Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamannya

Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamannya
S2 Ep 2 Malam pertama kelam


__ADS_3

Malam itu acara begitu meriah Adelard dan Mie tidak berbicara satu kata pun mereka terlihat sangat tidak bahagia namun mereka harus menciptakan kesan baik di depan umum.


Zia menjelaskan itu pada Ray dan Alex yang penasaran tentang kejadian mengejutkan tentang mereka berdua. Karena yang Mereka tahu pernikahan Mie bukan bersama Adelard.


Beberapa orang menanyakan hal itu kepada Wulan ia membuat cerita palsu bahwa calon suami Mie itu merelakan mereka berdua menikah karena sebelumnya mereka sudah saling jatuh cinta.


Acara berjalan lancar Zia yang terus bersama Mie membuat Adelio kesal karena tidak di hiraukan Zia. Setelah acara pernikahan mereka berkumpul makan bersama begitupun Ray dan Alex yang membawa istri dan anak mereka.


Mie : " Apa ini anak Kak Ray ganteng sekali???"


Memegang pipi anak Ray.


Ray : " Tentu saja aku saja ganteng seperti ini"


Bella : " kamu itu kok sok ganteng banget sih!!! Nanti kamu juga punya anak seganteng papanya bukan begitu Adelard "


Adelard : " Itu terserah Mie yang ingin melahirkan anak- anak ku!!!! "


Mie : " Ha??? (What!!!! Melahirkan???Dia pikir aku mau....Bagaimanapun juga bulan depan kita akhiri lelucon ini Paman!!) Aku belum memikirkannya lebih baik kita lihat ke depannya saja"


Zia : " Hemm....Kita bulan madu di mana Mie?"


Pertanyaan yang mengangetkan kedua pasangan ini


Mie : " Uhuk Uhuk Apa sih Zia lagian Adelard begitu sibuk" Berusaha mencari alasan yang tepat


Adelio : " Apa kalian tidak honeymoon"


Adelard : " Itu terserah dirinya... Permisi aku lelah sekali " Adelard berdiri dan pergi meninggalkan mereka yang sedang berbincang satu sama lain.


Ray : " Kau tidak tahan lagi ya????"Meneriaki Adelard yang tetap berjalan tanpa membalas pertanyaan Ray.


Mie : "Alex bagaimana denganmu " Mie berusaha mengalihkan pembicaraan.


Alex : " Istriku sedang hamil anak pertama kami, Aku harap kau begitu juga"


Ray : " Kalian ini kenapa sih masih egois padahal sudah menikah"


Mie : " Ketahuan ya heee"


Wulan : " Ibu yakin kau akan bahagia dengan Adelard maka dari itu aku dan Adelia sepakat menikahkan kalian" Memegang tangan Mie


Adelia : " Susul lah suamimu.... Pergilah nanti aku marah lho"


Mie yang tidak tahu harus berbicara apa lagi pada mereka pun hanya bisa terdiam saja badannya begitu lelah.


Saat di depan kamarnya ia berhenti karena ia begitu gugup karena berada satu kamar dengan mantan pacarnya dan sekarang menjadi istrinya dengan terpaksa. Ia menahan gugup sembari membuka pintu kamar yang tidak terkunci terlihat Adelard sudah tertidur di sofa ia dengan spontannya mengambilkan selimut untuk Adelard.

__ADS_1


Adelard : " Apa itu kau??" Membuka kedua matanya.


Mie : " Siapa lagi kalau bukan diriku ....Ini pakailah selimut mu!" Terlihat wajah Mie yang terlihat judes menatap Adelard.


Adelard : "Kau masih saja judes seperti ini pantas saja di tinggal lari oleh calon suamimu ..... Tolong ambilkan aku minuman haus sekali"


Mie pun mengambilkan minuman untuk Adelard yang membuka televisi.


Mie : " Terserah aku dong .... Orang tua jangan ikut campur !!!"


Saat memberikan minuman untuk Adelard ia mengambil handuk sembari berjalan ke kamar mandi.


Adelard : " Heh!!! Kalau ngomong gak pernah ada sopan-sopannya sama sekali "


*


Kemudian Adelard berbaring di tempat tidur ia memejamkan kedua matanya ia masih mengingat kejadian tadi pagi yang membuatnya ingin menghancurkan keluarga Chris tapi melihat Mie menggunakan gaun itu begitu cantik membuatnya Adelard tersipu malu.


Adelard : " Sejak dulu dia memang cantik "


Mie : " Paman!!!! Pergi sana ..... Kenapa kau tidur di ranjang ku" Sembari mengeringkan rambut


Adelard: " Memangnya kenapa ini kan ranjang ku juga aku juga tidak akan menyentuhmu dasar bebek buruk rupa"


Mie : "( Harusnya aku tahu dia tidak pernah berubah)" Menatap Adelard begitu kesal


Adelard: " Apa yang kau lihat dasar mesum"


Mie mengambil beberapa bantal melemparkan ke Adelard ia pun membalas Mie hingga membuat keributan di kamar.


