Rasa Yang Tak Lagi Sama

Rasa Yang Tak Lagi Sama
Gadis Cerewet


__ADS_3

"Hallo" Jawaban dari seberang


Kok suaranya kayak bukan Rasyad ya,,, batin Devi


Devi segera mengalihkan panggilan ke vidio call.


"Cckk ngapain lo pakai masker segala" Sewot Devi


"Dev udah matiin" Bisik Lisa


"Biarin gue mau kasih nih anak pelajaran"


"Heh Rasyad mentang mentang lo disana punya banyak cewek tapi inget dong disini ada orang yang lagi nungguin lo, jangan seenaknya aja udah pergi terus nggak ngasih kabar lagi" Cerocos Devi


Sedangkan dilain tempat orang itu tersenyum begitu manis.


hmmm bakal gue jadiin tulisan baru nih, apaya judilnya..


Ahaa gadis cerewet, pantes tuh buat dia. Batin Baren


"Heehh lo nggak kangen apa sama kita kita" Sambung Rian melihat ke layar


"Buka tuh masker, lagi sakit loh pakai masker segala" Ucap Devi


"Lis lo nggak mau ngomong??" Tanya Kayla.


"Nggak usah biar gue omelin dulu biar sadar udah bikin anak orang sakit tapi tak berdarah" Tetap bicara dengan nada tinggi Devi melotot kearah layar


"Jawab dong dari tadi diem aja, ohh bener ya lo disana udah punya cewek baru????"


Devi terus saja mengomel kearah layar yang memapangkan pria memakai masker, dia tidak tahu bahwa itu bukan Rasyad.


"Sampai gue tahu lo bener bener punya cewek lagi, pertama yang lo lihat saat pulang ke Indinesia itu guee"


Sedangkan yang lain bosan dengan suara Devi, seharusnyakan yang emosi itu Lisa bukan dia.Lisa saja membiarkan Devi memarahi Rasyad, dia tetap melanjutkan desainnya.


"Haaii gue kangen udah lama nggak pernah kesini" dari layar terlihat perempuan cantik memeluk pria itu dari belakang.


Devi yang melihat itupun menganga lebar,matanya juga melotot. Baru saja dia bilang kalau sampai dia tahu Rasyad punya cewek baru, dan sudah terbuktikan didepannya Rasyad dipeluk cewek??


"Rasyaaddd" teriak Devi,


Dilain tempat Pria itu refleks melemparkan hpnya.


"Buseett nih cewek makan apa sih? suaranya kayak mercon nyerocos mulu" ucapnya


"Siapa sih kak??"


"Nggak tau"

__ADS_1


"Haaa???"


Mereka juga bingung dengan teriakan Devi.Devi menggrutu sendiri belum selesai mengomel malah dimatiin.


"Gue belum selesai loh kok udah dimatiin sih" Ucap Devi


"Udah sini hp gue" Lisa merebut hpnya ditangan Devi


"Dugaan gue bener kan kalo Rasyad..


"Rasyad kenapa??" tanya Kayla


""Maaf ya Lis ini gue lihat dengan kepala mata gue sendiri"


"Emang lo lihat apa??" tanya Lisa


"Ckk seharusnya lo tadi juga lihat saat gue VC sama Rasyad"


"Kalian tau nggak.."


"Nggak" potong Dito


"Dengerin dulu mangkanyaa" Bentak Devi menoyor kepala Dito


"Apaansih???" tanya Kayla


"Beneran kan udah gue bilangin lo pada nggak percaya" ucap Dito


"Bener deh gue nggak bohong ,, gue lihat sendiri tadi" Ucap Devi saat pelototan dari Lisa meminta kejelasannya


"Yang sabar yah Lis" Kayla mengelus punggung Lisa ketika satu butir air menetes dipipinya.


Gue nggak nyangka Ras lo mudah banget cari yang lain, batin Lisa



*********


Kota Berlin, Jerman


"Ehh kak Makasih ya buat semalem, gue udah paham dikit dikitlah caranya nulis biar bagus" ucap Rasyad


"Santai aja, tapi inget bantuin gue ngetik novel baru"


"Loh bukannya Kak Baren baru bikin novel yah, kok cepet banget bikin lagi?" tanya Adeline


"Heemm baru dapet inspirasi" Jawab Baren tersenyum kearah atas, Adeline juga mengikuti arah tatapan Baren


"Inspirasi dari siapa kak??" sambung Rasyad

__ADS_1


"Emm nggak tau deh" Baren menaikkan kedua bahunya


"Kok nggak tau sih, tadi katanya dapet inspirasi" Kesal Adeline


"Kepo banget kamu dek" Baren beranjak pergi tapi terhenti karena perkataan Adeline


"Ouuhh pasti gara gara cewek itu yaa?????"


"Cewek siapa Del??" tanya Rasyad


"Ouuhh bukan siapa siapa kok Ras" Baren menatap tajam Adeline, yang ditatap malah tersenyum jahil kearahnya.


Upss maaf Kak gue keceplosan,, batin Adeline


Setelah kepergian Baren mereka berjalan menuju taman yang ada didekat kampus, biar fresh untuk mengerjakan tugas.



"Wahh kalau tamannya seindah ini gue makin semangat"


ucap Adeline


"Kita foto yuk Ras"


Rasyad dan Adeline mengahabiskan waktunya untuk berselfie dan mengerjakan tugas sampai hari menjelang sore.



"Gue beli minum dulu ya"ucap Rasyad


"Oke"


"Mau titip apa?" tanya Rasyad.


"Samain aja"


Rasyad beranjak membeli minuman untuk mereka berdua.


Ahh fotonya bagus bagus, batin Adeline senang


"Gue upload ah di instagramnya Rasyad" Adeline membuka aokikasi instagram di hp Rasyad dengan mudah, karena hp Rasyad tidak di sandi


"Caption nya apa yaa??" pikir Adeline


"Berharga seperti berlian" Ketik Adeline di hp Rasyad.


Foto mereka berdua sukses terkirim di IG Rasyad dan Juga IG Adeline


"Gini kan bagus,, biar mereka kira gue pacar nya Rasyad" ujar Adeline senang

__ADS_1


__ADS_2