
"Terimakasih Yang mulia" ucap Kaisar Huang Kian sembari membungkukkan badannya sekilas.
"Hmm, untuk beberapa bulan kedepan lakukan lah latihan untuk mengembalikan kekuatan kalian semua, sebelum kalian siap menunjukkan diri kembali ke seluruh pemerintahan yang ada, maka dinding pelindung itu tidak akan dihilangkan, saya juga akan mengganti nya menjadi yang baru" ucap Mo Da Xia sambil menatap kearah kaisar Huang Kian.
"Dan satu yang kalian semua perlu ingat, rahasiakan lah apapun itu yang berkaitan dengan saya hari ini pada orang luar nanti dan rahaisakan identitas saya sebagai penguasa baru kekaisaran Mawar hitam ini, tak perlu ditanya apa alasan saya ingin merahasiakannya, tinggal tunggu waktu nya saja, maka kalian akan mengetahuinya" lanjut Mo Da Xia dengan lantang tatapan nya pun sudah beralih pada seluruh rakyat kekaisaran Mawar hitam.
"Baik Yang mulia" ucap seluruh rakyat serempak termasuk para petinggi kerajaan, kaisar Huang Kian dan permaisuri nya.
"Ini ambilah" ucap Mo Da Xia melemparkan kalung dimensi nya pada kaisar Huang Kian yang langsung ditangkap oleh kaisar Huang Kian.
"Tapi Yang mulia, ini sudah menjadi milik anda dan seluruh barang yang ada didalam kalung dimensi adalah milik anda Yang mulia, jadi saya tidak berhak untuk mengambil nya kembali" ucap kaisar Huang Kian.
"Semua barang yang ada didalam kalung dimensi sudah saya pindahkan pada dimensi Mawar hitam milik saya dan sudah saya ganti menjadi barang barang baru, bukankah kau tak bisa memimpin kekaisaran ini tanpa kalung dimensi itu" ucap Mo Da Xia.
"Anda benar Yang mulia, tanpa kalung ini saya tak akan bisa menduduki tahta karena keduanya saling berkaitan"
__ADS_1
ucap kaisar Huang Kian sambil menatap kalung dimensi ditangannya.
"Tapi bagaimana anda mendapatkan dimensi baru Yang mulia" tanya kaisar Huang Kian penasaran.
"Menciptakannya" jawab Mo Da Xia membuat kaisar serta rakyatnya melongo melihatnya.
"Sudahlah, sudah saatnya saya pergi, lakukanlah apa yang telah saya katakan sebelumnya, saya akan mengunjungi kekaisaran ini satu bulan sekali" ucap Mo Da Xia yang langsung melangkah kan kakinya, namun tiba-tiba Mo Da Xia berhenti dan menatap ke arah belakang.
"Minghu, An Ming kalian tak perlu mengikuti ku, tetaplah disini dan bantu lah kaisar Huang Kian untuk membangun kembali kekuatan kekaisaran Mawar hitam, masih ada Zhou Wei, Lang dan yang lainnya yang bisa membantuku jika terjadi sesuatu selama aku membangun kembali kekuatan kekaisaran Bulan darah" ucap Mo Da Xia yang langsung melesat mencari ujung dari dinding pelindung untuk mengganti nya menjadi yang baru.
Setelah kepergian Mo Da Xia, Zhou Wei dan Lang, kini kaisar dan permaisuri kembali memasuki istana kekaisaran diikuti Minghu dan An Ming dibelakang nya, sedangkan para petinggi dan seluruh rakyat telah ia perintahkan untuk beristirahat sebelum latihan keras mereka akan dimulai.
"Yang mulia Xie Zuya adalah Ratu satu satunya dari kekaisaran Bulan darah" jawab An Ming.
"Kekaisaran Bulan darah, apakah itu kekaisaran baru" tanya kaisar Huang Kian karena merasa asing dengan nama kekaisaran yang An Ming sebut.
__ADS_1
"Tidak Yang mulia, kekaisaran itu sebelumnya merupakan kekaisaran Liu, tapi kini sudah menjadi milik Yang mulia Mo Da Xia" jawab An Ming, ia akan memberi jawaban dari apa yang ia ketahui saja tanpa melebih lebihkan.
"Apa yang terjadi" tanya kaisar Huang Kian lagi, ia benar-benar penasaran akan identitas dari penguasa baru kekaisarannya yang merupakan seorang gadis yang masih kecil.
An Ming terus saja menjawab pertanyaan pertanyaan yang dilontarkan kaisar Huang Kian padanya.
____________________
"Disini" ucap Mo Da Xia yang langsung turun ketanah diikuti Zhou Wei dan Lang.
"Berjaga lah" ucap Mo Da Xia pada Zhou Wei dan Lang, karena dinding pelindung yang ia buat kali ini pasti akan memancing orang orang disekitar mereka saat ini.
"Baik Yang mulia" ucap Zhou Wei dan Lang serempak.
Mo Da Xia langsung membacakan mantra-mantra kuno yang telah ia pelajari, perlahan-lahan cahaya berwarna biru kini mulai menerangi sekitar mereka bertiga dan benar saja kini sudah ada puluhan orang berpakaian hitam yang mendatangi mereka karena melihat cahaya itu.
__ADS_1
"Wah wah wah, sungguh tidak disangka ternyata orang yang kita cari sedang berada disini" ucap salah satu dari mereka yang sepertinya adalah pimpinan dari orang orang berpakaian hitam itu, matanya terus saja tertuju pada Mo Da Xia yang kini tengah bermeditasi dengan mulut yang terus mengucapkan mantra mantra kuno.
"Apa yang sedang gadis itu lakukan" gumam nya dalam hati merasa bingung, karena sejauh pandangan yang ia lihat disekitar ini hanyalah hutan belantara yang terletak diperbatasan kerajaan Matahari, yaitu hutan yang dirumorkan pernah berdirinya sebuah kekaisaran yang sangat kuat pada masa nya.