
Pagi itu Adelard belum bangun namun Mie sudah menunggu di atas tubuh Adelard.
"Paman bangun......Ayo kita pergi kencan"Ucap Mie yang mengangetkan Adelard.
"Pagi - Pagi sudah mengajak kencan.... Aku harus kerja hari ini, Apa kau tidak ingin kerja hari ini"Tanya Adelard.
"Hmmm...Paman tiga hari ini saja kita bolos bersama "Ucap Mie yang bersemangat.
"Memangnya sekolah.... "Ketus Adelard menyentil dahi Mie.
"Aww sakit ya sudah kalau tidak mau.....Aku pergi sendiri..."Ketus Mie.
"Nanti aku pecat lho"Ketus Adelard sembari memeluk Mie.
"Paman, Aku ingin berhenti bekerja .... "Ucap Mie.
"Kenapa bukannya kau semangat sekali kalau masalah bekerja"Tanya Adelard.
"Aku ingin dirumah saja menunggu Paman pulang kerja memasak dan membereskan rumah"Ucap Mie sembari beranjak dari tempat tidur.
"Ini tidak seperti dirimu, Apa aku bermimpi...."Ketus Adelard.
"Kau tidak bermimpi Paman, Ayo bangun lah kita kencan dirumah saja ayo kita pulang "Ucap Mie yang menarik lengan Adelard.
"Baiklah... Pacarku yang manis ini "Ucap Adelard.
"Aku tunggu dibawah Paman bersiaplah....."Ucap Mie sembari keluar dari kamarnya.
"Matamu masih bengkak ya... Bagaimana kita ke pemakaman ayahmu"Teriak Adelard.
"Oke....."Jawab Mie,
*
Tibalah mereka berempat di Pemakaman ayah Mie, Wulan meletakan bunga di pemakaman tersebut bersama Adelia.
"Ayah....Aku membawa pacarku.... Pasti ayah mengenalnya "Ucap Mie yang tersenyum.
"Paman terimakasih telah melahirkan anak yang begitu cantik ini aku sangat senang"Ujar Adelard sembari merangkul Mie.
" ( Mendengar ini rasanya sedikit menyakitkan... Mie sayang berjuanglah ) Mie ibu akan keluar kota bersama tante Adelia??? Adelard jagalah Mie aku percaya padamu"Tegas Wulan.
"Tentu saja aku akan menjaganya...."Ucap Adelard.
"Tante jaga diri baik - baik aku sangat menyayangi kalian berdua " Ucap Mie memeluk Adelia dan Wulan.
"Kami juga menyayangimu Mie jaga diri baik - baik sayang " Ujar Adelia sembari meninggalkan pemakaman.
Beberapa menit kemudian setelah Adelia dan Wulan pergi, Mereka pun pergi ke supermarket mencari bahan makana.
"Kamu pengen makan apa hari ini "Tanya Adelard.
"Sup daging, Tapi aku ingin Paman yang masak ya"Jawab Mie yang bersemangat.
"Baiklah istriku"Ujar Adelard.
"Aku cari sayuran.... Paman cari dagingnya ya"Ketus Mie yang menyurh Adelard.
*
Setelah itu sampai lah dirumah Adelard pun dengan sigapnya memulai memasak untuk wanita yang sangat ia cintai.
....
"Paman aku ganti pakaian dulu ya.... Paman masak yang banyak dan enak ya energiku sudah habis karena menangis kemarin"Ujar Mie yang begitu manja.
"Kau ini dari tadi menyuruhku terus, Kau tahu tidak jika malam aku lebih agresif lho "Goda Adelard.
"Paman pikir aku takut..... Aku juga lebih agresif "Ketus Mie sembari berjalan ke kamarnya.
"Istriku ini nakal sekali....."Ketus Adelard sembari menatap Mie berjalan.
Saat itu Adelard sibuk memasak namun di ganggu oleh Mie yang sudah berganti pakaian ia memeluk Adelard.
"Hangat sekali.... "Ucap Mie.
"Aku kaget tahu, Lepaskan dulu aku belum selesai "Ketus Adelard.
"Bentar saja ....."Ucap Mie.
"Nanti tumisan ku gosong ...."Teriak Adelard.
__ADS_1
Adelard secepat mungkin mematikan kompor tumisan sayurnya hampir gosong .
