Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamannya

Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamannya
S2 Ep 39 Adelio dan Zia


__ADS_3

Matahari yang menyilaukan itu membangun Adelard dari tidurnya. Adelard menatap Mie yang tidur di lengannya hingga tangannya terasa keram. Saat ia mengecup kening Mie , Mie terbangun.Mata mereka saling bertatapan dan tertawa kecil, Mie pun memeluk Adelard dan berbisik "Selamat pagi, Sayang..."


Adelard yang geram dengan ucapan itu mengigit telinga Mie, Mereka berdua saat itu masih dalam keadaan tanpa berbusana karena setelah melihat kembang api mereka langsung tertidur.


Adelard pun mengambil pakaiannya untuk Mie gunakan saat keluar dari kamar. Saat keluar kamar mereka berdua terkejut disana terlihat beberapa karyawan bahkan Adelia dan Wulan melihat mereka.


Dewi :"Mie kenapa di kamar Direktur???"


Adelard:"Huh ketahuan juga ....Baiklah dengarkan baik-baik aku akan memberitahu kan kalian??? "


Dewi :" Tentang apa itu Direktur????"


Adelard:" Mieya Miesila ini adalah istri sah ku ... Kami sudah menikah 6 bulan lalu "


Sella:"Ah... Itu bohong kan???"


Dewi:"Jadi yang kita anggap teman ini istri bos kita "


Ei:"Benar sekali .... "


Dewi:"Hina , Jangan-jangan kamu sudah tahu???"


Hina:"Maaf aku tidak bisa memberitahu kalian karena ini perintah Direktur "


Sella:" Nyonya Mie maafkan saya dan Dewi jika Membuat salah"


Mie:"Hahahaha santai saja kita ini kan teman... Kalian sudah bekerja dengan giat tidak ada kesalahan" Merangkul Sella dan Dewi


Dewi:" Tapi aku pernah membuat kesalahan,Nyonya Mie???"


Mie:"Panggil aku Mie saja, Sekarang ayo kita sarapan pagi" Menuju ke ruang makan.


Adelia:" Hm??? Apa tadi malam berhasil Adelard?"


Wulan:" Anak ku??? Akhirnya sudah benar-benar dewasa"


Adelard:" Hm pegang kepala ku ini .... "


Wulan:" Benjol???"Memegang kepala Adelard


Ray:"Hahahahaha dasar amatiran ....."


Adelard:" Kenapa kau disini!!!!!! Bukannya kemarin kau sudah pulang"


Adelia:" Hahahaha apa Mie menendang mu.... Jadi dia sekarang masih gadis, Aku akan menganggu nya"


Adelard:"Kak Adelia jangan mengajarkan kata-kata erotis padanya"


Adelia:" Apa dia menggunakan nya kamu suka kan Adelard, Jangan malu-malu begitu "


Wulan:" Hahahaha .... Anak ku benar-benar polos sekali"


Ray:" Adelard , Kau harus belajar padaku ...."


Adelard:" Kau pikir aku ini pengecut.... Hah "


Ei:" Bagaimana mereka semua sudah tahu tentang Mie??"


Ray:" Bagaimana besok kita adakan pesta pernikahan mu .... "


Bella:" Benar sekali ... Anggap saja kau memperkenalkan istrimu itu"


Adelard:" Benar juga ... Apa besok tidak terlalu terburu-buru"


Bella:" Tenang saja serahkan ini kepada kami ... Ei dan Hina ikut juga"


Hina:" Baiklah aku akan ikut ...."


Ei:" Siang ini kita pun akan pulang .... Liburan sudah berakhir"


Adelard:"Baiklah aku mengandalkan mu "


Siang itu mereka bersiap-siap untuk pulang saat itu karyawan kantor terlihat lesu dan lemah ternyata Pria yang mereka idola-idola kan itu sudah menikah enam bulan lalu .


