
Api cemburu itu berkobar-kobar di wajah Mie yang begitu kecut melihat Adelard menyuapi Wen makanan buatannya.
Wen berasal dari kota B ia wanita yang terlihat sangat tulus mencintai Adelard namun ia adalah wanita yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang ia inginkan manis bibirnya itu membuat orang terpesona olehnya Namun tidak untuk Mie yang sedang cemburu itu.
Setelah sarapan Wen mencuci piring bersama Adelard begitu mesra Namun mata memang tidak bisa di bohongi Adelard selalu memperhatikan istrinya yang sedang menyirami bunga. Ia pun bergegas mendekati Mie yang terlihat cemberut.
Adelard : " Bunga ini bisa menangis melihat wajah kecut mu itu"
Mie : " ( Dulu dia mengatakan ini juga padaku) Ya sudah aku siram kau saja"
Adelard : " Hentikan baju ku jadi basah" Menutup wajah dengan kedua tangannya.
Mie : " Ha-ha-ha rasakan ini ini untuk orang yang suka ikut campur urusan orang lain" Menyirami tubuh Adelard yang seksi itu hingga basah.
Wen : " Tolong hentikan!!!Kau membuatnya basah bagaimana jika dia demam" Wen yang membawa handuk untuk Adelard
Mie : " Itu yang selalu ku inginkan membuatnya sakit dan ......."
Wen menarik tangan Mie hingga ia pun terkena air itu.
Mie : " Hahhh Apa sih mau mu!!! "Teriak Mie menatap Wen begitu sinis.
Wen : " Adelard dia menyiramku " Wen yang memulai dengan sebuah serangan untuk Mie
Mie : " Cih...Drama Queen sekali "
Adelard : " Mie ikut aku!!!!" Teriak Adelard yang membuat Wen tersenyum kecil.
Sebelumnya Wen sudah mengetahui pernikahan Adelard ia menerima semua itu karena cinta tulusnya walaupun ia merasa kecewa kepada Adelard.
Adelard memegang tangan kiri Mie ia menarik Mie ke dalam kamar mandi miliknya.
Mie : " Lepaskan aku!!! Aku kan gak salah!!!!" Berusaha melepaskan genggaman Adelard.
Adelard : "Hehehe tetap saja kau salah.... Hukuman mu adalah mandi bersamaku" Bisik Adelard yang membuat telinga Mie memerah.
Seperti biasa Mie mengerti bahwa Adelard adalah Pria yang selalu menggodanya.
Mie : " Mesum!!!! "
Adelard : " Aku kan suamimu???"
Mie : " Dasar kau menjebakku, Apa kau ingin balas dendam padaku"
Adelard : " Tidak....Aku hanya ingin bermain dengan kucing liar ku yang bertahun-tahun menghilang???" Sorot mata yang begitu licik.
Kemeja basah yang Adelard gunakan ia biarkan sembari memasuki bathup namun ia menunjuk Mie untuk membuka setiap kancing kemejanya sungguh menggoda hasrat terpendam Mie yang sedari Dulu menyukai Roti sobek Adelard.
Mie : " ( Dasar mesum....Hmmm Aku sudah lama tidak menyentuh nya aku raba sedikit boleh kali ya lagian aku kan istrinya??? Hahh Mantap👍)"
Adelard : " Matamu kenapa jelalatan seperti ingin menerkam diriku.....Buka kancing nya bukan meraba perutku....Dasar masih saja mesum seperti dulu selalu saja menodai ku!!!!"
Mie menghentikan tangan gatalnya itu namun matanya menatap Adelard begitu dekat.
Mie: " Paman apa kau tahu!!!Aku akan membuhuhmu!!!!!Haaapppp!!" Bibir kecil Mie melahap leher Adelard hingga memberikan gigitan yang membekas.
Adelard berteriak kesakitan ia pun tidak mau kalah dari Mie ia ingin menggigit leher Mie yang jenjang, Namun Mie menghindar sehingga Adelard tidak bisa menggigitnya
ia keluar dari bathup segera mungkin.
Mie : " Hohoho...Kau tidak bisa mengigitku kakek tua blekkkkkkkk!!!😋😋😋" Ia mengejek Adelard sembari keluar dari kamar mandi.
Adelard : " Ahhhh sial sakit sekali awas saja!!!! Kau tidak bisa lari dariku heeee!!!"
__ADS_1
Wen : " Sayang apa yang terjadi???? " Wen yang tiba-tiba masuk ke dalam kamar Adelard
Adelard : " Siapa menyuruh masuk ke sini???"
Wen : " Aku mendengar suaramu berteriak aku jadi khawatir "
Adelard : " keluar!!!! " Teriak Adelard itu membuat Wen semakin kesal dengan Mie apa lagi ia lihat bekas gigitan di leher Adelard.
Malam itu Mie bergegas keluar ia mengatakan bahwa akan bertemu dengan teman kerjanya Adelard yang sedang keluar bersama Wen tidak tahu di mana istrinya pergi.
Awalnya hubungan Wen adalah kesepakatan saja untuk bisnis mereka jalani namun Wen menginginkan hal yang lebih dari Adelard.
Wanita yang selalu ia cintai Adalah Mie sejak dulu hingga sekarang perasaan itu tidak pernah berubah begitu pun Mie yang menyimpan cintanya hanya untuk Adelard.
Tapi karena masa lalu kesalahpahaman kebohongan dan keegoisan mereka Membuat hubungan mereka retak yang tidak tahu kapan akan kembali seperti dulu lagi.
Dimana Mie berada??
Ternyata ia sedang bertemu dengan teman lamanya Pria tampan yang selalu bersamanya saat kerja di klinik desa.
Tidak hanya teman tapi Pria itu pemilik klinik di desa.