"Haaaah padahal pengen mesra - mesra " Ujar Mie yang berjalan menuju ruang makan namun di tarik oleh Adelard.
"Mau kemana anak nakal.... kau tidak bisa pergi kau hampir saja membuat masakan ku gosong!!!!"Teriak Adelard sembari mengangkat Mie di meja.
"Cantik sekali... "Goda Adelard.
"Paman... Lepaskan jangan pegang pahaku...!!!"Ketus Mie yang memberontak.
"Hmm ini hukuman untuk anak yang nakal"Goda Adelard.
"Aku kan cuma memelukmu....Hemmmm"Ketus Mie yang makin membuat Adelard tidak tahan melihatnya.
"Aku akan memakanmu..... "Ketus Adelard sembari mencium Mie.
Ciuman panas itu berlangsung cukup lama hingga terdengar bunyi perut Mie yang sudah kelaparan sontak Adelard tertawa melihat Mie yang begitu menggemaskan.
"Hhhhahhah bunyi perutmu.... Ayo kita makan"Ucap Adelard.
"Paman..... " Ucap Mie sembari mengecup kening Adelard.
"Makan dulu, Kita akan lanjutkan nanti...."Ketus Adelard sembari mengambilkan Mie nasi.
"Mesum...."Ketus Mie yang tersipu malu.
"Aku sudah membeli film romantis kita bisa nonton bersama "Ujar Adelard.
"Hmm...Bukan film mesumkan...."Tanya Mie yang membuat Adelard jengkel.
"Lau pikir aku Pria bejat suka film seperti itu"Ketus Adelard.
"Setahuku Pria selalu menyimpan hal - hal yang berbau mesum"Ketus Mie.
"Aku tidak sempat untuk melihat hal seperti itu , Aku harus berkeja keras setiap hari"Ucap Adelard sembari mengambil sayuran untuk Mie.
"Tapi kenapa kau bisa mesum padaku"Tanya Mie.
"Itu naluri seorang Pria tahu!!!!Jika kau tidak mau aku tidak akan ....?!!!"Ucap Adelard terhenti oleh jari telunjuk Mie.
"Sstttt tapi aku suka.....Hhhe "Ucap Mie membuat Adelard tersipu malu.
"( Karena aku tidak ingin kehilangan satu momen pun denganmu Adelard ) Hmm enak sekali....Sup nya aku mau lagi Paman"Manja Mie yang menggemaskan.
"Nanti kau bisa gendut....."Ketus Adelard.
"Hanya sekali ini saja....ya ya ya"Ucap Mie.
"Yah....Dasar wanita penggoda aku luluh terus melihat senyummu itu"Ucap Adelard sembari mengambilkan sup untuk Mie.
Mereka berdua bersantai memakan coklat sembari menonton beberapa drama korea yang romantis.
"Kau suka coklat ya???"Ucap Adelard sembari menerima coklat dari Mie.
"Aku suka...Apa pun dari coklat???Prafum dan sabun mandi ku aroma coklat???"Ucap Mie.
"Yah...Rasanya manis seperti dirimu membuatku selalu ingin menggigitmu"Ucap Adelard sembari menggigit Mie.
"Paman...Aku mencintaimu????"Ucap Mie yang mengagetkan Adelard.
"Kau sangat jarang mengatakan itu...Apa karena gigitan ku ini....Akan ku gigit dirimu lagi!!!!"Goda Adelard yang membuat Mie tersipu malu.
Beberapa jam kemudian setelah menonton film drama korea itu
Adelard tertidur pulas di sofa Mie membelai rambut Adelard begitu lembut dan mencium aroma shampo pada rambutnya tiba - tiba terdengar suara ponsel Mie berdering ternyata Ray yang sudah menunggunya di cafe adiknya Alexander
sebelumnya mereka sudah berjanji untuk bertemu.
Saat itu Mie pun membiarkan Adelard terlelap di sofa ia pun bergegas menganti pakaiannya karena ada sesuatu yang ingin ia katakan pada Ray.
*
Tibalah Mie di cafecake.
"Kak Ray....Maaf aku lama "Ucap Mie sembari duduk.
"Santai saja, Aku juga kangen suasana disini"Ujar Ray.
