
Siang itu Adelard mencari Mieya yang tidak ada sejak sarapan pagi tadi Namun ia tidak menemukan nya ternyata Mie pergi bersama Adelia ke suatu tempat.
Wulan:"Ada apa? Muka mu susah begitu??"
Adelard:"Apa aku menakutinya lagi??"
Wulan:"Yang tadi malam ... Memang nya kalian ngapain sampai membuat anakku takut???"
Adelard:"Haha tidak ... Aku hanya khawatir padanya sudahlah aku ke kamar saja"
Wulan:" Tidak mau, Menyusul Mie???"
Adelard:"Ah aku tidak ingin menganggu nya lebih baik aku di kamar saja"Wajah suram.
Adelard pun masuk ke dalam kamarnya wajahnya terlihat suram dan lemas , Ia berbaring sembari melihat ponselnya dengan wallpaper wajah istrinya itu .
.
.
.
.
*Pusat perbelanjaan
Adelia:" Kalau ini gimana??"
Mie:" Lingerie ini terlalu terbuka Tante .... Aku malu sekali"
Adelia:" Bukannya pengen membahagiakan suami, Tante udah capek nih cariin toko-toko pakaian dalam yang cocok untukmu"
Mie:"Maaf , Aku jadi merepotkan Tante..... Ternyata sulit juga menjadi seorang istri"
Adelia:" Tidak apa asal kalian bisa melakukan nya malam ini heeeee Mbak saya pilih lingerie yang ini ya"
Kasir:" Baiklah , Nyonya"
Mie:"Aku malu sekali ...... Huh Belanjaan Tante banyak sekali ini untuk oleh-oleh yah"
Adelia:" Tante tidak sadarkan diri kalau sudah berbelanja , Hah sekarang pun sudah sore seperti nya yang lain sudah pulang"
Mie:"Kemungkinan malam kita baru sampai ... Villanya cukup jauh dari kota"
Adelia:"Setelah ini Tante akan kasi kamu tahu apa aja yang harus kamu lakukan"
Mie:"Yah... Ini semua demi cinta!!!! Aku harus bisa"
Adelia:"Hahahahahha.... Aku sampai meneteskan air mata"
Mie:"Tante.....Jangan tertawai aku .... Aku sudah serius nih"
Adelia:" Baiklah, Ayo kita cari Taxi???"
Mie:" Hm....(Huh jantung ku berdebar-debar dan rasanya sedikit memalukan)"
Pada saat makan malam Adelard tidak melihat Mie membuatnya merasa sedikit sedih ia sudah menunggunya sejak tadi pagi membuat nya khawatir.
Wulan:"Mereka berdua belum pulang, Nomornya juga tidak aktif"
Hina:"Aku jadi khawatir ...." Sembari menatap nasi.
Adelard:"Aku akan menjemput mereka???"
Adelia:"Hallo semua!!!! Maaf yah lama..... Kalian khawatir ya???"
Mie:" Aku lapar sekali ...." Duduk di samping Adelard.
Adelard:" Kalian dari mana??? Kenapa gak pergi sama yang lain??? Kalau ada apa-apa gimana?? Aku khawatir sama kalian berdua???"
Mie:"Paman nanti saja marahnya aku benar-benar lapar ...." Mengambil piring.
Dewi:"Apa sudah ketemu barang yang kalian cari???"
Mie:" ( Ah ia lingerie.... Ah malu sekali setelah ini aku akan mandi dengan sabun dan shampoo yang baru aku beli tadi)"
__ADS_1
Adelard:"Kenapa senyum-senyum sendiri???"
Mie:"Tidak, Aku sudah selesai makan .... Selamat malam semua" Berdiri dari tempat duduk.
Wulan:"Hmm.... Mie kamu takut gendut ya kalau makan malam banyak-banyak"
Mie:" Iya bu .... ( Pastinya malam ini aku ingin terlihat langsing di depan Paman heeee)" Berjalan keluar.
Terlihat Adelia yang sudah menunggu Mie membawakannya Lingerie . Mie yang Tersipu malu itu pun masuk ke kamar mandi, Saat di bathtub ia menggosok tubuhnya berkali-kali.
