
"Kau tercipta dari setengah kekuatan dari semua para penguasa, namun karena ada seseorang yang sengaja mengacaukan penciptaan yang dilakukan kepada dirimu akhirnya penciptaan itu terjadi kegagalan, dirimu yang seharusnya hanya berjumlah satu justru kini harus terpecah menjadi 7 wujud, dan rahasia ini hanya diketahui oleh ayah, ayah mu Lucifer, ayah mu Long dan terakhir ayah mu Neculas pemimpin ras manusia yang suka sekali menghilang tak tahu kemana" ucap Dewa Zeus yang sempat-sempat nya mengejek seorang pemimpin ras manusia diakhir kalimatnya.
"Oy oy sepertinya ada yang sedang membicarakan diriku disini" ucap seorang pemuda yang sangat begitu tampan tiba-tiba saja muncul dan langsung ikut duduk bersama mereka diruang tamu.
"Oh apakah ini cara terbaru untuk memanggil dirimu Nec?" ejek Lucifer, biasanya dengan cara apapun itu mereka memanggil dirinya ia tetap tak pernah memunculkan batang hidungnya sekalipun, namun kali ini hanya diejek sedikit saja dirinya justru muncul dan entah datang dari mana.
"Siapa dia" tanya Mo Da Xia heran bercampur kagum serta terpana diwaktu bersamaan, pemuda yang dilihatnya ini sungguh begitu tampan, dan yang paling membuat Mo Da Xia menjadi heran adalah karena pakaian yang digunakan oleh pemuda itu, itu adalah pakaian yang berada di bumi, apakah pemuda ini bisa keluar masuk dari bumi pikir Mo Da Xia.
"Neculas, ayah mu yang paling suka menghilang kesana sini" ucap Dewa Zeus menatap Neculas kesal.
"Wow benarkah?? mengapa semua ayahku sangat-sangat tampan" binar Mo Da Xia kesenangan.
"Tapi apakah Ayah Long juga tampan" tanya Mo Da Xia pelan karena takut pertanyaan itu akan menyinggung.
"Uhukk.." batuk seorang pemuda yang sedari tadi menyimak dalam kediaman ketika mendengar pertanyaan yang terlontar dari mulut Mo Da Xia.
"Hahahaha" tawa Dewa Zeus, Lucifer dan Neculas bersamaan karena mereka mengetahui siapa orang yang tengah terbatuk itu, ya siapa lagi jika bukan Long penguasa seluruh ras Naga, bahkan sedari awal pun mereka sudah mengetahui akan keberadaan dirinya yang berada di langit-langit ruang tamu dalam bentuk naga kecilnya.
"Kau tak diajak" ucap Dewa Zeus menatap Neculas tajam karena masih merasa kesal dengan penguasa yang satu itu.
"Hahahaha" lanjut Dewa Zeus tertawa kencang sembari menepuk-nepuk pahanya.
"Dasar aneh" gumam Neculas menatap Dewa Zeus bergidik merasa geli.
"Berhentilah menawakanku" ucap Long turun dari atas dan langsung merubah wujud nya kedalam wujud manusia.
"Apakah anda ayah saya juga" tanya Mo Da Xia dengan mata berbinar.
"Ya putriku! aku adalah ayahmu, ayahmu yang paling tampan dari seluruh ayahmu yang lainnya" angkuh Long yang berhasil membuat tawa Dewa Zeus dan Lucifer terhenti.
"Jangan kau dengarkan omong kosong nya itu" ucap Dewa Zeus berbisik ditelinga Mo Da Xia.
__ADS_1
"Aku mendengarnya" ucap Long menatap malas.
"Baiklah karena semuanya sudah terkumpul, ayah akan kembali menceritakan tentang dirimu putriku" ucap Dewa Zeus mengalihkan pembicaraan dan berpura-pura tak mendengarkan apa yang Long ucapkan tadi.
"Ternyata sedari dulu dirinya sama sekali tak pernah berubah" gumam Long menatap dewa Zeus datar.
"Tunggu ayah, bukankah ibunda Aredel dan ayah Hoozdo belum tiba! lantas mengapa ayah justru mengatakan jika kita telah berkumpul semua" tanya Mo Da Xia heran.
"Jangan menyebut nama mereka" ucap Long dingin bahkan ada pancaran kemarahan yang terlihat dikedua bola matanya.
"Mengapa?" tanya Mo Da Xia heran.
"Karena merekalah yang merencanakan penggagalan penciptaan atas dirimu putriku, mereka menyuruh salah satu pengikut terkuat mereka untuk melakukan nya" ucap Lucifer dengan wajah yang terlihat memerah marah.
"Jadi selama ini kalian sudah terjadi perselisihkan terlebih dahulu" tanya Mo Da Xia menatap semua ayahnya satu persatu.
"Ya begitulah, tapi mengapa Daddy merasa jika dirimu seperti mengetahui sesuatu dari apa yang kau ucapkan barusan itu" ucap Neculas menggunakan bahasa yang biasa orang bumi ucapkan.
"Hmm benar apa yang Neculas katakan, ayah juga merasa jika kau mengetahui sesuatu tentang mereka atau mungkin salah satunya" ucap Lucifer menatap Mo Da Xia.
