
Bunyi ponsel milik Adelard itu membangunkannya dari tidur sorenya di depan televisi bersama Mie karena kelelahan melipat pakaian yang begitu banyak. Setelah Adelard mandi karena ia harus mengunjungi Amira ia menyelimuti Mie yang masih tertidur karena kelelahan.
" Apa kau begitu lelah???Tidurlah.... Aku akan menemui Amira malam ini rasanya sedikit gugup apa ada kabar buruk....Malam ini aku akan pulang "Ujar Adelard sembari mengecup Mie dengan lembut,Kecupan itu di sadari oleh Mie yang membuatnya merasa hangat.
Tibalah Adelard di kediaman Rumah Amira yang megah.
Keluarga Amira Adalah salah satu orang terkaya di kota A mereka memiliki banyak perusahan.
"Sayang, Aku menunggumu loh......."Ucap Amira sembari memeluk Adelard.
"Hmmm....Aku kan sudah berjanji padamu"Ucap Adelard.
"Aroma di tubuhmu rasanya tidak asing...."Tanya Amira sembari mencium aroma di pakaian Adelard.
"Hhmm benarkah..."Jawab Adelard yang tidak memperdulikan itu.
"Nak Adelard ayo kita makan bersama, Apa kau tahu Amira sudah memasakan sup kepiting untukmu"Ujar Ayah Amira.
"Hmmmm benarkah, Mie juga sering membuatkan aku sup kepiting "Ucap Adelard yang di pikiran hanya ada Mie.
"Siapa itu????"Tanya Ibu Amira.
"Hhmm dia itu adalah calon istri Adelio, Bu" Ucap Amira, Ibunya bisa cemas jika ibunya tahu bahwa Adelard sangat dekat dengan Mie.
"Oh aku pernah mendengarnya aku dengar dia sangat cantik "Ucap Ibunya Amira.
"Ya dia memang wanita cantik "Ucap Adelard.
"Ayo makan lah....."Ucap Ayah Amira.
"( Kenapa aku cemburu lagi rasanya ingin menangis, Aku tidak boleh begini) "Ujar Amira di dalam hatinya ia cemburu melihat Adelard semakin dengan Mie.
"Amira kau kenapa???...Masakan mu enak malah lebih enak dari pada anak kecil itu ( Melihat tingkah Amira sepertinya Amira menyadari sesuatu maafkan aku ) " Ucap Adelard yang membuat Amira senang.
"Benarkah ...Aku besok akan membuatkannya untukmu"Ujar Amira.
"Baiklah, Terimakasih Amira"Ucap Adelard sembari memegang tangan Amira.
*
Beberapa menit kemudian setelah makan malam itu Adelard duduk bersama keluarga Amira.
"Silahkan di minum teh hijau ini "Ucap Ibu Amira.
"Terimakasih tante...."Ujar Adelard.
"Nak adelard kapan kalian akan menikah"Ucap Ayah Amira yang berterus terang.
"Tentang itu , Aku belum memikirkannya maafkan aku...."Ucap Adelard.
"Tiddak apa....Kalian sudah lama bersama aku akan bicara dengan kakakmu tentang tanggal pernikahan kalian"Ujar Ayah Amira.
"Tapi....."Ucapan Adelard terhenti.
"Apa ada masalah ....." Tanya Ibu Amira.
"( Wajah Amira begitu sedih aku tidak bisa berbicara apapun) Baiklah kalian bisa bicarakan pada kakakku, Paman dan Tante aku permisi karena ada sedikit urusan pekerjaan dengan Adelio"Ucap Adelard ia berdiri dari tempat duduknya.
"Baiklah.....Jangan lupa sering - sering temui kami"Ujar Ibu Amira.
"Baiklah, Aku permisi"Ucap Adelard.
Saat itu Amira hanya berdiam saja, Sangat terlihat dari raut wajah Adelard yang tidak ingin menikahi Amira.
Adelard pun menaiki mobilnya hujan pun turun begitu deras.
"Bagaimana ini????Kenapa selalu Mie di dalam pikiranku!!!!Apa aku benar-benar jatuh cinta padanya????Rasanya aku ingin memeluk mu Mie!!!!"Ucap Adelard di dalam mobil.
🏎🏎🏎🏎🏎🏎🏎🏎🏎🏎🏎🏎🏎🏎🏎🏎🏎🏎🏎🏎🏎🏎🏎🏎🏎🏎
Dua puluh menit kemudian Adelard pun sampai di rumah Mie, Ia melihat seorang wanita yang menunggunya menggunakan payung karena hujan begitu deras saat itu.
"Mie Apa yang kau lakukan di depan rumah mu....."Tanya Adelard sembari keluar dari mobil.
"Paman....."Teriak Mie ia berlari mendekati Adelard saat itu ia memeluk Adelard begitu erat.
