RATU PENGUASA SELURUH DIMENSI

RATU PENGUASA SELURUH DIMENSI
CHAPTER 87


__ADS_3

Brakkk..


Baru saja pelayan pergi dari mejanya, tiba-tiba saja ada seorang gadis yang menggebrak meja Mo Da Xia dengan sangat kencang, dari yang terlihat dari pakaian nya ia nampak seperti seorang putri bangsawan kelas atas karena bahan dari hanfu yang digunakannya adalah sutra berkualitas tinggi.


"Dasar j*lang! mengapa kau menduduki meja ku, cepat pergi dari sini" teriak gadis bangsawan itu menunjuk Mo Da Xia tepat didepan wajahnya.


"Apakah kau buta? bahkan orang lain pun melihat jika yang menduduki meja ini lebih dahulu adalah aku" sinis Mo Da Xia, ia bukan seorang wanita bodoh yang menerima saja semua cacian dan hinaan yang keluar dari mulut para bangsawan, lagi pula memangnya siapa mereka yang berhak mengatur dirinya untuk duduk atau tidaknya di meja itu, bahkan raja mereka saja tunduk dibawah kakinya hanya dalam waktu beberapa menit.


"Heii gadis miskin! bahkan hanfu yang kau gunakan saja sangat jelek dan buruk tapi kau begitu sombong ingin makan di restoran termewah di dimensi ini" hina gadis bangsawan yang datang bersama dengan gadis bangsawan yang menggebrak meja Mo Da Xia tadi.


"Jaga ucapan anda Nona!" teriak seorang pria paruh baya berdiri dari duduknya dan langsung mendatangi meja Mo Da Xia.


"Tuan Lai sebaiknya anda tak perlu ikut campur dengan urusan kami dan gadis miskin ini" ucap gadis bangsawan yang menghina Mo Da Xia gadis miskin tadi dengan suara yang terdengar sopan, karena meskipun Tuan Lai bukanlah seorang dari keluarga bangsawan namun kekuasaan keluarga nya juga tak bisa diremehkan, terlebih lagi begitu banyak sekali toko pakaian-pakaian mereka yang tersebar di dimensi ras Naga ini, bahkan mereka pun juga suka berbelanja pakaian di toko Tuan Lai karena kualitas pakaian nya memang sangat-sangat bagus dan mewah.


"Gadis miskin? apakah Nona sedang menghina diri Nona sendiri?" ejek Tuan Lai.


"Hmm.. sungguh drama yang sangat menarik" gumam Mo Da Xia dalam hati sembari melihat pertikaian yang terjadi antara sekelompok gadis bangsawan dengan seorang Pedagang kaya raya.


Tak jauh berbeda dengan Mo Da Xia, kini Lucifer, Dewa Zeus, Long dan Neculas berjalan santai dengan wajah angkuh dan langsung duduk dikursi kosong yang berada disamping Mo Da Xia, sedangkan Zhou Wei dan Lang mereka lebih memilih untuk masuk ke dalam dimensi Mawar hitam untuk sementara waktu dan untuk menghindari jika ada hukuman aneh mendadak yang mungkin saja akan mereka dapatkan juga karena dampak dari perbuatan Lucifer dan yang lainnya.


"Apa maksud anda Tuan Lai?? sudah saya katakan jangan ikut campur dengan urusan kami! meskipun anda memiliki kekuatan yang tak bisa diremehkan tapi saya tak akan takut dan tak akan merasa segan untuk menyerang kediaman keluarga Lai anda" ucap gadis bangsawan menatap Tuan Lai tajam.


"Hahahaha, anda terlalu angkuh Nona Rue, apakah anda lupa jika kehidupan keluarga anda bergantung kepada keluarga saya" ucap Tuan Lai tertawa remeh.


"Nona Rue, kau tak perlu menanggapi apa yang diucapkan nya, meskipun keluarga Meng akan berada diambang kehancuran karena ulah nya, kami keluarga Fu pasti akan maju paling depan untuk membantu keluarga mu" ucap gadis yang menggebrak meja tadi memegang bahu Nona muda Rue.


"Terimakasih Nona Yuan, kau memang sahabat yang sangat baik" senyum Nona muda Rue.

__ADS_1


"Tentu saja" Nona muda Yuan.


"Minggir lah, kami tak memiliki urusan dengan anda Tuan Lai" ucap Nona muda Yuan.


