
Adelard tiba di hotel yang ia ketahui milik ayah William , Saat ia tiba di sana ia sudah di hadang oleh beberapa Pria bertubuh besar yang akan menghajarnya.
Adelard pun mengalahkan mereka namun mereka begitu kuat , Kelompok mereka juga semakin banyak berdatangan.
Adelard begitu kelelahan mengalahkan mereka.
Ray:" Dasar lemah ..... Segitu saja tenaga mu"
Ei :" Direktur kau naik ke atas saja selamat kan Mieya, Biar kami tangani semua ini"
Hina:" Direktur cepat lah ....."
Adelard :" Kalian berisik sekali!!!!" Adelard pun berlari ia menaiki lift menuju kamar 202 tempat dimana Mie di sekap oleh William.
.
Ray :"Hah!!! Kalian matilah "
Alex:" Kak!!!! Kau bersemangat sekali"
Adelio :" Aku juga sangat bersemangat"
Zia :" Dasar Pria sial......!!!!!!"
Ray:" Kalian menganggu saja!!!!'
Hina:" Siapa mereka?????"
Ei:" Mereka berempat adalah bagian hidup Mieya, Hina apakah kamu mau jadi bagian hidup Mie"
Hina :" Aku mau!!!!! Mieya tunggu kami"
Hina berlari menghajar mereka dengan bat baseball yang sudah tersedia di bagasi mobil Ray.
Ei:" Mie ternyata yang Paman ceritakan benar.... Kamu memang sangat berharga untuk kami"
.
.
.
Adelard mendobrak pintu itu hingga hancur
Willi:" Aku tidak menyangka kau secepat ini datang menemui ku???"
Adelard:" Mati saja kau!!!!"
Adelard memukul wajah Willi hingga babak belur.
Willi:" Hah yang harus kau selamatkan itu .... Istrimu dia sedang di Rooftop dengan beberapa bom kecil Hahahaha"
Adelard:" Sialan kau !!!!!" Memukul Willi
Adelard pun berdiri .....
Willi:" Aku pikir membunuhmu itu lebih bagus tapi rasanya menghancurkan orang yang kau cinta itu lebih menyenangkan hahahaha"
Adelard pun berlari menggunakan tangga , Namun ia dihadang beberapa Pria bawahan Willi.
.
Willi:" Sial ..... Dia membawa kelompok ya!!!! Aku lebih baik sembunyi di ruangan penjaga"
Adelard menghajar mereka semua .....
hingga tubuh nya lemah kepalanya yang berkali-kali terbentur hingga mengeluarkan darah.
Tiba-tiba terdengar suara Willi yang menggunakan pengeras suara. Ia berada di ruangan penjaga ia bisa melihat di mana saja Adelard dengan kamera pengintai.
Saat itu hotel sengaja tidak menerima tamu semua ini sudah di siapkan sejak awal.
Willi: " Hei .... Siapa kalian di lantai bawah .... Hahahaha Ray , Alex ,Ei kalian adalah keluarga sombong yang harus hancurkan juga, Hah Zia dan Hina kau ikut juga bodoh bodoh "
Adelio :" Hei kau tidak mengenal diriku ya?????Bodoh"
Willi:" Hahahaha Kau itu calon suami Mieya yang di tolak olehnya kan????Hahahah menyedihkan!!!!"
Adelio:" Dasar Sial......!!!!Keluar kau dasar pengecut!!!"
Willi:" Kalian sudah mengalahkan anak buah ku hebat sekali!!!! Tapi yang kalian lakukan percuma..... Karena lihat ini pasti kalian sangat menderita "
Willi menampilkan video Mie di layar besar hotel, Ia begitu lemah tanganya di ikat dengan bom-bom saat itu Mie hanya tersenyum saja.
Zia :" Mieya!!!!! Apa yang kau lakukan pada Mie ku???"
Hina:" Mieya ....Mieya!!!!! William dasar kau penjahat!!!!!"
