Return Of Great Demon God

Return Of Great Demon God
ch-15 Hutan Beast 3


__ADS_3

Setelah mengatakan beberapa kata ke murid dari sekte Bukit Pedang Mo Shen langsung pergi menjelajahi Hutan Beast bagian dalam sembari mencari tempat yang cocok untuk berkultivasi.


Murid dari sekte Bukit Pedang yang selamat tersebut tertegun seperti orang bodoh karena ia tidak mengira bahwa akan dilepaskan begitu saja oleh Mo Shen, bahkan Mo Shen mengatakan padanya untuk melaporkan kejadian ini kepada ketua sekte mereka.


"Apa maksudnya ini? Kenapa dia melepaskan ku? Argh itu tidak penting, lebih baik aku melapor kepada ketua sekte atas apa yang terjadi, dan orang tadi kalau tidak salah namanya Mo Shen, baiklah akan ku ingat namanya dan melaporkan kepada ketua sekte" ucap murid yang selamat dari tangan Mo Shen itu.


Sedangkan untuk Mo Shen ia saat ini masih terus mencari tempat untuk berkultivasi.


"Setidaknya aku harus mencapai ranah Raja untuk bebas berkeliaran di bagian dalam hutan ini" ucap Mo Shen.


Sembari mencari tempat yang cocok untuk berkultivasi, Mo Shen juga terus berburu monster dan mengambil semua inti beast mereka untuk digunakan olehnya sebagai bahan kultivasi.


Akhirnya 3 hari pun berlalu dan kini Mo Shen sudah menemukan sebuah tempat yang cocok untuk berkultivasi, yaitu disebuah puncak gunung yang memiliki banyak energi Qi alam.


"Hmmmm sepertinya aku harus menunda dulu untuk naik ke ranah selanjutnya, karena baru beberapa hari terakhir ini aku naik ranah jadi aku harus memperkokoh pondasi kultivasi ini dulu agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan di masa depan" ucap Mo Shen.


Setelah mengatakan hal tersebut Mo Shen langsung duduk bersila dan memperkokoh pondasi kultivasinya, dimulai dari memurnikan 5 organ vital yaitu. Jantung, paru paru, hati, ginjal, otak. Bertujuan agar menjaga ke lima organ vital Mo Shen tetao aman sehingga bisa menghindari kematian akibat serangan ke organ vital, memurnikan 5 organ vital akan membutuhkan waktu sedikit lama dan menyakitkan


Setelah 2 hari Mo Shen menahan rasa sakit ditubuhnya akhirnya Mo Shen telah memperkuat organ vital miliknya sehingga kalau dilihat, terdapat kumpulan energi Qi berwarna hitam kemerahan membungkus mereka semua seperti sedang menjadi cangkang untuk melindungi organ vital milik Mo Shen.


Tahap selanjutnya dan yang terakhir ialah memurnikan tulang dan darah.


Memurnikan tulang bertujuan untuk meningkatkan kekuatan fisik dari tubuh Mo. Sedangkan untuk memurnikan darah akan meningkatkan kecepatan regenerasi dari tubuh Mo Shen bahkan bisa juga menumbuhkan kembali anggota badan yang hilang selama ini bukan 5 organ vital.


Untuk memurnikan tulang dan darah Mo Shen harus menanggung rasa sakit yang lebih sakit dari memperkuat 5 organ vitalnya.


Mo Shen pun langsung memulai langkah pertamanya dengan memurnikan tulangnya dulu, kini ia merasakan sakit seperti tulangnya dihancurkan dan dibuat kembali, terus menerus ia merasakan hal yang sangat sakit hingga akhirnya setelah 1 hari lebih ia selesai memurnikan tulangnya.


Tulangnya yang dulu berwarna putih kini sudah menjadi sedikit berwarna emas.


"Hah hah hah seperti yang kuduga rasanya akan sakit sekali, baiklah saatnya memulai langkah untuk memurnikan darahku" ucap Mo Shen walaupun dalam keadaan terengah-engah.


Kini rasa sakit dari memurnikan darahnya bukan seperti dihancurkan dan dibuat kembali, akan tetapi ia merasakan panas yang sangat membara di setiap tubuhnya, karena untuk memurnikan darahnya ia harus menggunakan energi Qi miliknya dan mendidihkan darah yang ada di dalam tubuhnya sehingga ia dapat bebas mengendalikan aliran darah kemanapun ia mau.


"Gawat sepertinya energi Qi alam ditempat ini belum cukup untukku memurnikan darah sepertinya aku harus menggunakan semua inti beast yang kudapatkan" ucap Mo Shen dengan panik.


Mo Shen pun langsung mengambil semua inti beast yang didapatkan olehnya dalam perburuan monster selama di dalam Hutan Beast.


Inti beast tersebut berjumlah ribuan lebih, mungkin bisa sampai 10.000.

__ADS_1


"Sepertinya ini akan cukup tapi dengan menggunakan inti beast dari monster maka kesakitan yang kudapatkan akan berlipat ganda, sudahlah jangan dipikirkan tentang rasa sakitnya lebih baik ku murni kan saja semua darah yang ada dalam tubuhku" ucap Mo Shen.


Mo Shen pun langsung mengambil inti beast satu persatu dan menyerap semua untuk dijadikan sebagai persediaan energi Qi dalam tubuhnya.


ARRRGGHHH


Mo Shen saat ini merasakan sakit yang luar biasa bahkan hingga membuatnya berteriak, dampak dari teriakan Mo Shen membuat banyak monster iblis lari ketakutan hingga bahkan ada yang lari keluar hutan hingga membuat para warga ibukota yang sedang berada tidak jauh dari Hutan Beast ketakutan sekaligus keheranan.