"Tidak!" tegas Tuan Lai merentangkan kedua tangannya berusaha menghalangi para gadis bangsawan itu.


"Apa sebenarnya masalah mu Tuan Lai, mengapa kau bertindak seolah-olah membela gadis miskin ini" geram Nona muda Yuan mengepalkan tangannya.


"Siapa yang bilang jika saya sedang membela gadis ini" ucap Tuan Lai membuat Mo Da Xia mengerutkan keningnya.


"Wow! semakin menarik saja" seringai Mo Da Xia menatap minat kepada pertikaian yang sedang terjadi.


"Jangan mengelak Tuan Lai!! jelas-jelas anda sedari tadi sedang membela gadis miskin itu" ucap Nona muda Yuan dengan nada yang lumayan tinggi sembari menunjuk Mo Da Xia dengan tangannya.


"Sudah saya bilang jangan mengatakan dirinya gadis miskin Nona Yuan!!!!" ucap Tuan Lai menekan seluruh ucapannya.


"Ckckck, ternyata saya sudah terlalu menjunjung tinggi bangsawan atas selama ini" ucap Tuan Lai menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Bukankah sudah saya katakan berulang kali jangan mengatakan Nona ini gadis miskin" lanjut Tuan Lai tak jelas.


"Berhenti berbasa-basi Tuan Lai, cepat katakan saja apa maksud dari ucapan anda yang sebenarnya" ucap Nona muda Rue kesal.


"Biar saya saja yang mengatakannya ayah" ucap seorang gadis cantik datang dari luar restoran.


"Putriku? mengapa kau kemari" tanya Tuan Lai mengerutkan keningnya.


"Tidak mengapa ayah, ini semua saya lakukan hanya demi harga diri para Nona muda ini agar tidak terlalu jatuh karena ucapan tak beretika mereka" ucap Lai Ciulu tersenyum anggun.

__ADS_1


"Beraninya kau menghina kamii!!" ucap Nona muda Yuan menggertakan giginya menahan rasa marah yang mulai memuncak.


"Kata manakah yang anda simpulkan sebagai hinaan Nona Yuan?" tanya Nona muda Lai Ciulu tenang.


"Kau.."


"Sudahlah Nona Rue! apakah kalian tak ingin tahu mengapa ayahku yang sangat pencinta kain ini menjadi marah ketika kalian mengucap Nona yang ada disana sebagai gadis yang miskin?" tanya Nona muda Lai Ciulu memotong ucapan Nona muda Rue yang ingin menyerocos.


"Jika begitu maka katakanlah, kau dan ayah mu sungguh sama saja.. terlalu suka berbasa-basi!!" ucap Nona muda Yuan.


"Nona Yuan, jika anda buta penglihatan maka sebaiknya anda juga tak harus bermulut busuk seperti itu" ucap Nona muda Lai Ciulu menggelengkan kepalanya ketika melihat tingkah dan ucapan Nona muda Yuan yang sama sekali tak memiliki etika seorang gadis bangsawan.


"Apakah kau sendiri tak sadar jika kau juga memiliki mulut yang tajam Nona Ciulu, kau bahkan mengatakan hal yang tidak-tidak mengenai diriku" balas Nona muda Yuan tak terima.


"Hal yang tidak-tidak? bukankah apa yang ku katakan tadi adalah kebenaran mutlak Nona Yuan? jika kau tak buta penglihatan.. coba kau nilai lah kain yang digunakan Nona muda itu untuk bahan pakaiannya" ucap Nona muda Lai Ciulu menunjuk kearah Mo Da Xia.


"Cih, bukankah sudah ku ucapkan berulang kali jika hanfu yang digunakan nya sangat buruk dan murah, jadi tentu saja kain yang digunakan nya sebagai bahan pun pastilah kain yang sangat murah!" ucap Nona muda Yuan percaya diri.


"Hahahaha! ternyata para gadis bangsawan memanglah bodoh-bodoh" gelak Nona muda Lai Ciulu.


"Bagaimana mungkin anda mengatakan kain Mulberry sebagai kain yang sangat murah Nona Yuan? bahkan satu pakaiannya yang itu saja sungguh sangat mampu untuk membeli satu kediaman keluarga anda" lanjut Nona muda Lai Ciulu membuat para gadis bangsawan itu langsung membelalakkan matanya terkejut.


"K-kain Mulberry?"


.


Jangan lupa like, komen dan vote yaa 🥰

__ADS_1


.


__ADS_2