Willi:" Kalian harus tahu waktunya tersisa Dua puluh menit lagi"
__ADS_1
Ray:" Sial!!!!!!! "
Adelio:"Ayo kita pergi kalian wanita tunggu di luar saja"
Tiba-tiba sekelompok Pria yang berbaju hitam menarik mereka keluar ....
Alex:" Kalian siapa????"
Agen Ini perintah Nyonya Mieya!!!!" Menarik mereka ke dalam mobil
Ei:" Apa maksudmu ......"
Agen:" Nyonya Mieya membantuku bebas, Dia menyuruh ku tidak seorang pun yang boleh mendekati hotel itu"
Adelio:" Bodoh kau memang bodoh Mie...."
Ray:" Jangan tarik aku .... Aku akan menyelamatkan Mie"
Bruuuuuuukkkkkkkk ......
Mereka berenam mendapatkan pukulan kuat dari Agen sehingga mereka pingsan.
Agen :" Maafkan aku Tuan, Tapi ini perintah Nyonya"
Agen lain:" Bagaimana Tuan Adelard, Nyonya memerintahkan kita untuk membawanya pergi dari hotel"
Agen" Biarkan saja, Tuan pasti bisa menyelamatkan nya , Dia adalah wanita yang ia cari selama ini dan ia cintai "
Agen lain:" Baiklah..... Mereka sebentar lagi sadar ..... Kita ikat saja"
Agen:" Hm lakukan saja ( Wanita yang baik, Padahal dia tadi bisa bebas tapi dia menyelamatkan diriku ) "
Adelard tidak menyerah sedikit pun ia tetap ke Rooftop namun selalu di hadang oleh bawahan willi hingga terakhir ia mendapat kan pukulan yang kuat membuat nya tidak tersadar.
Namun di dalam pikirannya selalu Mieya dan Mieya hingga membuka kedua matanya lagi,
Bawahan Willi:" Sampah!!!! Dia akan mati sebentar lagi .... Lebih baik kau lari"
Adelard berusaha berdiri walaupun terhuyung-huyung ......
Darah yang mengalir dari kepalanya dan tangannya yang luka akibat pisau milik salah satu dari mereka.
Adelard :" Kau tidak tahu bagaimana berharganya dia untuk aku ..... Aku siap mati untuknya Hahhhhhh" Adelard memukul Pria bertubuh besar itu hingga tidak sadarkan diri.
Setelah menaiki satu tangga lagi walaupun darahnya terus menetes di lantai ia tidak peduli lagi kemeja putih yang ia kenakan itu sudah di penuhi darahnya, Namun saat ia tiba ia terkejut pintu Rooftop sudah di gembok oleh Willi.
Adelard :" Mieya!!!!!!" Teriak Adelard membangunkan Mie.
Adelard:" Mie bertahan lah......Aku mohon hiks hiks "
Mie:" Paman.... Hiks hiks hiks pergi saja pergi pergi sana aku tidak membutuhkan mu ..... Kau akan mati jika bersama ku aku tidak mau kau mati hiks hiks hiks hiks "
Adelard :" Dasar bodoh.... Aku tidak akan meninggalkanmu" Sembari berusaha keras membuka rantai itu hingga tanganya di penuhi darahnya.
Mie:" Paman bodoh .... Kenapa kau masih disini padahal kau tahu aku tidak pernah mencintaimu!!!!!"
Adelard:" Aku tidak peduli ... Aku tidak peduli aku hanya ingin bersama mu selamanya"
Mie:" Hiks hiks hiks .... Paman hentikan hentikan!!!!!"
Adelard pun membukanya dengan kursi yang berada di pojokan hingga gemboknya hancur.
Saat itu ia melihat Mie menangis ketakutan tangannya gemetar luka di wajahnya dan bibirnya . Membuatnya begitu kesal dan hatinya begitu kesakitan.
Adelard :" Mieya ....."
Mie:" Pergi ... Jangan dekati aku ....Pergi pergi pergi ......Aku benci Paman Hiks hiks hiks aku benci hiks hiks pergilah kau harus bertemu keluargamu .... Aku tidak apa-apa hiks hiks hiks pergi sana pergi .........!!!!!!!"
