Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamannya

Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamannya
S2 Ep 13 Petunjuk


__ADS_3

Adelard terlihat begitu gelisah ia begitu khawatir dengan Mie apa yang ingin ia lakukan sebenarnya. Adelard yang sudah begitu gelisah gusar itu segera mungkin keluar dari Apartemen ia pun berpamitan kepada Sony .


Setelah itu Adelard menghubungi Ray untuk segera bertemu dengannya.


Mie dan Akira melihat Adelard tergesa-gesa keluar dari Apartemen saat itu Akira ingin menghampiri nya namun di tahan oleh Mie .


Mie : " Sudah lah dia tidak mencari mu .... Ayo kita bersenang-senang "


Akira : " ( Wanita ini apa dia ingin menghalangi aku dengan Adelard ) Baiklah asal denganmu pasti menyenangkan"


Ray menunggu Adelard di sebuah Cafe yang sangat sepi . Adelard yang penuh amarah itu mendekati Ray dengan kesal .


Adelard : " Ide gila apa lagi yang kau buat untuknya, Itu rencana mu kan Ray!!!"


Ray : " Apa maksudmu aku tidak mengerti"


Adelard : " Mie berpacaran dengan Sony mereka itu satu rumah bagaimana jika terjadi sesuatu padanya"


Ray : " Aku tidak ada merencanakan itu.... Aku saja baru tahu !!!!"


Adelard : " Apa!!!!! Wanita ini ????"


Ray : " Apa dia menyukai Sony !!!!"


Adelard : " Apa yang kau bicarakan!!!" Adelard menarik kerah Ray hingga ia sulit bernafas.


Ray : " Ahhhh.....Lepaskan ... Tenang lah itu kan hanya pemikiran aku saja" Senyum tipis.


Adelard : " Ada apa sih dengan dirinya????... Ahhhh jika dia menyukai Pria itu aku juga tidak peduli "


Ray : "Kau cemburu yaa....."


Adelard : " Haahhh aku pulang saja ... Aku tidak peduli dengannya lagian hubungan kami sudah berakhir"


Ray : " Berakhir???? Apa sudah menyerah??"


Adelard : " Hah!!!! Aku tidak peduli???"


Ray :"( Tidak peduli!!! Padahal kamu seperti kebakaran jenggot)"


Adelard pun bergegas pulang ke rumahnya saat itu Wen menghubungi nya karena kedua orang tua Wen ingin bertemu Adelard.


Adelard dengan terpaksa menemui mereka hanya berpura-pura saja tidak masalah.


.


.


.


.


.


Mieya yang terlihat begitu senang itu memakan semua masakan yang Sony buat untuknya . Akira yang melihat Mie begitu sederhana dan selalu di perhatikan Sony itu membuatnya iri. Akira sebelumnya menyukai Sony namun cintanya tidak terbalas karena Sony hanyalah mengangapnya teman kecil.


Sony : " Akira malam ini kita bisa bertemu dengan ketua "


Mie : " Memangnya siapa itu ....."


Akira : " Ia pemilik panti asuhan , Kami adalah anak dari panti asuhan bagi kami ketua adalah orang yang kami hormati"


Sony: " Hmmm dia penyelamat kami"


Mie : " Bolehkah aku ikut.....Aku jadi penasaran siapa yang penyelamat pacar ku ini"


Sony : " Tapi jika kau bertemunya aku tidak bisa ...." Wajah Sony menjadi pucat.

__ADS_1


Akira :" Sony Tenang lah ketua tidak akan merebut pacarmu ini " Akira yang terlihat sinis melihat Mie.


Mie : " Kau takut ya aku di miliki Pria lain...."


Sony : " Karena aku sangat menyukaimu "


Mie : " Tapi ingat satu hal bahwa aku belum mempunyai perasaan padamu"


Akira :" Kalian bukannya pacaran"


Mie : " Kami memang berpacaran tapi aku masih belajar untuk menyukai nya ini sudah kesepakatan kami"


Akira : " Hahaha kalian aneh sekali ( Padahal perasaan ku sudah memudar dengan Sony tapi kenapa muncul lagi yang aku suka hanya Tuan Adelard ) "


Mie :" Aku kenyang sekali.... Aku mau tidur di pangkuan mu "


Sony : " Kau manja sekali"


Mie : " Aku ini lebih tua darimu lho.... Beda umur kita 4 tahun ingat itu ya anak manis " Memegang pipi Sony yang memerah.


Apa yang terjadi kepada Mie yang begitu menggoda dan berani?????


.


.


.


Makan malam di rumah Wen membuat Adelard bosan dan ingin secepat mungkin keluar dari rumah Wen.