"Paman....Akhirnya kau datang juga"Ketus Mie sembari memeluk Adelard.
"Memangnya ada apa?????"Tanya Adelard.
"Tidak, Aku hanya menuggumu bukannya kau akan menjagaku???( Aku takut ada berita buruk yang terjadi padamu perasaanku hanya tidak nyaman)"Ucap Mie sembari menatap Adelard.
"Baiklah jika begitu ayo kita masuk ke dalam rumah "Ujar Adelard yang bahagia sekali telah di tunggu Mie.
"Terimakasih sudah menungguku"Ucap Adelard sembari meremas bahu Mie.
"Hmm pada saat itu Paman juga menungguku di depan rumah"Tanya Mie.
__ADS_1
"Itu karena kau kencan dengan pria lain"Ketus Adelard wajahnya menjadi dingin kembali.
"Jadi aku tidak boleh kencan"Tanya Mie yang kesal.
"Boleh tapi hanya denganku"Ujar Adelard menatap wajah Mie sembari masuk ke dalam rumah.
"Curang sekali.....Kalau begitu Paman jangan kencan dengan wanita lain"Ketus Mie.
"Hmmm..( Cih....Apa dia cemburu)"Ucap Adelard yang menryeringai.
"(Aduh aku bicara apa.... Bodohnya ) Hm...Lupakan saja!!"Ketus Mie.
"Mie aku akan mandi buatkan aku secangkir teh"Ujar Adelard,
"Memangnya aku istrimu....Buat sendiri saja"Ketus Mie.
"GAJI DI POT......."Ucap Adelard terhenti Mie menutup mulut Adelard.
"Aku buatkan.......Oke!!!!"Ketus Mie.
"Hee jangan lupa antar ke kamarku"Goda Adelard.
Mie meletakan teh di meja kamar Adelard saat itu Adelard sedang mengeringkan rambutnya.
"Tehnya sudah ku letakan di meja "Ketus Mie namun wajahnya memerah.
"Hmmm anak baik...."Ketus Adelard.
"Paman boleh aku bertanya....."Tanya Mie.
"Ada apa...."Jawab Adelard.
"Bagaimana pertemuan kalian malam ini, Apa ada hal buruk"Ucap Mie yang penasaran.
"Tidak juga, Hanya basa basi seperti biasa"Ucap Adelard.
"Baiklah selamat malam "Ujar Mie yang sudah meras lega sembari keluar dari kamar Adelard.
"Selamat malam (Jika aku memberitahumu mungkin kau akan mengusirku, Aku masih ingin bersamamu Mie)"Ucap Adelard.
Malam itu Mie sulit tidur ia memaksa matanya untuk terpejam tiba - tiba ia merasa di ranjangnya seperti ada sosok yang berada di sampingnya namun ia memejamkan matanya karena takut.
"Ya tuhan lindungi aku, Pergilah hantu - hantu takuti saja Adelard sombong itu di lantai bawah!!!!"Teriak Mie sembari memejamkan matanya.
"Hei....Bodoh!!!!"Ketus Adelard yang menganget Mie di tempat tidurnya.
"Wanita bodoh....Kau pikir aku hantu" Ketus Adelard.
"Kenapa kau disini"Ketus Mie.
"Hmmm aku akan menjagamu"Goda Adelard yang sejak tadi tidak bisa tidur memikirkan Mie.
"Pria mesum.....Pergi sana!!!!"Teriak Mie.
"Baiklah...Aku akan pergi tapi aku akan (Matanya yang berbinar dan bibir kecilnya membuat ku berdebar - debar tidak karuan)"Ucap Adelard sembari berbaring di atas tubuh kecil Mie.
"Paman....Tolong jangan lakukan apa pun padaku!!!!"Ucap Mie sembari menutup matanya.
"Hhhahaha kau pikir aku ini pria jahat.."Ketus Adelard sembari mengecup kening Mie.
Chuuuuu......
"Mieya selamat malam jangan lupa mimpikan aku???(Selagi masih ada waktu aku ingin hari - hari ku bersamamu Mie!!!!)"Bisik Adelard di telinga Mie yang membuatnya salah tingkah.
"Haaaahh aku bisa gila jika seperti ini terus!!!!!"Teriak Mie sembari menyelimuti dirinya.
*
Hari pun sudah berganti.
Aroma masakan yang begitu wangi membuka kedua mata Adelard terbangun
saat itu ia menuju dapur melihat wanita yang bertubuh kecil itu sedang memasak masakan kesukaannya.
"(Bagaimana aku bisa meninggalkmu jika kau semanis ini Mie......What apa yang ku pikirkan sadarlah Adelard!!!) "Ucap Adelard di hatinya sembari memandang Mie yang sedang masak.
"Paman... Kau kenapa memandangku seperti itu....Mesum!!!"Teriak Mie yang merasa curiga dengan Adelard.