Adelard memeluknya dengan erat saat itu Mie sudah di ujung keputusasaan yang ia pikirkan saat itu hanyalah keselamatan Adelard , Ia tidak mau jika Adelard mati bersamanya.
Adelard:" Tenang saja .....Aku akan meyelamatkan mu istriku????"Mengecup keningnya.
Mie:" Pergi!!!!!! Ini sisa lima menit lagi ..... Aku mohon pergi aku mohon aku mohon...... Paman jangan membuatku marah"
Adelard tidak peduli ia memutuskan beberapa kabel , Adelard walaupun tidak berpengalaman namun ia sedikit mengetahui menghentikan Bom. Ia tidak peduli jika harus mati bersama dengan Mie namun ia berusaha menyelamatkan istrinya itu.
💣
Mie:" Paman..... Maafkan aku"
Paman:" Hehe.... Tenang saja aku akan menyelamatkan mu"
.
.
..
..
__ADS_1
Ray pun tersadar kemudian beberapa dari mereka sudah sadar.
Zia:" Sisa waktunya .... Tiga menit lagi , Mieya tidak tidak ....Ini bohong kan"
Adelio memeluk Zia sembari menangis
Hina:" Hiks hiks Ei ......Mie Mie ......Hiks hiks"
Alex :" Dasar bodoh ..... Adelard aku harap kau bisa menyelamatkan nya????"
Ray:" Aku tidak tahan.... Aku akan pergi!!!!"
Agen: " Ini perintah Nyonya Mieya....."
Ray:" Tapi aku ......Hiks hiks hiks dia sangat berharga untukku"
Alex:" Percayalah Adelard akan menyelamatkan nya!!!!!"
Mereka berenam terdiam bisu sembari menangis dan menunggu .... Adelard menyelamatkan nya .....
Wulan :" Mieya!!!!!! "
Adelia:" Mieya sayang hiks hiks hiks ......"
Ray menarik Wulan .....
Ray :" Adelard akan menyelamatkan nya .....Tenang lah "
Wulan:" Dia anak ku satu-satunya dia berharga untukku"
Hina:" Dia juga berharga untuk kami, Tapi ini perintah Mie untuk menunggunya disini"
Wulan:" Hiks hiks hiks ......Mie "
Semua begitu resah sisa satu menit lagi .....
Mereka bersama berpengangan tangan, Sembari menutup mata di hati mereka berdoa untuk keselamatan mereka berdua.
.
Mie :" Paman ...." Wajah yang penuh putus asa
Adelard :" Sebentar lagi .... Sayang ku???" Adelard menutupi kegelisahan nya ini sembari tersenyum kepada mie.
Mie mencium rambutnya sembari menghela nafasnya......
Aku mencintaimu Paman, Dan tidak akan pernah lari lagi darimu
.
.
.
.
.
.
Bom berhenti!!!!!!!
Adelard :" Bukalah matamu!!!!! .....Kita berdua selamat"
Mie:" Hiks hiks hiks ......Paman" Memeluk Adelard.
Adelard :" Kita harus memberitahu mereka yang sudah menangis untukmu....Hei kalian yang dibawah kami berdua sudah selamat Bom nya berhenti......Aku sudah berhasil menyelamatkan orang yang kalian cintai ini"
Mereka yang berpegangan itu membuka kedua matanya ...... Mereka pun begitu lega.
Wulan dan lainnya pun segera masuk ke hotel menemui mereka berdua.
Mie :" Paman .... Terimakasih " Memeluk Adelard.
Adelard :" Aku minta cium ..." Melepas pelukan Mie.
Mie:" Mesum....heee"
Tiba-tiba .......
Dorrrrrrrr......
Peluru Willi itu menembus perut Adelard ia lengah karena ingin menghibur istrinya yang begitu gemetar dan pucat.
Lanjut ......
.
.
__ADS_1
.
Mina-san Jangan lupa Votement yahhh???