"Hmmmm Kak Ray....Aku sudah berjanji dengan Kak Amira setelah tiga hari ini bersamanya aku akan pergi meninggalkan Adelard "Ucap Mie secara lansung.
__ADS_1
"Apa kau gila.... Ini sama saja kau membunuh Adelard"Ketus Ray yang tidak ingi sahabatnya terluka.
"Itu yang terbaik....Aku mohon tolong aku"Ucap Mie yang memohon kepada Ray.
" Aku tidak bisa, Bagaimana Adelard..."Ucap Ray begitu kesal.
"Aku mohon....Hanya ini saja yang bisa ku lakukan aku mohon Kak Ray!!?"Ketus Mie.
"Apa yang kau inginkan...."Tanya Ray.
"Aku ingin bekerja di perusahaan kak... Aku ingin bersembunyi hingga ia tidak bisa menemukanku aku mohon "Ucap Mie memegang tangan Ray.
"Kau hanya menambah masalah Mie!!!"Ketus Ray.
"Aku ingin dia melupakanku.... Aku ingin dia bahagia dengan kak Amira wanita yang pantas untuknya ...Bukannya perusahaan Adelard akan semakin maju jika bersama kak Amira "Ucap Mie.
"Hei....Kau ini keras kepala sekali"Ketus Ray.
"Aku mohon kak tolong aku....."Ujar Mie yang terus memohon.
"Hahhh....Baiklah aku akan mengurusnya.... "Ucap Ray.
Akhirnya Ray pun luluh dengan permohonan Mie yang ingin meninggalkan Adelaed setelah tiga hari bersamanya, Walaupun menyakitkan tapi itu sudah keputusan Mie.Ray pun menanyakan kembali perasaan Mie jawabannya tetap sama bahwa Mie mencintai Adelard.
*
Malam pun tiba Mie baru sampai di rumahnya, Namun sepertinya Adelard masih tertidur di kamar Mie.
"Aku mencarimu... "Ucap Adeladd sembari membuka mata.
"Sudah bangun???Aku sudah mengirimkan chat bahwa aku bersama Zia"Ucap Mie.
"Aku rindu padamu.....Walau hanya beberapa jam saja "Goda Adelard.
"Apa aku harus menciumu Paman untuk melepas rindumu...."Ketus Mie yang begitu Agresif mencium Adelard.
Chu....
Mie mencium Adelard ia sekarang lebih agresif tangannya meraba perut Adelard yang sixpack.
"Kau berani sekali ya,,,,"Bisik Adelard.
"Tanganku sedikit nakal.... Heee"Ujar Mie sembari meraba dada Adelard.
Kemudian Adelard merubah posisinya berada di belakang Mie ia memegang kecil Mie, Bibirnya mengecup leher Mie.
"Bagaimana dengan yang 8ni....."Bisik Adelard.
"Jangan begitu ,Itu akan menimbulkan bekas.... Jika Paman mengigitku"Ujar Mie.
"Aku tidak peduli....... "Tegas Adelard.
"Ahhh sakit.... "Ketus Mie
"Berbaliklah....Lihat wajahku!!!"Ucap Adelard.
"Paman cukuplah....Nanti ada bekasnya "Ucap Mie.
"Kau adalah milikku seutuhnya .... Hmm yang ada pada dirimu adalah milikku "Tegas Adelard.
"Aku akan selalu menjadi milikmu Paman???"Ucap Mie.
Tiba- Tiba Adelard meraba perut Mie yang sedikit buncit dan menggelitik Mie hingga ia tertawa.
"Kau buncit sekali!!!!!"Ketus Adelard
"kalau tidak suka ya sudah!!!!"Teriak Mie.
"Hei begitu saja marah....!!!"Ujar Adelard sembari menggelitik perut Mie.
"Geli....hentikan aku tidak bisa di sentuh bagian perut!!!"Ucap Mie sembari mencoba menggelitik Adelard namun tidak bisa karena badan Adelard sangat kekar.
Mereka bercanda hingga larut malam sehingga membuat Mie kelelahan dan tertidur.
"Cantik sekali..... Aku mencintaimu aku tidak tahu apa yang kau rahasiakan dariku aku akan mencari tahu???Kau tidak bisa lari dari genggamanku Mie??? Kau adalah milikku wanitku,Hanya aku saja yang boleh memilikimu"
Chu....
Chu....
__ADS_1
Chu.....
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