"Apa ini kenapa banyak monster yang melarikan diri dari Hutan Beast?"


"Apakah akan ada invasi dari monster ke ibu kota?"


"Kalau begitu ini pasti akan menjadi bahaya yang mengancam ibu kota Kekaisaran"


"Benar juga apakah aku harus pindah dari ibukota ke kota yang lain yahh?"


...................


Sementara para warga ibukota yabg terlihat panik dan ketakutan, disebuah istana yang megah terdapat sebuah ruangan yang sepertinya itu adalah ruang tahta, didalam ruang tahta kekaisaran itu terdapat banyak sekali orang dan juga ada seorang pria paruh baya yang terlihat baru berumur 30 sampai 40an, pria paruh baya tersebut adalah kaisar dari kekaisaran Xu ini namanya, Xu Feng atau sering juga dipanggil kaisar Xu.


"Jendral jelaskan padaku apa yang sedang terjadi di Hutan Beast saat ini" ucapnya.


"Lapor kaisar saat ini sedang terjadi gejolak di dalam Hutan Beast karena para monster keluar dari dalam hutan tersebut tampa diketahui penyebabnya" ucap jendral tersebut. Jendral tersebut adalah salah satu anggota dari sebuah klan yang memiliki kekuasaan besar di kekaisaran Xu ini yaitu Qing Xin yang berasal dari klan Qing.


"Baik kaisar" ucapannya dengan lantang.


Sementara itu disebuah tempat yang lain pula terdapat banyak bangunan yang berdiri di atas sebuah bukit yang cukup besar, lalu disebuah bangunan yang paling besar diantara bangunan yang lainnya.


BBBOOOMMM


"Sialan beraninya orang itu membunuh anakku dan bukan itu saja ia berani membunuh salah satu tetua dari sekteku apakah ia sudah bosan hidup?" teriak salah satu pria tua yang berada di dalam bangunan yang besar itu.


Pria tua itu adalah pemimpin dari sekte menengah Kekaisaran Xu yaitu sekte Bukit Pedang, bernama Ming Qi. Yang kebetulan anaknya dibunuh oleh Mo Shen.


"I-i-itu benar p-p-pemimpin sekte pria tersebut juga menyebutkan namanya yaitu Mo Shen" ucap seorang pemuda yang ternyata adalah murid dibiarkan pergi oleh Mo Shen.


"Sialan cepat buat poster pencarian dan tempelkan sebarkan di ibukota katakan bahwa jika ada yang melihat orang itu maka akan diberikan hadiah oleh sekte Bukit Pedang.


"Baik pemimpin sekte" ucap murid tersebut dan langsung keluar ruangan.

__ADS_1


"Bagaimana menurut kalian tentang seorang pemuda yang dibicarakan oleh murid tadi?" ucapnya sambil bertanya kepada.


"Menurutku dia pasti seseorang dari wilayah lain" jawab tetua ke 2.


"Itu benar karena pemuda berbakat sepertinya pasti akan menjadi terkenal di wilayah utara ini" ucap tetua ke 1 membenarkan.


"Jadi apakah kita harus terus melanjutkan perburuan kepadanya?" tanya Ming Qi.


"Tentu saja, walaupun dia adalah pemuda berbakat dari wilayah lain tapi ia telah membunuh tuan muda kita dan juga tetua ke 4" ucap tetua ke 3 dengan kesal.


"Yang dikatakan tetua ke 3 ada benarnya, karena ia telah memprovokasi kita maka kita harus memberinya pelajaran" ucap tetua ke 2 membenarkan perkataan tetua ke 3.


"Hmph hanya seorang bocah ranah Inti Surgawi berani sekali dai memprovokasi kita, dan juga aku yakin sekali ia menggunakan cara kotor untuk membunuh tetua ke 4" ucap seorang pria tua yang tidak lain adalah wakil pemimpin dari sekte Bukit Pedang.


"Baiklah karena semua sudah setuju maka perburuan kepada bocah bernama Mo Shen ini akan terus dilanjutkan!" ucap Ming Qi.


Sementara itu ditempat Mo Shen saat ini setelah melewati 2 hari siksaan tiada henti, akhirnya ia selesai memurnikan darahnya yang awalnya berwarna merah kini sudah tercampur dengan sedikit warna hitam. warna hitam pada darah milik Mo Shen itu adalah efek korosi yang akan secara perlahan menguras semua darah yang berada di dalam tubuh korbannya sehingga darahnya bisa menjadi racun yang sangat mematikan.


Bersamaan dengan selesainya Mo Shen memperkuat pondasi kultivasinya suara terendam yang menandakan bahwa kultivasinya meningkat lagi


BOOM


BOOM


BOOM


BOOM


BOOM


BOOM


BOOM


.................


Suara terendam itu berbunyi sebanyak 7 kali membuat ranah kultivasi Mo Shen meroket hingga ranah Raja tingkat 2.


"Hahahahah dengan kekuatan ku yang sekarang ini bisa dibilang aku sudah menjadi yang terkuat di seluruh wilayah utara" ucap Mo Shen dengan tawa yang menggema di seluruh hutan.

__ADS_1


"Hmmm mungkin sudah saatnya aku menjelajahi bagian inti Hutan Beast yang sampai sekarang belum pernah dijelajahi secara menyeluruh oleh siapapun" ucap Mo Shen dengan bersemangat karena memikirkan keuntungan apa yang akan didapat olehnya karena menjelajahi bagian inti dari Hutan Beast.


Segera setelah itu Mo Shen langsung berlari menuju ke kedalaman hutan, tidak lupa juga ia berburu monster dalam perjalanannya untuk mengambil inti beast dari monster yang ada di dalam hutan ini.


__ADS_2