Dewi:" Pantas saja mereka dekat sekali"


Boy:" Tapi mereka sangat cocok ... Direktur mempunyai istri baik seperti dia "


Sella:" Benar juga ... Dari pada Wen yang sombong itu ...Tapi Mie selalu menganggap kita temannya"


Dewi:" Benar!!! Mereka cocok sekali "


Hina:" Maaf yah aku tidak memberitahu kalian"


Dewi:" Tidak apa yang terpenting sekarang kita sudah menjadi tim yang hebat tahun ini"

__ADS_1


Ei:" Gaji kalian di naikan tahun ini .... Satu hal lagi kalian dapat voucher makan gratis dalam satu bulan ini di kantin perusahaan"


Dewi :" Benarkah!!!! Terimakasih Mie pasti dia yang mengusulkan itu kepada Direktur"


Hina:" Ia benar sekali .... Dia tahu saja kalau bulan ini kita gak punya uang"


Ei:" Hahahaha......"


Boy:" Terus kalian berdua kapan, Menikah???"


Ei:"Secepatnya ....."


Dewi:" Bagaimana keluarga mu????"


Ei:" Akan kami lalui bersama"


Sella:" Hahaha .... Enaknya masa muda???"


Dewi:" Kita berdua ini sudah tua tapi belum mendapatkan pasangan"


Sella:" Hah tenang saja pasti tahun ini kita akan akan menikah juga"


Boy:" Hah jangan banyak mengkhayal"


Sella:" Lihat saja nanti ...."


Semua pun bercerita seperti biasa di dalam bus mewah Adelard , Sedangkan Mie sedang bersama Adelard dan yang lain mengunakan mobil pribadi.


Mie:" Yakin??? Akan di adakan acaranya besok???"


Adelard:" Tentu saja agar tidak ada lagi Pria yang mendekati mu ...."


Mie:" Hm apa tidak masalah dengan Perusahaan jadi bahan gosip menikah dengan wanita muda"


Adelard:" Aku memang suka yang muda memang nya masalah buat mereka???"


Mie:" Om pedo???"


Ray:" Hahahahaha benar sekali ....."


Adelard:" Ray bukannya kau juga di tolak oleh wanita muda????"


Ray:" Hm jangan di bahas "


Bella:"Huh kamu juga sama ternyata ...."


Mie:" Bagaimana kabar Adelio dan Zia ??? Sekarang kandungan nya udah 5 bulan"


Wulan:" Kalian berdua jangan mau kalah dari mereka???"


Mie dan Adelard pun tersipu malu mereka berusaha mengalihkan pembicaraan.


Kali ini mereka akan pulang ke rumah Adelard yang mewah itu yang sudah lama tidak ia datangi . Sore itu Ray dan lainnya pun pergi mempersiapkan untuk pesta pernikahan Adelard.


Adelia:" Rumah ini tidak berubah .... Masih ada 50 pelayan "


Akira :" Nyonya selamat datang"


Mie:" Akira??? Aku rindu kamu ...."


Akira:" Aku juga .... "


Adelia:" Kamu ini sama siapa aja dekat yah ...."


Sony:" Nyonya Mie , Selamat datang sudah lama tidak bertemu"


Mie:" Sony, Gimana perkembangan cinta kalian"


Adelard:"Mereka bentar lagi akan menikah.... "


Mie:" Selamat ya .... Jangan lupa mengundang kami"


Kepala Pelayan:" Itu tidak boleh Nyonya karena kami hanya seorang Pelayan ..."


Mie:" Tapi aku mau datang ...."


Adelard:" Ikuti saja apa kata istriku ...Semoga kalian bahagia" Mengangkat tubuh Mie membawanya ke kamar yang sudah di persiapkan untuk mereka berdua.


Mie:" Paman lepaskan aku malu ...."


Wulan:" Kalian ini bermesraan terus .... Apa gak malu sama Pelayan-pelayan disini???"


Adelard:" Hm Tidak, Bagiku mereka adalah bagian dari keluarga Abraham" Memasuki lift.


Wulan:" Haha Adelard sekarang sudah berubah yah ....Adelia???"

__ADS_1


Adelia:" Akhirnya ia berubah juga semenjak Mie berada di sampingnya , Aku bahagia sekali"


.