"Hari ini kita ke suatu tempat pakailah pakaian yang santai"Ujar Adelard.
"Kita akan pergi kemana"Tanya Mie.
"Nanti aku akan ceritakan"Ketus Adelard.
"Hhhm baiklah...Bos "
.........
Mereka berdua ke suatu tempat yang biasa di lakukan pasangan lain untuk berkencan.
__ADS_1
"Ulurkan tanganmu....????"Ucap Adelard tersenyum kepada Mie yang malu.
"Kenapa harus berpegangan tangan....Buat malu saja???Bukannya kita akan kerja???"Ucap Mie yang tersipu malu.
"Hmmm hari ini kita kencan...."Ujar Adelard memeganga tangan Mie.
"Kau membohongiku ya (Selalu saja seenaknya baiklah aku akan melanjutkan candaan mu Paman sepertinya menyenangkan)"Ketus Mie.
"Jika aku jujur ... Kau pasti tidak mau"Ketus Adelard memegang erat tangan Mie.
"Baiklah aku ingin makan banyak...."Ketus Mie.
"Kuliner boleh juga, Teman ku memiliki Restoran yang makanannya sangat enak - enak "Ketus Adelard menarik Mie.
"Paman....Bagaimana kita naik bus saja"Tanya Mie.
"Ha... Bukannya terlalu ramai"Ujar Adelard yang tidak pernah naik bus.
"Hmm ayo ikut aku"Ucap Mie sembari menarik Adelard ke bus.
"Tenang saja, Ini sangat menyenangkan "Ucap Mie wajahnya menjadi kecut.
"Jangan cemberut begitu "Ucap Mie sembari menyubit pipi Adelard.
"Sakit.....Mie...Kau nakal sekali "Ujar Adelard mengelitik Mie yang duduk di sampingnya.
"Haahahaha.....Paman aku geli sekali"Ujar Mie.
Mereka bercanda sepanjang jalan saat itu sampai lah di Restoran yang berada di tepi laut.
"Paman ini Resto terkenal ya???Setahuku chef di sini sangat gagah dan tinggi pasti dia ganteng"Tanya Mie sembari makan.
"Hmm...Dasar wanita lihat Pria gagah saja langsung terbuai"Ketus Adelard dengan cemburu.
"Itu kan normal sebagai wanita???"Ucap Mie.
"Bagaimana dengan aku...."Ujar Adelard.
"Paman bukan selera ku jadi biasa saja"Ketus Mie sembari menyentil dahi Mie.
"Awww sakit.....Akan ku balas nanti"Ketus Mie sembari meminum air putih.
" Paman dibibir mu....."Ucap Mie sembari mengelap sisa makanan yang nempel di bibir Adelard.
" Ada apa?????"Tanya Adelard yang tiba-tiba tertegun melihat Mie mengelap bibirnya.
"Hm....Kau saja makan masih seperti anak kecil....Aku mengelap bibir mu tidak apakan"Ucap Mie sembari tertawa kecil.
" Hmm....Ini karena aku tidak bisa fokus makan melihat mu kampungan sekali saat makan di Restoran!!!"Ketus Adelard sembari mencubit pipi Mie.
"Hahahaha inikan pertama kalinya bagiku tapi aku senang yah setidaknya aku bersyukur yang lihat hanya Paman saja jika pacarku aku pasti malu"Ucap Mie yang tersipu malu.
"Hari ini kan aku pacarmu...."Ketus Adelard.
"Tentu saja beda, Kencan ini kan hanya lelucon Paman untuk mengangguku saja"Ketus Mie yang senyum kecut.
"Yah hanya lelucon ( Kenapa aku jadi kesal mendengarnya)"Ucap Adelard.
"Baiklah aku kan pacar bohonganmu ???Sayang bisakah kita malam ini ke acara festival pasti sangat seru "Ucap Mie yang penuh harap.
"Baiklah aku bayar dulu (Saat ia memanggilku seperti ini hatiku seperti ingin meleleh)"Ucap Adelard yang tersenyum sendiri.
"Aku ikut , Aku ingin melihat chef nya ...."Ketus Mie yang berdiri mengikuti Adelard.
"Kau mau selingkuh ya...."Tanya Adelard begitu kesal.
"Mana mungkin aku selingkuh , Paman kan lebih tampan"Ucap Mie yang tersipu malu.
"Hm anak baik..."Ucap Adelard.
"Aku ikut ya...."Ucap Mie yang penuh harapan.
"Hei..Tunggu aku di depan, Kau sengaja ya memujiku ternyata untuk menemui Pria lain"Ketus Adelard sembari melototi Mie
"Hisss menyebalkan...Padahal hanya pacaran main - main (Tapi aku sedikit senang)"Ucap Mie sembari berjalan keluar.
😤😤😤😤😤😤😤😤😤😤😤
❤
❤
❤
❤
❤
❤
__ADS_1