Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamannya

Pria Itu Bukan Dia Tapi Pamannya
S2 Ep 30 Ciuman di kala hujan


__ADS_3

Mie yang kaget melihat Adelard sudah sadar itu, Ingin mendekatinya . Namun Adelard menghindari nya dan melemparkan bukti yang Wen berikan kepada Adelard tadi sore yaitu foto Mie bersama Chris saat mereka kencan.


Mie tidak bisa berbicara lagi ia mengigit bibirnya dan mencoba menahan air matanya agar tidak tumpah, Ia merasa bahwa dirinya memang membuat kesalahan besar. Mie saat itu mencoba menahan argumen nya ia berpikir lebih baik ia mengalah saja yang terpenting Adelard bisa kembali sadar itu sudah cukup.


Adelard:" Enyah lah dari sini!!!!!"


Ei:" Direktur!!! Kau salah paham????"


Adelard pun berbalik ia ingin kembali ke kamar nya tapi di tahan oleh Chris.


Chris:" Hei, Aku yang salah .... Aku yang mengancamnya!!!!Aku ingin merebut nya darimu!!!Jadi tolong maafkan Mie"


Adelard:" Hm Wanita yang selalu memberi harapan kepada semua Pria untuk apa di maafkan!!!"


Bruuuuuuukkkkkkkk.......


Chris pun memukul wajah Adelard begitu kuat hingga ia terjatuh, Tubuhnya masih lemah ia mencoba berdiri sendiri namun di bantu oleh Wen yang sengaja membuat Mie cemburu.


Chris:" Kau tahu betapa berharganya Mie bagi ku???? Tapi dia lebih memilih Pria pecundang seperti mu!!!!"Berteriak begitu keras.


Mie:" Kak Chris hentikan!!! ( Wen sudah di sisinya, Aku tidak tahu harus bagaimana lagi) "


Adelard:" Aku tidak peduli, Aku akan mengatur kepulangan mu besok .... Enyahlah dari kota ini bahkan hidup ku"


Ei:" Mie!!!!? Apa kah kau sudah menyerah!!! Segitu sajakah cintamu!!! "


Mie:" ( Paman, Karena diriku kau sampai hampir mati sudah banyak orang yang ingin mencelakai mu, Aku begitu lemah ....Seperti nya jika bersama Kak Wen kau akan aman )"


Adelard:" Katamu cinta, Wanita itu hanya pembohong dia selalu membohongi diriku...... Ei jangan ikut campur, Kau harusnya tahu siapa dirimu " Mata Adelard memerah .


Ei:" Aku berhenti!!!! Aku tidak peduli lagi dengan perusahaan mu!!!! Pria egois dan angkuh seperti mu tidak mengerti bagaimana menghargai orang lain!!!"


Adelard:" Kalian hanya sampah!!!!"


Wen:" Benar sekali kalian semua itu sampah, Haha"


Mie:" ( Paman, Aku tidak terima ini!!! Kau mengatakan teman ku sampah, Kau harus meminta maaf) "


Mie menarik kerah Adelard ia menampar wajahnya begitu keras.


Adelard:" Cih ......" Menatap Mie begitu sinis


Mie:" ( Matanya merah dan bengkak apa dia menangis, Bodohnya diriku kenapa aku ingin meninggalnya dan memberikannya kepada Kak Wen, Aku memang bodoh yang ia butuhkan hanya diriku aku tidak akan meninggalkanmu lagi)"


Kedua tangan Mie ia letakan di pipi Adelard, Yang membuatnya terkejut.


Mie:" Maafkan aku!!!Banyak Pria yang mendekati ku Tapi kau akan selalu menjadi pemenangnya!!! Hiks hiks hiks"


Chuuuuuuu........


Tatapan sinis itu berubah karena Mie mencium bibir Adelard hingga Adelard susah bernafas. Semua mata tertuju kepada mereka berdua hujan pun kembali deras sehingga yang lain berteduh tapi tidak untuk Mie dan Adelard yang masih berciuman.


Hina: Apa semua ini , Sayang!!!!! Apa Cinta terlarang?"


Ei:" Hah?! Dengarkan aku Mieya Miesila adalah istri sah Adelard Abraham!"


Hina:" Hah!!!?? Bagaimana ini bisa terjadi???"


Wen:" Sial!!!! Dasar wanita jalang!!!!"Wen pun pergi meninggalkan mereka.


Chris:" ( Mie!!! Maafkan aku yah .... Adelard jika kau membuatnya menangis lagi aku akan membunuhmu!!!")

__ADS_1


Saat Mie ingin melepaskan ciumannya, Adelard melahap kembali bibir kecil Mie hingga ia sulit bernafas, Mie membuka matanya saat itu ia melihat mereka sedang di lihat semua orang.


Mie mencoba melepaskan Adelard tapi ia tidak ingin melepasnya ia lihat air mata Adelard yang jatuh di pipinya.