Mie : " Tama kenapa gak kasi tahu aku kalau kamu kemarin kesini???"
Tama : " Aku kan gak mau ganggu kamu???"
Mie : " Aku terpaksa menikah dengannya!!!"
Tama : " Andai saja aku disana???"
Mie : " Kau ini mau selingkuh ya!!!" Mie menjewer telinga Tama.
Tama : " Ahh sakit tahu...Aku tidak menyangka dia mengkhianatimu!!!"
Mie : " Sudahlah semua sudah terjadi???Aku hanya bisa berdoa agar hidupku bisa kembali seperti semula"
Mie : " Tenang saja aku tidak apa-apa kok"
Tama : " Siapa Pria yang menggantikan nya???Kau pasti tidak mencintainya???"
Mie : " Hahaha benar sekali dia itu Pria tua yang sok keren yang ada pada dirinya adalah hal buruk haaahh jangan sebut- sebut tentang dirinya rasanya aku ingin muntah"
Tama : " Kau kejam sekali hahaha???"
Mie tertawa begitu keras Tama pun hanya tersenyum melihat kelakuan Mie yang selalu ceria meskipun sedang sedih. Tiba-tiba saat ia melihat ke belakang Mie terdiam kaku seperti batu.
Mie : " ( Oh tuhan.... Sepertinya aku akan dibunuhnya hari ini!!!!!)"
Adelard : " Mieya Miesila apa kau lupa dengan statusmu!!!" Teriak Adelard yang membuat Tama heran.
Mie : " Tama.... Aku pulang dulu ya besok kita lanjut lagi????" Mie yang berusaha berdiri dari tempat duduknya.
Adelard : " Kau ikut aku!!!!" Adelard mengangkat tubuh Mie di depan Tama.
Tama terkejut melihat Mie namun ia sadar bahwa Pria itu adalah suami teman kerjanya.
Adelard Abraham Pria kaya raya di kota A memiliki banyak perusahan di dunia.
Tama adalah Pria tampan dan lembut ia sudah memiliki seorang tunangan, Namun hatinya terguncang saat melihat Mie untuk pertama kalinya. Ia sudah jatuh cinta pada Mie namun karena ingin menjaga persahabatan mereka ia tidak berani mengatakan secara langsung kepada Mie.
Mie : " Paman lepaskan aku!!!"
Adelard : " Masuk ke dalam mobil!!!"
Wen : " ( Dasar wanita sialan ini lihat saja Adelard pasti akan memarahimu) Sayang jangan begitu keras padanya"
__ADS_1
Adelard: "Jangan ikut campur...Kau naik taxi saja"
Wen : " Apa!!!! "
Adelard : " Jangan membantah!!!!!"
Wen terdiam mendengar perkataan itu ia malah tidak di perdulikan Adelard. Ia mengerutu sembari mencari taxi ia berencana membuat hidup Mie menjadi hancur hingga tidak ada satupun yang menyukainya.
Adelard membawa Mie pulang saat itu rumah Adelia kosong ternyata mereka sedang makan malam bersama. Tapi semua itu hanya alasan agar Adelard dan Mie bisa berdua saja. Sungguh kesempatan yang bagus untuk mengerjai kucing liar Adelard ini.
Adelard : " Jadi aku ini Pria tua ingin muntah menyebutku!!!!" Teriak Adelard begitu keras.
Mie : " Itu.....Aku hanya bercanda"Menatap Adelard dengan senyum lebar.
Adelard : kau bilang bercanda!!! Bagaimana dengan ini!???" Lirik Adelard yang penuhi api cemburu.
Adelard merapatkan tubuh Mie di dinding ia menatap Mie begitu tajam sehingga Mie terlihat takut tentu saja jantungnya masih berdebar-debar saat bersama Adelard.
Mie : " Aku minta maaf...Tolong jangan seperti ini" Berusaha melepaskan diri dari Adelard.
Adelard : "Siapa Pria itu!!!" Bibir Adelard mengecup bahu Mie.
Mie : " Tama adalah teman kerjaku wajar saja aku begitu akrab padanya dia juga sudah bertunangan "
Adelard : " Cih.... Tatapannya itu begitu mesum padamu apa kau tidak sadar"
Mie : " Hahaha apa aku salah dengar yang aku tahu hanya Paman yang menatap ku seperti itu"
Adelard : " Apa kau bilang!!!"
Chuuu.....
Hahhh....
Chuuuuu....
Chuuuuu ......
Mie : " Hentikan Paman...Aku tidak bisa bernafas"
Chuuuuu....
Adelard tidak berhenti mencium bibir Mie yang sudah lama ia tidak sentuh selama bertahun-tahun ......
Haaaahhh.....
Haaaahhh .....
Adelard : " Aku adalah suami sahmu ...Kau harus ingat itu aku boleh melakukan apapun pada tubuh kecil pendek mu ini"
Setelah melepas ciuman itu Adelard berjalan mengambil minuman di dalam kulkas ....
Mie : " Dasar......Rasakan ini!!!!" Mie melemparkan buah pisang yang mengenai kepala Adelard.
Adelard : " Mieya!!!!!"
Mie berlari sekuat tenaga memasuki kamar dan menguncinya.
Mie : " Haaahh dasar dia itu gak berubah sama sekali masih saja suka memaksaku mesum mesum mesum......Sudah lama dia tidak menciumku ahhh aku juga mesum!!!Mie sadarlah dia hanya mempermainkan dirimu dia pasti sudah sering melakukan ini dengan Wen???"
Tanpa ia sadari air mata itu pun membasahi wajahnya perasaan yang dulu itu apa mungkin sudah benar-benar berakhir????
#Novel Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamanya S2
Up hari senin lagi yaa.......
__ADS_1
Terimakasih😘