Mie:"Ahhh wangi sekali sabun nya ... Hah gosok gosok gosok ....Biar kulit ku bersih wangi dan Paman .....Malu sekali" Berbicara sendiri di dalam bathtub
Setelah tiga puluh menit mandi ia pun menggunakan lingerie itu sembari tersenyum-senyum sendiri.
Pada saat itu Adelia mengajak anak-anak lain untuk menghidupkan kembang pagi di halaman yang begitu luas itu, Sembari menikmati jagung bakar. Keadaan saat itu benar-benar aman sudah di jaga oleh Ei.
Mie yang mengetahui saat itu Adelard masih berada di halaman segera mungkin ia berlari ke kamar Adelard untuk memberi kejutan dan meminta maaf tentang kesalahan nya yang kemarin melupakan nya.
Mie:" Huh huh .... Untung saja ada baju handuk ini jadi lingerie ku tidak terlihat oleh orang lain.... Aku gugup sekali"
Tiba-tiba terdengar langkah Adelard yang membuat Mie jantung nya seperti ingin copot ia pun dengan spontan bersembunyi di balik gorden.
Adelard:" Dimana Mie, Kenapa dia terus menghindari ku menyebalkan sekali ..... Ahhh Aku ngantuk sekali???"Merebahkan tubuhnya.
Mie:"(Apa yang harus aku lakukan kalau aku tiba-tiba muncul keluar dari gorden jendela ini?? Huh memang nya pertunjukan sulap)"
Adelard:"Aku selalu ingin bersamamu Mie tapi kenapa kau menyebalkan sekali ... Lebih baik pejamkan mata saja" Tertidur.
Mie:"(Dia masih marah padaku.....Dia tidur??? Aku sudah susah-susah mencari baju ini mandi 30 menit dia malah tidur, Aku akan membangun kan nya ..... Sekarang kunci pintu kamar agar tidak ada yang menganggu heeee)"
Saat itu Adelard tertidur pulas di ranjangnya Mie pun duduk di atas tubuh Adelard dengan wajah yang memerah.
Mie:"( Tapi kenapa aku merasa lebih seperti wanita erotis ....Huh fokus Mie ini demi cinta)"
Mie yang masih menggunakan baju handuk itu memandangi bulu mata Adelard yang panjang mengingat nya saat ia mengerjai Adelard di rooftop rumah sakit. Ia tertawa kecil membuat Adelard terbangun.
Adelard:"Mie????"Membuka mata.
Mie:"Paman??? Selamat malam"
Adelard:" Apa yang kau lakukan duduk di atas tubuh ku ini " Menatap Wajah Mie.
Adelard:"Hm!!!"
Mie:"Paman masih marah???? Baiklah aku akan menebus kesalahanku yang kemarin"
Adelard:" Apa itu!!!!"
Mie:"(Baiklah Perlihatkan padanya betapa seksinya dirimu Mie)"
Mie menatap Adelard begitu serius dengan penuh percaya diri ia membuka handuknya, Adelard tertegun menatap istrinya sangat cocok menggunakan lingerie yang berwarna merah transparan dengan Bra dan ****** ***** terlihat jelas.
Adelard:"Hahahaha....Kau kenapa???? "Menutup wajahnya dengan bantal ia berusaha menutupi wajahnya sebenarnya ia sangat terpesona dengan tubuh mungil nan seksi Mie.
Mie:"Ha?? Kenapa-kenapa kau tertawa!!!!Apa Paman tidak suka melihat ku seperti ini "
Adelard:"Memang nya kenapa???? Aku mau tidur pergi saja ke kamarmu sana" Berusaha duduk meskipun Mie masih berada di atas kedua pahanya.
Mie:" Paman lihat aku ....Aku akan menyerahkan tubuh ku ini padamu malam ini"
Adelard:"Hahaha apa kau demam ini tidak seperti dirimu??? Hahahahaha ( Aku gugup sekali menatap nya saja aku tidak bisa dia cantik sekali , Kalau dia melihat ku gugup begini aku seperti pria yang pemalu )" Memalingkan wajah.
Mie:"Hiks hiks hiks .... Kenapa Paman tidak ingin melihat ku ......Hiks hiks hiks...Apa kau tahu aku seharian ini mencari pakaian ini , Aku makan sedikit agar kau bisa melihat tubuh ku terlihat langsing , Aku mandi 30 menit agar aku tetap wangi sampai pagi saat bersama mu hiks hiks hiks ....." Menangis sembari meremas kerah Adelard.
