.


"Maaf....Aku basah seperti ini, Aku sedang membantu istriku mencuci baju"Ucap Adelard yang tersenyum paksa.


"Iya kakak ku memang mempunyai suami yang sangat perhatian"Ujar Adelio.


"Iya..... Permisi aku ingin melanjutkan pekerjaanku"Ujar Adelard menutup pintu rumah.


"Hhhhahahaha iya kak ipar, Aku juga permisi dulu"Ucap Adelio.


"Ada apa Paman....Kau ingin aku memasak apa "Tanya Mie


"Terserah....." Ketus Adelard wajah kesal.


"Kenapa sih dia!!!!Tadi baik - baik saja "Gumam Mie sembari mengambil sayur di kulkas.


Beberapa menit kemudian setelah Adelard mencuci pakaian dengan wajah cemberut hingga selesai mandi.


"Hmm Paman sudah mandi...Aku akan menyiapkan makanan"Ujar Mie.


"Ya!!!"Jawab Adelard.


"Paman ...."Ucap Mie.


"Ya!!!"Jawab Adelard.


"Apa kau ada masalah??"Tanya Mie.


"Tidak!!!"Ketus Adelard sembari menutup kamarnya begitu keras.


"Hahhh rasanya begitu memalukan di lihat tetangga, Bodoh sekali kenapa aku membuka baju ku dan menggunakan celemek pink untuk mencuci baju jika Adelio melihatnya mungkin aku tidak begitu malu, Tetapi ibu - ibu itu sangat menganggu haaaaaa"Teriak Adelard.


Tok Tok Tok


"Paman, Apa kau baik - baik saja....."Tanya Mie.


"Tenang saja , Aku akan menyusulmu"Jawab Adelard.


"Hhhaaa mengkhawatirkan saja"Ucap Mie yang sudah merasa lega.


"Apa kau khawatir padaku"Tanya Adelard.


"Hmmm( Dia mendengarnya ) Tidak aku takut kau pingsan karena kelelahan mencuci baju"Ucap Mie.


"Hemm....Benarkah???Aku akan menyusulmu makan siang"Ucap Adelard.


"Hemm...Baiklah"Ucap Mie.


"(Wajah ku kenapa menjadi merah begini....Wajar saja aku khawatir padanya jika dia sakit ibu pasti akan marah padaku)"Ucap Mie di dalam hatinya.


😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀

__ADS_1


Terimakasih kepada pembaca setia😘


❀❀❀❀❀❀❀❀❀❀❀❀❀


__ADS_2