RATU PENGUASA SELURUH DIMENSI

RATU PENGUASA SELURUH DIMENSI
CHAPTER 49


__ADS_3

Setengah jam kemudian...


Swoshh... Mo Da Xia melesat kembali keatas atap paviliun tertinggi tempat mereka pertama datang ke kediaman keluarga inti bangsawan Luan.


Tak.. Tak... kaki Mo Da Xia mendarat dengan sempurna diatas atap paviliun tertinggi bangsawan Luan bersamaan dengan Mo Lou Shen yang juga telah selesai.


"Adik, apakah kita akan langsung menuju ke kediaman bangsawan Guo" tanya Mo Lou Shen sembari membersihkan bercak darah dihanfu nya dengan elemen air.


"Tidak, aku akan membakar seluruh kediaman ini terlebih dahulu" jawab Mo Da Xia dengan tangan ia letakkan kebelakang.


"Jendral Ye" panggil Mo Da Xia.


"Saya Yang mulia" ucap jendral Ye membungkukkan badannya keluar dari dimensi mawar hitam.


"Bawalah beberapa rekan mu menuju ruang penyimpanan harta dan masukkan semuanya kedalam dimensi Mawar hitam dalam waktu lima menit" perintah Mo Da Xia.


"Baik Yang mulia" ucap jendral Ye yang langsung melompat turun ke tanah.


Tak... Tak... Tak... Secara tiba tiba dibelakang jendral Ye ada dua puluh rekan nya yang juga mendarat di tanah dengan sempurna.


"Lima menit" ucap jendral Ye dingin.


"Baik jendral" sahut dua puluh rekan nya dingin.

__ADS_1


Jendral Ye serta rekan nya langsung melesat dengan cepat ke beberapa tempat penyimpanan harta keluarga bangsawan Luan hingga dalam beberapa detik wujud mereka tak terlihat lagi.


__________________


"Apakah kalian mendengar ku" telepati Mo Da Xia pada Lang, Lian, Zhou Wei serta jendral Xu.


"Ya Yang mulia" sahut Lang, Lian, Zhou Wei dan jendral Xu membalas telepati Mo Da Xia.


"Apakah kalian sudah menyelesaikan semuanya" tanya Mo Da Xia.


"Kami baru saja menyelesaikan semuanya Yang mulia" jawab Lang, Lian, Zhou Wei dan jendral Xu.


"Ambillah semua harta yang ada dikediaman mereka dan masukkan kedalam dimensi mawar hitam, setelah nya katakan pada rekan rekan jendral Xu yang bersama kalian untuk membakar seluruh kediaman yang kalian datangi, lalu datangi aku ke kediaman bangsawan Guo" perintah Mo Da Xia dan langsung memutuskan telepati tanpa mendengarkan jawaban dari para pengikutnya.


Mo Lou Shen yang sedari tadi melihat ke arahnya hanya menggeleng-gelengkan kepalanya terkekeh membayangkan reaksi para pengikut Mo Da Xia, Mo Lou Shen dapat mendengar telepati antara Mo Da Xia dengan para pengikutnya karena Mo Da Xia bertelepati seolah sedang berbicara secara langsung, tidak didalam batin seperti biasanya.


"Saya yang mulia" ucap jendral Xi membungkuk.


"Bawa lima puluh rekan mu dan kelilingi kediaman bangsawan Guo, jangan biarkan satupun dari mereka dapat keluar dari kediaman itu" ucap Mo Da Xia dingin, keluarga ini akan ia siksa lebih sadis dari pada keluarga Luan.


Jika keluarga Luan hanya selalu memperlakukan rakyatnya seperti binatang maka tidak dengan keluarga bangsawan Guo yang sangat melebihi dari itu, mereka semua tidak hanya memperlakukan rakyatnya seperti binatang, namun selalu mengambil pajak yang sangat banyak dengan mengatas namakan kekaisaran Bulan darah, para gadis perawan pun tak luput dari tindakan keji mereka.


