
"Istana kekaisaran Mawar hitam terletak ditengah tengah dua kekaisaran dan dua kerajaan Yang mulia, atau bisa disebut kekaisaran Mawar hitam adalah titik poros dari semua pemerintahan yang ada" jelas Minghu.
Mo Da Xia pun langsung melesat dengan kecepatan tingginya menuju tempat yang Minghu maksud diikuti oleh Zhou Wei, Lang, An Ming dan tentu saja Minghu tentunya.
Saat sampai dititik yang Minghu maksud Mo Da Xia dapat melihat sebuah kekaisaran yang nampak suram, hawa dingin terus saja mereka rasakan ketika melewati setiap desa dikekaisaran itu.
"Berhenti" ucap Mo Da Xia secara tiba-tiba membuat Zhou Wei, Lang, An Ming dan Minghu mengerutkan kening mereka bingung, Mo Da Xia terlihat sedang menutup matanya bahkan aura kekuatan nya kini sedikit menguar dari tubuhnya.
"Kita harus bergegas" ucap Mo Da Xia yang langsung melesat lebih cepat membuat Zhou Wei, Lang, An Ming dan Minghu semakin bingung dibuatnya, namun mereka juga langsung ikut melesat dengan cepat dan berusaha menyamakan kecepatan mereka dengan Mo Da Xia.
"Apakah terjadi sesuatu Yang..." pertanyaan Minghu langsung terhenti ketika ia tiba-tiba mendapat telepati dari kaisar Huang, bahkan suaranya terdengar sedikit bergetar, ia pun langsung melesat bahkan lebih cepat dari Mo Da Xia karena kekhawatirannya nya yang teramat besar.
"Apa yang terjadi Yang mulia, mengapa anda dan Minghu melesat dengan cepat" tanya An Ming sedikit berteriak karena jarak antara dirinya dan Mo Da Xia lumayan jauh.
"Kau akan mengetahuinya nanti, sekarang kita harus bergegas sebelum sesuatu yang buruk terjadi" ucap Mo Da Xia yang kini semakin menambah kecepatan nya, ia memang tak bisa menggunakan teleportasi karena dinding sihir yang Huang Jian buat sangat berpengaruh pada ruang waktu.
__ADS_1
Disisi lain, diistana kekaisaran Mawar hitam kini terjadi perdebatan mulut antara kaisar Huang Kian dan Huang Jian.
"Sudah saatnya aku memusnahkan mu kakak dan aku akan mengambil alih seluruh kekuasaan dan kekayaan mu ini, hahahaha" ucap Huang Jian sambil tertawa kencang.
"Hahaha, coba saja jika kau bisa melakukan nya, kekaisaran ini hanya bisa dipimpin oleh orang yang memiliki kalung dimensiku sebelumnya" ucap kaisar Huang yang juga dengan tawa kencangnya sehingga membuat Huang Jian merasa geram atas kesombongan kakak nya yang tidak menghilang meskipun telah menderita selama seratus tahun lama nya.
"Dimana kau meletakkan kalung dimensi itu" tanya Huang Jian sambil menendang peti kaisar Huang Kian dengan keras.
"Cih, sampai aku mati pun aku tak akan pernah mengatakan letak kalung dimensi itu padamu" ucap kaisar Huang Kian berdecih, padahal sebenarnya ia pun tidak mengetahui letak pasti dari kalung dimensi nya.
"Ahkkkk...." teriak kaisar Huang Kian kesakitan karena serangan dari Huang Jian, ia pun langsung mentelepati Minghu untuk segera membantunya.
"Cepat katakan dimana letaknya sebelum aku melenyapkan dirimu" tanya Huang Jian dengan muka merah padam.
"Tak ku sangka ternyata kau menjadi penyembah iblis adik, uhuk" ucap kaisar Huang Kian yang tak menghiraukan pertanyaan adiknya, kaisar Huang Kian tentu saja mengetahui jika serangan dari Huang Jian mengandung energi kegelapan yang lumayan besar, ia mengira selama ini adiknya memiliki kekuatan yang sama dengannya karena kegigihan adiknya dalam berlatih, namun sekarang semua pemikiran itu sirna, bahkan kekecewaan nampak terdengar jelas dari nada bicara nya.
__ADS_1
"Apa perdulimu padaku, kau bahkan membunuh orang yang sangat aku sayangi kakak" teriak Huang Jian sangat keras, ia pun kini kembali menyerang Kaisar Huang Kian namun tak sebesar serangan yang pertama, permaisuri beserta seluruh rakyat kekaisaran Mawar hitam hanya mampu menangis histeris, mereka benar benar tak bisa melakukan apapun sekarang.
"Kau salah paham adik, biarkanlah aku menjelaskan nya terlebih dahulu" ucap kaisar Huang Kian lemah.
"Diammmm" teriak Huang Jian lebih keras dari sebelumnya, ia benar-benar tidak bisa mempercayai ucapan kakaknya, waktu itu ia melihat dengan mata kepalanya sendiri jika kakaknya kaisar Huang Kian mendorong kekasih nya ke jurang yang sangat curam.
Huang Jian kini mengumpulkan seluruh kekuatan pada telapak tangannya, aura kegelapan yang pekat sekarang terlihat memenuhi Istana kekaisaran Mawar hitam, langit yang awalnya cerah kini langsung berubah menjadi mendung dengan kilatan petir yang menyambar kesana kemari.
"Selamat tinggal kakak" ucap nya tersenyum miring lalu melemparkan kekuatan nya pada seluruh peti yang ada dihalaman istana kekaisaran Mawar hitam.
Boommm.....Duarrrr...... kabut asap pun kini memenuhi halaman istana kekaisaran.
"Hahahaha" tawa Huang Jian merasa senang, namun...
"Bagaimana mungkin" gumam Huang Jian keheranan, ternyata serangannya tak ada satupun yang mengenai peti yang ada dihalaman istana kekaisaran Mawar hitam, ia pun langsung berubah waspada dan menatap kearah sekitarnya karena sudah pasti serangannya telah digagalkan oleh seseorang, namun sekarang sedikit pun ia tak ada merasakan hawa keberadaan orang asing diistana itu.
__ADS_1
"Keluarlah, dasar pengecut" teriak Huang Jian yang masih menatap sekeliling nya mencoba mencari orang yang telah menggagalkan serangannya, ia sungguh bingung bagaimana cara orang itu masuk dengan begitu mudah, padahal ia sudah membuat istana kekaisaran Mawar hitam serta seluruh wilayah nya menjadi tak terlihat sama sekali oleh orang luar.