Adelia pun mengetuk pintu dan memarahi mereka karena membuat malu tamu lain yang menginap di hotel itu.


Mie pun secepat mungkin berbaring di ranjang agar Adelard tidak bisa berbaring di dekatnya. Mie lupa dengan Adelard yang bertubuh besar dan tidak mau kalah itu menggulung nya dengan selimut.


Mie : " Paman Aku tidur di sini ..... Ahhh lepaskan aku!!!"


Adelard : " Dasar anak kecil!!!!!"


Adelard yang sudah menggulung Mie membawanya ke sofa dan berbisik " Jangan menyentuh ranjang itu jika tidak aku akan melakukan malam pertama kita hohohoho "


Mie : " Hentikan.....Aku akan tidur disini!!!! "


Mie memejamkan kedua matanya ia menutup wajahnya dengan selimut karena wajah nya sudah terlihat memerah.


Adelard hanya tersenyum kecil melihat tingkah Mie yang tidak pernah berubah sedikitpun. Matanya masih belum bisa terpejam ia mengingat kembali tentang ucapan Mie tadi pagi sungguh membuat hatinya begitu terluka.


Adelard : " Hei...Apa kau sudah tidur??" Adelard menatap Mie yang berpura-pura tertidur

__ADS_1


Mie : " Ada apa lagi??Aku ngantuk nih!!!"


Adelard : " Apa kau bisa tidur padahal sudah di campakkan Pria!!!"


Mie : "Sial.....Aku tidak ingin mendengar apa pun darimu!!!"


Adelard : " Aku rasa itu karma karena telah mencampakan diriku!!!!"


Mie : "Ya itu benar sekali, Aku memang sejak awal tidak pernah menyukaimu!!!"


Adelard : " Kau hebat sekali ya!!!Aku tidak menyangka Kak Wulan memiliki anak seperti mu!!!! "


Mie : " Yah aku memang hebat ..... kau saja yang mengangapnya terlalu berlebihan berharap aku akan mengharapkan cinta mu yang palsu itu!!! Untung saja pada saat itu aku tidak pernah berpikir untuk mencintaimu Paman!!!"


Adelard : " Apa kau bilang!!!! ( Dia selalu saja membuat darahku naik) Aku berlebihan!!!! Yah benar perasaan itu hanya sebuah kepalsuan saja agar bisa menjebak bebek buruk rupa yang tidak pantas berada disamping ku!!!!"


Mata Adelard memerah mendengar ucapan Mie tubuhnya menjadi terasa panas.


Mie : " Aku tahu ....Aku memang tidak pantas di sampingmu karena kau hanya kakek tua yang suka bermain dengan gadis muda!!!!"


Adelard : " Kau!!!! ( Akan ku buat kau sengasara di genggamanku) "


Mie : " Kenapa!!!! Mau memarahi diriku lagi!!!!"


Adelard : " Aku tahu hubungan kita sejak awal memang hanya sebuah permainan apa lagi pernikahan ini sebuah lelucon yang sangat menjijikan"


Mie : " Maka dari itu akhiri secepatnya....!!!!"


Mie berusaha menahan rasa sakit yang mendalam di hatinya. Ia sengaja berbohong tentang perasaan nya karena ia tidak mau terulang lagi kejadian dimana ia menjadi orang ketiga dan satu hal lagi kebohongan Adelard menyadarkan nya bahwa cintanya bertepuk sebelah tangan.


Adelard : " Satu hal lagi saat itu aku tahu kau bersembunyi dimana???? Heeehh.... Dasar anak kecil kau pikir aku akan mencari mu!!!!"


Mie : " ( Hah!!! Rasanya aku ingin menangis .. Ternyata aku sendiri yang jatuh cinta padanya dan berpikir ia akan mencariku)"


Adelard pun pergi keluar kamar ia tidak tahan dengan semua ucapan Mie yang terasa menyesakkan.Ia bertekad akan membuat Mie merasakan apa yang ia rasakan selama bertahun-tahun.


Perasaan cinta itu mungkin akan memudar jika mereka terus berbohong ....


Kesalahpahaman ini terus berlanjut karena cinta lama mereka belum kembali bersemi.....


Kapan cinta itu bersemi lagi????


#Novel Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamanya S2


Ayo vote , Like , Coment


Novel aku ya.....

__ADS_1


Biar makin semangat author buat ceritanya...


Update 3 hari sekali ya .....


__ADS_2