"Baik Yang mulia" ucap jendral Xi tegas dan langsung melesat dengan cepat menuju kediaman bangsawan Guo bersama lima puluh rekannya seperti yang telah Mo Da Xia perintah kan.

__ADS_1


"Tenanglah adik" ucap Mo Lou Shen lembut, ia sungguh tidak mengira jika adik nya merupakan orang yang sangat kejam dan sadis bahkan tak kenal ampun terhadap musuh, ia juga benar benar menepati ucapannya untuk menjadi pemimpin yang baik untuk para rakyat nya dengan cara menghilangkan hama hama kekaisaran, ya sebenarnya tanpa kedua kepala bangsawan menyinggung nya Mo Da Xia tetap akan membantai habis mereka semua seperti malam ini.


Tangan Mo Lou Shen terus mengelus kepala Mo Da Xia dengan penuh perhatian, ia sungguh tidak heran jika Mo Da Xia mengetahui informasi mengenai kekaisaran Bulan darah dengan sangat rinci, itu semua karena ia memiliki seorang ahli pengumpul informasi dan mata mata seperti Lian.


"Akan aku lakukan jika aku bisa gege" ucap Mo Da Xia tersenyum menatap Mo Lou Shen, berbeda dengan tangannya yang masih mengepal dengan sangat erat.


"Reaksi tubuh mu sungguh berbeda dengan senyuman mu itu adik" ucap Mo Lou Shen menatap adik nya heran, sungguh kontrol emosi yang sangat luar biasa pikir nya, meskipun adiknya itu sedang marah besar namun senyuman indah tetap ia lontarkan kepada orang tersayangnya, jika orang lain maka hal itu pasti akan sulit untuk dilakukan, memiliki dua emosi secara bersamaan sungguh benar benar mustahil untuk dilakukan.


"Benar benar istimewa" gumam Mo Lou Shen dalam hati sembari tersenyum kecil namun Mo Da Xia tidak mendengar batinan nya itu karena ia memang sedang tak ingin membaca pikiran orang lain.


"Selesai Yang mulia" ucap jendral Ye yang telah kembali kehadapan Mo Da Xia bahkan sebelum lima menit berlalu.


"Bagus" ucap Mo Da Xia tersenyum miring, pasukannya ternyata tidak hanya kuat, namun sangat disiplin soal waktu, bahkan selalu mengerjakan tugas yang ia berikan dengan waktu yang lebih cepat dari yang ia tentukan.


Tek... Mo Da Xia menjentikkan jarinya, api biru langsung membakar semua kediaman keluarga inti bangsawan Luan dengan sangat cepat, tak ada satupun orang sekitar yang tahu karena Mo Da Xia telah memasang sihir ilusi di seluruh kediaman inti bangsawan Luan, sehingga orang disekitar tetap melihat jika kediaman inti bangsawan Luan tetap ada namun yang berbeda kediaman itu hanya terlihat lebih sepi dari biasanya.


"Ayo" ucap Mo Da Xia berteleportasi meninggalkan Mo Lou Shen serta jendral Xu terlebih dahulu setelah seluruh kediaman inti keluarga bangsawan telah lenyap tak tersisa dan hanya menyisakan tumpukan abu.


"Adikku itu benar benar tidak sabaran" ucap Mo Lou Shen menggerutu dan langsung ikut berteleportasi diikuti oleh jendral Xu dan dua puluh rekannya.


Sebenarnya yang bisa berteleportasi dan telepati tak hanya Mo Da Xia dan Mo Lou Shen, namun Mo Zu An serta kedua orang tuanya pun juga bisa berteleportasi dan telepati, Mo Zu An dulu hanya berpura pura terkejut ketika mengetahui jika Mo Da Xia bisa bertelepati, agar samaran nya terlihat sangat rapi, ia juga selama ini sering tidak ada di klan bukan untuk menyelesaikan tugas sebagai seorang pemimpin klan, namun ia menjalankan tugas yang diberikan oleh kedua orang tuanya padanya sebagai seorang pangeran kerajaan Phoenix.


.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen dan vote yaa...


.


__ADS_2