Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamannya

Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamannya
S2 Ep 17 Cemburu buta


__ADS_3

Siang itu Mie dan Hina ke kantin perusahan untuk memakan beberapa makanan enak .


Mie :" Chef aku suka sup kepiting ini ....Kau hebat sekali bisa membuat makanan enak"


Chef: " Terimakasih..... Nona "


Adelard :" Aku sup kepiting juga "


Mie :" ( Kenapa ikut-ikutan sih?? Kalau Makan disini malah membuat orang curiga)"


Adelard : " Ei ayo kita makan .....Ia melintasi Mie dengan wajah patung yang menyebalkan itu"


Mie" Dia mengabaikan ku dasar kakek tua"


Hina " Ayo kita makan Mie, Pamanmu itu baik lho "


Mie : " Dia memang baik ....Tapi menyebalkan"


Mie dan Hina duduk di bangku pojokan karena tidak ingin terlihat mencolok oleh orang lain. Karena ia orang baru namun sudah bekerja menjadi desain grafis kemudian seorang Pria yang terlihat lumayan tampan itu mendekati Mie .Ia memperkenalkan dirinya yang bernama William ia bekerja di lantai dua sebagai manager pemasaran di perusahaan Adelard, Mie pun memperkenalkan dirinya seperti biasanya ia selalu cuek terhadap Pria.


Tanpa ia sadari hal itu lah membuat semua pria tertarik padanya .


William : " Besok apa kamu ada luang .... Aku dengar kamu dari kota A "


Mie : " Aku tidak bisa karena ( Karena rumah berantakan aku harus beres-beres ) Aku sudah janji dengan Hina menemaninya belanja ??? Benarkan Hina???"


Hina : " ( Si cantik ini jika dia seperti ini semua Pria pasti semakin penasaran ) Ia kami akan berbelanja "


William : " Bagaimana jika kita bersama-sama saja "


Hina : " Aku ingin membeli ****** ***** apa Manager mau mengantar kami!!!"


Mie : " Pff.... ( Kali ini aku mempunyai teman seperti Zia, Tapi hina sedikit lebih lembut ) "


William : " Hah!? Sayang sekali... Tapi lain kali kita bisa ketemuan di luarkan ...Ini nomor ponsel ku "


Mie : " Baiklah.... Aku akan menghubungi mu"


William :" Hm Aku ada sedikit urusan .... Aku duluan ya...."


William pun pergi tergesa-gesa karena teman-temannya sudah menunggu William.


Saat Mie menoleh kearah Adelard, Adelard sudah tidak ada lagi di tempat duduknya makanannya juga belum ia habiskan.


Hina : " Kau ini .... Dia itu tampan lho"


Mie :" Hahaha Aku dulu pernah di campakkan Pria .... Jadi Aku takut "


Hina :" Hahahaha orang secantik kamu dicampakan"


Mie : " Aku serius sudah tiga kali malahan ..."

__ADS_1


Hina : " Sabar yaa.... Kalau aku sih belum pernah pacaran jadi aku tidak paham "


Mie : " Kamu juga cantik tapi tidak percaya diri.... Kacamata mu lepas saja "


Hina :" Hah!!! Jangan ....Aku suka seperti ini"


Mie : " Baiklah pulang dari sini ayo kita belanja .... Aku sudah lama tidak berbelanja"


Hina: " Aku tidak bisa ....Aku harus hemat untuk biaya hidup ku dan pengobatan ibuku"


Mie : " Aku juga pernah begitu berjuang untuk keluarga .... Apa kau senang melakukan nya"


Hina :" Aku senang bisa berjuang untuk keluargaku"


Mie : " Yosh...... Pulang kerja temani aku berbelanja setelah itu bawa aku ke rumah sakit "


Hina :" Rumah sakit....."


Mie : " Ia menemui ibumu"


Hina: " Apa kau yakin ????"


Mie : " Tentu saja "


Hina : " Rumah sakit yang dipenuhi orang gila "


Mie : " Hahaha kau lucu sekali tentu saja kita akan kesana ibu mu suka apa???"


Mie : " ( Lavender???? ) "Mengingat kembali masa lalu saat ia memberi lilin Lavender untuk Adelard.