"Tentu saja aku mengetahui nya karena mereka sudah dengan sengaja menyinggung diriku dengan cara membuat para rakyat ku menderita penyakit aneh" ucap Mo Da Xia menggertakan giginya, entah apa salah dirinya sehingga mereka ingin menyinggung nya.
"Dari mana kau mengetahui jika mereka yang melakukan nya" tanya Dewa Zeus heran, tak mungkin bukan kedua penguasa yang juga hebat itu begitu teledor sehingga menyisakan bekas dari perbuatan mereka.
"Dari ini" ucap Mo Da Xia mengeluarkan satu butir bola kristal berwarna hijau muda ditangannya, itu adalah energi spiritual yang berada disalah satu korban yang menderita penyakit aneh yang diperiksanya beberapa hari yang lalu, berkat kegigihan dan usahanya energi spiritual itupun berhasil dilacaknya yang ternyata adalah milik penguasa dimensi ras elf, yaitu ras yang paling menjunjung tinggi akan kekuasaan mereka dan suka menatap rendah pada orang lain selain ras mereka sendiri.
"Coba berikan pada ayah" ucap Long mengambil bola kristal energi spiritual yang ada ditangan Mo Da Xia dengan hati-hati.
"Ini" ucap Long menggertakan giginya marah.
"Zeus bagaimana kita bisa teledor seperti ini" ucap Long menatap Dewa Zeus tajam.
__ADS_1
"Apa maksudmu" tanya Dewa Zeus tak mengerti.
"Ini memanglah asli energi spiritual yang dimiliki oleh Aredel dan itu berarti mereka sudah mulai melancarkan rencana mereka itu, jika sudah seperti ini maka Da Xia harus segera menemukan perwujudan-perwujudan dirinya yang lain sebelum dirinya berumur 17 tahun, jika tidak maka seluruh dunia ini pasti akan hancur karena perbuatan mereka berdua" ucap Long khawatir.
"Tunggu!" ucap Mo Da Xia merasa janggal ketika mendengar ucapan Long.
"Umur 17 tahun, memang apa yang terjadi jika diriku berumur 17 tahun" ucap Mo Da Xia tak mengerti.
"Kekuatan mu yang sebenarnya akan bangkit tepat ketika dirimu berumur 17 tahun, namun itu hanya dapat terjadi jika dirimu berhasil menemukan perwujudan-perwujudan dirimu yang lainnya, tepat diumur 17 tahun itu pula sejarah baru akan muncul bagaikan legenda sepanjang masa, karena tepat kau berumur 17 tahun maka peperangan yang sangat besar akan terjadi, kau harus berjuang untuk melawan Aredel dan Hoozdo yang ingin melenyapkan dirimu diwaktu kau berumur 17 tahun itu, oleh sebab itulah kau harus bersatu dengan wujud mu yang lain agar bisa melawan kekuatan besar yang mereka miliki, karena hanya kau lah satu-satunya yang bisa membunuh atau menundukkan mereka" ucap Lucifer menjelaskan dengan wajah tak tenang.
"Mengapa mereka ingin melenyapkan diriku pada waktu umur 17 tahun? mengapa tidak sekarang saja?" tanya Mo Da Xia.
"Karena jiwa mu akan lemah dan kuat secara bersamaan diwaktu itu, jika kau berhasil menyatukan wujud mu maka kau akan menjadi kuat, namun jika kau gagal maka jiwa mu akan menjadi lemah dan mudah dihancurkan oleh mereka, tidak ada hari yang tepat selain diwaktu kau berumur 17 tahun itu" ucap Dewa Zeus.
"Bersyukur karena kau sekarang berada jauh dari kedua orang tuamu itu, karena entah kapan saja mereka pasti akan membawa dirimu dan ditumbalkan kepada mereka demi menyelamatkan putri satu-satunya yang mereka miliki" ucap Long membuat Mo Da Xia mo membelalakkan matanya terkejut.
"Jadi mereka adalah bawahan dari Aredel dan Hoozdo" ucap Mo Da Xia, pantas saja tadi ia merasa janggal ketika Long mengucapkan ia diwaktu umur 17 tahun.
"Ya, aku baru mengetahuinya beberapa saat yang lalu dari mata-mata ku yang menyamar menjadi salah satu prajurit mereka, entah bagaimana Zeus selalu saja teledor dalam memilih orang untuk menjaga dirimu" ucap Long kesal.
"Jadi inikah yang mereka lakukan dibalik penghianatan ini" ucap Mo Da Xia memejamkan matanya dengan tangan yang terkepal erat.
"Apakah mereka tidak bisa meminta bantuan diriku dan tidak berhianat seperti ini" ucap Mo Da Xia dengan air mata yang mulai menetes.
"Apakah tidak ada satupun yang bisa mempercayai diriku dan lebih memilih berkhianat, apakah diriku tidak bisa dipercaya" ucap Mo Da Xia memukul-mukul kepalanya.
"Hentikan putriku" ucap semua ayah Mo Da Xia secara bersamaan memeluk dirinya dengan penuh kasih sayang, mereka tak akan membiarkan Mo Da Xia jatuh dalam kesedihan hanya karena kedua orang tua angkatnya yang lebih memilih menghianati dirinya dibandingkan meminta bantuannya untuk melepaskan putri mereka yang dijadikan sandra oleh Aredel dan Hoozdo.
.
Jangan lupa like, komen dan vote yaa 😌
__ADS_1
.