Wen : " Kenapa kau gelisah???"


Adelard : " Tidak... Pekerjaan kantor terlalu banyak aku masih kepikiran"


Ibu wen : " Kalian bisa menginap disini saja istirahat lah Adelard "


Adelard : " Maaf lain kali saja bu , Nanti aku akan menginap disini saat aku sudah tidak sibuk lagi"


Wen : " Ide bagus tuh??? Bagaimana???"


Adelard : " Boleh saja .... Tapi tunggu aku tidak sibuk lagi " Adelard menyantap makanan dengan senyum paksanya itu.


Tiba-tiba ia berpikir kembali tentang Mie yang sudah hidup dengan Pria lain membuat nya semakin kacau perasaan yang bercampur aduk.


Adelard : " Maaf ayah dan ibu saya pamit ada beberapa urusan yang harus ku kerjaakan"


Ibu Wen : " Belum selesai makan sudah mau pergi? Menantu ibu ini sangat memikirkan perusahan aku sangat bangga padamu"


Adelard : " Terimakasih atas pengertian kalian"


Adelard pun menghampiri mobilnya sembari menghela nafas .


Setelah sampai di rumah nya, Adelard menghubungi Akira ia menyuruh Pelayan lain menjemput Akira , Namun Akira meminta izin dengan alasan malam ini ingin menemani Mie penjelasan Akira itu membuat Adelard sedikit tenang .


Namun Mie selalu memanasi Adelard yang mendengan ucapaan Mie yang ingin mencium Sony namun Sony begitu malu .....


Tubuh Adelard terasa panas hatinya begitu terbakar setelah mematikan telpon dari Akira ia pergi ke suatu tempat yaitu pantai di belakang rumahnya . Tidak hanya itu ia terkejut melihat temannya Ray yang sedang menunggu Adelard yang sedang galau.


Adelard : " Kenapa kau disini???"


Ray : " Perasaan ku tidak enak duduk lah disini aku membawa minuman dan snack"


Adelard : " Alex kau disini juga ...."


Alex :" Yo lama tak berjumpa.... Makan lah apa kak sedang galau "


Adelard : " Tidak!!!!"

__ADS_1


Alex : " Oh ya Mie itu dekat sekali dengan Sony ia begitu manja denganya aku juga heran"


Ray : " Apa dia gila itu kan Pelayan suaminya "


Adelard : " Wanita itu memang gila!!!!!!!!" Teriak Adelard menghadap pantai.


.


.


Tiba - tiba terdengar suara dering di ponsel Adelard ternyata Adelio. Suara Adelio terlihat begitu kesulitan ia memberitahu bahwa dua hari lagi akan di mulai rapatnya ia bingung harus bagaimana jika ia di tuduh oleh pihak lain. Adelard saat itu terdiam dia bingung apa yang harus ia lakukan .


Ray : " Geledah saja semua kamar Pelayan mu .... "


Adelard : " Bukanya nanti malah susah menemukan pelaku kalau kita bertindak terlalu gegabah"


Alex : " Tidak ada pilihan lain.... Aku akan membantu mengeledah nya "


Adelard : " Sebelum itu kita periksa kamar Ria dia sangat mencurigakan aku pikir dia menjebak Mie dan Sony agar keluar dari rumah ini "


Ray : " Bisa jadi dia ada kaitannya dengan semua ini"


Adelard : " Hahh?!! Ayo kita lakukan"


....


Malam itu Mie bersiap akan ke panti asuhan saat itu Sony dan Akira terlihat wajahnya begitu pucat dan berkeringat.


Mie : " Kalian kenapa ayo kita pergi "


Sony : " Lebih baik kau jangan pergi... Ketua kami tidak suka ada orang lain menemuinya"


Mie : " Tapi aku sudah bersiap dan berdandan"


Akira "( Dasar wanita penggoda )"


Sony :" Aku bilang tidak bisa!!!! Jangan membantah!!!"


Mie : " Tenang saja , Semua akan baik-baik saja "


Sony : " Aku takut kau kenapa-kenapa Ketua panti asuhan ....."


Akira :" Sony hentikan ucapaan mu itu ... Kau tahu tujuan kita apa kan kesana Kau tahu jika terlambat kau tahu akibatnya apa kan???"


Sony :" Baiklah ...." Menggenggam tangan Mie begitu erat.


Mie : "Tenang saja aku yakin dia akan menyukai ku (Aku mendapatkan petunjuk lagi) "


Mereka bertiga pun berangkat ke panti asuhan


Lanjutkan ......


.


.


.


.


Terimakasih untuk pembaca setia ....


❤️


❤️


❤️

__ADS_1


❤️


❤️


__ADS_2