Mie:" (Air mata ini, Aku juga tidak bisa menahannya lagi) " Mie pun menangis sembari berciuman dengan Adelard walaupun hujan begitu lebat bukan halangan untuk mereka.


.


.


.


.


.


Ray:" Hoiiiii.....Hoiii .... Apa yang kalian lakukan!!!! Jangan menghancurkan reputasi Rumah sakit Keluarga ku dong"


Adelard melepaskan ciuman Mie .....


Adelard:" Berisik!!!!!!"


Mie:" Ayo .... Nanti kamu sakit!!!!"


Adelard:" Aku masih marah!!!! Jadi jelaskan semua padaku"


Mie:" Ah malas banget.... Cari tahu saja sendiri aku ingin ganti pakaian dulu"


Adelard:" Hei , Mau kemana????"


Mie pun mendekati Hina membawanya ke kamar Adelard. Ei yang ingin menghindari Adelard tidak bisa karena Ray menghalangi nya


Ei:" Paman!!!! Aku tidak ingin bertemu orang itu lagi"


Ei:" Aku bukan bawah..."Ucapaan itu terhenti karena tiba-tiba Adelard merangkulnya.


Adelard:" Maafkan aku!!!! Tapi jelaskan semua padaku!!!"


Ei:" Tidak!!!! " Ei pergi begitu saja tanpa memperdulikan Adelard.


Chris:" Aku akan jelaskan semua!!!"


Adelard:" Kau tadi memukul ku yah???? Hahhh harusnya aku percaya pada Mie!!!!Bodohnya aku!!!!"


Ray:" Hahahah itu karena kau terlalu cemburu!!!"


Adelard:" Hah!? Sebenarnya aku takut dia pergi meninggalkan ku , Tapi aku juga tidak ingin ia menyukai Pria lain"


Ray:" Hahh kau ini ..... Mie sudah menjadi milik mu seutuhnya???"


Ei:" Direktur giliran kamu mandi?! Mie sudah selesai ia sedang makan malam di kantin"


Ray:" Hahahaha kau tidak marah lagi yah!??? Hahaha Ei ayo kita ke kantin kalian berdua selesai kan urusan kalian ..... Tapi jangan lupa susul kami "


Chris:" Oke ....."


.


.


.

__ADS_1


Kantin Rumah sakit


Hina:" Hm dari tadi kamu diam terus????"


Mie:" Maaf ya aku tidak cerita sama kamu???"


Hina:" Hahahha tidak apa-apa , Ei sudah menceritakan semua padaku"


Mie:" Tapi aku malu banget!!!!! Kalian ngeliat aku dengan Paman berciuman ......Ahhhhhhh malu banget aku lupa dengan semua itu karena terbawa perasaan" Menutup wajah


Hina:" Haaa itu terlibat romantis sekali seperti di film-film dewasa"


Mie:" Ahhhh malu sekali!!!! Sudah lama kami berdua tidak berciuman selama itu "


Hina:" Hahahaha , Aku juga jadi pengen???"


Ei: Pengen ngapain!!!"


Hina:" Hah!!! Ei aku jadi kaget???"


Ray:" Wah Mie .... Kau heb......" Mie menutup mulut Ray .


Mie:" Aku mau ke toilet dulu????" Wajah Mie Terlihat memerah.


Ray:" Kau malu yah??? Hahahahaha "


Ei:" Santai saja kami tidak melihat???"


Mie:" ( Tidak melihat katamu , Kalian yang tercengang itu apaan kalau gak ngeliat kami berdua)"


Mie pun ke toilet ia pun menghela nafas berkali-kali ia merasa gugup dengan apa yang terjadi, Rasanya begitu malu melakukan itu bersama Adelard.


Ray:" Lama sekali sih Mie!!! Pasti dia lagi Bo***"


Hina:" Kenapa tadi Mie menampar Direktur???"


Ray:" Tentu saja karena dia marah Adelard menghina kalian, Mie itu sangat menyayangi kalian"


Ei:" Apakah itu benar???? Dia benar-benar baik"


Hina:" Benar??? Pantas saja semua Pria menyukainya"


Ray:" Aku juga dulu sering di tolak mentah-mentah oleh nya??? Tapi walaupun begitu kami masih berteman bahkan seperti keluarga"


Hina:" Mie memang hebat!!! Berkat dirinya ibu ku sudah mau berbicara padaku?? "


Ei:" Benarkah , Syukurlah???"


Ray:" Bagaimana jika ibu mu di bawa kesini??? Di rumah sakit ini ada seorang dokter ahli terapi "


Hina:" Ahhh jangan??? "


Ray:" Tenang saja, Kau tidak perlu membayar biayanya serahkan saja padaku"


Ei:" Paman terimakasih ......"


Hina:" Terimakasih , Paman"


Ray:"Hahahaha aku seperti orang tua saja "


Lanjut .......

__ADS_1


Mina-san jangan lupa Votement yah


__ADS_2