Hina : " Kau tidak suka ya"


Mie : " Aku suka sekali ayo kita ke kantor kau harus mengajariku"


Hina : " Mie terima kasih aku senang sekali kau begitu baik sama seperti Direktur Adelard yang membantu ku "


Mie : " Membantumu apa"


Hina : " Dia menerima ku bekerja disini tanpa tes apa pun ia begitu baik "


Mie : " Hm benarkah??? "


Hina : " Tidak hanya itu ia juga membiayai sekolah adikku namun dengan syarat bekerja di perusahaan nya"


Mie : " Aku tak menyangka dia sebaik itu "


Hina : " Ya tidak hanya kami di panti juga anak lain di sekolah kan"


Mie : " Panti ????"


Hina menceritakan kejadian tiga tahun lalu Hina adalah anak yang berasal dari panti asuhan saat itu tiga tahun lalu ia bertemu Adelard . Adelard begitu baik ia menyekolahkan semua anak panti menolang anak-anak yang kesulitan baik jasmani dan rohani.

__ADS_1


Hina bertemu keluarga nya saat ia bangku kuliah dia bertemu ibunya sedang sakit di rumah sakit jiwa .Hina sempat terpojokan sontak membuat dirinya hampir menyerah dengan hidup nya ibu nya tidak mengenal nya sama sekali. Wanita yang ia sebut bibi itu yang membawanya ke keluarganya yang menjadi ibu tirinya yang sangat tidak peduli padanya apa lagi ayahnya yang terkadang melupakan dirinya.


Suatu hari hujan-hujan ia kembali ke panti disana terlihat Adelard yang masih berbincang dengan anak lain. Saat itu Hina menceritakan semua padanya tentang ibunya sakit jiwa karena ayah nya menikah lagi dan dia dan adiknya di kirim ke panti di saat mereka masih kecil. Adelard pun memberi solusi dan membantunya untuk tetap tidak menyerah ia berkata " kau masih memiliki adik dan ibu yang harus kau perjuangkan jadi jangan menyerah"


Perkataan itu membuatnya tertegun dan ingin menepis semua pemikiran nya yang tidak memiliki arti itu.


Mereka berdua berbincang begitu serius hingga tidak tahu Adelard dan Ei berdiri di belakang mereka. Saat itu mereka sedang berada di dalam ruangan .


Adelard menarik kuping mereka berdua


Adelard :" Mau ku potong gaji kalian "


Mie : " Aww.....Sakit tahu"


Hina : " Maaf Direktur aku salah"


Adelard : " Ei dan Hina bisa kalian ambilkan dokumen yang di ruangan ku"


Hina pun tersenyum kecil hatinya begitu senang rasanya ingin terbang .


Mereka berdua pun pergi ke ruangan Adelard


Adelard : " Apa kau ingin berkencan dengan William "


Mie : " Tidak .... Aku takut "


Adelard : " Baguslah kau tahu statusmu.. "


Chuuuuu......


Chuuuuuu....


Mie:" Apa yang kau lakukan ..... Bagaimana Jika ada yang melihat"


Adelard : " Ruangan sudah di kunci Ei .... Kita bisa melakukannya sampai puas "


Plaaakkkkk..........


Mie : " Aku benci dirimu, Paman aku bukan wanita murahan yang bisa Paman sentuh-sentuh sesuka hati, Paman tidak memikirkan bagaimana perasaan ku di perlakukan seperti ini"


Adelard: " Kau sungguh naif kau juga sering melakukan ini dengan Chris!!!!"


Mie : " ( Aku tidak pernah menerima ciuman Siapapun selain dirimu Paman ) Paman aku pergi......"


Adelard :" Kau mau kemana ini masih jam kerja"


Mie:" Bukan urusan Paman"


Mie pun keluar ruangan sembari menghapus air matanya hingga tak sengaja menabrak Hina, Hina pun terkejut Mie pun menjelaskan bahwa ia tidak bisa bertemu ibu Hina hari ini, Setelah mengucapkan itu Mie pun pergi keluar kantor .


Karena persaan Mie sedang penuh dengan amarah yang membara.

__ADS_1


Ia kesal Adelard menyentuhnya tanpa memikirkan perasaan Mie yang begitu tersakiti. Di sentuh Pria yang sudah punya pacar sungguh Pria kejam!!!! ...


__ADS_2