
"Aku harus lari sejauh mungkin" ucap Tuan Luan yang terus saja berlari dengan kencang.
"Oh ya, kemanakah Tuan Luan ingin pergi" tanya sosok iblis.
"A ap a" ucap Tuan Luan terbata dan menatap kebelakang namun kakinya terus saja berlari.
Tuan Luan menundukkan kepalanya kebawah ketika merasakan kakinya tak menginjak tanah.
"Hehehe" cengir Tuan Luan menampilkan deretan gigi nya menatap kembali ke arah sosok iblis, ternyata sedari tadi kakinya hanya berlari di udara karena badannya di jinting oleh sosok iblis yang badannya sangat besar.
"Hehehe" sosok iblis ikut menyengir dan menampilkan deretan gigi tajam nya.
Crashhh.. kepala Tuan Luan menggelinding ke tanah dengan mulut yang masih menampilkan deretan gigi kuning nya.
"Sungguh konyol" ucap Mo Da Xia.
"Adik" teriak Mo Lou Shen berlari ke arah Mo Da Xia, sedari tadi ia ingin mendekat namun tidak bisa karena aura hitam yang sangat pekat membuat mereka yang ingin mendatangi Mo Da Xia terpental.
"Gege" ucap Mo Da Xia mengerutkan keningnya.
"Apakah kau baik baik saja" tanya Mo Lou Shen memeluk Mo Da Xia khawatir.
"Aku baik baik saja gege, sejak kapan kalian berada disini" tanya Mo Da Xia.
"Sejak suara raungan itu terdengar, namun kami tak bisa mendekati mu karena terus menerus terpental oleh aura hitam dari kalian semua" ucap Mo Lou Shen.
Sejujurnya ia sangat terkejut ketika mengetahui bahwa Mo Da Xia memiliki sebuah pasukan pribadi yang terlihat sangat kuat bahkan itu masih sebagian saja, ia mengira jika pengikut setia Mo Da Xia hanya Zhou Wei, Lian, Yin, Minghu, An Ming, jendral Xu, jendral Xi dan jendral Ye saja, namun ternyata ketiga jendral itu masih memiliki rekan yang begitu banyak.
__ADS_1
Raja Mo Fan Yan memang tidak pernah memberi tahukan itu pada keluarganya, karena setiap ia mendapat penglihatan masa depan seseorang maka ia akan memberi tahukan nya pada orang yang bersangkutan saja tanpa melibatkan orang lain.
"Apakah Tuan muda Lou Shen adalah kakak dari Yang mulia Ratu Da Xia, mereka terlihat begitu saling menyayangi, dan aku juga baru mengetahui nama asli nya yang ternyata bermarga Mo setelah yang mulia Ratu mengucapkan jika Tuan Lou Shen berpindah jabatan menjadi tangan kanannya" tanya jendral Liyuro.
"Entahlah, selama ini Tuan muda Lou Shen begitu tertutup dan selalu bersikap dingin pada orang sekitarnya sehingga kita tidak mengetahui dari mana asalnya serta dari keluarga mana dirinya" jawab jendral Yumin.
"Tapi aku sangat yakin jika mereka adalah adik kakak entah itu sepupu atau kandung" ucap jendral Liyuro.
"Akan sangat mustahil jika mereka adik kakak kandung, bukankah Pemimpin klan Mo hanya memiliki satu orang anak saja" ucap jendral Yumin.
"Entahlah, kita hanya mengikuti alurnya dan jangan pernah mengganggu kehidupan pribadi Yang mulia Ratu" ucap jendral Liyuro.
"Kau benar" ucap jendral Yumin membenarkan.
_____________________
"Ada apa" tanya Mo Da Xia.
"Saya pamit undur diri terlebih dahulu, karena saya harus kembali ke dunia atas nona" ucap sosok iblis.
"Siapa kau sebenarnya" tanya Mo Da Xia.
"Saya tidak bisa mengatakan identitas saya pada nona, namun saya akan tetap terus berada tak jauh dari anda dan langsung siap memberikan bantuan jika anda membutuhkan" ucap sosok iblis.
"Baiklah, kau boleh pergi" ucap Mo Da Xia, ia tak akan memaksa sosok iblis untuk memberi tahukan identitas pada dirinya, karena ia akan mencari tahu sendiri identitas dari orang orang yang masuk dalam daftar pengikut setianya.
"Saya pamit nona" ucap sosok iblis yang langsung menghilang dari tempatnya.
__ADS_1
"Kalian berdua kembalilah ke istana dan katakan pada para prajurit untuk membangunkan kembali rumah rumah rakyat yang runtuh akibat pertarungan saya tadi, serta berikan koin emas sebagai ganti rugi pada restoran mewah yang sempat saya rusak dindingnya" perintah Mo Da Xia pada jendral Liyuro dan jendral Yumin.
"Baik Yang mulia" ucap keduanya serempak membungkukkan badan dan langsung kembali ke istana untuk menyampaikan perintah dari Mo Da Xia.
"Shen gege" panggil Mo Da Xia.
"Ya adik" jawab Lou Shen mengusap lembut kepala Mo Da Xia.
"Apakah kau mau ikut dengan ku" tanya Mo Da Xia.
"Kemana kau ingin mengajak gege mu ini pergi" tanya balik Mo Lou Shen.
"Ke seluruh kediaman para bangsawan Guo dan bangsawan Luan" ucap Mo Da Xia menyeringai.
"Apakah kau berniat untuk membantai mereka semua" tanya Mo Lou Shen yang langsung dijawab anggukan oleh Mo Da Xia.
"Tunggu apa lagi, ayo" ucap Mo Lou Shen tersenyum senang, membantai para setan yang berkedok manusia adalah hal yang sangat disukainya.
Mo Da Xia dan Mo Lou Shen langsung melesat pergi ke kediaman keluarga bangsawan Luan dan Guo, mereka berdua akan langsung ke kediaman inti saja sedangkan kediaman cabang telah Mo Da Xia perintah kan pada para pengikutnya untuk membantai habis seluruh keluarga bangsawan Luan dan Guo tanpa tersisa satu orang pun, meski itu adalah seorang anak kecil akan tetap mereka bunuh, karena semua anak kecil dari keluarga bangsawan Luan dan Guo akan selalu tumbuh menjadi pribadi layaknya seorang setan.
"Dimulai dari sini" ucap Mo Da Xia menyeringai, mereka berdua sedang berdiri diatas atap kediaman paviliun yang paling tinggi di wilayah kediaman keluarga inti bangsawan Luan.
.
Hai semuanya, author tak henti hentinya untuk mengingatkan kalian untuk memberi like, komen dan vote yaa dan selalu dukung karya novel author, author sebenernya juga tahu kalau mereka yang ngomen negatif di karya author pasti terus membaca novel author dan terus menikmati membaca tanpa memberikan like di karya author namun hanya meninggalkan jejak komentar sehingga author tahu jika mereka terus membaca hingga chapter terakhir yang author up ya walau tidak selalu meninggalkan jejak komentar. LOVE YOU READERS🥰
.
__ADS_1