Adelard:"Hm apa kamu melakukan ini untuk ku??? Maaf aku tidak bermaksud ... Jangan menangis aku sebenarnya seneng banget sampai-sampai aku malu melihat mu"
Mie:"Tapi Paman tadi menertawai ku ...."
Adelard:"itu mengejutkan ku ... Tiba-tiba kamu duduk di atas tubuhku dengan baju yang seksi itu membuat ku terkejut dan malu, kau tahu kau adalah pertama bagiku aku tidak berpengalaman dalam hubungan intim jadi aku tidak ingin terlihat seperti pengecut"
Mie memeluk Adelard begitu erat
Mie:"Syukur lah hiks hiks ....Aku pikir Paman tidak menyukainya...."
Adelard:"Bagaimana aku tidak menyukai nya kamu sangat erotis seperti itu"
__ADS_1
Mie menutup wajahnya karena malu ....
Adelard:"Terimakasih Mie .... Aku sangat senang malam ini kau disini bersama ku"
Mie:" Hm ... Ini memalukan sih tapi aku akan mengatakan nya lagi .... Sayang, Tolong lakukan dengan lembut"
Adelard:"Siapa yang mengajari mu mengatakan itu????Aku curiga kepada seseorang"
Mie:"Rahasia, Heeee"Menatap Adelard
Adelard:"Mie aku mencintaimu ..... Dan Terimakasih"
Mie:"Aku juga mencintai mu , Adelard "
Adelard Mencium Mie begitu lembut hingga terasa nafas mereka begitu berat, Sesekali ia memberikan sedikit gigitan di leher Mie yang membekas ia pun perlahan-lahan melepaskan pakaian Mie hingga tubuh mereka bersatu tanpa busana.
Adelard:"Boleh aku menjilati seluruh tubuh mu ...."
Mie:"Badan ku asin???"
Adelard:" Tenang saja mandi mu yang tiga puluh menit itu tidak sia-sia"
Mie:"Hmhh geli Paman, Jangan jilati kuping ku "
Adelard:"Aku tidak dengar......"
Nafas Mie sudah semakin berat tampak ia sudah tidak bisa menahan nya lagi ....
Adelard:"Mie boleh aku melakukan nya ..."
Mie:"Hm .... Baiklah tidak masalah aku sudah siap ( Rileks Mie , santai tarik nafas)"
Adelard:"Lebarkan kaki mu ...."
Mie:"Hm...."
Adelard:"Anak baik .... Mie aku mencintaimu jadi jangan takut"Saat Adelard menyerang tubuh kecil Mie itu.
Mie:"Ahhhhh!!!!! Sakit!!!"
Bruuuuuuukkkkkkkk.......
Mie secara spontan mengeluarkan jurus bela dirinya dengan menendang suaminya hingga terjatuh dari tempat tidur.
Adelard:"Mieya!!!!! Kau .....(Hm kakinya gemetar dia menangis)" Mendekati Mie.
Mie:" Paman!!! Maafkan aku .... Tadi itu aku benar-benar spontan saja jadi .....Hiks hiks hiks"
Adelard:"Hahahaha kau tidak salah kok ..... Seharusnya aku lebih waspada yang aku nikahin ini wanita gorila yang suka mengamuk hahahahaha"
Mie:"Kau mengejek ku ...... Paman kau tidak apa kan????"
Adelard:" Tidak hanya kepala ku sedikit benjol"
Mie:"Hahahahaha.... Aku benar-benar payah sekali tapi bisa kita lakukan lagi besok jika tidak berhasil lakukan lagi hingga aku bisa membuat Paman lebih bahagia dari ini"
Adelard:"Tenang saja jangan terburu-buru????Kau sudah disini saja aku sudah senang sekali"
Mie:"Terimakasih Paman, Aku sangat mencintaimu.... ".
Adelard:"Hm lihat di jendela mereka sudah menghidupkan kembang api???"
Mie:"Kembang api cantik sekali"
Adelard:"Mie aku sangat mencintaimu .... Tolong tetaplah disisi ku selamanya"
Mie:" Aku akan selalu disisi mu Paman"
Adelard pun duduk memeluk Mie dari belakang di tutupi dengan selimut melihat kembang api yang begitu indah .
.
.
.
__ADS_1
.
Jangan lupa Votement yah....