...


Adelard membawa Mie ke kamarnya saat itu ia langsung mencium Mie penuh dengan perasaan yang mendalam. Ia bawa Mie ke ranjangnya membuat Mie terkejut.


Mie:" Hm tunggu Paman .... Aku belum mandi "Tersipu malu.


Adelard:" Kalau begitu ayo kita mandi bersama ...."


Mie:" Hm.... Apa??? Paman jangan membuat aku semakin malu" Menutup wajah.


Tiba-tiba Adelard mengangkat Mie masuk ke dalam kamar mandi, Ia pun meletakkan Mie di bathtub.


Mie:" Paman.... Baju ku jadi basah"


Adelard:" Kalau begitu sini aku bantu membuka nya ....."


Chuu .....


Kecupan Mie di bibir Adelard itu membuatnya berhenti melepaskan pakaian Mie ia tidak menyangka Mie berani juga memulai peperangan yang belum sempat mereka selesaikan.


Mie:" Paman .... Aku tidak ingin kalah darimu aku juga ingin membuat mu bahagia jadi izinkan aku mencium mu lagi"


Chu .....


Ciuman panas itu berlanjut hingga mereka selesai mandi, Adelard terus menghisap bibir kecil Mie hingga ia tidak bisa menahannya lagi. Ia pun mengendong Mie sembari berciuman menuju ranjang namun semua itu terhentikan ternyata Adelio dan Zia berdiri di depan pintu toilet melihat mereka berdua yang sedang bercumbu.


Mie:" Zia!!!!!!! Adelio!!!!" Mie menutup wajahnya


Adelard:" Kalian menganggu saja"


Adelio:" Maaf pintunya tidak di kunci jadi kami langsung masuk"


Adelard:" ( Untung saja kami keluar toilet masih menggunakan baju handuk )"


Mie:" Zia aku merindukan mu .....Hiks hiks " Memeluk Zia .


Adelio:"Jangan dekat-dekat dengan Istriku....."


Zia:" Sayang!!!!! ......."


Adelio:" Maaf ....Maaf heeee ... Mie Mie akhirnya sudah dewasa juga, Sudah pinter ciuman"


Mie:" Ahhh malu sekali .... Lagian semua pasangan seperti itu"


Wulan:" Mie , Ayo makan malam ...."


Mie:" Apa sudah malam .... Tidak terasa jadi tadi kita "


Adelard:" Kita tadi terlalu lama bermain air "


Adelio:" Buat iri saja????"


Zia:" Aku tidak suka bau mu ????"


Mie:" Jadi kamu gak suka bau Adelio??? Hahahaha bagus-bagus ..... "


Adelio:" Cih??? ... "


Mie:" Ahhh anak Tante .... Kamu gak suka ya bau badan ayahmu ini ... Tante juga gak suka soalnya dia itu jarang mandi"Berbicara di perut Zia.


Adelio:" Hahahaha Tante ???? Apa aku salah dengar???"


Mie:" Memang nya kenapa??? Jangan ganggu aku berbicara dengan anak mu ini"


Zia:" Mie??? Anak ku ini kelak akan memanggil mu Nenek..."


Mie:" Ha??? Haaaaaaa....... Aku masih mudah begini sudah jadi Nenek"


Adelard:" Kenapa???? Tidak mau ya sudah"


Mie:" Aku hanya baru sadar kalau Paman itu sudah tua "


Adelard:" Kau bilang apa???" Mencubit pipi Mie dengan penuh amarah.


Adelia:" Hahahahaha..... Tapi kan Adelard ganteng banget"


Mie:" Sakit Paman???? Tapi aku tidak terlalu mempersalahkan itu perasaan ku masih tetap sama walaupun Paman sudah tua" Berbicara sembari memalingkan wajah ke lain.


Adelia:" Romantis sekali .... Ayo kita makan???"


Adelio:" Yoshhhhh!!!!"

__ADS_1


Jangan lupa Votement yah...


Maaf lama menunggu ....


__ADS_2